Burung Hantu Celepuk

Burung Hantu Celepuk

Bukan hanya burung kicau saja yang banyak jenisnya, burung hantu juga memiliki berbagai jenis, salah satunya burung hantu celepuk.

Sama seperti burung Cendet, burung hantu juga tergolong ke dalam burung yang bersifat buas pemakan daging namun bedanya adalah burung hantu aktif pada malam hari (nokturnal).

Burung hantu memiliki bola mata yang besar mengarah ke depan dimana piringan wajahnya dikelilingi oleh bulu berupa karangan yang berbentuk bulat mirip seperti jantung.

Burung Hantu Celepuk

Burung Hantu Celepuk
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Jenis burung hantu tergolong ke dalam keluarga Strigidea dimana sebagian besarnya memiliki genus otus yang tersebar di berbagai negara.

Burung hantu celepuk lebih suka mencari makan di pohon-pohon tua yang berlubang. Ia biasanya memakan serangga, reptil kecil, burung kecil dan tikus. Di Indonesia sendiri, burung hantu mempunyai banyak manfaat khususnya bagi petani karena dapat membantu untuk membasmi hama di sawah.

Namun agar burung hantu celepuk dapat jinak dan patuh terhadap pemiliknya, maka sebelumnya harus melakukan perawatan dengan baik.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Cendet

Cara Merawat Burung Hantu Celepuk

Burung Hantu Celepuk
Sumber Gambar: arenahewan.com

Terdapat beberapa cara dalam merawat burung hantu jenis ini. Lakukan cara-cara perawatan di bawah ini agar burung hantu yang kita pelihara dapat jinak dan membantu petani untuk membasmi hama di sawah. Beberapa cara-cara dalam merawat burung hantu celepuk adalah:

Memperhatikan Ukuran Sangkar

Cara pertama dalam perawatan burung hantu adalah dengan memperhatikan ukuran sangkar yang akan digunakan sebagai tempat si burung hantu itu sendiri. Di alam liar, burung hantu sangat menyukai tempat yang luas. Maka jika kita ingin memeliharanya, pastikan untuk memberikan sangkar yang cukup untuk burung hantu.

Jangan sampai sangkarnya terlalu kecil karena dapat mengakibatkan burung hantu stres dan tidak mau makan sehingga dapat mengakibatkan mati. Sesekali kita juga dapat mengikatkan tali pada salah satu kakinya untuk kemudian melepaskannya agar ia dapat menghirup udara bebas.

Meletakkan Sangkar di Tempat yang Teduh

Burung Hantu Celepuk
Sumber Gambar : s3.bukalapak.com

Burung hantu merupakan salah satu jenis burung yang aktif pada malam hari. Maka sangat disarankan agar sangkarnya di tempatkan pada tempat teduh yang sekiranya tidak terkena sinar matahari langsung.

Jangan sampai kita memperlakukan burung hantu seperti dalam merawat jenis burung kicau atau jenis burung paruh bengkok yang suka berjemur.

Pada malam hari sebaiknya matikan lampu yang sekiranya dekat dengan sangkar burung hantu. Tujuannya adalah untuk menjaga siklus metabolisme burung hantu agar tetap dalam keadaan stabil dan tidak mudah sakit. Selain itu, burung hantu terkenal aktif pada malam hari dengan keadaan gelap atau minim cahaya.

Perhatikan Pakan Burung Hantu

Untuk pakannya sendiri, burung hantu yang masih berusia 3 bulan dapat di beri pakan berupa jangkrik sebanyak 7 ekor pada pagi dan sore hari. Cara memberikan makanannya pun sama seperti halnya memberikan makan burung Pentet Madura yang masih anakan.

Menjaga Kebersihan Sangkar

Burung hantu merupakan salah satu burung predator yang tidak memiliki gigi seperti halnya burung Cendet. Sehingga ia akan mencabik-cabik makanannya terlebih dahulu menggunakan paruhnya sebelum dimakan. Sementara untuk bulu dan tulangnya akan dimuntahkan kembali.

Sehingga kita harus rajin dalam membersihkan sangkarnya setiap hari. Bukan hanya itu, bersihkan juga wadah air dan makanannya sampai benar-benar bersih.

Kondisi sangkar yang bersih juga mempengaruhi kesehatan burung hantu itu sendiri. Jika sangkar selalu dalam keadaan bersih, maka ia pun akan tidak mudah untuk terserang penyakit.

Memandikan Burung Hantu

Selain membersihkan sangkar, memandikan burung hantu celepuk juga diperlukan agar membuatnya tidak mudah stres. Cara memandikannya sendiri dapat menggunakan semprotan air. Berbeda dengan memandikan jenis burung kicau kecil, dalam memandikan burung hantu sendiri cukup dilakukan sekali dalam seminggu saja.

Menjinakkan Burung Hantu

Sementara itu, untuk menjinakkan burung hantu mini ini cukup dengan cara membiarkan burung hantu melihat secara langsung pemiliknya yang sedang tertidur. Perlakuan seperti ini dapat membuat burung celepuk akan merasa nyaman dan percaya bahwa pemiliknya tidak akan menyakitinya.

Lakukan cara ini setiap hari maka lama-kelamaan ia akan menjadi jinak secara alami dan tidak menyerang kita sebagai pemiliknya.

