Burung Cucak Biru

Burung Cucak Biru

Burung Kecambang Gadung/Asian Fairy Bluebird (Irena puella), beberapa orang menyebutnya burung Cucak Biru, merupakan satu-satunya spesies yang terdapat dalam keluarga Irenidae.

Dilihat dari namanya, Cucak Biru masih memiliki hubungan kekerabatan dengan jenis burung kicau dari keluarga cica daun (Chloropseidae) seperti burung Cucak Hijau, Cucak Hijau kepala emas, Cucak Ranting dan jenis burung Cucak lainnya.

Selain dijadikan sebagai burung master seperti halnya burung Kolibri Kelapa, di beberapa daerah di Indonesia saat ini juga menjadikan Cucak Biru sebagai salah satu burung yang sering diikutsertakan ke dalam lomba kontes burung.

Keunikan dan Keistimewaan Burung Cucak Biru

Burung Cucak Biru
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Seperti halnya jenis burung kicau lainnya, Cucak Biru juga memiliki suara kicauan yang sangat merdu. Hal ini yang menjadikannya banyak dipelihara oleh para kicau mania.

Cucak Biru memiliki suara kicauan yang melengking dengan sangat tinggi. Selain itu, Cucak Biru juga memiliki suara yang mirip seperti saudaranya yaitu Cucak Ijo dan juga Cucak Jenggot.

Selain itu, Cucak Biru juga memiliki banyak nada atau jenis kicauan yang mampu menirukan suara burung lainnya asalkan kita rajin melatihnya sedari anakan.

Cara Merawat Burung Cucak Biru Agar Rajin Berkicau

Burung Cucak Biru
Sumber Gambar:vianasianfairy.files.wordpress.com

Di alam liar, Cucak Biru sangat gemar memakan buah ara atau buah tin (Ficus carica). Nah jika kita ingin memeliharanya, maka kita dapat mengganti pakan kesukaannya ini dengan buah apel, pepaya, pisang, pir, mangga, atau dapat juga memberikannya buah jeruk.

Agar Cucak Biru yang kita pelihara dapat rajin berkicau, maka kita juga perlu memberikan pakan tambahan/extra fooding (EF) berupa jangkrik, ulat hongkong, dan juga kroto.

Dibawah ini adalah cara memberikan ketiga jenis serangga tersebut untuk pakan Cucak Biru:

  1. Cara pertama adalah dengan memberikan ulat hongkong yang telah ditaburi dengan BirdVit. Gunanya untuk menjaga stamina dan kondisi fisik Cucak Biru. Utamanya pada saat pergantian musim atau pada saat musim penghujan.
  2. Berikan jangkrik sebanyak 1-2 ekor pada pagi hari dan 1-2 ekor untuk sore hari. Berikanlah jangkrik secara rutin agar dapat merangsang Cucak Biru supaya lebih aktif serta rajin berkicau.
  3. Berikan juga kroto segar sebanyak 1 sendok teh yang diberikan setiap pagi hari atau dua hari sekali. Selain itu, kita juga dapat memberikan variasi kroto yang dicampur dengan parutan buah apel/pir. Berikanlah racikan ini tiap pagi dan sore hari setiap dua hari sekali. Racikan ini dapat membantu merangsang Cucak Biru sehingga rajin berbunyi.

Selain memberikan pakan, kita juga perlu memandikan Cucak Biru secara rutin setiap hari agar Cucak Biru tetap dalam kondisi sehat. Jangan lupa setelah Cucak Biru dimandikan, kita juga perlu menjemurnya agar bulu-bulunya cepat kering.

Kebersihan sangkar juga harus kita perhatikan karena sangkar yang kotor akan dapat menyebabkan Cucak Biru mudah terserang berbagai penyakit. Jika Cucak Biru sakit maka pasti ia akan malas untuk berkicau.

Apabila kita dapat merawatnya seperti pada penjelasan diatas namun ternyata Cucak Biru tetap tidak rajin bunyi, maka kita perlu melakukan terapi Testobird Booster (TTB).

Itulah informasi mengenai burung Cucak Biru dan juga cara perawatannya agar rajin berkicau. Semoga bermanfaat.