Cara Menurunkan Birahi Lovebird

Cara Menurunkan Birahi Lovebird

Sebagai kicau mania, terlebih lagi pecinta burung Lovebird, apakah kita mengetahui cara menurunkan birahi Lovebird? Ya, pertanyaan ini kerap kali muncul ketika burung Lovebird yang kita pelihara terlihat agresif pada saat bertemu dengan lawan jenisnya.

Sebenarnya, dalam menurunkan birahi Lovebird terbilang cukup mudah. Meskipun mudah, namun juga memerlukan cara yang tepat dan kesabaran yang ekstra serta konsisten dalam cara merawat burung Lovebird agar over birahinya dapat segera diturunkan.

Kondisi Lovebird yang sedang over birahi (OB) memang harus segera diturunkan agar kemampuan ngekeknya dapat kembali stabil. Hal ini tentunya sangat penting terlebih lagi jika Lovebird yang kita pelihara akan diikutsertakan ke dalam lomba.

Baca Juga : Cara Mengatasi Lovebird Paruh Gajah

Penyebab Lovebird Over Birahi

Cara Menurunkan Birahi Lovebird
Sumber Gambar: s0.bukalapak.com

Sebelum kita membahas tentang cara menurunkan birahi Lovebird, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengetahui penyebab yang membuat burung Lovebird mengalami over birahi.

Lovebird over birahi terjadi karena beberapa faktor, mulai dari faktor lingkungan tempat ia tinggal, cara perawatan yang salah, pemberian pakan yang tidak tepat, serta beberapa faktor lainnya.

Adapun penyebab paling umum yang mengakibatkan Lovebird menjadi over birahi adalah pemberian pakan yang tidak seimbang. Misalnya saja ketika Lovebird secara terus menerus diberikan pakan yang dapat meningkatkan birahinya.

Cara Menurunkan Birahi Lovebird Dengan Cepat dan Mudah

Cara Menurunkan Birahi Lovebird
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Over birahi adalah kondisi dimana burung Lovebird tersebut memiliki libido yang meningkat drastis. Sebenarnya kondisi over birahi ini sangat bermanfaat apabila burung Lovebird akan dikawinkan. Namun berbanding terbalik jika Lovebird yang kita pelihara akan diikutsertakan ke dalam lomba kontes burung.

Kesimpulannya adalah ketika Lovebird over birahi pada waktu kawin akan sangat bermanfaat, namun akan berdampak buruk jika Lovebird akan dijadikan sebagai burung lomba.

Gangguan hormonal pada burung Lovebird ini dapat terjadi sewaktu-waktu serta dapat terjadi baik pada Lovebird rumahan, Lovebird khusus lomba, atau pun Lovebird yang khusus diperuntukkan untuk penangkaran.

Nah agar kita tidak pusing ketika Lovebird yang kita miliki akan diikutsertakan ke dalam lomba namun tiba-tiba mengalami over birahi, maka berikut ini adalah tips cara paling mudah untuk menurunkan birahi Lovebird dengan cepat.

Meningkatkan Frekuensi Mandi

Cara sederhana untuk menurunkan birahi Lovebird adalah dengan meningkatkan frekuensi mandi. Maksudnya adalah semisal kita memandikan Lovebird pada saat dalam keadaan normal cukup sekali dalam sehari, maka jika Lovebird mengalami over birahi, sebaiknya kita meningkatkan frekuensi mandinya menjadi 2 atau 3 kali dalam sehari.

Selain itu, kita juga dapat meningkatkan durasi dalam memandikan Lovebird. Jika biasanya dalam memandikan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit, maka dapat ditingkatkan menjadi 20-30 menit.

Dalam memandikan burung Lovebird dapat dilakukan pada pagi hari sebelum matahari muncul. Adapun jika akan memandikan pada waktu malam hari, maka dapat dilakukan pada pukul 22.00-24.00.

Perlu diperhatikan, dalam memandikan Lovebird, sebaiknya jangan berlebihan. Gunakanlah perasaan kita pada saat akan memandikannya agar ia tidak stress.

Melakukan Pengembunan dan Penjemuran Secara Teratur

Selain meningkatkan frekuensi mandi pada burung Lovebird, dalam menurunkan birahi yang berlebih pada Lovebird juga dapat dilakukan dengan cara melakukan pengembunan dan penjemuran secara teratur.

Lakukan pengembunan pada waktu fajar setelah subuh. Di waktu tersebut, udara masih cukup alami karena belum tercampur dengan polusi. Sehingga sangat baik untuk pernafasan Lovebird kesayangan kita.

Sedangkan waktu penjemuran terbaik adalah dapat dilakukan pada saat matahari terbit hingga sekitar pukul 09.00. Hindari melakukan penjemuran lebih dari waktu tersebut karena sinar matahari akan mengandung ultraviolet yang dapat merusak bulu pada burung Lovebird.

Menghentikan Pakan Tertentu

Hentikan pakan-pakan seperti sayur kangkung, jagung muda, dan kwaci pada saat Lovebird yang kita pelihara sedang dalam kondisi birahi berlebih.

Hal ini karena makanan-makanan tersebut merupakan salah satu pemicu dalam meningkatnya birahi pada burung lovebird. Sebagai gantinya, kita dapat memberikan multivitamin Ebood Vit dengan takaran 3 tetes dalam satu wadah air minum.

Usahakan juga agar air minumnya tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jangan lupa ganti setiap hari air minum tersebut untuk menjaga kualitas air agar tetap terjaga dengan baik.

Memberikan Mentimun Pada Lovebird OB

Dalam menurunkan birahi Lovebird dapat dilakukan dengan cara memberikan mentimun atau ketimun. Manfaat buah mentimun dipercaya mampu menurunkan birahi pada jenis burung Lovebird. Ini karena kandungan air pada buah mentimun yang dapat menurunkan birahi Lovebird.

Memberikan Daun Kemangi Pada Lovebird OB

Selain memberikan mentimun, dalam menurunkan Lovebird OB juga dapat dilakukan dengan cara memberikan daun kemangi sebagai ramuan atau racikan untuk Lovebird tersebut.

Kita dapat memberikan daun kemangi pada Lovebird secara langsung sebagai pengganti sayuran. Jika Lovebird tidak mau memakan daun kemangi, maka kita dapat menyeduh daun kemangi, kemudian berikan air seduhan daun kemangi tersebut pada Lovebird sebagai pengganti minumannya.

Memberikan Untulan Pada Lovebird OB

Cara Menurunkan Birahi Lovebird
Sumber Gambar: 3.bp.blogspot.com

Pada saat Lovebird sedang dalam birahi berlebih, maka kita dapat dengan cepat menurunkan birahinya dengan cara memberikan untulan atau pasangan pada Lovebird tersebut.

Tujuannya adalah agar Lovebird yang awalnya OB akan dapat tersalurkan birahinya ke pasangannya tersebut. Namun kita harus pastikan bahwa keduanya memang merupakan pasangan yang sudah berjodoh agar tidak saling serang ketika disatukan dalam satu sangkar.

Mengumbar Lovebird di Kandang Umbaran

Cara lainnya dalam menurunkan birahi pada burung Lovebird adalah dengan memasukkan Lovebird pada kandang umbaran. Dengan cara ini maka Lovebird akan dapat lebih leluasa dalam bergerak sehingga Lovebird akan merasa lebih bebas.

Lakukan cara-cara tersebut diatas secara rutin setiap hari agar birahi berlebih pada burung Lovebird dapat kembali normal/stabil. Jika birahi pada Lovebird sudah stabil, maka kita dapat menghentikan cara-cara tersebut dan burung Lovebird kesayangan kita sudah siap kembali jika akan diikutsertakan ke dalam lomba.