Menjalin Keakraban

Ada salah satu cara untuk dapat menjalin keakraban dengan burung hantu agar membuatnya terbiasa dengan keberadaan kita. Burung hantu adalah jenis hewan yang suka mengikuti pergerakan mangsanya serta memiliki kelebihan dapat memutar kepalanya hingga 180 derajat.

Burung hantu juga terkenal akan penglihatannya yang sangat tajam baik dalam keadaan minim cahaya atau bahkan tanpa cahaya sehingga dapat melihat mangsa yang ada di hadapannya meskipun dalam keadaan gelap.

Melakukan Interaksi dengan Burung Hantu

Melakukan interaksi langsung dengan burung hantu merupakan salah satu cara agar kita dapat membuat burung hantu ini menjadi lebih terbiasa dengan keadaan kita. Untuk interaksinya sendiri dapat dengan cara yang sederhana.

Misalnya saja dengan menatap matanya pada pagi dan sore hari atau melakukan obrolan singkat agar menarik perhatiannya.

Memberi Makan Menggunakan Tangan

Ada cara lainnya agar kita dapat menjadikan burung hantu yang kita pelihara akan patuh terhadap kita sebagai pemiliknya. Salah satu caranya adalah dengan memberikan makan dengan menggunakan tangan secara langsung.

Dalam memberikan makan, usahakan untuk selalu menatap matanya serta mengajak ngobrol agar burung hantu tidak takut terhadap kita.

Memberi Nama Pada Burung Hantu

Sama halnya dalam memberikan nama pada jenis burung jalak, memberikan nama pada burung hantu mini juga merupakan cara yang cukup baik agar kita dapat berkomunikasi dengannya sehingga lebih akrab.

Tujuannya adalah agar kita dapat memanggil nama burung hantu yang kita pelihara dengan nama yang telah kita berikan sehingga ia akan merasa spesial di mata pemiliknya.

Melatih dengan Siulan

Meski bukan tergolong ke dalam jenis burung kicau, bukan berarti kita tidak bisa memberikan siulan untuk memancing atau memanggilnya. Caranya cukup mudah, cukup pancing dengan makanan agar burung hantu yang kita pelihara datang dengan kita menyiulnya.

Kita juga dapat menaruh burung hantu di tempat ketinggian lalu pancing menggunakan jangkrik yang kita pegang. Lakukan cara ini secara terus-menerus agar burung hantu percaya terhadap kita sehingga menjadi jinak dan bersahabat dengan kita.

Memperhatikan Kesehatan Burung Hantu

Burung Hantu Celepuk
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Seperti halnya dengan hewan peliharaan lainnya, meski dalam perawatannya terbilang cukup mudah, namun burung hantu tetap dapat terserang penyakit. Ada beberapa tanda-tanda yang terlihat ketika burung hantu yang kita pelihara terserang penyakit, yaitu dapat dilihat dari matanya.

Jika mata burung hantu tertutup baik itu pada siang atau malam hari maka sebaiknya kita segera melakukan pengobatan dan perawatan khusus.

Caranya adalah dengan memberi makanan berupa minyak ikan yang mengandung protein baik serta dengan memberikan jangkrik setiap harinya.

Jika burung hantu tidak mau berdiri dan kepalanya sering tertunduk, maka itu juga merupakan tanda bahwa burung hantu yang kita pelihara terkena penyakit dan jika tidak segera dilakukan penanganan yang tepat maka dapat mengakibatkan kematian.

Gejala seperti ini dapat menyerang dengan tiba-tiba dimana burung hantu dapat mendadak muntah hingga cara berdirinya pun terlihat tidak stabil.

Tanda-tanda burung hantu terserang penyakit lainnya adalah badan burung hantu menggigil dan gemetar. Ini merupakan gejala awal bahwa burung hantu sedang terkena penyakit.

Cara mengobatinya adalah cukup dengan menghangatkan tubuh burung hantu yang kita pelihara dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung pada pukul 6-7 pagi. Jangan terlalu lama dalam menjemurnya karena burung hantu merupakan jenis burung yang aktif pada malam hari.

Jika burung hantu terlihat murung dan sering menutup mata serta nafsu makannya berkurang, maka itu merupakan tanda bahwa burung hantu yang kita pelihara mengalami stres.

Untuk mengatasinya adalah cukup memberi makan jangkrik dan tikus putih (mencit) yang sehat dan bersih selama 4 hari berturut-turut. Ini bertujuan agar mood burung hantu dapat kembali normal.

Moulting

Moulting adalah kondisi dimana burung hantu mengalami mabung atau pergantian bulu. Jika burung hantu mengalami fase ini, maka kita perlu melakukan perawatan khusus terhadapnya.

Proses pergantian bulu terjadi tiap 6 bulan sekali dengan durasi selama 10 hari. Pada saat pergantian bulu ini burung hantu akan merasa tidak nyaman. Nah untuk mengurangi rasa tidak nyaman, maka kita dapat memberikan jangkrik yang telah diolesi madu.

Demikian pembahasan lengkap mengenai burung hantu celepuk dan cara perawatannya. Cara tersebut diatas juga dapat dilakukan oleh pemula yang ingin memelihara burung hantu celepuk yang bermanfaat untuk membantu petani dalam membasmi hama di sawah ini.