Jenis Burung Jalak

Jenis Burung Jalak

Berbagai jenis burung jalak yang terdapat di Indonesia memang sangat banyak. Seperti halnya jenis burung kolibri, burung jalak juga memiliki banyak penggemar di Indonesia.

Di beberapa daerah di Indonesia, burung jalak dapat dengan mudah kita temukan di alam liar.

Selain itu, akhir-akhir ini banyak para pecinta burung yang membudidayakannya karena burung jalak merupakan salah satu jenis burung yang memiliki kicauan yang tidak kalah indah dengan jenis burung kicau lainnya.

8 Jenis Burung Jalak Paling Populer yang Terdapat di Indonesia

Jalak merupakan nama dari sekelompok burung yang tergolong ke dalam jenis burung kicau yang berasal dari suku Sturnidae.

Pada umumnya, burung jalak mempunyai ukuran sedang serta memiliki perawakan yang sangat gagah dengan paruh tajam, kuat dan lurus.

Burung jalak juga mempunyai kaki yang panjang, ini sebanding dengan tubuhnya yang lumayan besar.

Kelebihan jenis burung jalak adalah memiliki suara kicauan yang sangat keras, ribut, berceloteh, serta dapat menirukan suara burung lain bahkan bisa menirukan suara manusia!

Lantas, jenis jalak apa saja yang populer dan dapat dijumpai di Indonesia? Berikut penjelasannya.

1. Jalak Bali (Leucopsar Rothschildi)

Jenis Burung Jalak
Sumber Gambar: cdn.pixabay.com

Jalak Bali merupakan jenis burung jalak asli Indonesia dimana nama latinnya adalah Leucopsar rothschildi.

Burung jalak Bali memiliki kelebihan yaitu dapat menari sambil berkicau. Selain itu, jalak Bali memiliki bentuk tubuh yang ramping dan juga memiliki bulu yang sangat halus.

Salah satu cirinya yang paling menonjol adalah jalak Bali memiliki jambul di kepala dan memiliki bulu berwarna biru yang menyerupai topeng di sekitar matanya.

Sedangkan di bagian sayap dan ekornya berwarna hitam dan selebihnya memiliki warna bulu berwarna putih di seluruh tubuhnya.

Seperti namanya, burung ini berasal dari pulau Bali dan merupakan salah satu jenis burung jalak asli Indonesia yang berstatus dilindungi oleh pemerintah.

Ketika dewasa, ukuran tubuhnya dapat mencapai 25 cm. Biasanya jalak Bali memakan jangkrik, cacing atau buah-buahan seperti pepaya, pisang dan jambu.

Karena termasuk ke dalam jenis binatang yang dilindungi, maka saat ini banyak para pecinta burung yang menangkarnya. Hal ini menjadi kabar baik agar populasi di alam liarnya tetap terjaga dan tidak punah.

2. Jalak Suren (Sturnus Contra)

Jenis Burung Jalak
Sumber Gambar: www.kanalkalimantan.com

Jalak suren atau beberapa orang menyebutnya jalak uren merupakan jenis burung jalak yang dapat ditemukan di pulau Jawa.

Saking populernya jalak suren ini, maka penyebarannya hampir ke seluruh daerah di Indonesia, seperti Bali dan Sumatera.

Burung yang memiliki nama latin Sturnus Contra ini merupakan salah satu jenis jalak yang paling banyak digemari karena memiliki suara kicauan yang sangat merdu.

Ciri-ciri burung jalak suren ini memiliki panjang tubuh sekitar 24 cm serta memiliki perpaduan warna bulu hitam dan putih hampir di seluruh tubuhnya.

Sama seperti jenis jalak lainnya, jalak suren juga memiliki paruh yang panjang dengan gradasi warna kuning dan oranye. Selain itu, jalak suren juga memiliki bola mata berwarna hitam serta terdapat warna oranye di sekitar mata hingga paruhnya (mirip kacamata).

3. Jalak Putih/Jalak Pito (Acridotheres Melanopterus)

Jenis Burung Jalak
Sumber Gambar: www.jalaksuren.net

Jalak putih atau sebagian orang menyebutnya dengan nama jalak pito merupakan jenis jalak yang habitat aslinya terdapat di dataran rendah di daerah pulau Jawa.

Acridotheres Melanopterus adalah nama latin dari burung jalak putih ini. Ciri-cirinya adalah memiliki paruh berwarna kuning, bola mata hitam dan di sekitar matanya terdapat kacamata berwarna putih/kuning.