Perawatan Kenari Mabung

Perawatan Kenari Mabung

Perawatan Kenari Mabung – Bisa dikatakan, dalam merawat jenis burung Kenari tidaklah sesulit seperti merawat burung Murai Batu. Hal ini karena burung Kenari tergolong ke dalam jenis burung yang tidak mudah stress, sehingga dalam cara merawat burung Kenari tidak begitu merepotkan.

Namun berbeda ketika burung Kenari yang kita pelihara sedang mengalami proses mabung. Mabung atau moulting merupakan kondisi dimana burung sedang mengalami pergantian bulu. Saat terjadinya mabung, biasanya burung akan berhenti berkicau.

Untuk perawatan Kenari mabung sendiri harus diperhatikan dengan cermat dan juga hati-hati. Ketika kita melakukan perawatan Kenari mabung dengan asal-asalan, maka akan mengakibatkan dampak yang buruk bagi burung itu sendiri, sehingga kita wajib mengetahui cara merawat Kenari mabung.

Cara Perawatan Kenari Mabung Agar Cepat Selesai

Perawatan Kenari Mabung
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai cara perawatan Kenari mabung, maka kita harus mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Kenari mabung dan ciri-ciri ketika burung Kenari mengalami proses mabung.

Tujuannya adalah agar kita tahu kapan saatnya kita melakukan tindakan dan perawatan yang tepat untuk Kenari mabung. Jangan sampai kita salah atau bahkan mengabaikannya karena ketidaktahuan kita mengenai faktor penyebab Kenari mabung dan ciri-ciri kenari mabung.

Faktor yang Mempengaruhi Kenari Mabung

Burung Kenari mabung bukanlah tanpa sebab. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi Kenari mabung. Beberapa faktor penyebab Kenari mabung adalah:

Faktor Cuaca

Cuaca yang kurang bersahabat merupakan salah satu faktor yang menyebabkan burung Kenari mabung.

Faktor Lingkungan

Jika dalam satu lingkungan terdapat salah satu burung Kenari yang mabung, maka ini juga dapat menjadi penyebab burung Kenari lainnya ikut mabung.

Faktor Usia

Burung Kenari yang berusia muda umumnya akan mengalami masa mabung yang relatif lebih lama jika dibandingkan dengan Kenari yang sudah berusia tua. Hal ini karena Kenari yang berusia tua sudah sering mengalami mabung berkali-kali.

Faktor Hormon

Hormon yang tidak stabil pada saat Kenari sedang birahi juga dapat menjadi penyebab Kenari mabung. Maka kita juga sebaiknya mengetahui cara menurunkan birahi Kenari.

Ciri-Ciri Kenari Mabung

Perawatan Kenari Mabung
Sumber Gambar: burungkicau.net

Fase mabung merupakan proses alami yang terjadi pada semua jenis burung kicau tanpa terkecuali burung Kenari. Pada saat mabung, umumnya burung Kenari akan menunjukkan ciri-ciri sebagai penanda bahwa ia akan mengalami fase mabung.

Adapun beberapa ciri-ciri burung Kenari akan atau sedang mengalami fase mabung adalah:

  • Burung Kenari mabung biasanya akan malas bergerak dan berkicau. Ia lebih sering diam pada satu tempat.
  • Bulu bagian ekor dan sayap terlihat kusut dan nyerit.
  • Ciri-ciri yang paling terlihat adalah terjadinya kerontokan bulu burung Kenari.
  • Pada bagian tubuh burung Kenari terlihat bulu-bulu muda yang baru tumbuh.

Pada saat burung Kenari sedang dalam Kondisi mabung, maka ia membutuhkan tambahan nutrisi berupa vitamin dan protein yang cukup.

Cara Perawatan Kenari Mabung

Perawatan Kenari Mabung
Sumber Gambar: 3.bp.blogspot.com

Pada umumnya, fase Kenari mabung biasanya membutuhkan waktu antara 5 sampai 8 minggu. Namun ada juga lho burung Kenari yang masa mabungnya lebih dari waktu tersebut.

Maka dari itu, perawatan Kenari mabung harus benar-benar dilakukan dengan tepat, supaya proses mabungnya cepat selesai. Nah, jika burung Kenari yang kita pelihara sedang mengalami fase mabung, maka sebaiknya kita melakukan perawatan Kenari mabung seperti pada pembahasan berikut ini.

Menempatkan Kenari Pada Tempat yang Tenang dan Sepi

Hal yang harus dilakukan ketika Kenari yang kita pelihara sedang mengalami fase mabung adalah dengan menempatkan Kenari pada tempat yang tenang dan sepi. Jauhkan dari segala aktivitas manusia serta dari berbagai gangguan dari binatang lain.

Melakukan Pengerodongan

Pada saat Kenari mabung, usahakan agar kita tetap mengerodongnnya. Tujuannya adalah agar suhu di dalam sangkar tetap stabil sehingga dapat membantu agar bulunya cepat rontok.

Mengangin-Angingkan Kenari

Meskipun dalam keadaan mabung, kita juga perlu mengangin-anginkan satu dua kali di tempat terbuka sehingga Kenari tidak merasa kesepian.

Hindari dari Suara Burung Lain

Sebaiknya tidak memperdengarkan suara burung lain serta hindarkan Kenari mabung dari suara atau jenis burung lainnya.

Jangan Memandikan Burung Kenari Mabung

Jangan memandikan burung Kenari yang sedang dalam kondisi mabung. Tunggulah hingga bulu-bulu jarum sudah mulai terlihat. Jika bulu-bulu jarum sudah terlihat, maka kita dapat memandikannya.

Jangan Menjemur Burung Kenari Mabung

Selain itu, kita juga tidak melakukan penjemuran pada Kenari yang sedang mabung. Tunggu sampai bulu-bulu jarum pada burung Kenari sudah mulai terlihat.

Pakan untuk Kenari Mabung

Kenari yang sedang mabung dapat diberi pakan berupa kuning telur puyuh, sayuran, apel, kecambah, vitamin tambahan, dan lain sebagainya. Memberikan pakan tambahan (EF) pada Kenari mabung juga diperlukan. Ini karena pada saat proses mabung berlangsung, burung Kenari membutuhkan nutrisi yang cukup untuk membantu dalam pertumbuhan bulu baru.

Adapun beberapa extra fooding (EF) yang baik untuk Kenari mabung adalah telur puyuh dan kroto. Kita dapat memberikan telur puyuh sebanyak 3 kali dalam seminggu. Sedangkan untuk kroto dapat diberikan sebanyak 1 sendok makan satu kali dalam seminggu.

Melakukan Pemasteran

Ketika bulu-bulu jarum sudah mulai terlihat tumbuh, maka kita dapat melakukan pemasteran. Karena di waktu tersebut merupakan waktu yang sangat baik untuk memaster Kenari kesayangaan kita. Untuk memaster burung Kenari ini kita dapat menggunakan suara burung asli atau memanfaatkan suara mp3 dari smartphone yang kita miliki.

Bagaimana, sederhana bukan perawatan Kenari mabung? Meski terbilang sederhana, namun sebaiknya lakukan cara-cara tersebut diatas dengan benar agar dapat mempercepat proses mabungnya. Semoga bermanfaat.

Burung Cucak Jenggot

Burung Cucak Jenggot

Di kalangan para kicau mania, tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya burung Cucak Jenggot. Ya, seperti halnya burung Wambi, Cucak Jenggot juga memiliki ciri khas unik yang membedakannya dengan jenis burung kicau lainnya.

Cucak Jenggot umumnya dijadikan sebagai burung master untuk memaster jenis burung ocehan lainnya. Ini karena Cucak Jenggot memiliki suara yang cukup kasar dengan besetan-besetan dan tembakan yang sangat tajam.

