Makanan Khas Banyumas

Makanan Khas Banyumas

Makanan Khas Banyumas – Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya akan wisata alam, budaya dan juga wisata kuliner yang berbeda-beda antara daerah satu dengan daerah yang lainnya.

Nah salah satu daerah di Indonesia yang terkenal karena memiliki berbagai kuliner khas bercitarasa nikmat dan banyak diburu oleh para wisatawan adalah kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Salah satu kuliner favorit dari kabupaten yang beribukota di kota Purwokerto ini adalah mendoan. Selain mendoan, ternyata masih banyak lagi kuliner khas Banyumas ini lho.

Baca Juga : Makanan Khas Wonogiri

17 Makanan Khas Banyumas Paling Nikmat dan Cocok Dijadikan Sebagai Oleh-Oleh

Kabupaten Banyumas atau kota Purwokerto sendiri memiliki beberapa julukan seperti kota Satria, kota Pendidikan, kota transit dan beberapa julukan lainnya.

Berbicara tentang kota transit maka pasti memiliki sejumlah olahan makanan khas yang sangat menggugah selera dan cocok dijadikan sebagai oleh-oleh. Dibawah ini adalah 17 makanan khas Banyumas paling nikmat yang wajib dicoba dan cocok dijadikan sebagai oleh-oleh.

1. Mendoan

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: 3.bp.blogspot.com

Kuliner khas yang pertama dan paling terkenal dimana-mana adalah mendoan khas Banyumas. Saking terkenalnya makanan khas yang satu ini, maka kita dapat dengan mudah menjumpainya baik di kota besar atau bahkan didaerah pelosok sekalipun.

Makanan yang tergolong kedalam jenis gorengan ini merupakan jajanan tradisional yang dapat dibuat sendiri dirumah. Hal ini karena dalam cara membuat mendoan terbilang cukup mudah serta bahan yang digunakan pun bisa dengan mudah didapatkan.

Untuk membuat mendoan, kita cukup menyiapkan bahan-bahan seperti tempe, tepung terigu, daun bawang serta beberapa bumbu rempah-rempah.

Caranya adalah cukup baluri tempe yang telah diiris tipis dengan adonan tepung terigu beserta bumbunya. Selanjutnya goreng hingga setengah matang atau teksturnya lembek. Mendoan sangat cocok dimakan dengan tambahan saus kecap atau sekedar dimakan dengan cabe rawit.

2. Getuk Goreng Sokaraja

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: www.inibaru.id

Selain Mendoan, getuk goreng Sokaraja juga merupakan salah satu kuliner khas Banyumas yang juga sudah terkenal dimana-mana. Cara pembuatan getuk goreng Sokaraja berbeda dengan getuk goreng yang berasal dari daerah lain.

Hal ini karena dalam cara membuatnya dibutuhkan dua kali proses. Adapun cara pertama adalah dengan melakukan pengukusan singkong terlebih dahulu. Jika singkong telah matang, maka singkong tersebut kemudian dilumatkan bersamaan dengan gula merah serta dicampur dengan tepung terigu dan juga tepung beras.

Setelah semua bahan dicampurkan, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuat adonan menjadi berbentuk kotak-kotak kecil. Jika telah dibentuk kotak-kotak kecil, maka adonan getuk dapat digoreng hingga berubah warna dan beraroma harum.

Citarasa getuk goreng Sokaraja ini memiliki perpaduan antara rasa manis dan juga gurih sehingga menjadikannya sangat nikmat bila dikonsumsi baik dalam keadaan hangat atau dingin.

Kuliner ini juga sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh khas kota Purwokerto, sehingga jika kita berkunjung ke Purwokerto, maka jangan lupa untuk menjadikan getuk goreng Sokaraja sebagai oleh-oleh keluarga dirumah ya!

3. Soto Sokaraja

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: sgp1.digitaloceanspaces.com

Sokaraja merupakan salah satu kecamatan yang terdapat di kabupaten Banyumas. Selain getuk goreng, ternyata kecamatan ini juga memiliki makanan khas lain yang juga cukup terkenal yaitu Soto Sokaraja.

Soto Sokaraja memiliki ciri khas yang berbeda dengan soto yang berasal dari daerah lain. Perbedaannya terletak pada cara penyajiannya yang menggunakan ketupat dan juga sambal kacang.

Baca Juga : Makanan Khas Wonosobo

4. Cimplung

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: andumcrita.files.wordpress.com

Cimplung merupakan kuliner khas Banyumas yang berasal dari kata cemplung yang berarti masuk kedalam air. Namun air yang dimaksud adalah bukan air biasa, melainkan air nira dalam pembuatan gula Jawa.

Kuliner Cimplung yang asli pun hanya dapat dilakukan oleh mereka yang berprofesi sebagai pembuat gula Jawa. Dalam proses pembuatannya sendiri terbilang mudah yaitu cukup dengan merebus singkong atau umbi-umbian lainnya kedalam rebusan air nira kelapa/badeg.

Karena memiliki rasa yang khas dan sangat nikmat, maka jika berkunjung Banyumas sebaiknya mencoba makanan khas ini.

5. Tegean

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: www.netsaartvillage.com

Kuliner khas kota Satria ini sangat cocok bila dikonsumsi pada siang hari. Bagi masyarakat Banyumas sendiri tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Tegean.

Tegean merupakan sayuran bening khas Banyumas yang berisi berbagai jenis sayuran seperti bayam, sawi, wortel, jagung, kentang, daun bawang, seledri dan beberapa jenis sayuran lainnya.

Sayuran-sayuran ini dimasak menggunakan bumbu khusus dengan taburan bawang goreng sehingga menjadikan citarasanya semakin lezat. Nah agar rasanya semakin nikmat, maka kita dapat menambahkan irisan daging sapi atau ayam sehingga aromanya semakin menggugah selera.

6. Kraca

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: i2.wp.com

Makanan khas ini sangat mudah dijumpai pada bulan Ramadhan. Maka jika kita berkunjung ke Purwokerto terlebih lagi ketika bulan puasa, cobalah untuk mencicipi makanan khas yang disebut Kraca.

Kraca merupakan kuliner khas yang berbahan dasar keong kecil. Keong ini dapat dengan mudah didapatkan di sawah atau kolam ikan. Cara memasak Kraca ini menggunakan bumbu khas Banyumas seperti bawang, pala, merica, garam dan beberapa bumbu lainnya yang menjadikan citarasanya sangat lezat.

7. Buntil

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: www.inibaru.id

Buntil adalah salah satu kudapan khas Banyumas yang terbuat dari daun talas, daun singkong atau daun pepaya. Dalam membuat kudapan yang satu ini memerlukan kehati-hatian yang ekstra karena daun talas dapat mengakibatkan rasa gatal jika dikonsumsi.

Bahan untuk membuat Buntil adalah parutan kelapa muda yang telah diberi bumbu kemudian digulung lalu diikat menggunakan tali yang terbuat dari bambu.

Agar makin sempurna, maka dapat menambahkan teri, cabe, bawang, udang rebon dan sejumlah bumbu lainnya kedalam ampas kelapa muda. Setelah semua bumbu disatukan, selanjutnya adalah memasak dengan cara dikukus hingga matang.

Sedangkan untuk penyajiannya sendiri dapat disiram dengan kuah santan bumbu pedas dengan cabe rawit yang masih utuh.

