Burung Branjangan Jawa

Burung Branjangan Jawa

Terdapat banyak jenis burung branjangan yang ada di Indonesia, diantaranya adalah burung branjangan Jawa dan NTB.

Secara fisik, baik branjangan Jawa atau NTB tentu memiliki perbedaan, namun untuk mengetahui perbedaannya jelas harus membutuhkan ketelitian yang tinggi apalagi bagi kicau mania pemula.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui darimana asal dari burung yang terkenal dengan motif bulunya yang sangat indah ini.

Baca Juga : Burung Merpati Kolongan

Perbedaan Burung Branjangan Jawa dan NTB

Burung Branjangan Jawa
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Selain memiliki motif bulu yang indah seperti halnya burung nuri kepala hitam, burung branjangan juga memiliki suara kicauan yang cukup indah.

Hal ini yang menjadikannya sering dimanfaatkan sebagai burung master untuk memaster jenis burung kicau yang biasanya diikutsertakan ke dalam lomba kontes burung.

Meskipun memiliki bentuk fisik yang sangat mirip, namun harga diantara keduanya terpaut sangat jauh. Branjangan Jawa memiliki harga yang lebih tinggi daripada jenis branjangan NTB dimana harganya terbilang masih cukup terjangkau.

Nah agar kita tidak salah dalam memilih burung branjangan yang akan kita beli, maka kita wajib mengetahui perbedaan antara burung branjangan yang berasal dari Jawa dan branjangan yang berasal dari NTB.

Berikut ini adalah ciri-ciri burung branjangan yang berasal dari Jawa dan NTB.

Burung Branjangan Jawa

Burung Branjangan Jawa
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Dalam dunia perkicauan, Pulau Jawa merupakan salah satu Pulau yang terkenal akan berbagai jenis burung branjangan. Hampir di setiap provinsi yang ada di Pulau tersebut memiliki jenis burung branjangan yang dimana ciri-ciri di tiap provinsinya berbeda-beda.

Di Pulau Jawa ini kita dapat menemukan berbagai jenis branjangan yang tersebar di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Branjangan Jawa Barat

Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang terkenal akan burung branjangan. Salah satu jenis branjangan yang terkenal dan memiliki kualitas yang bagus adalah Sapan.

Jenis burung branjangan ini memiliki suara kicauan yang cukup melengking dan juga jernih. Selain itu, branjangan Sapan Jawa Barat memiliki ciri fisik berupa jambul di kepala, warna bulu terlihat lebih gelap, dan memiliki ukuran tubuh sekitar 12-13 cm.

Branjangan Jawa Tengah

Burung Branjangan Jawa
Sumber Gambar: omkicau.com

Diantara sekian banyak jenis branjangan yang ada di Indonesia, branjangan yang berasal dari Kaliori Banyumas Jawa Tengah mungkin merupakan jenis branjangan yang paling populer di kalangan para kicau mania khususnya bagi pecinta branjangan.

Burung Branjangan yang berasal dari Jawa Tengah ini memiliki ciri khas dimana suaranya terdengar cukup keras, dapat diisi dengan berbagai jenis burung kicau baik yang berukuran besar atau kecil, memiliki warna bulu yang lebih terang, serta berukuran sekitar 12-14 cm.

Branjangan Jawa Timur

Di Jawa Timur juga dapat ditemukan jenis burung branjangan. Burung branjangan yang berasal dari provinsi Jawa Timur ini memiliki ciri khas dimana warna bulunya terlihat lebih cerah khususnya di bagian warna coklatnya. Ukuran tubuhnya pun mirip dengan branjangan yang berasal dari Jawa Tengah.

Baca Juga : Burung Cucak Biru

Burung Branjangan NTB

Burung Branjangan Jawa
Sumber Gambar: hargaburung.id

Setelah kita mengetahui mengenai ciri khas yang dimiliki oleh branjangan yang berasal dari Pulau Jawa, maka selanjutnya adalah mengetahui ciri-ciri yang dimiliki oleh branjangan khas NTB.

Ciri utama daripada branjangan NTB adalah memiliki ukuran tubuh yang cenderung lebih kecil dari jenis branjangan Jawa, yaitu hanya sekitar 11-12 cm saja.

Selain itu, branjangan NTB juga memiliki kaki yang tidak terlalu panjang. Sementara itu, branjangan NTB memiliki warna bulu kombinasi hitam, putih, dan juga coklat. Sedangkan pada bagian batik punggungnya di dominasi dengan warna putih dan hitam.

Bukan hanya itu, branjangan NTB juga memiliki warna coklat, namun hanya terdapat di 1/5 bagian punggung dan bulu sayapnya. Ketika masih berusia muda atau belum mabung ganti bulu, batikannya cenderung tidak rata serta terlihat lancip-lancip dengan warna hitam dan putih.

Jika branjangan NTB sudah dewasa atau sudah mabung ganti bulu, maka batikan pada sayap akan berwarna coklat muda dengan motif berbentuk bulat-bulat kecil yang terlihat beraturan.

Sementara itu, batikan yang terdapat di bagian punggungnya terdapat kombinasi warna putih dan hitam dengan motif yang tidak beraturan.

Burung branjangan NTB memiliki tipe suara treeble dimana suara khasnya berbunyi “cik cik tirr.. cik cik tirr..”. Berbeda dengan jenis branjangan Jawa, branjangan NTB jika di beri suara master burung lain, maka suara aslinya akan tetap ada. Hal ini yang menjadikannya banyak dipelihara oleh para pecinta burung branjangan.

Harga Burung Branjangan Jawa dan NTB

Untuk harganya sendiri, branjangan NTB memiliki harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp. 50 ribuan untuk harga bakalannya. Berbeda dengan branjangan yang berasal dari Jawa dimana harganya terbilang cukup tinggi, yaitu mulai dari Rp. 1.5 jutaan. Namun harga tersebut tentunya berbeda-beda di setiap daerah serta tergantung dari kondisi burungnya itu sendiri.

Dengan kita mengetahui perbedaan burung branjangan Jawa dan NTB, maka saat ini kita sudah tidak kesulitan lagi jika ingin membelinya di pasaran sehingga dapat mengantisipasi jika terdapat penjual yang berniat ingin menipu kita.