Selain dijadikan sebagai masteran, saat ini juga sudah banyak lomba kontes burung yang di khususkan untuk kelas Cucak Jenggot lho yang menjadikannya semakin terkenal seperti burung Pentet Madura.

Mengenal Lebih Dekat Dengan Burung Cucak Jenggot

Burung Cucak Jenggot
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Cucak Jenggot merupakan jenis burung ocehan yang masih berkerabat dengan Cucakrawa dan juga Cucak Ijo. Meski berkerabat, namun tingkat kepopulerannya masih kalah jauh jika di bandingkan dengan Cucakrowo.

Tetapi jangan salah, Cucak Jenggot merupakan jenis burung kicau yang selalu di pilih untuk dijadikan sebagai burung master yang cukup populer untuk memaster burung Murai Batu atau burung kicau lainnya.

Ia memiliki ciri fisik dimana ukuran tubuhnya tergolong besar, yaitu sekitar 22 cm. Pada bagian atas tubuhnya terdapat jambul yang terlihat tegak, terlebih lagi ketika sedang berkicau, maka jambul diatas kepalanya akan terlihat dengan jelas.

Sedangkan pada bagian tenggorokannya terdapat bulu halus yang cukup lebat dan panjang. Bagian bulu yang ada di tenggorokannya ini terlihat mirip seperti jenggot. Ciri-ciri inilah yang menjadi asal mula burung ini diberi nama burung Cucak Jenggot.

Bukan hanya burung Nuri Kepala Hitam, Cucak Jenggot juga memiliki warna bulu yang cukup bervariasi. Mulai dari warna hitam keabu-abuan, coklat zaitun, kuning, dan juga putih. Warna hitam keabu-abuan terlihat di bagian pipi sampai bagian arah tengkuknya.

Pada bagian atas tubuh mulai dari kepala, sayap, punggung, dan ekor tampak berwarna coklat zaitun. Sedangkan pada bagian bawah tubuhnya terlihat berwarna kuning cerah.

Ciri-ciri Cucak Jenggot ketika berkicau di alam liar sebetulnya tidak jauh berbeda dengan Cucak Jenggot dari hasil tangkaran. Kicauannya terdengar cukup keras dan nyaring dengan nada seperti suara cret… cret…

Keunikan lainnya adalah ketika Cucak Jenggot berkicau, maka ia akan menampakkan tegaknya bulu-bulu yang terdapat di area mahkota kepala dan tenggorokannya sehingga terlihat lebih gagah.

Baca Juga : Burung Cucak Biru

Habitat Asli dan Kebiasaan Hidup Burung Cucak Jenggot

Burung Cucak Jenggot
Sumber Gambar:sentrabudidaya.com

Habitat asli Cucak Jenggot berada di hutan yang penuh dengan semak-semak serta di hutan yang cukup lembap. Bukan hanya itu, Cucak Jenggot memiliki kebiasaan hidup di alam liar yaitu suka memburu serangga seperti kumbang yang sedang terbang untuk dijadikan sebagai makanannya.

Ia juga sering dijumpai selalu bersama-sama dengan pasangannya. Di Indonesia sendiri, persebarannya terbilang cukup luas, mulai dari Pulau Sumatra hingga hampir di seluruh provinsi yang ada di Pulau Jawa pun dapat dengan mudah menemuinya di alam liar.

Cara Membedakan Burung Cucak Jenggot Jantan dan Betina

Burung Cucak Jenggot
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Seperti cara membedakan Lovebird jantan dan betina, dalam membedakan jenis kelamin Cucak Jenggot juga dibutuhkan kejelian yang ekstra. Adapun untuk mengetahui jenis kelaminnya kita dapat melihat dari ciri-ciri fisiknya. Berikut adalah cara mudah dalam membedakan Cucak Jenggot jantan dan betina.

Ciri-Ciri Cucak Jenggot Jantan

  • Cucak Jenggot jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada Cucak Jenggot betina. Bentuk fisiknya terlihat simetris mulai dari kepala, punggung, hingga bagian ekor.
  • Warna bulu pada bagian dagu tampak lebih jelas dan mirip menyerupai jenggot.
  • Sedangkan warna bulu bagian dada Cucak Jenggot jantan lebih didominasi oleh warna kuning.
  • Jika bertemu dengan burung yang masih satu jenis atau lainnya, maka gaya penampilannya tidak menggetarkan sayap.
  • Memiliki suara kicauan yang lebih bervariasi dan tidak monoton serta terlihat lebih agresif.
  • Ketika usia produktif, jika kita memberikan EF secara berlebihan, maka tidak berpengaruh dan tidak menyebabkan Cucak Jenggot jantan bertelur.

Ciri-Ciri Cucak Jenggot Betina

  • Cucak Jenggot betina memiliki ukuran tubuh yang terlihat lebih kecil daripada Cucak Jenggot jantan serta bentuknya tidak simetris.
  • Memiliki bulu jenggot yang terlihat kurang jelas serta tidak terlalu nampak.
  • Bagian bulu di dadanya lebih didominasi dengan warna putih.
  • Jika di trek atau di satukan dengan burung sejenis jenis burung lainnya, maka ia akan bergaya dimana sayapnya bergetar dan mengeleper.
  • Suara kicauannya cenderung monoton.
  • Ciri terakhir Cucak Jenggot betina adalah ketika diberi EF berlebih, maka ia akan mengeluarkan telur akibat birahi meskipun tidak dikawinkan.

Itulah pembahasan mengenai burung Cucak Jenggot lengkap beserta cara membedakan jenis kelaminnya. Semoga bermanfaat.

Burung Wambi

Burung Wambi

Hwa Mei atau kebanyakan kicau mania di Indonesia menyebutnya dengan nama burung Wambi, merupakan salah satu jenis burung kicau yang memiliki ciri-ciri unik yang jarang dimiliki oleh burung kicau lainnya.

Dilihat dari nama aslinya, burung ini berasal dari negeri tirai bambu. Ya, ia berasal dari Cina. Wambi memiliki ukuran tubuh sekitar 27 cm dengan warna bulu berwarna coklat tua di bagian kepala serta memiliki warna putih di sekitar mata yang mirip menyerupai topeng.

Sedangkan pada bagian kepala hingga tengkuknya terdapat garis kehitam-hitaman. Karena memiliki suara kicauan yang cukup keras, banyak kicau mania di Indonesia yang menyukainya.

Mengenal Lebih Dekat dengan Burung Wambi

Burung Wambi
Sumber Gambar: arenahewan.com

Di negara asalnya, Hwa Mei dapat dengan mudah ditemui di daerah hutan sekunder terbuka yang penuh semak di dekat hulu atau tepian sungai dengan sumber mata air yang sangat disukai oleh burung Hwa Mei ini.

Selain itu, ia juga dapat ditemui di hutan bambu dan tempat berkembang biaknya jenis burung yang satu ini kebanyakan di bantaran sungai.

Kelebihan yang dimiliki oleh burung Hwa Mei ini ketika sudah gacor adalah ketika dalam berkicau akan nampak penampilannya yang cukup agresif dan liar dengan gaya yang memiliki ciri khas tersendiri sama seperti halnya burung hantu celepuk yang juga memiliki ciri khas.

Pada saat berkicau, ia akan bergerak dengan penuh energik hingga menggetarkan seluruh tubuhnya sampai kepakan sayapnya juga ikut bergetar.

Cara Membedakan Burung Wambi Jantan dan Betina

Burung Wambi
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Sama seperti jenis burung kicau lainnya, kebanyakan burung kicau yang dapat bersuara dengan gacor dan bervariasi adalah yang berjenis kelamin jantan.

Nah, agar kita tidak salah dalam membedakan jenis kelamin burung yang berasal dari Cina ini, maka kita perlu mengetahui bagaimana caranya dalam membedakan Wambi jantan dan betina.