8. Kluban

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: live.staticflickr.com

Selain Buntil, Kluban juga merupakan kuliner khas Banyumas yang berisi sayuran yang telah diberi tambahan parutan kelapa yang sudah dibumbui dan juga diberi sambal. Kluban memiliki tampilan seperti urap. Hal yang membedakannya adalah urap memiliki parutan kelapa yang dimasak terlebih dahulu, sedangkan Kluban tidak.

9. Combro atau Ondol

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: truffle-assets.imgix.net

Combro merupakan kuliner khas Banyumas yang berbahan dasar singkong yang telah diparut kemudian diperas hingga kandungan airnya berkurang. Setelah itu beri adonan singkong dengan bumbu khusus.

Setelah bumbu/adonan siap, maka selanjutnya adalah membuat bulatan-bulatan seperti bakso kemudian goreng menggunakan minyak panas. Ondol memiliki rasa yang sangat gurih dan nikmat. Salah satu daerah di Banyumas yang terkenal akan Ondolnya yang sangat nikmat adalah desa Panusupan dusun Sabrang Kidul kecamatan Cilongok.

10. Cenil

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Cenil merupakan jajanan pasar khas Banyumas yang terbuat dari singkong dan tepung kanji yang diberi taburan parutan kelapa dan juga gula pasir. Umumnya Cenil dibuat dengan menambahkan campuran pewarna makanan agar tampilannya warna-warni sehingga terlihat lebih menarik.

11. Kripik Tempe

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: i.pinimg.com

Kuliner khas yang satu ini sangat terkenal dan cocok dijadikan sebagai oleh-oleh khas Purwokerto. Meski terlihat sama seperti Kripik yang lainnya, namun sebenarnya keripik tempe khas Purwokerto cukup spesial jika dibandingkan dengan Kripik yang berasal dari daerah lain.

Hal ini karena ia memiliki citarasa yang sangat gurih dan nikmat baik dimakan langsung atau dijadikan sebagai teman memakan nasi. Saat ini, Kripik tempe khas Purwokerto sudah dijual dimana-mana sehingga mudah untuk mendapatkannya.

12. Jenang Jaket

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: pbs.twimg.com

Jenang Jaket merupakan jajanan khas Purwokerto yang hampir selalu ada dalam acara pernikahan. Di Purwokerto sendiri terdapat satu tempat yang terkenal sebagai daerah penghasil Jenang Jaket, yaitu daerah Mersi. Citarasa Jenang Jaket ini memiliki perpaduan antara rasa manis yang berasal dari gula Jawa, santan kelapa dan beras ketan.

Selain memiliki rasa yang nikmat, Jenang Jaket juga memiliki kekhasan tersendiri dimana dalam pengemasannya biasanya Jenang Jaket diiris kecil-kecil kemudian dibungkus menggunakan plastik atau kertas sehingga dapat dimakan sekali suap.

13. Jalabia

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: pbs.twimg

Makanan khas Purwokerto lainnya yang terbuat dari singkong adalah Jalabia. Kuliner khas ini berbentuk seperti donat serta dibuat dengan cara digoreng.

Meskipun tidak ada citarasa yang menonjol, namun kuliner khas ini dapat menjadi teman yang pas untuk bersantai pada pagi atau sore hari dengan teh atau kopi hangat.

14. Intil

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Intil merupakan makanan khas yang terbuat dari ketela pohon. Adapun dalam cara membuatnya terbilang cukup mudah, yaitu singkong diparut halus kemudian dilanjutkan dengan proses pemerasan.

Nah hasil dari parutan singkong ini kemudian dicampur dengan gula Jawa dan beberapa bumbu lainnya sehingga membuat makanan khas yang bernama Intil ini memiliki citarasa yang nikmat.

15. Lanting

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: upload.wikimedia.org

Lanting menjadi makanan khas Purwokerto selanjutnya yang sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh. Sama halnya dengan Kripik tempe, Lanting juga sudah banyak dijual di kota-kota besar di Indonesia.

Ciri khas makanan yang satu ini berbentuk seperti angka delapan atau lingkaran-lingkaran kecil. Serupa seperti Intil, Lanting juga terbuat dari singkong dimana rasa dominan pada Lanting ini adalah asin dan gurih. Karena begitu banyak peminatnya, saat ini sudah banyak varian rasa seperti rasa keju, balado dan pedas.

16. Dage

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: www.infomakan.com

Dage merupakan varian tempe yang diberi tambahan ampas kelapa untuk selanjutnya digumpalkan dan juga dijamurkan. Selain dapat digoreng seperti mendoan, dage juga dapat dijadikan sebagai oseng dengan campuran kecambah dan cabe merah atau hijau.

17. Nopia atau Mino

Makanan Khas Banyumas
Sumber Gambar: i2.wp.com

Nopia atau Mino menjadi kuliner khas Banyumas terakhir yang berbentuk lonjong seperti telur ayam. Ciri dari makanan khas ini berwarna putih pada bagian luar serta didalamnya memiliki isian gula merah, coklat, durian dan juga pandan.

Selain beberapa varian rasa tersebut, saat ini juga ada lho Nopia dengan citarasa bawang merah sehingga membuatnya menjadi makanan khas yang dapat dipilih menjadi oleh-oleh. Sekedar informasi, baik itu Nopia atau Mino merupakan makanan khas yang sejenis, bedanya hanya terletak pada ukurannya saja.

Demikianlah 17 makanan khas Banyumas paling nikmat dan cocok dijadikan sebagai oleh-oleh khas kota Satria. Meskipun sebagian besar kuliner khas Banyumas ini berbahan dasar singkong, namun soal rasa tidak diragukan lagi! Sebenarnya masih banyak kuliner nikmat khas Banyumas ini, maka dari itu, mari kita berkunjung ke Purwokerto ya agar dapat menikmati kuliner lezat yang lainnya.

Makanan Khas Wonogiri

Makanan Khas Wonogiri

Makanan Khas Wonogiri – Wonogiri merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Tengah yang cukup terkenal akan destinasi wisata alamnya yang sangat indah.

Namun bukan hanya wisata alamnya saja yang menjadikan daerah ini terkenal, Wonogiri juga memiliki berbagai makanan khas yang cukup menggugah selera.

Nah, jika Anda berkunjung atau sekedar melintas di kabupaten Wonogiri, maka sebaiknya Anda mencoba makanan khas kabupaten yang berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Timur ini.

Baca Juga : Makanan Khas Wonosobo

13 Makanan Khas Wonogiri yang Terkenal Enak dan Wajib Anda Coba

Sebenarnya terdapat banyak sekali kuliner khas Wonogiri yang memiliki citarasa yang cukup lezat. Namun dibawah ini akan kami rangkum menjadi 13 makanan khas Wonogiri paling terkenal dan paling banyak diburu oleh para food traveler. Penasaran kuliner khas Wonogiri apa saja yang dimaksud? Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Cabuk Wijen

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: dhesiana.files.wordpress.com

Kuliner khas Wonogiri yang pertama adalah Cabuk Wijen. Makanan khas ini berbahan dasar ampas dari sisa-sisa pembuatan minyak wijen. Ampas ini kemudian dicampur dengan merang padi yang telah dibakar sehingga membentuk pasta yang berwarna hitam.