Burung jalak putih memiliki bulu di tubuhnya yang di dominasi berwarna putih dengan kombinasi warna hitam di bagian sayap dan ekornya.

4. Jalak Nias (Acridotheres Tristis)

Jenis Burung Jalak
Sumber Gambar: arenahewan.com

Burung jalak nias merupakan salah satu jenis jalak yang habitatnya berada di Asia Tenggara, Afrika dan Amerika. Biasanya burung ini berada di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 3000 mdpl.

Ciri-ciri Acridotheres tristis atau jalak nias ini memiliki bulu di tubuhnya yang di dominasi dengan warna coklat dan hitam di sekitar kepalanya.

Jalak nias memiliki paruh dan kaki berwarna kuning serta tatapan matanya tajam dengan bola mata berwarna hitam dan berkacamata kuning.

5. Jalak Kerbau/Jalak Kebo (Acridotheres Javanicus)

Jenis Burung Jalak
Sumber Gambar: 4.bp.blogspot.com

Acridotheres Javanicus atau jalak kerbau merupakan jenis jalak yang mempunyai banyak nama panggilan di beberapa daerah.

Diantaranya adalah jalak kebo, jalak hitam atau bahkan ada juga yang menyebutnya dengan nama jalak penyu.

Burung yang memiliki tampilan sangar ini di habitat aslinya berada di dataran rendah. Asal usul di beri nama jalak kerbau adalah karena burung ini sering dijumpai di atas punggung kerbau untuk memakan kutu-kutu yang ada di punggung kerbau tersebut.

Ciri-cirinya adalah memiliki tubuh berwarna hitam dan abu-abu, sedangkan paruh dan kakinya berwarna kuning tua serta memiliki corak mata yang tajam berwarna hitam dan terdapat kacamata berwarna putih.

6. Jalak Rio/Jalak Rio-Rio (Scissirostrum Dubium)

Jenis Burung Jalak
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Jalak rio atau jalak rio-rio merupakan burung jalak yang memiliki nama latin Scissirostrum dubium. Burung ini merupakan burung asli endemik Sulawesi.

Selain itu, burung jalak rio-rio juga dapat ditemukan di sekitar gunung Dubbs Balikpapan dan di daerah Subang Jawa Barat.

Ciri-cirinya adalah memiliki paruh berwarna kuning tua dan memiliki kombinasi warna bulu abu-abu dan hitam. Biasanya di bagian ekor terdapat bercak merah sehingga ada beberapa orang yang menyebutnya dengan nama jalak tunggir merah.

7. Jalak Sutra/Jalak Kapas (Sturnus Sturninus)

Jenis Burung Jalak
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Jalak kapas atau jalak sutra memiliki nama latin Sturnus sturninus adalah jenis jalak yang habitat aslinya tidak menetap.

Burung ini sering bermigrasi dimulai dari negeri Cina menuju ke gunung Himalaya dan menuju ke Siberia. Pada bulan maret, jalak sutra akan melanjutkan migrasinya ke Indonesia.

Ciri-cirinya adalah memiliki warna abu-abu di bagian kepala dan dada, sedangkan pada bagian punggung, ekor dan sayapnya berwarna hitam. Selain itu, jenis burung jalak kapas juga memiliki warna sedikit putih dengan paruh dan mata berwarna hitam.

8. Burung Beo/Tiong Emas (Gracula Religiosa)

Jenis Burung Jalak
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Kalian pasti mengetahui jenis burung yang satu ini. Ya, inilah burung beo. Burung beo merupakan jenis burung yang tergolong ke dalam keluarga jalak.

Burung yang sangat pandai menirukan suara manusia ini memiliki nama latin Gracula religiosa.

Terdapat empat subspesies yang termasuk ke dalam jenis beo ini, diantaranya adalah beo biasa, beo Nias, beo Srilangka dan beo Enggano.

Di alam liar, burung beo dapat ditemukan di hutan yang lembab dengan ketinggian antara 1000-2000 mdpl. Wilayah penyebarannya yaitu terdapat di pulau Jawa, Filipina, India dan Himalaya.

Ciri-ciri fisiknya adalah memiliki warna tubuh dominan berwarna hitam. Selain itu, burung beo memiliki corak warna kuning di sekitar leher serta mempunyai paruh berwarna kuning tua dan memiliki bola mata hitam.

Nah itulah 8 jenis burung jalak yang terdapat di Indonesia serta memiliki kepopuleran yang tinggi di kalangan para pecinta burung. Diantara jenis jalak tersebut, saat ini ada yang berstatus sebagai salah satu binatang yang dilindungi yang harus kita jaga bersama-sama agar tidak punah.