Berikut ini adalah cara membedakan jenis kelamin Wambi jantan dan betina berdasarkan ciri fisiknya.

  • Ukuran Tubuh

Berbeda dengan burung Branjangan Jawa dimana yang berjenis kelamin jantan umumnya memiliki ukuran tubuh lebih besar. Burung Wambi yang berjenis kelamin betina memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada si jantan. Hal inilah yang membuat pergerakan Wambi jantan terlihat lebih gesit sehingga lebih cocok dijadikan sebagai burung kontes.

Meskipun memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil daripada si betina, namun tubuh Wambi jantan terlihat lebih padat dan berisi sehingga membuatnya nampak lebih gagah. Sedangkan Wambi betina memiliki bentuk tubuh besar dan terlihat bulat.

  • Mengamati Bagian Mata

Jika dilihat dari bagian mata, maka akan terlihat perbedaan antara Wambi jantan dan betina. Wambi jantan memiliki Mata yang berwarna lebih biru daripada mata Wambi betina.

Ketika kita memegang burung Wambi jantan, maka ia akan cenderung membelalakkan matanya sedangkan Wambi betina akan terlihat menutup bola matanya.

  • Perhatikan Lubang Hidung

Dengan melihat bagian lubang hidung Wambi juga dapat membedakan jenis kelaminnya. Pada umumnya Wambi jantan memiliki lubang hidung yang lebih mancung dan lancip. Berbeda dengan Wambi betina yang terlihat lebih lebar dan bulat.

  • Leher

Selain melihat bentuk lubang hidung, dalam membedakan jenis kelamin burung Hwa Mei juga dapat dilihat dari bentuk lehernya. Hwa Mei jantan memiliki leher yang berbulu tegas dimana struktur lehernya terlihat lebih panjang dan kekar.

Ini berbeda dengan Hwa Mei betina yang memiliki bentuk leher lebih pendek dengan warna bulu yang lebih lembut. Kita dapat melihat perbedaan bentuk lehernya ini terutama ketika burung Hwa Mei sedang meliukkan tubuhnya.

  • Mengamati Tulang Panggul

Wambi betina memiliki struktur tulang panggul yang lebih lebar daripada Wambi jantan. Ini karena berkaitan dengan fungsi reproduksi.

  • Cek dan Perhatikan Alat Vital (Kloaka)

Cara selanjutnya untuk mengetahui jenis kelamin burung Hwa Mei adalah dengan mengecek dan memperhatikan alat vital atau kloakanya. Sama halnya jenis burung Kenari, Hwa Mei jantan memiliki bentuk kloaka yang lebih menonjol berbeda dengan Hwa Mei betina dimana bentuk kloakanya mendatar.

  • Ekor

Wambi jantan pada umumnya memiliki bulu ekor yang lebih panjang daripada Wambi betina, ini sama seperti burung Murai, dimana yang berjenis kelamin jantan memiliki bulu ekor lebih panjang daripada si betina.

  • Kaki

Adapun pada kaki Wambi jantan memiliki struktur yang lebih kuat, tebal, dan kokoh. Sementara untuk kaki Wambi betina terlihat lebih lembut dan juga berdaging lebih tipis.

  • Warna Bulu

Nah cara terakhir untuk mengetahui jenis kelamin burung Hwa Mei adalah dengan melihat warna bulunya. Bulu burung Hwa Mei jantan terlihat lebih bagus dengan warna coklat mengkilap. Sedangkan burung Hwa Mei betina memiliki warna bulu yang lebih kusam.

Cara Merawat Burung Wambi

Burung Wambi
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Salah satu syarat agar burung Hwa Mei yang kita pelihara dapat berkicau dengan gacor adalah kita harus bisa merawatnya dengan baik dan benar. Di dalam perawatannya sendiri pun dapat dibilang tidak terlalu sulit seperti pada cara merawat jenis burung kicau lainnya.

Seperti misalnya dengan memandikannya setiap hari, menjaga kebersihan sangkar dan lainnya. Jika kebersihan sangkar tidak dijaga, maka dapat membuat burung Hwa Mei stres. Alih-alih membuatnya berkicau, malah dapat membuatnya mati karena stres yang diakibatkan kebersihan sangkar tidak terjaga.

Kita juga harus rajin dalam memberikan makanan yang banyak mengandung nutrisi agar burung Hwa Mei yang kita pelihara tidak kekurangan gizi/nutrisi.

Harga Burung Wambi

Burung Wambi
Sumber Gambar: omkicau.com

Dengan informasi tersebut mengenai burung Wambi, semoga dapat menambah wawasan dan juga perkembangan seputar burung kicau yang satu ini. Namun jika kita ingin memelihara jenis burung yang satu ini maka setidaknya harus menyiapkan uang yang cukup banyak.

Hal ini karena burung Hwa Mei merupakan burung impor yang langka dan sulit ditemui di Indonesia. Untuk harganya sendiri berkisar antara Rp. 2 jutaan untuk yang berjenis kelamin jantan dalam kondisi masih berupa bahan.

Sedangkan untuk Hwa Mei jantan gacor memiliki harganya jauh lebih mahal, yaitu berkisar antara 3-7 juta. Harga tersebut adalah harga rata-rata dan di tiap daerah biasanya memiliki perbedaan harga namun tidak begitu signifikan.

Demikianlah penjelasan mengenai burung Wambi lengkap beserta cara membedakan jenis kelaminnya, cara perawatan, dan harganya. Semoga bermanfaat.

Burung Pentet Madura

Burung Pentet Madura

Seperti pada pembahasan sebelumnya, terdapat banyak jenis burung Cendet atau Pentet yang ada di Indonesia, salah satunya adalah burung Pentet Madura. Jika diperhatikan dengan seksama, Pentet Madura memiliki ciri fisik yang terlihat berbeda dengan Pentet yang berasal dari daerah lain.

Pentet merupakan salah satu jenis burung kicau pemakan serangga yang memiliki sifat petarung atau teritorial.

Ciri khas burung Pentet Madura yang paling menonjol adalah terletak pada bagian kepala, dada, tengkuk, dan pada bagian ekornya. Ia memiliki warna hitam penuh pada bagian kepalanya, bulu dada berwarna putih bersih seperti kapas, tengkuk berwarna abu-abu, serta memiliki ekor yang panjang.

Baca Juga : Burung Branjangan Jawa

Ciri-Ciri Burung Pentet Madura

Burung Pentet Madura
Sumber Gambar: i0.wp.com/hobiburung.org

Jika dilihat secara keseluruhan, ciri-ciri burung Cendet Madura memang terlihat hampir sama dengan Cendet yang berasal dari daerah lain, yaitu sama-sama memiliki blangkon berwarna hitam di kepalanya.

Akan tetapi, tidak semua jenis burung Cendet Madura memiliki ciri khas yang mirip seperti itu, sehingga blangkon hitam diatas kepalanya tidak dapat dijadikan sebagai patokan untuk mengetahui bahwa itu jenis burung Cendet yang berasal dari Madura atau bukan.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan ulasan selengkapnya dibawah ini mengenai ciri-ciri burung Pentet Madura.

  • Pentet Madura memiliki postur tubuh berukuran kecil, ramping, dan terlihat panjang.
  • Bulu di bagian dada berwarna putih bersih dan halus mirip seperti kapas.
  • Bulu ekor Pentet Madura terlihat lebih panjang daripada jenis Pentet lainnya.
  • Memiliki warna bulu yang sangat kontras antara dada dan bulu dibagian tubuh lainnya.
  • Pada bagian tengkuk Pentet Madura berwarna abu-abu atau silver terang.
  • Pentet Madura memiliki sorot mata yang sangat tajam dan terlihat seperti melotot.
  • Umumnya Pentet Madura memiliki kepala berwarna hitam pekat atau biasa disebut blangkon dan warna bulu hitamnya terkadang dapat mencapai tengkuk sehingga tampak seperti gondrong.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Cendet

Kelebihan Burung Pentet Madura

Burung Pentet Madura
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Dapat dikatakan, burung Cendet Madura merupakan satu dari sekian banyak jenis burung Cendet yang ada di Indonesia yang memiliki kualitas terbaik serta memiliki harga yang cukup tinggi.