Dalam membuat Cabuk Wijen ini, ampas tersebut selanjutnya diberi tambahan campuran gula merah, garam, daun kemangi, cabe rawit, dan bawang putih serta dibungkus menggunakan daun pisang untuk selanjutnya dipanggang diatas bara api.

Cabuk Wijen khas Wonogiri memiliki rasa yang pedas dan sedikit getir sehingga sangat cocok bila dinikmati dengan nasi putih. Kuliner khas ini dapat dijumpai di pasar kota Wonogiri. Harganya pun terbilang cukup terjangkau, yaitu sekitar 2 sampai 5 ribu per bungkusnya tergantung dari ukuran Cabuk Wijen itu sendiri.

2. Nasi Tiwul

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Nasi Tiwul merupakan salah satu kuliner khas Wonogiri yang tergolong kedalam makanan khas Jawa Tengah yang  cukup terkenal di Indonesia. Makanan khas yang satu ini terbuat dari singkong yang sudah dikeringkan atau orang Jawa menyebutnya gaplek.

Untuk membuat Nasi Tiwul, gaplek sebelumnya harus di tumbuk hingga halus kemudian menambahkan gula merah untuk dijadikan sebagai pemanis.

3. Wader Goreng

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Kuliner khas Baturetno Wonogiri ini berbahan dasar ikan Wader. Wader merupakan salah satu jenis ikan air tawar berukuran kecil yang banyak ditemukan disekitar Waduk Gajah Mungkur.

Dalam pembuatan kuliner ikan Wader Goreng terbilang cukup mudah, yaitu hanya perlu menggorengnya hingga kering. Selain dapat dijadikan sebagai makanan ringan, Wader Goreng juga cocok dijadikan sebagai buah tangan jika berkunjung ke Wonogiri.

4. Pindang Kambing

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: kuliner.ilmci.com

Jika mendengar kata pindang pasti yang terlintas di benak Anda adalah sejenis makanan berkuah dengan bahan dasar ikan. Ya kan? Namun lain cerita jika Anda berkunjung ke Wonogiri. Disini Anda dapat menjumpai pindang yang berbahan dasar kambing.

Makanan khas ini terbuat dari adonan tepung gaplek, kikil kambing dan juga jeroan. Selanjutnya adonan tersebut dibungkus menggunakan daun jati. Alasan dibungkus menggunakan daun jati adalah karena daun jati dipercaya dapat mempertahankan citarasa.

Pindang Kambing mempunyai rasa yang manis dan juga gurih. Adapun bumbu yang digunakan untuk membuat Pindang Kambing ini sama seperti halnya membuat pindang pada umumnya, yaitu ketumbar, bawang putih, lengkuas, gula merah, garam, sereh dan jeruk.

5. Kacang Mede

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: kacangmete.com

 

Tahun 2012 kabupaten Wonogiri memiliki lahan jambu mede dengan luas sekitar 20.000 ha yang menjadikannya sebagai lahan jambu mede terbesar dan terluas di Jawa Tengah. Dengan lahan yang luas ini, Wonogiri mampu memproduksi kacang mede hingga 3,456 ton.

Maka bukan hal yang berlebihan jika kabupaten Wonogiri terkenal sebagai salah satu daerah dengan komoditi kacang mede terbesar. Sehingga jika Anda berkunjung ke Wonogiri, maka salah satu kuliner khas yang wajib dicoba dan dapat dijadikan sebagai oleh-oleh adalah kacang mede.

Kacang mede sendiri merupakan kacang yang yang berasal dari biji jambu monyet yang sebelumnya sudah dikeringkan dan kemudian diolah menjadi kacang mede seperti yang dijual pada umumnya.

6. Jangan Lombok Ijo

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: blue.kumparan.com

Bagi Anda yang menyukai kuliner pedas, maka wajib mencoba kuliner khas Wonogiri yang bernama Jangan Lombok Ijo. Dalam bahasa Indonesia, “Jangan” artinya adalah sayur, sedangkan “Lombok Ijo” artinya cabe hijau. Jadi Jangan Lombok Ijo berarti sayur cabe hijau.

Hampir seluruh masyarakat Wonogiri sudah mengenal kuliner khas yang satu ini. Kuliner Jangan Lombok Ijo terbuat dari kuah santan yang dicampur dengan potongan cabe hijau, kemudian campuran kuah dan cabe tersebut ditambah dengan tahu dan tempe sebagai pelengkap.

Saking melekatnya dengan masyarakat Wonogiri, bahkan makanan yang satu ini dijadikan sebagai makanan sehari-hari serta merupakan makanan favorit yang selalu ada di setiap acara hajatan baik khitan maupun pesta pernikahan.

7. Geti

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: www.inibaru.id

Berbanding terbalik dengan Jangan Lombok Ijo yang memiliki citarasa pedas, Geti merupakan kuliner tradisional Wonogiri yang memiliki rasa manis, gurih dan alami. Makanan tradisional ini terbuat dari bahan utama jahe, gula merah dan wijen.

Geti sangat digemari oleh para pelancong untuk dijadikan sebagai oleh-oleh khas Wonogiri. Karena berbahan dasar jahe, maka makanan khas ini cocok dijadikan sebagai camilan pada saat udara dingin karena kandungan pada jahe yang dapat menghangatkan badan.

Baca Juga : Makanan Khas Kudus

8. Ayam Panggang Wonogiri

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: www.makanabis.com

Sebenarnya kuliner khas ini dapat dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia. Meskipun mudah dijumpai di berbagai wilayah di pelosok negeri, namun kurang sempurna jika berkunjung ke Wonogiri tetapi belum mencoba Ayam Panggang khas Wonogiri.

Ayam Panggang Wonogiri memiliki rasa yang berbeda dengan ayam panggang pada umumnya. Hal ini karena dalam cara pembakarannya berbeda dengan ayam panggang biasa. Adapun cara membakar Ayam Panggang Wonogiri ini yaitu ayam dibakar diatas tungku tanah dan dibakar menggunakan arang kayu bakar asli.

Cara membakar alami inilah yang menjadi ciri khas Ayam Panggang Wonogiri memiliki rasa yang sangat nikmat.

9. Tahu Wonogiri

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: images.solopos.com

Selain ayam panggang, Wonogiri juga memiliki kuliner khas berupa tahu. Tahu khas Wonogiri berbeda dengan tahu yang berasal dari daerah lain. Ini dapat dilihat dari teksturnya yang lebih keras dan kenyal.

Tahu Wonogiri identik dengan ukurannya yang dipotong kecil-kecil sehingga sangat cocok apabila diolah menjadi gorengan, bacem, sayur atau cukup hanya digoreng garing saja.

10. Pecel Mie Pentil

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: yogyakarta.panduanwisata.id

Pecel Mie Pentil merupakan makanan khas berupa pecel yang dalam penyajiannya ditambahkan dengan Mie Pentil sebagai pelengkapnya. Mie pentil adalah mie yang terbuat dari tepung ketela pohon atau tepung tapioka. Tekstur mie pentil ini terasa lebih kenyal dan berukuran lebih besar jika dibandingkan dengan mie pada umumnya.

Untuk isiannya sendiri, Pecel Mie Pentil berisi berbagai jenis sayuran segar seperti bayam, kecambah, lamtoro, daun pepaya, kacang panjang dan wortel yang disajikan secara rapi. Setelah itu, pecel kemudian disiram dengan sambel pecel yang khas.

