Burung Wambi

Burung Wambi

Hwa Mei atau kebanyakan kicau mania di Indonesia menyebutnya dengan nama burung Wambi, merupakan salah satu jenis burung kicau yang memiliki ciri-ciri unik yang jarang dimiliki oleh burung kicau lainnya.

Dilihat dari nama aslinya, burung ini berasal dari negeri tirai bambu. Ya, ia berasal dari Cina. Wambi memiliki ukuran tubuh sekitar 27 cm dengan warna bulu berwarna coklat tua di bagian kepala serta memiliki warna putih di sekitar mata yang mirip menyerupai topeng.

Sedangkan pada bagian kepala hingga tengkuknya terdapat garis kehitam-hitaman. Karena memiliki suara kicauan yang cukup keras, banyak kicau mania di Indonesia yang menyukainya.

Mengenal Lebih Dekat dengan Burung Wambi

Burung Wambi
Sumber Gambar: arenahewan.com

Di negara asalnya, Hwa Mei dapat dengan mudah ditemui di daerah hutan sekunder terbuka yang penuh semak di dekat hulu atau tepian sungai dengan sumber mata air yang sangat disukai oleh burung Hwa Mei ini.

Selain itu, ia juga dapat ditemui di hutan bambu dan tempat berkembang biaknya jenis burung yang satu ini kebanyakan di bantaran sungai.

Kelebihan yang dimiliki oleh burung Hwa Mei ini ketika sudah gacor adalah ketika dalam berkicau akan nampak penampilannya yang cukup agresif dan liar dengan gaya yang memiliki ciri khas tersendiri sama seperti halnya burung hantu celepuk yang juga memiliki ciri khas.

Pada saat berkicau, ia akan bergerak dengan penuh energik hingga menggetarkan seluruh tubuhnya sampai kepakan sayapnya juga ikut bergetar.

Cara Membedakan Burung Wambi Jantan dan Betina

Burung Wambi
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Sama seperti jenis burung kicau lainnya, kebanyakan burung kicau yang dapat bersuara dengan gacor dan bervariasi adalah yang berjenis kelamin jantan.

Nah, agar kita tidak salah dalam membedakan jenis kelamin burung yang berasal dari Cina ini, maka kita perlu mengetahui bagaimana caranya dalam membedakan Wambi jantan dan betina.

Berikut ini adalah cara membedakan jenis kelamin Wambi jantan dan betina berdasarkan ciri fisiknya.

  • Ukuran Tubuh

Berbeda dengan burung Branjangan Jawa dimana yang berjenis kelamin jantan umumnya memiliki ukuran tubuh lebih besar. Burung Wambi yang berjenis kelamin betina memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada si jantan. Hal inilah yang membuat pergerakan Wambi jantan terlihat lebih gesit sehingga lebih cocok dijadikan sebagai burung kontes.

Meskipun memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil daripada si betina, namun tubuh Wambi jantan terlihat lebih padat dan berisi sehingga membuatnya nampak lebih gagah. Sedangkan Wambi betina memiliki bentuk tubuh besar dan terlihat bulat.

  • Mengamati Bagian Mata

Jika dilihat dari bagian mata, maka akan terlihat perbedaan antara Wambi jantan dan betina. Wambi jantan memiliki Mata yang berwarna lebih biru daripada mata Wambi betina.

Ketika kita memegang burung Wambi jantan, maka ia akan cenderung membelalakkan matanya sedangkan Wambi betina akan terlihat menutup bola matanya.

  • Perhatikan Lubang Hidung

Dengan melihat bagian lubang hidung Wambi juga dapat membedakan jenis kelaminnya. Pada umumnya Wambi jantan memiliki lubang hidung yang lebih mancung dan lancip. Berbeda dengan Wambi betina yang terlihat lebih lebar dan bulat.