Hal ini karena burung Cendet Madura terkenal akan kecerdasannya dalam menirukan suara burung kicau lainnya. Bukan hanya itu saja, terdapat beberapa kelebihan lainnya yang dimiliki oleh burung Cendet yang berasal dari Pulau Madura ini.

Inilah kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh burung Cendet Madura.

  • Cendet Madura terkenal lebih cerdas jika di bandingkan dengan Cendet yang berasal dari daerah lainnya.
  • Burung Cendet Madura terkenal baik dalam menirukan atau merekam materi isian lebih banyak.
  • Suara kicauannya lebih kristal dan kasar serta terdengar sangat keras.
  • Memiliki mental bertarung lebih tinggi.
  • Karena memiliki daya tahan tubuh yang baik, maka Cendet Madura sangat jarang sakit.
  • Kelebihan terakhir yang dimiliki oleh Cendet Madura adalah bersifat sangat bandel dan tidak mudah stres.

Dengan kelebihan-kelebihan inilah yang membuat banyak kicau mania lebih memilih untuk memelihara jenis Pentet yang berasal dari Madura daripada Pentet yang berasal dari daerah lain meskipun Pentet Madura memiliki harga yang cukup tinggi.

Cara paling mudah jika kita ingin membeli Burung Pentet Madura yang asli adalah dengan melihat ukuran tubuhnya yang kecil dan ramping, bulu di dada terlihat putih bersih, tengkuk berwarna abu-abu, serta memiliki ekor yang cukup panjang. Dengan kita melihat ciri-ciri tersebut maka dapat mengantisipasi manakala ada penjual yang berniat ingin menipu kita.

Cara Merawat Burung Cendet

Cara Merawat Burung Cendet

Cara Merawat Burung Cendet – Burung Cendet atau beberapa orang menyebutnya burung Pentet merupakan salah satu jenis burung kicau yang cukup populer di kalangan para kicau mania di Indonesia. Di alam liar, burung yang termasuk ke dalam jenis burung predator ini memiliki suara kicauan yang sangat unik serta memiliki kebiasaan yang menarik.

Jenis burung Pentet ini memiliki suara kicauan yang berkualitas tinggi namun jika kita dapat merawatnya dengan baik. Seperti halnya burung Branjangan Jawa, burung Pentet juga sering dijadikan sebagai burung master.

Selain dijadikan sebagai burung master, belakangan ini juga sudah banyak lomba kontes burung yang khusus diperuntukkan untuk jenis burung Pentet ini.

Cara Merawat Burung Cendet Agar Cepat Gacor

Cara Merawat Burung Cendet
Sumber Gambar: i0.wp.com/hobiburung.org

Selain dijadikan sebagai burung kontes atau untuk memaster jenis burung kicau lainnya, salah satu alasan merawat burung Cendet adalah hanya untuk dijadikan sebagai burung peliharaan.

Akan tetapi jika burung Cendet yang kita pelihara tidak mau berkicau, maka ini malah dapat membuang-buang waktu kita saja. Ya kan?

Nah, agar burung Cendet yang kita pelihara cepat berkicau dengan gacor, maka kita perlu mengetahui cara merawat burung Cendet yang baik dan benar. Berikut ini adalah cara merawat burung Cendet agar cepat gacor.

Mengetahui Jenis Kelamin Cendet

Cara Merawat Burung Cendet
Sumber Gambar: arenahewan.com

Cara awal dalam merawat burung Cendet agar cepat gacor adalah dengan mengetahui terlebih dahulu jenis kelamin burung Cendet. Seperti halnya jenis burung Opior Jawa, burung Cendet yang dapat berkicau dengan berbagai variasi suara serta dapat dimaster adalah yang berjenis kelamin jantan.

Sebenarnya burung Cendet yang berjenis kelamin betina juga dapat dimasteri suara burung lain, namun hasilnya kurang bagus tidak seperti yang berjenis kelamin jantan.

Dengan telah mengetahui jenis kelamin burung Cendet, maka akan dapat memudahkan kita untuk memilih burung Cendet mana yang baik dan cocok untuk dijadikan sebagai burung kontes atau burung peliharaan.

Burung Cendet jantan memiliki ciri khas dimana warna bulu di tubuhnya terlihat lebih hitam dan pekat serta memiliki sifat yang cukup agresif.

Memperhatikan Kebersihan Kandang

Dalam memelihara burung jenis apapun, kita wajib memperhatikan kebersihan kandang/sangkar. Kondisi kandang yang bersih dan terawat tentunya juga dapat mempengaruhi kondisi burung Cendet yang kita pelihara sehingga dapat cepat berkicau dengan gacor.

Selain itu, kandang yang bersih juga dapat membuat burung Cendet tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Maka dari itu, bersihkan kandang secara rutin setiap hari.

Memberikan Pakan yang Berprotein Tinggi

Cara Merawat Burung Cendet
Sumber Gambar: www.burunghobi.com

Agar burung Cendet yang kita pelihara dapat rajin berkicau, maka kita perlu memberikan pakan yang banyak mengandung protein tinggi. Makanan yang berprotein tinggi ini berguna bagi burung Cendet agar kondisi tubuhnya selalu dalam kondisi sehat dan fit.

Berikan pakan berprotein tinggi secara teratur. Hindari memberikan pakan sembarangan pada burung Cendet. Selain memberikan pakan berprotein tinggi, memberikan vitamin tambahan juga baik untuk membantu agar burung Cendet dapat cepat gacor.

Adapun beberapa jenis makanan yang cocok untuk burung Cendet adalah serangga, buah, dan pakan racikan sendiri. Jika telah dipelihara lama, Cendet juga dapat diberi makanan berupa voer yang dapat di beli di kios burung.

Namun jika ingin memberikan pakan racikan, maka kita perlu membuatnya sendiri dengan bahan-bahan seperti telur, ikan, tahu dan berbagai sayuran seperti tomat dan jagung. Sedangkan beberapa jenis buah yang baik untuk burung Cendet adalah pisang, pepaya, dan juga apel.

Menjemur Burung Cendet

Cara Merawat Burung Cendet
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Sama seperti halnya jenis burung Lovebird, menjemur burung Cendet yang kita pelihara juga diperlukan. Waktu yang baik untuk menjemur burung Cendet adalah dimulai pukul 7-9 pagi atau tergantung dari kondisi cuaca.

Sebelum menjemurnya, memandikan burung Cendet juga diperlukan agar ia terlihat lebih bersih serta daya tahan tubuhnya lebih kebal terhadap penyakit.

Melatih dan Memaster Burung Cendet

Salah satu cara agar burung Cendet yang kita pelihara dapat cepat berkicau dengan gacor serta mampu menirukan suara burung lainnya adalah dengan cara melatih dan juga memaster burung Cendet.

Waktu terbaik untuk memaster burung Cendet adalah pada saat burung Cendet mengalami fase mabung atau tumbuh bulu. Namun bukan berarti ketika burung tidak dalam kondisi mabung kita tidak dapat memasternya.

Kita dapat memaster burung Cendet meskipun kondisi burung tidak dalam fase mabung. Lakukan pemasteran setiap hari dengan kondisi kandang di kerodong. Lakukan pemasteran pada siang hari atau malam hari menjelang tidur.