11. Lentho

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: 4.bp.blogspot.com

Lentho adalah kuliner khas Wonogiri yang terbuat dari bahan dasar singkong dan juga kacang tholo. Meskipun sederhana, namun makanan khas yang satu ini terbilang cukup merakyat karena selain memiliki rasa yang nikmat dan gurih, Lentho juga memiliki harga yang cukup terjangkau yaitu hanya berkisar antara Rp. 1.000-2.000-an per bijinya,

12. Besengek

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Besengek terkenal sebagai salah satu makanan tradisional Wonogiri sejak lama. Kuliner khas yang satu ini merupakan makanan khas dimana bahan dasar utamanya adalah menggunakan tempe kara.

Makanan khas Besengek biasanya dihidangkan dengan cara dibungkus menggunakan daun jati atau daun pisang untuk menjaga cita rasanya.

Jenis makanan Besengek sangat cocok dinikmati bersama cabe rawit sebagai lalapannya atau dapat juga dijadikan sebagai makanan pendamping Nasi Tiwul.

Jika berkunjung ke Wonogiri, maka Anda akan dapat menjumpai kuliner khas Besengek di pasar Dohlang desa Pandan Slogohimo. Harganya pun terbilang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp. 3.000-an saja per porsinya.

13. Emping Melinjo Khas Wonogiri

Makanan Khas Wonogiri
Sumber Gambar: harusjeli.com

Emping Melinjo merupakan kuliner khas Wonogiri terakhir yang wajib Anda coba ketika berkunjung ke Wonogiri. Umumnya Emping Melinjo dijadikan sebagai makanan pendamping atau camilan.

Selain itu, Emping khas Wonogiri juga sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh atau buah tangan khas kota Wonogiri.

Adapun untuk mendapatkan Emping Melinjo khas Wonogiri ini terbilang cukup mudah karena banyak dijual di pasar-pasar tradisional yang terdapat di Wonogiri. Untuk harganya pun terbilang cukup terjangkau, yaitu sekitar 20 hingga 30 ribuan saja per kilonya.

Demikianlah 13 makanan khas Wonogiri paling terkenal yang wajib Anda coba ketika berkunjung ke kabupaten yang terkenal akan Waduk Gajah Mungkurnya ini. Semoga bermanfaat.

Makanan Khas Wonosobo

Makanan Khas Wonosobo

Salah satu daerah di Jawa Tengah yang banyak diburu oleh wisatawan akan kulinernya yang lezat adalah makanan khas Wonosobo. Maka kurang lengkap jika berkunjung ke Wonosobo namun belum sempat mencicipi berbagai makanan khas kota yang dijuluki negeri para dewa ini.

Tak dapat dipungkiri, kabupaten Wonosobo merupakan daerah yang terkenal akan tempat wisatanya yang sangat indah, khususnya di kawasan wisata Dieng. Seperti yang diketahui, Dieng merupakan salah satu dataran tinggi yang terdapat di provinsi Jawa Tengah dimana daerah ini memiliki peninggalan budaya yang wajib dilestarikan.

Apalagi pada saat acara tahunan Dieng Culture Festival dimana hampir semua orang berniat ingin mengikuti acara tersebut dari awal hingga akhir karena dalam acara tahunan ini terdapat berbagai pertunjukan budaya yang sangat disesalkan jika kita tidak dapat menghadirinya.

Baca Juga: Makanan Khas Kudus

13 Makanan Khas Wonosobo Terlezat dengan Harga Terjangkau

Wonosobo sendiri merupakan salah satu kabupaten yang memiliki beberapa julukan, diantaranya adalah negeri diatas awan, Wonosobo ASRI, negeri para dewa dan beberapa julukan lainnya.

Hal ini menggambarkan bahwa kabupaten Wonosobo merupakan salah satu kabupaten yang banyak akan tempat wisatanya, baik wisata edukasi, alam dan juga wisata budaya.

Nah jika kita berwisata atau berkunjung ke Wonosobo, maka kita akan dapat dengan mudah menjumpai penjual-penjual yang menjajakan kuliner khas negeri diatas awan ini.

Sebagai referensi, berikut adalah 13 makanan khas kabupaten Wonosobo terlezat dengan harga murah yang wajib kita coba ketika berkunjung ke Wonosobo.

1. Mie Ongklok

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: simalesmandi.files.wordpress.com

Jika berkunjung ke Wonosobo, salah satu kuliner khas yang wajib dicoba adalah mie ongklok. Kuliner khas ini memang sudah terkenal lama menjadi ikon kabupaten Wonosobo dan menjadi salah satu makanan khas Jawa Tengah terlezat.

Diberi nama mie ongklok karena berasal dari alat atau wadah untuk membuat kuliner khas ini. Ongklok merupakan keranjang bambu untuk merebus mie.

Adapun mie ongklok ini berisi mie, kol, kubis dan juga daun kucai yang dicampur menjadi satu dengan kuah kacang kental yang biasa disebut loh. Untuk menyajikan mie ongklok ini biasanya diberi tambahan sate kambing dan juga tempe kemul.

2. Carica

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: i.pinimg.com

Meski berasal dari dataran tinggi Dieng, namun makanan khas ini dapat dengan mudah dijumpai di kota-kota besar. Ya, carica namanya. Makanan khas ini terbuat dari buah carica. Sekilas, carica memiliki bentuk yang mirip seperti buah pepaya namun memiliki ukuran yang lebih kecil.

Biasanya carica diolah menjadi manisan dan dikemas menggunakan wadah berupa cup atau botol dalam berbagai ukuran. Untuk harganya pun terbilang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp. 4.000 per cupnya. Jika kita berkunjung ke Wonosobo, maka pasti akan sangat mudah menjumpainya di sepanjang jalan.

3. Opak Singkong

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Opak singkong atau beberapa orang menyebutnya opak kucai, merupakan kuliner khas Wonosobo yang terbuat dari rebusan singkong yang diberi garam dan kucai. Rebusan singkong yang telah diberi bumbu ini kemudian ditumbuk hingga halus kemudian dipipihkan dan selanjutnya dijemur.

Jika telah kering, maka opak singkong siap untuk digoreng hingga matang. Sentra pembuatan opak singkong ini terletak di Kalibeber dan Krakal Wonosobo. Biasanya dijual dalam bentuk masih mentah atau setengah matang.

Seperti halnya keripik lainnya, opak kucai memiliki rasa yang gurih dan asin yang membuatnya sangat cocok dijadikan sebagai camilan.

4. Kacang Dieng

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: s1.bukalapak.com

Kacang Dieng atau warga sekitar menyebutnya kacang babi adalah camilan yang terbuat dari sejenis kacang-kacangan yang hanya dapat dijumpai di dataran tinggi Dieng saja. Camilan ini berbentuk lebar dan lebih besar daripada kacang biasa dan berwarna hitam.

Untuk pembuatannya sendiri dilakukan dengan cara digoreng sembari ditaburi bumbu di atasnya. Kacang babi ini memiliki rasa yang gurih sehingga sangat cocok dijadikan sebagai camilan di perjalanan dan juga cocok dijadikan sebagai oleh-oleh.

Meski disebut kacang babi, namun bahan dasarnya sama sekali bukan berasal dari babi jadi bagi kita yang beragama Islam maka tidak usah khawatir karena camilan ini terjamin kehalalannya,

5. Nasi Megono

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: b.zmtcdn.com

Warga sekitar menyebutnya sego megono, adalah kuliner khas Wonosobo yang terdiri dari nasi, irisan sayuran dan juga ikan teri. Makanan khas ini sering disebut sego reged atau nasi kotor karena tampilan fisiknya yang nampak kotor.