  • Leher

Selain melihat bentuk lubang hidung, dalam membedakan jenis kelamin burung Hwa Mei juga dapat dilihat dari bentuk lehernya. Hwa Mei jantan memiliki leher yang berbulu tegas dimana struktur lehernya terlihat lebih panjang dan kekar.

Ini berbeda dengan Hwa Mei betina yang memiliki bentuk leher lebih pendek dengan warna bulu yang lebih lembut. Kita dapat melihat perbedaan bentuk lehernya ini terutama ketika burung Hwa Mei sedang meliukkan tubuhnya.

  • Mengamati Tulang Panggul

Wambi betina memiliki struktur tulang panggul yang lebih lebar daripada Wambi jantan. Ini karena berkaitan dengan fungsi reproduksi.

  • Cek dan Perhatikan Alat Vital (Kloaka)

Cara selanjutnya untuk mengetahui jenis kelamin burung Hwa Mei adalah dengan mengecek dan memperhatikan alat vital atau kloakanya. Sama halnya jenis burung Kenari, Hwa Mei jantan memiliki bentuk kloaka yang lebih menonjol berbeda dengan Hwa Mei betina dimana bentuk kloakanya mendatar.

  • Ekor

Wambi jantan pada umumnya memiliki bulu ekor yang lebih panjang daripada Wambi betina, ini sama seperti burung Murai, dimana yang berjenis kelamin jantan memiliki bulu ekor lebih panjang daripada si betina.

  • Kaki

Adapun pada kaki Wambi jantan memiliki struktur yang lebih kuat, tebal, dan kokoh. Sementara untuk kaki Wambi betina terlihat lebih lembut dan juga berdaging lebih tipis.

  • Warna Bulu

Nah cara terakhir untuk mengetahui jenis kelamin burung Hwa Mei adalah dengan melihat warna bulunya. Bulu burung Hwa Mei jantan terlihat lebih bagus dengan warna coklat mengkilap. Sedangkan burung Hwa Mei betina memiliki warna bulu yang lebih kusam.

Cara Merawat Burung Wambi

Burung Wambi
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Salah satu syarat agar burung Hwa Mei yang kita pelihara dapat berkicau dengan gacor adalah kita harus bisa merawatnya dengan baik dan benar. Di dalam perawatannya sendiri pun dapat dibilang tidak terlalu sulit seperti pada cara merawat jenis burung kicau lainnya.

Seperti misalnya dengan memandikannya setiap hari, menjaga kebersihan sangkar dan lainnya. Jika kebersihan sangkar tidak dijaga, maka dapat membuat burung Hwa Mei stres. Alih-alih membuatnya berkicau, malah dapat membuatnya mati karena stres yang diakibatkan kebersihan sangkar tidak terjaga.

Kita juga harus rajin dalam memberikan makanan yang banyak mengandung nutrisi agar burung Hwa Mei yang kita pelihara tidak kekurangan gizi/nutrisi.

Harga Burung Wambi

Burung Wambi
Sumber Gambar: omkicau.com

Dengan informasi tersebut mengenai burung Wambi, semoga dapat menambah wawasan dan juga perkembangan seputar burung kicau yang satu ini. Namun jika kita ingin memelihara jenis burung yang satu ini maka setidaknya harus menyiapkan uang yang cukup banyak.

Hal ini karena burung Hwa Mei merupakan burung impor yang langka dan sulit ditemui di Indonesia. Untuk harganya sendiri berkisar antara Rp. 2 jutaan untuk yang berjenis kelamin jantan dalam kondisi masih berupa bahan.

Sedangkan untuk Hwa Mei jantan gacor memiliki harganya jauh lebih mahal, yaitu berkisar antara 3-7 juta. Harga tersebut adalah harga rata-rata dan di tiap daerah biasanya memiliki perbedaan harga namun tidak begitu signifikan.

Demikianlah penjelasan mengenai burung Wambi lengkap beserta cara membedakan jenis kelaminnya, cara perawatan, dan harganya. Semoga bermanfaat.