Untuk memasternya sendiri dapat menggunakan burung asli, misalnya jenis burung Lovebird, jenis burung Kenari atau jenis burung lainnya. Namun jika kita tidak memiliki burung asli, maka dapat memanfaatkan suara mp3.

Adapun waktu untuk memaster burung Cendet dalam satu jenis suara burung adalah sekitar satu minggu. Setelah itu, kita perlu mengganti suara burung master dengan suara burung lainnya agar nantinya ia dapat merekam berbagai suara jenis burung.

Melakukan Pengasinan

Jika burung Cendet yang kita pelihara tiba-tiba macet bunyi, maka segera melakukan tindakan pengasinan. Jauhkan burung Cendet dari jenis burung lainnya, terutama dengan sesama jenis burung Cendet.

Pada umumnya, ketika burung Cendet yang tadinya berkicau lantas tiba-tiba macet bunyi, biasanya ia merasa tersaingi dengan suara burung lainnya. Maka dengan mengasingkan burung Cendet merupakan pilihan terbaik untuk menambah dan mengembalikan kepercayaan dirinya.

Lakukan pengasinan sampai burung Cendet dapat kembali berkicau. Nah jika ia sudah mau untuk berkicau kembali, maka kita dapat kembali menyatukan burung Cendet dengan jenis burung lainnya.

Memberikan Pakan Tambahan

Cara terakhir untuk merawat burung Cendet adalah dengan memberikan pakan tambahan seperti sayur-sayuran serta memberikan jamu untuk menambah energi dan juga stamina burung Cendet.

Dengan kita memberikan makanan tambahan ini bertujuan untuk membantu memudahkan pertumbuhan burung Cendet. Kita dapat memberikan pakan tambahan setelah kita memberikan makanan pokok.

Sedangkan untuk manfaat jamu adalah agar burung Cendet menjadi lebih aktif dan bertenaga. Akan tetapi dalam memberikan jamu sebaiknya tidak dilakukan setiap hari melainkan cukup memberikannya dalam waktu tertentu saja, misalnya cukup seminggu sekali.

Tips cara merawat burung Cendet tersebut juga dapat dilakukan bukan hanya pada Cendet dewasa saja melainkan juga dapat diterapkan pada Cendet yang masih berusia muda.

Lakukanlah cara-cara tersebut diatas dengan telaten setiap hari agar burung Cendet yang kita pelihara dapat cepat berikcau dengan gacor. Itulah tips mudah cara merawat burung Cendet supaya cepat gacor. Semoga bermanfaat.

Burung Cucak Biru

Burung Cucak Biru

Burung Kecambang Gadung/Asian Fairy Bluebird (Irena puella), beberapa orang menyebutnya burung Cucak Biru, merupakan satu-satunya spesies yang terdapat dalam keluarga Irenidae.

Dilihat dari namanya, Cucak Biru masih memiliki hubungan kekerabatan dengan jenis burung kicau dari keluarga cica daun (Chloropseidae) seperti burung Cucak Hijau, Cucak Hijau kepala emas, Cucak Ranting dan jenis burung Cucak lainnya.

Selain dijadikan sebagai burung master seperti halnya burung Kolibri Kelapa, di beberapa daerah di Indonesia saat ini juga menjadikan Cucak Biru sebagai salah satu burung yang sering diikutsertakan ke dalam lomba kontes burung.

Keunikan dan Keistimewaan Burung Cucak Biru

Burung Cucak Biru
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Seperti halnya jenis burung kicau lainnya, Cucak Biru juga memiliki suara kicauan yang sangat merdu. Hal ini yang menjadikannya banyak dipelihara oleh para kicau mania.

Cucak Biru memiliki suara kicauan yang melengking dengan sangat tinggi. Selain itu, Cucak Biru juga memiliki suara yang mirip seperti saudaranya yaitu Cucak Ijo dan juga Cucak Jenggot.

Selain itu, Cucak Biru juga memiliki banyak nada atau jenis kicauan yang mampu menirukan suara burung lainnya asalkan kita rajin melatihnya sedari anakan.

Cara Merawat Burung Cucak Biru Agar Rajin Berkicau

Burung Cucak Biru
Sumber Gambar:vianasianfairy.files.wordpress.com

Di alam liar, Cucak Biru sangat gemar memakan buah ara atau buah tin (Ficus carica). Nah jika kita ingin memeliharanya, maka kita dapat mengganti pakan kesukaannya ini dengan buah apel, pepaya, pisang, pir, mangga, atau dapat juga memberikannya buah jeruk.

Agar Cucak Biru yang kita pelihara dapat rajin berkicau, maka kita juga perlu memberikan pakan tambahan/extra fooding (EF) berupa jangkrik, ulat hongkong, dan juga kroto.

Dibawah ini adalah cara memberikan ketiga jenis serangga tersebut untuk pakan Cucak Biru:

  1. Cara pertama adalah dengan memberikan ulat hongkong yang telah ditaburi dengan BirdVit. Gunanya untuk menjaga stamina dan kondisi fisik Cucak Biru. Utamanya pada saat pergantian musim atau pada saat musim penghujan.
  2. Berikan jangkrik sebanyak 1-2 ekor pada pagi hari dan 1-2 ekor untuk sore hari. Berikanlah jangkrik secara rutin agar dapat merangsang Cucak Biru supaya lebih aktif serta rajin berkicau.
  3. Berikan juga kroto segar sebanyak 1 sendok teh yang diberikan setiap pagi hari atau dua hari sekali. Selain itu, kita juga dapat memberikan variasi kroto yang dicampur dengan parutan buah apel/pir. Berikanlah racikan ini tiap pagi dan sore hari setiap dua hari sekali. Racikan ini dapat membantu merangsang Cucak Biru sehingga rajin berbunyi.

Selain memberikan pakan, kita juga perlu memandikan Cucak Biru secara rutin setiap hari agar Cucak Biru tetap dalam kondisi sehat. Jangan lupa setelah Cucak Biru dimandikan, kita juga perlu menjemurnya agar bulu-bulunya cepat kering.

Kebersihan sangkar juga harus kita perhatikan karena sangkar yang kotor akan dapat menyebabkan Cucak Biru mudah terserang berbagai penyakit. Jika Cucak Biru sakit maka pasti ia akan malas untuk berkicau.

Apabila kita dapat merawatnya seperti pada penjelasan diatas namun ternyata Cucak Biru tetap tidak rajin bunyi, maka kita perlu melakukan terapi Testobird Booster (TTB).

Itulah informasi mengenai burung Cucak Biru dan juga cara perawatannya agar rajin berkicau. Semoga bermanfaat.

Burung Sogok Ontong

Burung Sogok Ontong

Burung Sogok Ontong termasuk ke dalam jenis burung kicau kecil serta tergolong ke dalam jenis burung kolibri yang memiliki suara kicauan yang sangat indah.

Ini tentu berbeda dengan burung Pelatuk Bawang yang dipercaya memiliki kekuatan mistik, Sogok Ontong justru lebih sering dijadikan sebagai burung master.

Sogok Ontong memiliki suara ngerol yang diiringi dengan cengkok yang sangat indah. Hal ini yang menjadikannya sering dijadikan sebagai master untuk burung kontes atau ada juga yang merawatnya hanya untuk dijadikan sebagai burung peliharaan.

Cara Merawat Burung Sogok Ontong Agar Rajin Bunyi dan Cepat Gacor

Burung Sogok Ontong
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Nama lain dari Sogok Ontong adalah Kolibri Sriganti. Untuk ukuran tubuhnya sendiri terbilang cukup kecil, yaitu hanya berkisar antara 8-10 cm dengan bentuk paruhnya yang lancip, panjang, serta melengkung.

Kolibri Sriganti jantan memiliki bulu di bagian bawah berwarna kuning terang, dagu dan dadanya berwarna ungu metalik dan pada bagian punggung berwarna hijau zaitun.