Biasanya para petani di Wonosobo sering menjadikan nasi megono ini sebagai bekal ke ladang. Agar semakin sempurna dalam menyantap nasi megono, maka dapat menambahkan tempe kemul dan teh hangat untuk membantu menghangatkan tubuh di tengah udara Wonosobo yang dingin.

Meski memiliki rasa yang lezat, harga nasi megono ini pun terbilang sangat murah, yaitu sekitar Rp. 2.500-3.000 saja per porsinya.

6. Tempe Kemul

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: dl.kaskus.id

Jika di Purwokerto memiliki kuliner khas berupa tempe mendoan, Wonosobo juga memiliki kuliner khas yang juga berbahan dasar tempe. Ya, inilah tempe kemul khas Wonosobo.

Tempe kemul memiliki tampilan yang sekilas mirip mendoan, bedanya adalah terletak pada lapisan tepungnya yang lebih banyak dan terdapat taburan kucai diatasnya.

Biasanya tempe kemul sering dijadikan sebagai menu pelengkap mie ongklok, sego megono, atau dimakan langsung sebagai camilan bersamaan dengan cabai mentah atau sambal sembari dilengkapi dengan teh atau kopi hangat.

Adapun bahan untuk membuat tempe kemul adalah tempe yang diselimuti dengan tepung gandum, tepung singkong, tepung beras dan diberi daun kucai untuk kemudian digoreng dengan bumbu kunyit hingga renyah. Kita dapat menjumpai tempe kemul ini di warung-warung pinggir jalan Wonosobo.

7. Keripik Jamur

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Karena memiliki udara yang dingin dan lembab, maka Wonosobo sangat cocok dijadikan sebagai sentra budidaya jamur. Hal ini tentu dimanfaatkan dengan baik oleh warga di dataran tinggi untuk membudidayakan jamur dimana jamur ini nantinya akan diolah menjadi makanan kering dan basah.

Salah satu olahan jamur yang sangat menggugah nafsu makan adalah keripik jamur. Selain memiliki rasa yang gurih dan juga lezat, keripik jamur juga mengandung protein tinggi yang sangat baik untuk tubuh.

Selain itu, olahan jamur juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit berkat kandungan 9 asam amino esensialnya yang tinggi.

8. Dendeng Gepuk

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: kuliner861.files.wordpress.com

Kuliner khas Wonosobo selanjutnya yang terkenal akan kelezatannya adalah dendeng gepuk. Dendeng gepuk terbuat dari daging sapi pilihan dengan taburan serundeng ini sangat cocok dinikmati bersamaan dengan sambal bajak dan juga nasi hangat. Makanan ini memiliki rasa yang gurih dan juga manis ketika disantap.

Jika berkunjung ke Wonosobo maka kita dapat menemukan dendeng gepuk ini dalam bentuk kering yang kemudian dibungkus dalam kemasan serta dijual sebagai oleh-oleh khas Wonosobo.

9. Sagon

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar:blog.elevenia.co.id

Kuliner khas ini dapat ditemui di pasar induk Wonosobo dan juga diluar wilayah Wonosobo. Makanan khas ini bernama sagon. Sagon terbuat dari parutan kelapa, gula dan juga tepung sagu serta dimasak dengan menggunakan arang atau kayu bakar.

Agar bagian atas sagon matang dengan sempurna, maka biasanya arang juga diletakkan diatas kue sagon. Dalam membakar sagon dengan cara seperti ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan rasa lezat, namun juga untuk membuat aroma sagon menjadi harum.

10. Geblek

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: www.tuguwisata.com

Geblek merupakan salah satu kuliner khas Wonosobo yang tergolong kedalam goreng-gorengan serta banyak dijual oleh para penjual gorengan di kawasan Wonosobo. Makanan Khas ini terbuat dari campuran tepung pati dan juga daun kucai kemudian digoreng hingga mengembang.

Camilan ini memiliki rasa yang gurih namun sedikit alot. Selain dijual dalam bentuk matang, geblek juga dijual dalam keadaan masih mentah sehingga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh untuk keluarga dirumah. Selain memiliki rasa yang enak, geblek juga memiliki harga yang sangat murah sehingga tidak membuat kantong kering.

11. Kue Pepe Wonosobo

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: i.pinimg.com

Kue ini kerap hadir ketika menjelang hari raya, namun kue pepe khas Wonosobo ini juga dapat dijumpai di hari-hari biasa. Tekstur daripada kue pepe ini terasa kenyal dan rasanya manis sehingga memanjakan lidah.

12. Cenil

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: www.agrowindo.com

Cenil merupakan kuliner khas Wonosobo yang dapat ditemui bukan hanya di kawasan Wonosobo saja, namun juga dapat dijumpai di daerah lain di Jawa Tengah. Makanan cenil ini termasuk kedalam kudapan yang merakyat.

Hal ini karena sering dijual oleh pedagang kaki lima dengan harga yang sangat terjangkau. Makanan khas ini memiliki rasa yang cukup lezat karena ditaburi dengan parutan kelapa serta memiliki tampilan warna-warni yang cukup menarik.

Karena Wonosobo memiliki udara yang dingin, maka cenil sangat cocok disantap bersamaan dengan minuman hangat untuk menambah kesempurnaan cita rasanya.

13. Purwaceng

Makanan Khas Wonosobo
Sumber Gambar: www.mongabay.co.id

Purwaceng adalah sejenis tanaman yang banyak ditemui di Wonosobo. Dahulu, tanaman ini dimanfaatkan sebagai tanaman obat untuk berbagai macam penyakit seperti membantu meningkatkan metabolisme tubuh, mengatasi masuk angin, melancarkan buang air kecil, dan lainnya.

Dari sekian banyak manfaat purwaceng ini, namun terdapat satu manfaat paling terkenal dari tanaman herbal ini, yaitu digunakan sebagai Viagra tradisional paling mujarab. Saat ini, purwaceng diolah menjadi teh maupun campuran kopi untuk menambah rasa agar lebih nikmat.

Demikianlah 13 makanan khas Wonosobo terlezat dengan harga murah yang dapat dijadikan sebagai referensi tambahan bagi kita yang akan berkunjung ke negeri diatas awan ini. Semoga bermanfaat.

Makanan Khas Kudus

Makanan Khas Kudus

Makanan Khas Kudus – Kudus merupakan salah satu daerah yang terletak di Jawa Tengah yang sudah terkenal akan wisata religinya. Namun kota ini juga terkenal akan kuliner khasnya yang banyak diminati baik oleh wisatawan lokal atau mancanegara.

Kuliner sendiri merupakan salah satu hal yang umumnya paling banyak dicari dan diminati oleh orang-orang ketika berkunjung ke suatu tempat. Hal ini karena pada setiap daerah memiliki keunikan masing-masing pada tiap makanan khasnya.

Dari sekian banyak jenis makanan khas Jawa Tengah yang tersebar di berbagai wilayah, Kudus merupakan salah satu kabupaten/kota yang memiliki banyak kuliner dimana cita rasanya terbilang cukup menggoda selera.

