Jenis Burung Kenari

Jenis Burung Kenari

Berbagai jenis burung Kenari yang ada di dunia memang sangat banyak dan tidak kalah banyaknya dengan jenis burung Lovebird.

Di Indonesia sendiri, beberapa kicau mania mengkategorikan burung Kenari ke dalam jenis burung kicau yang banyak di gemari dan juga di pelihara.

Selain dijadikan sebagai burung peliharaan, burung Kenari termasuk ke dalam jenis burung yang sering diikutsertakan ke dalam lomba kontes burung. Hal ini karena suara kicauannya yang merdu.

8 Jenis Burung Kenari Paling Populer di Indonesia

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: www.petfoodindonesia.com

Meskipun burung Kenari memiliki banyak jenisnya yang tersebar di seluruh dunia, namun tidak semuanya populer di Indonesia.

Nah, di bawah ini adalah daftar jenis burung Kenari yang paling populer di Indonesia lengkap dengan gambarnya.

1. Kenari Yorkshire

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: omkicau.com

Jenis Kenari paling populer yang pertama adalah Kenari Yorkshire. Pada awal kedatangannya di Indonesia, jenis Kenari ini menjadi pusat perhatian para kicau mania khususnya pecinta burung Kenari.

Hal ini karena jenis Kenari Yorkshire memiliki postur tubuh yang lebih besar daripada jenis Kenari lainnya sehingga tampak terlihat lebih gagah.

Sebenarnya, Kenari Yorkshire berasal dari Inggris, namun Kenari jenis ini merupakan hasil persilangan antara jenis Kenari Laschasire dengan Kenari Belgia.

Selain itu, Kenari Yorkshire memiliki ciri-ciri bentuk tubuh yang digambarkan mirip dengan wortel. Ini terlihat pada bentuk dadanya yang mirip dengan wortel terbalik.

Ia juga termasuk burung yang selalu tegap berdiri dan memiliki kaki yang lebih panjang jika di bandingkan dengan jenis Kenari lainnya serta memiliki panjang tubuh sekitar 16 cm.

Sedangkan harga jenis burung Kenari Yorkshire tergolong sangat tinggi yaitu sekitar 4-10 juta tergantung jenis kelamin dan kondisi burungnya.

2. Kenari Melayu (Kenari Gunung)

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: pasarburung.top

Selanjutnya adalah jenis Kenari Melayu atau biasa disebut juga Kenari Gunung (Serinus estherae).

Kenari ini berasal dari Indonesia. Jadi bisa di katakan bahwa jenis ini adalah jenis Kenari lokal. Selain nama ilmiah tersebut, Kenari ini juga sering di sebut dengan sebutan javan greenfinch.

Kita dapat menemukan burung Kenari ini di pulau Jawa terutama di daerah pegunungan seperti gunung Gede-Pangrango, gunung Papandayan, gunung Lawu serta pernah ditemukan di pegunungan Tengger.

Di alam liar, Kenari jenis ini lebih suka hidup sendiri, kalaupun hidup berkelompok mereka lebih memilih kelompok dalam jumlah kecil.

3. Kenari Border

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: hargaburung.id

Kenari Border berasal dari Cumberland Fancy atau lebih tepatnya di perbatasan Border-Inggris dan Skotlandia. Di daerah asalnya, Kenari ini diberi nama Serinus Canaria Domesticus.

Kenari ini memiliki ciri fisik yang sedikit berbeda dengan jenis burung Kenari lainnya.

Kenari Border memiliki bentuk fisik yang unik dan juga khas di mana bulunya mirip seperti balon yang mengembung.

Meskipun memiliki ciri fisik yang unik, namun jenis burung Kenari ini juga memiliki suara yang tidak kalah merdu jika dibandingkan dengan jenis Kenari lainnya.

Warna bulu pada Kenari Border biasanya berwarna kuning, namun ada juga warna lainnya seperti warna putih, hijau, cinamon atau variasi warna lainnya.

4. Kenari Roller

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: pasarburung.top

Kenari Roller atau canaria domesticus merupakan jenis Kenari yang berasal dari negara Jerman.

Bentuk tubuh jenis Kenari ini bisa di bilang memiliki ukuran yang standar. Keunggulan daripada Kenari ini adalah pada saat Kenari Roller berkicau maka bagian bawah dagunya akan terlihat menggelembung atau menggondok.

5. Kenari Gloster

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: pasarburung.top

Bisa di katakan Kenari Gloster merupakan salah satu jenis Kenari yang paling banyak diperjualbelikan di pasar serta merupakan jenis Kenari yang paling banyak di ternakan di Indonesia.

Mungkin di antara seluruh jenis Kenari yang populer di Indonesia, Kenari jenis ini merupakan Kenari yang memiliki ciri fisik paling mudah diingat.

Ciri-cirinya adalah ia memiliki bulu di kepala jika dilihat mirip dengan bentuk rambut manusia. Saking uniknya, bulu-bulu di kepalanya hingga menutupi bola matanya.

Ciri fisik lainnya adalah memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari jenis lainnya dengan panjang tubuh sekitar 11,5 cm.

6. Kenari Waterslager

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: omkicau.com

Kenari Waterslager merupakan jenis Kenari yang memiliki kicauan yang hampir mirip dengan suara air, mungkin ini yang menjadikan alasan Kenari ini diberi nama Waterslager.

Jenis Kenari Waterslager berasal dari Belgia. Dimana cirinya adalah memiliki ukuran tubuh yang hampir sama jika di bandingkan dengan jenis Yorkshire.

Di Indonesia, khususnya para pecinta Kenari banyak yang menggemari jenis ini karena memiliki suara yang unik seperti suara air.

7. Kenari Spanish Timbrado

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: pasarburung.top

Jenis burung Kenari selanjutnya adalah Kenari Spanish Timbrado. Sesuai dengan namanya, burung ini berasal dari Spanyol.

Kenari Spanish Timbrado memiliki suara kicauan yang nyaring dan juga jernih. Burung ini adalah spesies murni atau bisa dikatakan bukan hasil dari persilangan jenis Kenari lain.

Berbeda dengan Kenari F1 Yorkshire yang merupakan hasil perkawinan silang antara Kenari jenis lokal dengan jenis Kenari Yorkshire.

8. Kenari Norwich

Jenis Burung Kenari
Sumber Gambar: hargaburung.id

Jenis Kenari yang paling populer di Indonesia yang terakhir adalah Kenari Norwich. Kenari ini berasal dari kota Norwich di Inggris.

Di negara asalnya, Kenari ini merupakan jenis Kenari yang terkenal di mana ciri-cirinya adalah memiliki tubuh yang besar dengan panjang dapat mencapai 16 cm.

Itulah pembahasan mengenai 8 jenis burung Kenari yang paling populer di Indonesia. Setiap jenisnya memiliki kelebihan masing-masing dalam hal postur atau suara. Namun biasanya jenis Kenari yang dijadikan sebagai burung kontes adalah yang memilik suara kicauan yang gacor dan bervariasi.

Tinggalkan Balasan