Sedangkan Kolibri Sriganti betina memiliki alis berwarna kuning muda serta tidak memiliki warna ungu metalik. Adapun beberapa cara merawat Sogok Ontong agar dapat gacor dan rajin bunyi adalah harus melakukan beberapa tahapan-tahapan berikut ini:

Melakukan Pengembunan

Hal pertama untuk merawat Sogok Ontong adalah dengan melakukan pengembunan. Seperti yang diketahui, udara pada pagi hari masih cukup sejuk sehingga baik untuk perkembangan Sogok Ontong.

Selain itu, pada pagi hari juga biasanya burung liar sering berkicau, sehingga memungkinkannya untuk bersaut-sautan dengan burung liar.

Membersihkan Sangkar

Burung Sogok Ontong
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Setelah pengembunan selesai, yaitu sekitar pukul 7 pagi hari, selanjutnya adalah membersihkan sangkar sehingga terjaga kebersihannya.

Sangkar yang bersih dapat membuat Sogok Ontong tidak mudah sakit serta dapat membantu agar ia lebih nyaman berada di dalam sangkar. Jangan lupa juga untuk membersihkan wadah air dan makanannya setiap hari.

Memandikan Sogok Ontong

Ketika sangkar selesai dibersihkan, perawatan selanjutnya adalah dengan memandikan Sogok Ontong. Dalam memandikan Sogok Ontong, kita dapat menggunakan semprotan. Lakukan penyemprotan secara halus agar Sogok Ontong tidak stres.

Memandikan dengan cara di semprot juga dapat membantu agar Sogok Ontong lebih cepat jinak.

Baca Juga : Burung Opior Jawa, Si Robin dengan Harga Terjangkau

Melakukan Penjemuran

Agar bulunya cepat kering, maka kita perlu melakukan penjemuran Sogok Ontong yang baru saja dimandikan. Waktu yang baik untuk menjemur Sogok Ontong adalah tidak lebih dari jam 9 pagi. Namun hal ini juga dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca.

Pemberian Pakan

Burung Sogok Ontong
Sumber Gambar: i1.wp.com/www.detikepri.com

Pemberian pakan untuk Sogok Ontong juga tidak boleh diabaikan. Di alam liar, Sogok Ontong gemar memakan nektar bunga. Untuk menggantinya, kita dapat memberinya air gula. Dalam membuat air gula, pastikan teksturnya agar kental sehingga Sogok Ontong lebih lahap dalam memakannya.

Selain itu, kita juga dapat memberinya susu kental manis yang di campur dengan sedikit air agar lebih mudah untuk dihisap. Meskipun telah diberi susu kental manis, kita juga tetap harus memberinya air putih biasa untuk minumannya.

Memberikan madu pada Sogok Ontong juga diperlukan setidaknya 1-2 kali dalam seminggu. Dengan memberikan madu juga dapat membantu agar Sogok Ontong lebih cepat gacor dan rajin bunyi.

Adapun pakan tambahan untuk burung Sriganti ini adalah kroto. Kroto merupakan pakan tambahan yang sangat bagus untuk burung jenis kolibri ini. Hal ini dikarenakan kroto berperan penting untuk protein hewani. Dosis yang pas dalam memberikan kroto adalah sekitar satu sendok teh setiap harinya.

Pemberian Vitamin

Selain memberikan pakan harian, sesekali kita juga perlu memberikan vitamin untuk burung Kolibri Sriganti. Pemberian vitamin ini dapat di campur ke dalam air minum. Jangan berlebihan dalam memberikan vitamin, cukup berikan vitamin sekali dalam seminggu.

Vitamin diperlukan untuk membuat Sogok Ontong agar cepat gacor dan rajin bunyi. Bukan hanya itu, vitamin juga berguna untuk membantu sistem kekebalan tubuh Sogok Ontong agar tidak mudah terserang penyakit.

Nah itulah pembahasan mengenai cara merawat burung Sogok Ontong agar cepat gacor dan rajin bunyi. Pastikan untuk memberikan cara perawatan tersebut diatas dengan tekun dan telaten ya!

Burung Opior Jawa

Burung Opior Jawa

Sebagai kicau mania, kalian pasti tahu burung Robin. Ya kan? Namun, apakah kalian mengetahui jenis burung Opior Jawa? Jika belum mengetahui, maka kalian tepat membaca artikel ini karena kami akan menjelaskan tentang jenis Opior Jawa ini.

Opior Jawa merupakan alternatif bagi kicau mania yang ingin memelihara burung Robin namun terkendala dengan biaya. Hal ini karena jika kalian dapat merawat Opior Jawa dengan baik dan benar maka ia akan mampu berkicau layaknya suara burung Robin.

Seperti namanya, ia merupakan jenis burung endemik yang terdapat di Pulau Jawa. Burung jenis ini juga terkenal dengan nama Javan grey-throated white-eye atau Heleia javanica (Lophozosterops javanicus).

Ciri-Ciri Burung Opior Jawa

Burung Opior Jawa
Sumber Gambar: 4.bp.blogspot.com

Karena memiliki suara kicauan yang mirip seperti suara burung Robin, maka beberapa kicau mania menjulukinya dengan sebutan Robin Jawa.

Di beberapa daerah di Pulau Jawa, burung jenis ini mempunyai banyak sebutan, misalnya Cucak Jempol (Cak Jempol), Cipow Gunung, Cucak Gentong, Piyer, Menyok, Pleci Kapur dan Pleci Pupur.

Salah satu alasan disebut dengan nama Pleci Kapur atau Pleci Pupur karena Opior Jawa masih satu keluarga dengan burung Pleci Kacamata. Mereka termasuk ke dalam keluarga Zosteropidae.

Famili Zosteropidae ini terdiri atas 18 genus, dimana dua diantaranya adalah Lophozosterops (kelompok Opior) dan Zozterops (kelompok Pleci Kacamata).

Sejauh ini, burung Opior Jawa kurang diminati oleh kicau mania dan kepopulerannya pun kalah jauh dengan keluarganya yaitu Pleci. Ini karena banyak yang beranggapan bahwa Opior Jawa hanya mampu berkicau yang terdengar “ciak.. ciak…” seperti suara anak ayam yang sedang mencari induknya.

Padahal jika kita merawatnya dengan baik sedari anakan, maka Opior Jawa mampu berkicau dengan sangat merdu seperti burung Robin.

Untuk membedakan jenis kelamin Opior Jawa terbilang tidak mudah, seperti cara membedakan Sirtu jantan dan betina yang memiliki ciri fisik hampir sama.

Kalian dapat membedakan Opior Jawa jantan dan betina sebenarnya dapat diketahui dengan cara mengamati atau mendengarkan suaranya. Biasanya Opior Jawa akan bersuara ngerol jika mendengar suara panggilan dari jenis Opior Jawa betina.

Sedangkan yang berjenis kelamin betina hanya mampu berkicau dengan suara monoton yang terdengar mirip suara anak ayam.

Perawatan Harian Opior Jawa

Burung Opior Jawa
Sumber Gambar: arenahewan.com

Jenis Opior Jawa yang paling banyak dijadikan peliharaan adalah yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal ini karena suara ngerolnya yang panjang dan juga kencang.

Seperti halnya Pleci, Opior Jawa akan mampu berkicau dengan rajin dan gacor jika terdapat sepasang atau lebih yang sejenis untuk dipelihara bersama-sama.

Di alam liar, makanan utamanya adalah nektar dan buah-buahan yang rasanya manis. Selain itu, Opior Jawa juga suka memakan serangga-serangga kecil seperti jangkrik, ulat, belalang dan juga laba-laba.