10 Makanan Khas Kudus Terpopuler yang Menggugah Selera

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Salah satu ikon dari suatu daerah adalah adanya kuliner atau makanan khas. Pada umumnya suatu daerah akan lebih dikenal jika memiliki makanan khas dimana rasanya cukup unik dan lezat.

Maka tak heran jika setiap daerah pasti memiliki makanan khasnya yang menarik bukan hanya bagi warga lokal saja, namun juga menjadi favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut. Salah satu daerah yang terkenal akan makanan khasnya yang bermacam-macam dan memiliki cita rasa yang lezat adalah Kudus.

Nah bagi Anda yang dalam waktu dekat ini akan berkunjung ke kota Kudus, maka Anda wajib mengetahui makanan apa saja yang paling populer di kota yang dijuluki kota kretek ini. Dibawah ini adalah 10 makanan khas kota Kudus terpupuler yang wajib Anda cicipi.

1. Soto Kudus

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: sudahsarjana.com

Soto Kudus merupakan satu dari sekian banyak kuliner khas Kudus yang paling populer dan banyak dicari oleh warga lokal atau warga dari luar kota. Berbeda dengan soto-soto lainnya, soto Kudus berisi daging kerbau yang dimasak sedemikian rupa sehingga menjadikan cita rasanya cukup khas dan juga gurih.

Selain isian daging kerbau, ada juga soto Kudus dengan isian daging ayam sehingga bagi Anda yang tidak menyukai daging kerbau maka dapat memilih soto Kudus dengan varian daging ayam.

Berdasarkan sejarah, pada awalnya soto Kudus hanya dibuat menggunakan daging kerbau saja. Namun seiring berjalannya waktu, kini soto Kudus juga dibuat menggunakan isian daging ayam dimana cita rasanya tidak kalah nikmat dari daging kerbau.

Alasan lainnya kenapa menggunakan daging kerbau adalah ketika pada masa Sunan Kudus melarang mengadakan penyembelihan sapi dengan maksud untuk menghormati agama Hindu yang saat itu menjadi mayoritas di kota Kudus.

Adapun isian dari soto Kudus ini adalah terdiri dari seledri, tauge, irisan kol, dan bawang goreng sebagai taburannya. Meskipun memiliki rasa yang cukup lezat, namun soto Kudus merupakan jenis soto dimana cara pembuatannya terbilang cukup mudah dan simpel jika dibandingkan dengan jenis soto lainnya.

2. Garang Asem

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: i0.wp.com/goodtimes.id

Bagi Anda yang gemar memakan masakan dengan cita rasa pedas dan asam, maka Anda wajib untuk mencoba mencicipi makanan khas kota kretek yang satu ini. Makanan khas yang dimaksud adalah garang asem. Garang asem sendiri merupakan makanan yang dibungkus menggunakan daun pisang kemudian dikukus hingga matang.

Terdapat beberapa isian dari garang asem ini, misalnya saja garang asem isian daging ayam atau jeroan, ikan, dan juga tahu. Meskipun berasal dari Kudus, namun saat ini garang asem juga sudah banyak dijual di beberapa daerah lain seperti Demak, Pati dan Solo meski dalam penyajiannya berbeda-beda.

3. Nasi Pindang

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Makanan khas Kota santri (julukan kota Kudus) selanjutnya adalah nasi pindang yang berasal dari desa Colo Kudus. Nasi pindang merupakan makanan khas yang berasal dari daging kerbau dengan kuah pindang berwarna kecokelatan. Rasa dari makanan khas ini adalah gurih dan manis

Pada umumnya, nasi pindang disajikan menggunakan wadah yang telah dialasi menggunakan daun pisang. Bagi Anda yang mempunyai rencana ke kota Kudus, maka sempatkan ke desa Colo untuk mencoba kuliner khas nan nikmat ini.

4. Pecel Pakis Colo

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Selain terkenal akan nasi pindang, desa Colo juga terkenal dengan makanan khas lainnya, yaitu pecel pakis Colo. Sesuai dengan namanya, pecel ini terbuat dari tanaman pakis yang diambil dari lereng gunung Muria.

Didalam pengolahannya sendiri tanaman pakis akan diambil daunnya untuk kemudian dilengkapi dengan bahan lainnya seperti tauge, mentimun dan juga kacang panjang yang telah dipotong-potong.

Pada awalnya, pecel pakis Colo merupakan makanan khusus untuk keluarga keraton Kasunanan Surakarta yang sangat menyukai pecel pakis yang dibuat oleh pemuda yang berasal dari desa Colo di Kudus.

5. Lentog Tanjung

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: cdn.idntimes.com

Lentog Tanjung merupakan kuliner khas Kudus yang biasanya dijadikan sebagai menu untuk sarapan dan juga makan siang. Diambil dari namanya, lentog Tanjung berasal dari desa Tanjung Karang kecamatan Jati.

Beberapa orang menyebutnya lontong karena sekilas bentuknya mirip dengan lontong. Dalam penyajiannya sendiri umumnya menggunakan tiga bahan utama yaitu lontong, sayur gori/nangka dan tahu kani.

Kani sendiri merupakan santan kental dengan cita rasa gurih. Untuk menyantap lentog Tanjung biasanya menambahkan sambal cair.  Agar lebih sempurna dalam menyantap lentog Tanjung, maka Anda dapat menambahkan sate telur puyuh, bakwan dan  kerpuk.

Keunikan lainnya dari lentog Tanjung ini adalah wadah untuk menaruhnya menggunakan piring kecil beralaskan daun pisang.

6. Opor Bakar Sunggingan

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: www.beepdo.com

Opor adalah salah satu makanan yang digemari di Indonesia. Jika Anda akan berkunjung ke kota Kudus maka Anda akan dengan mudah menjumpai kuliner khas ini baik di pedagang kecil atau besar. Makanan khas ini berasal dari desa Sunggingan dan diciptakan di tahun 1920an.

Ciri khas opor bakar Sunggingan ini adalah ayam kampung akan dimasak utuh untuk kemudian dimasukkan semua bumbunya kedalam rongga perut ayam yang sebelumnya sudah diambil jeroannya.

Ini bertujuan agar bumbu-bumbunya dapat meresap kedalam daging ayam. Jika ayam telah empuk, tandanya ayam telah matang dan kemudian ke tahap selanjutnya yaitu membakarnya hingga merata.

Setelah itu, barulah ayam di potong-potong untuk kemudian disajikan bersamaan dengan kuah opor yang kental dimana kuah opor ini dibuat dari perpaduan air rebusan ayam dan juga santan kental.

7. Ayam Gongso

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: perpus.jatengprov.go.id

Gongso merupakan tumisan di dalam bahasa Jawa. Sedangkan ayam gongso merupakan tumisan ayam yang dimasak menggunakan bumbu kecap sehingga menciptakan rasa gurih, pedas dan juga manis yang menjadikannya sangat memanjakan lidah. Ayam gongso sangat cocok disantap dengan nasi putih hangat.

8. Sate Kerbau

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: www.makanabis.com

Sebenarnya sate kerbau dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia, akan tetapi sate kerbau khas Kudus ini memiliki keunikan dalam cara pengolahannya. Untuk membuat sate kerbau ini awalnya daging kerbau diiris kecil-kecil kemudian dimemarkan dengan cara dipukul-pukul.

Selanjutnya adalah memberikan bumbu dan kemudian diamkan sejenak selama beberapa jam agar bumbunya meresap. Setelah itu barulah potongan daging di tusuk-tusuk untuk kemudian dibakar diatas abu panas.

Dalam cara pembakarannya pun tidak boleh terlalu lama agar daging kerbau tidak terlalu keras sehingga tidak alot ketika dimakan. Inilah kunci yang membedakan antara sate kerbau khas Kudus dan sate kerbau yang berasal dari dari daerah lain.

Adapun untuk bumbu sate kerbau Kudus ini biasanya terbuat dari campuran serundeng, bawang merah dan bawang putih, kentang dan kacang tanah yang sebelumnya telah dihancurkan kasar.

9. Lepet

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: 3.bp.blogspot.com

Kota Kudus memang terkenal akan wisata religinya. Banyak para wali Allah SWT yang dimakamkan di daerah Kudus ini, beberapa diantaranya adalah Sunan Kudus dan Sunan Muria. Namun selain terkenal akan wisata religi, Kudus juga terkenal memiliki banyak kuliner-kuliner yang menggugah selera makan.

Di kota ini banyak makanan khas yang dijamin dapat membuat lidah Anda bergoyang karena cita rasa yang dimilikinya. Salah satu makanan yang wajib Anda cicipi ketika berkunjung ke kota Kudus adalah lepet.

Nama makanan khas ini diambil dari bahasa Jawa “luput” yang berarti kesalahan. Pada umumnya, lepet dapat dengan mudah dijumpai pada hari ketujuh Idul Fitri. Lepet sendiri terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan parutan kelapa kemudian direbus seperti halnya merebus lontong.

Selain itu, terdapat juga lepet yang dicampur dengan isian kacang tolo, pisang atau ada juga lepet dengan isian buah nangka.

Meski memiliki rasa yang enak, makanan khas ini juga memiliki filosofi yang cukup unik dimana orang yang lebih muda akan memberikan lepet ke rumah keluarga yang lebih tua sebagai simbol permintaan maaf untuk kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan baik yang disengaja atau tidak.

10. Intip Ketan

Makanan Khas Kudus
Sumber Gambar: pdbifiles.sgp1.digitaloceanspaces.com

Makanan khas terakhir yang wajib Anda coba ketika berkunjung ke kota kretek adalah intip ketan. Intip ketan merupakan makanan khas yang dibuat dari ketan yang digiling hingga halus dan kemudian dicampur dengan kelapa parut.

Meski memiliki rasa yang enak, namun intip ketan khas Kudus ini sekarang cukup sulit ditemukan karena jarang ada orang yang menjual. Sedangkan untuk harganya sendiri terbilang cukup terjangkau.

Nah itulah 10 makanan khas Kudus yang dapat Anda cicipi ketika berkunjung ke kota santri ini. Beberapa makanan diatas merupakan makanan khas yang memiliki cita rasa nikmat dan juga unik sehingga wajib dijadikan sebagai referensi ketika akan berkunjung ke kota Kudus.

Makanan Khas Jawa Tengah

Makanan Khas Jawa Tengah

Makanan Khas Jawa Tengah – Selain terkenal akan tradisi budaya Jawa Tengah yang beragam, provinsi ini juga terkenal akan wisata kulinernya yang juga sangat beragam. Anda dapat menjumpai berbagai makanan-makanan khas yang ada di tiap-tiap daerah di provinsi Jawa Tengah ini.

Maka kurang lengkap jika berkunjung ke suatu daerah di Jawa Tengah, Anda tidak mencoba makanan khasnya. Jawa Tengah sendiri terdiri dari berbagai daerah dan di setiap daerahnya mempunyai makanan khasnya masing-masing yang cukup menggugah selera makan.

Penasaran makanan khas apa saja yang berasal dari provinsi yang beribu kota di kota Semarang ini? Berikut penjelasan selengkapnya.

17 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Populer dan Menggugah Selera

1. Lumpia

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: resepcaramemasak.info

Lumpia merupakan makanan khas Semarang yang memiliki rasa yang cukup lezat. Makanan ini sangat cocok dimakan selagi masih hangat dan ditambah dengan cabai.

Adapun isian dari lumpia Semarang ini umumnya berisi rebung (bambu muda). Namun saat ini terdapat banyak varian isian lumpia, diantaranya lumpia isi daging, udang, telur, dan sayuran.

2. Tempe Mendoan

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: 3.bp.blogspot.com

Tempe mendoan merupakan makanan khas yang berasal dari kota Purwokerto Banyumas Jawa Tengah. Sekilas, tempe mendoan hampir sama dengan tempe goreng pada umumnya. Hanya saja yang membedakan tempe mendoan dengan tempe lainnya adalah terletak pada penamaannya.

Mendoan adalah sebuah makanan yang dimasak menggunakan minyak panas yang banyak dan cara memasaknya pun terbilang cukup cepat yang membuat tekstur tempenya terasa lembek dan tidak terlalu matang.

Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir terkait cita rasa dari tempe mendoan ini. Hal ini karena tempe mendoan memiliki rasa yang sangat lezat dan juga enak. Terlebih lagi jika dimakan ketika masih dalam keadaan hangat.

Makanan khas yang berasal dari Banyumas ini sangat cocok dimakan dengan kopi dan cabai rawit pedas atau istilah di dalam bahasa Jawanya adalah nyigit.

3. Getuk Goreng

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: www.inibaru.id

Jika Anda berkunjung ke Jawa Tengah, khususnya wilayah Banyumas dan sekitarnya, pasti akan mendapati penjual-penjual di pinggir jalan yang menjajakan getuk goreng. Berbeda dengan getuk pada umumnya, getuk ini diolah dengan cara digoreng. Ini merupakan alasan kenapa makanan yang satu ini disebut dengan nama getuk goreng.

Getuk goreng  memiliki rasa yang manis dan gurih. Hal ini berasal dari bahan dasar untuk membuat getuk goreng, yaitu menggunakan singkong dan gula merah atau gula Jawa.

Makanan khas yang satu ini cukup banyak diincar oleh para pelancong yang kebetulan singgah sejenak atau melewati daerah Banyumas. Karena disana terdapat getuk goreng yang cukup terkenal memiliki rasa yang sangat lezat, yaitu getuk goreng Sokaraja.

4. Soto Kudus

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: i2.wp.com/udfauzi.com

Sesuai dengan namanya, soto Kudus merupakan makanan khas yang berasal dari kota Kudus. Saat ini, ada beberapa jenis atau varian dari soto Kudus ini, yaitu soto Kudus yang menggunakan daging sapi dan soto Kudus dengan daging ayam.

5. Jenang Kudus

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: api.omiyago.com

Pada umumnya jenang Kudus dijadikan sebagai buah tangan atau oleh-oleh khas kota Kudus. Mirip seperti dodol Garut. jenang Kudus juga dikemas dalam bentuk memanjang dan dibungkus menggunakan plastik bening.

Jenang Kudus ini memiliki rasa manis dan bertekstur lembut. Bukan hanya di wilayah Indonesia saja, jenang Kudus juga terkenal kelezatannya hingga ke mancanegara lho! Jadi Anda pasti rugi jika berkunjung ke kota Kudus namun tidak mencicipi jenang Kudus ini.

6. Nasi Gandul

Nasi gandul merupakan salah satu makanan yang juga disebut dengan nama nasi uduk. Hal ini karena cara penyajiannya yang sama-sama menggunakan daun pisang. Makanan yang satu ini memiliki cita rasa yang sangat gurih dan enak disantap sebagai hidangan makanan pagi atau sarapan.