Jika kalian ingin memelihara burung Opior jenis ini, maka kalian dapat melakukan perawatan harian seperti cara merawat Kolibri Ninja. Seperti misalnya dengan memandikan dan menjemurnya secara rutin setiap hari dimana dalam menjemur Opior Jawa cukup selama 1-2 jam saja.

Suara Burung Opior Jawa

Burung Opior Jawa
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Meskipun kalah tenar dengan jenis burung kicau kecil lainnya, jenis Opior yang berkualitas dan gacor ternyata sangat baik untuk dijadikan sebagai burung masteran karena memiliki suara kicauan yang mirip dengan burung Robin.

Selain itu, jenis burung Opior merupakan burung yang mudah dipelihara seperti jenis burung Jalak serta memiliki harga yang terjangkau.

Nah itulah pembahasan mengenai burung Opior Jawa, burung yang memiliki suara kicauan merdu namun jarang yang mengetahuinya. Semoga bermanfaat.

Cara Merawat Kolibri Ninja

Cara Merawat Kolibri Ninja

Bagi kicau mania khususnya pecinta burung kolibri tentu sudah tidak asing lagi mengenai cara merawat Kolibri Ninja yang dimana dalam perawatanya pasti berbeda dengan cara merawat Jalak Suren.

Kolibri Ninja merupakan salah satu dari sekian banyak jenis burung Kolibri yang ada di Indonesia. Bisa dikatakan, Kolibri Ninja adalah satu dari sekian banyak jenis kolibri yang paling populer dan paling banyak di jadikan burung peliharaan oleh para pecinta jenis burung kicau kecil.

Meskipun memiliki nama Kolibri Ninja, namun para kicau mania lebih sering menyebutnya dengan sebutan Konin.

Cara Mudah Merawat Kolibri Ninja Agar Cepat Gacor dan Ngobra

Cara Merawat Kolibri Ninja
Sumber Gambar: 3.bp.blogspot.com

Selain gacor, salah satu daya tarik dari burung Kolibri Ninja ini adalah ngobra. Namun agar burung Kolibri Ninja yang kita pelihara mampu berkicau dengan gacor dan juga ngobra, maka kita wajib mengetahui cara merawat Kolibri Ninja dengan baik dan benar.

Nah, berikut ini adalah tips cara merawat Kolibri Ninja agar cepat gacor dan ngobra.

Melakukan Pengembunan

Langkah awal dalam merawat Kolibri Ninja adalah dengan melakukan pengembunan secara rutin pada pagi hari. Waktu terbaik untuk mengembun Kolibri Ninja adalah sekitar pukul 5-6 pagi.

Caranya cukup mudah, yaitu kita cukup meletakkan sangkar yang telah di buka kerodongnya di tempat yang teduh, misalnya teras rumah atau di bawah pohon yang rindang.

Membersihkan Sangkar Secara Rutin

Cara Merawat Kolibri Ninja
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Menjaga kebersihan sangkar burung Kolibri Ninja juga merupakan salah satu hal penting yang tidak boleh di abaikan. Bersihkan semua kotoran-kotoran yang terdapat di sangkar.

Jangan lupa juga untuk membersihkan tempat air dan makanannya. Ganti air setiap hari agar terbebas dari bakteri sehingga Kolibri Ninja tidak mudah sakit.

Memandikan Burung Kolibri Ninja

Bukan hanya jenis burung Lovebird saja yang perlu dimandikan, burung Kolibri Ninja pun sebaiknya dimandikan secara rutin agar ia terbebas dari kuman yang dapat menyebabkan burung sakit.

Untuk memandikannya kita dapat menggunakan semprotan. Jika tidak memiliki semprotan, maka kita cukup menyiapkan cepuk yang sudah di isi air maka biasanya Kolibri Ninja akan mandi sendiri.

Melakukan Penjemuran

Setelah dimandikan, selanjutnya adalah menjemur burung Kolibri Ninja untuk membantu agar bulu-bulunya cepat kering. Hindari menjemur Kolibri Ninja terlalu lama karena jika terlalu lama maka dapat menyebabkan ia kepanasan dan mati.

Cukup jemur sekitar 30 menit saja di bawah pukul 10 pagi sehingga sinar matahari tidak terlalu panas.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Beo Agar Cepat Bicara

Memberikan Kroto Segar

Cara merawat Kolibri Ninja agar cepat gacor dan ngobra selanjutnya adalah dengan memberinya pakan tambahan seperti kroto. Di alam liar, Kolibri Ninja sangat menyukai telur semut rangrang ini.

Selain itu, kroto banyak mengandung protein yang dibutuhkan oleh burung Kolibri Ninja. Meskipun baik untuk pertumbuhan, namun kita harus pastikan agar tidak berlebihan dalam memberikan kroto. Cukup berikan sekitar 10 butir kroto yang ditempatkan ke dalam cepuk khusus.

Jika kroto masih tersisa, maka jangan berikan lagi untuk keesokan harinya karena kroto cepat basi. Gantilah kroto yang masih segar agar nutrisinya tetap terjaga.

Berikan Madu atau Air Gula

Cara Merawat Kolibri Ninja
Sumber Gambar: abahtani.com

Makanan utama Kolibri Ninja di alam liar adalah madu yang di dapat dari nektar bunga. Nah, ketika kita memelihara burung Kolibri Ninja ini, maka pastikan untuk memberinya madu. Jika tidak ada madu, kita dapat mengakalinya dengan air gula.

Berikan Susu Kental Manis

Cara Merawat Kolibri Ninja
Sumber Gambar: i1.wp.com/www.detikepri.com

Selain madu dan air gula, kita juga dapat memberikan susu kental manis untuk pakan harian Kolibri Ninja. Kita dapat memberikan susu kental manis secara langsung atau di campur sedikit menggunakan air yang penting kekentalannya pas.

Gantungkan Sangkar di Tempat yang Ramai

Selanjutnya adalah menggantungkan sangkar di tempat yang ramai. Ini berbeda dengan cara merawat burung Anis Merah dimana penempatan sangkarnya lebih baik di tempat yang sepi.

Tempat ramai yang dimaksud adalah tempat yang biasa dilalui oleh orang, misalnya di teras rumah, di dekat pintu atau di pinggir jalan. Ini dimaksudkan untuk mengasah mental Kolibri Ninja agar tidak takut terhadap manusia.

Melakukan Pengecasan Menggunakan Kolibri Betina

Cara yang satu ini juga perlu diperhatikan jika Kolibri Ninja yang kita pelihara bisa cepat gacor dan ngeplong, yaitu dengan melakukan pengecasan dengan burung Kolibri Ninja betina. Pengecasan ini bertujuan untuk memancing birahi Konin jantan sehingga membantunya untuk cepat gacor.

Melakukan Pemasteran

Pemasteran merupakan cara terakhir untuk merawat Kolibri Ninja agar cepat gacor dan ngobra. Tujuan daripada melakukan pemasteran ini adalah agar Kolibri Ninja memiliki kicauan yang tidak monoton serta dapat menirukan suara burung lainnya.

Dalam melakukan pemasteran ini, kita dapat memanfaatkan suara mp3 atau suara asli dari burung lainnya. Pada saat akan memaster Kolibri Ninja, sebaiknya kita mengerodong sankgarnya sehingga ia akan lebih fokus untuk mendengarkan suara masterannya.

Adapun waktu terbaik untuk memaster Kolibri Ninja adalah pada pagi hari setelah di jemur. Selain itu, kita juga dapat memasternya di waktu malam hari.

Bagaimana, mudah bukan cara merawat Kolibri Ninja agar cepat gacor dan ngobra? Cara tersebut diatas dapat dilakukan oleh siapapun termasuk yang masih pemula. Jika bisa melakukannya dengan sabar, tekun dan berkelanjutan maka pasti Kolibri Ninja yang kita pelihara dapat berkicau dengan gacor dan juga ngobra.