Dalam pembuatannya sendiri biasanya ditambahkan dengan sedikit daun pandan sehingga membuat aromanya menjadi lebih kuat dan menggugah selera.

Pada umumnya, nasi gandul disajikan dengan tambahan lauk berupa daging sapi yang sebelumnya sudah diolah sedemikian rupa sehingga memberikan rasa yang lezat dan juga nikmat.

7. Nasi Grombyang

Diberi nama nasi grombyang berasal dari cara penyajiannya dimana kuahnya lebih banyak daripada isinya sehingga membuat nasi didalamnya terlihat grombyang-grombyang atau bergoyang.

Nasi grombyang terbuat dari daging kerbau dimana nasi dijadikan sebagai bahan utamanya sementara daging kerbau dan kuah sebelumnya telah diracik dari berbagai bumbu yang dicampur menjadi satu sehingga memberikan cita rasa yang mantap.

Pada umumnya, nasi ini disajikan mengunakan kuali yang cukup besar dan tempat nasinya ditutupi menggunakan kain merah.

8. Nasi Liwet

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Nasi liwet merupakan makanan khas yang berasal dari Jawa Tengah yang sangat populer dikalangan wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Pada umumnya, nasi liwet disajikan dengan menggunakan potongan ayam dan terkadang juga ditambahkan dengan labu siyam.

Sebenarnya, cara membuat nasi liwet ini hampir sama dengan membuat nasi uduk pada umumnya, yaitu dengan menggunakan santan. Perbedaannya adalah terletak pada rasanya saja dimana nasi liwet memiliki rasa yang lebih nikmat daripada nasi uduk. Namun hal itu juga tergantung pada selera Anda masing-masing.

9. Rondo Royal

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Rondo royal merupakan kuliner khas Jawa Tengah yang terbuat dari olahan tape singkong dengan adonan tepung. Makanan ini memiliki rasa yang cukup manis dan juga gurih.

10. Tahu Petis

Tahu petis merupakan salah satu olahan makanan yang berbahan dasar tahu yang dicampur dengan saus hitam atau dikenal dengan nama petis. Petis ini umumnya terbuat dari udang yang dimasak secara terus menerus hingga teksturnya berubah menjadi kental. Selain itu, petis juga dapat dibuat dengan bahan dasar rebusan ikan.

11. Enting-Enting Gepuk

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Makanan khas ini berasal dari Salatiga, bahan dasarnya sendiri terbuat dari kacang tanah yang digepuk atau ditumbuk untuk kemudian dipadatkan. Namun sebelumnya sudah dicampur dengan gula Jawa sehingga semuanya menyatu.

12. Wajik

Wajik terbuat dari beras ketan yang dimasak bersamaan dengan gula Jawa. Makanan ini memiliki rasa yang cukup manis sehingga menjadi ciri khasnya karena menggunakan gula Jawa.

Dahulu wajik hanya memiliki satu warna saja,yaitu warna coklat. Namun sekarang sudah banyak wajik yang berwarna pink, hijau, merah, dan beberapa warna lainnya.

13. Dawet Ireng

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: reseponline.info

Seperti namanya, dawet ini berwarna hitam atau ireng (bahasa Jawa) yang menjadikannya berbeda dengan dawet pada umumnya yang berwarna hijau. Warna hitam ini diperoleh dari bahan alami yaitu dari abu jerami.

Meskipun dalam pembuatannya menggunakan bahan dasar abu jerami, namun Anda tidak perlu khawatir terkait rasa dan efek sampingnya. Dawet ireng ini terbukti mengandung berbagai manfaat baik untuk kesehatan dan juga memiliki rasa yang sangat enak dan juga menyegarkan.

Selain itu, dalam pembuatan dawet ireng ini juga menggunakan gula Jawa asli yang membuat rasanya semakin nikmat dan menyegarkan. Daerah yang terkenal akan dawet irengnya ini adalah kabupaten Banjarnegara.

14. Garang Asem

Garang asem adalah salah satu jenis makanan hasil olahan ayam yang dimasak bersamaan dengan santan. Sebelum dimasak, ayam terlebih dahulu dibungkus menggunakan daun pisang dan kemudian dimasak dengan santan.

Makanan garang asem ini memiliki rasa yang cukup pedas dan juga terdapat rasa asam sehingga sangat nikmat untuk dikonsumsi. Umumnya garang asem disajikan dengan nasi dan dilengkapi dengan lauk seperti perkedel, tempe goreng atau dipadukan dengan ayam asam manis.

15. Mie Ongklok

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: kuliner.panduanwisata.id

Jika Anda berkunjung ke Jawa Tengah, maka salah satu makanan khas yang perlu dicicipi adalah mie ongklok. Mie ongklok ini terkenal populer di kalangan wisatawan lokal atau mancanegara karena rasa lezat yang dimilikinya.

Sebenarnya mie ongklok hampir mirip seperti mie rebus pada umumnya yang diberi tambahan sayuran berupa kucai dan kol. Bedanya adalah terletak pada kuahnya dimana mie ongklok sendiri menggunakan kuah berbahan dasar kanji sehingga tekstur kuahnya terlihat sangat kental.

Selain itu, mie ongklok juga sangat cocok dikonsumsi dengan tempe kemul, keripik tahu, dan juga sate sapi. Asal mula mie ini diberi nama mie ongklok adalah diambil dari cara pembuatannya yang menggunakan ongklok.

Ongklok merupakan sejenis keranjang kecil yang terbuat dari anyaman bambu dan ongklok ini digunakan untuk merebus mie bersamaan dengan kuahnya. Jika Anda berkunjung ke Wonosobo, maka akan dengan mudah menjumpainya baik di pinggir jalan atau bahkan hingga sekelas hotel pun umumnya menyediakan menu mie ongklok ini.

16. Brekecek

Kuliner lainnya yang perlu Anda cicipi ketika berkunjung ke Jawa Tengah adalah brekecek. Bahan dasar untuk membuat brekecek ini adalah berupa ikan pathak atau ikan jahan. Namun saat ini ada juga yang membuat brekecek menggunakan menthok atau basur.

Meskipun namanya sedikit aneh, namun makanan khas yang berasal dari Cilacap ini memiliki rasa yang cukup lezat dan bikin ketagihan.

17. Mangut Beong

Makanan Khas Jawa Tengah
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Makanan khas Jawa tengah yang terakhir adalah mangut beong. Makanan ini terbuat dari ikan beong. Ikan beong merupakan salah satu ikan yang mirip menyerupai ikan lele. Jenis ikan beong ini merupakan ikan khas yang terdapat di sungai Progo.

Tidak kalah dengan ikan lele, ikan beong juga memiliki daging yang cukup padat dan juga lembut. Jika dimasak dengan benar, maka ikan beong dapat memberikan rasa yang sangat lezat dengan daging yang lembut sehingga sangat mudah untuk dikunyah.

Itulah 17 makanan khas Jawa Tengah yang paling populer dan banyak diminati oleh para pelancong. Diluar daripada yang telah kami jelaskan diatas, tentunya masih terdapat berbagai makanan khas lainnya yang tidak kalah lezatnya daripada makanan tersebut. Selamat berkuliner ria dan semoga bermanfaat.