Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Sebenarnya terdapat banyak jenis karya seni rupa 3 dimensi yang dapat ditemukan di sekitar kita. Seperti misalnya setiap benda yang dipajang di ruangan terbuka maupun tertutup juga termasuk sebagai karya seni rupa.

Namun kebanyakan orang biasanya hanya mengenal seni sekedar dari jenisnya saja. Seperti misalnya patung, lukisan, seni cetak, grafis, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selebihnya, hanya sebagian orang saja yang dapat memahami kategori dari karya seni, misalnya seni rupa 3 dimensi yang akan kita bahas bersama-sama ini.

Baca Juga: Contoh Tari Kreasi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
www.coretanpemuda.com

Karya seni rupa 3 dimensi juga memiliki jenis yang sama seperti yang terdapat pada seni rupa 2 dimensi. Selain dapat dibagi berdasarkan dimensinya, seni rupa juga dapat dibagi berdasarkan tema dan fungsinya.

Berdasarkan Tema

Dalam hal ini, tema merupakan gagasan pokok dari suatu karya seni. Misalnya adalah karya seni religius, cinta, lingkungan, kehidupan, kematian, dan lainnya. Akan tetapi, tema tidak selalu tampak secara kasat mata (eksplisit) namun malah lebih tampak secara tersirat (implisit).

Berdasarkan Fungsi

Jika berdasarkan fungsinya, terdapat dua jenis seni, yaitu seni rupa terapan (applied art) dan seni rupa murni (fine art). Adapun seni rupa terapan dibuat dengan tujuan yaitu lebih mengutamakan fungsi dan kenyamanan penggunanya.

Sedangkan seni rupa murni merupakan sebuah karya yang dibuat hanya untuk keindahan atau unsur estetis lainnya saja.

Baca Juga: Fungsi Seni Kriya

Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
bataviaexpress.id

Seni rupa 3 dimensi merupakan suatu karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran atau sisi serta memiliki ruang ketiga yaitu berupa kedalaman. Inilah yang membedakan dengan karya 2 dimensi yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar saja.

Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
cf.shopee.co.id

Beberapa contoh yang termasuk ke dalam contoh karya seni rupa 3 dimensi adalah:

Seni Patung

Contoh pertama dari karya seni rupa 3 dimensi adalah patung. Patung dapat dilihat dari segala arah serta dapat diraba bentuknya. Sementara itu, terdapat beraneka macam karya patung yang ada di dunia ini.

Umumnya patung dibuat dengan menggunakan bahan dasar kayu, batu, logam, atau benda-benda keras lainnya yang cenderung memiliki volume dan tekstur yang kuat.

Beberapa contoh karya patung yang cukup terkenal di Indonesia adalah patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, patung Martha Christina Tiaharu di Maluku, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seni Kriya

Seni kriya merupakan sebuah seni yang mana dalam membuatnya adalah menitikberatkan pada keterampilan tangan namun tetap dengan memperhatikan fungsi untuk mengolah bahan baku untuk dijadikan sebagai bahan yang mempunyai nilai guna dan juga nilai estetis.

Selain itu, seni kriya juga diciptakan/dibuat untuk membantu kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah cangkir dan poci untuk alat rumah tangga, produk furnitur seperti meja dan kursi, sampai ke wayang golek untuk seni pertunjukan.

Keramik

Seni keramik pada awalnya terbuat dari tanah liat yang diproses dengan cara dibakar, seperti contohnya adalah genteng dan gerabah.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi, bahan dasar dalam pembuatan keramik saat ini digabung dengan logam kimia tertentu sehingga membentuk bahan dasar baru.

Keramik memiliki motif yang menarik sehingga selain digunakan sebagai pelapis material bangunan, keramik juga dapat dijadikan sebagai hiasan.

Kerajinan keramik ini banyak dan mudah dijumpai pada perabotan rumah tangga seperti vas bunga, gucci dan lain sebagainya.

Anyaman

Selanjutnya adalah anyaman. Seni anyaman merupakan teknik merangkai bambu/rotan dengan pola tertentu yang nantinya dibentuk menjadi beraneka ragam barang yang berguna untuk kebutuhan rumah tangga.

Beberapa contoh dari seni anyaman ini adalah pagar anyaman bambu, kursi anyaman rotan, tempat nasi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Arsitektur

Arsitektur merupakan seni membuat bangunan atau lingkungan sebagai sarana prasarana untuk menunjang kehidupan manusia dari segala aspek baik itu tempat istirahat, berlindung maupun tempat untuk beraktivitas.

Baca Juga: Fungsi Musik Tradisional

Unsur-unsur Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
macropocket.blogspot.com

Seni rupa 3 dimensi memiliki unsur-unsur khusus, seperti garis, bidang, bentuk, dan warna yang mana unsur-unsurnya ini digunakan untuk memperindah pada bentuk.

Contoh yang paling mudah dikenali dari unsur ini adalah patung. Sampai dengan saat ini, patung terus berkembang menjadi lebih baik sehingga nilai seni yang dimilikinya cukup tinggi.

Nilai Estetis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
igedewirasena.blogspot.com

Sementara nilai estetis pada karya seni rupa ini dapat bersifat objektif maupun subjektif. Nilai estetis atau objektif ini memandang keindahan sebuah karya seni rupa agar berada pada karya seni itu sendiri secara kasat mata (eksplisit).

Sedangkan pandangan bersifat objektif akan menilai bagaimana keindahan fisik suatu karya seni jika dinilai berdasarkan efektivitas penerapan unsur dan juga prinsip seni rupa yang digunakan.

Keindahan ini tersusun dari komposisi yang baik yang berasal dari perpaduan warna harmonis, penempatan objek yang seimbang dan juga tampak menyatu. Adapun secara subjektif, keindahannya ditentukan oleh selera penikmatnya.

Seperti misalnya ketika seseorang melihat karya seni abstrak, maka orang biasa tidak dapat menemukan nilai estetis dari penataan unsur rupa pada karya tersebut serta menganggap karya abstraknya jelek dan juga sangat mudah untuk dibuat.

Ia menganggap bahwa anak kecil pun sanggup membuat karya seperti itu. Meski terasa nyata, namun seseorang yang menilai dengan cara tersebut sangatlah tidak tepat.

Sebelum menghakimi suatu karya yang terlihat abstrak, alangkah baiknya nilai terlebih dahulu secara objektif. Jika unsur dan prinsipnya memang ternyata tidak menunjukkan karya yang baik, maka sebaiknya cari sisi lainnya seperti apa konsep dibalik karya tersebut.

Bahkan sebagian orang akan lebih menyukai karya abstrak serta menganggap lukisan realistik justru terlalu biasa atau menjemukan. Pandangan yang berbeda inilah yang disebut dengan pandangan subjektif.

Itulah pembahasan kali ini mengenai Jenis karya seni rupa 3 dimensi lengkap beserta pengertian, contoh, unsur, dan nilai estetisnya. Semoga bermanfaat.

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli – Sebagai bangsa yang memiliki keragaman budaya Indonesia, negara kita ini mempunyai banyak kesenian yang tersebar di berbagai daerah di Nusantara.

Nah, salah satu kesenian di Indonesia yang cukup terkenal adalah seni tari. Seni tari sendiri merupakan salah satu cabang seni yang sangat melekat dengan budaya di Indonesia.

Hal ini terlihat dari perkembangannya yang cukup pesat yaitu dapat dilihat dari munculnya seni tari modern yang semakin eksis di zaman yang juga modern seperti sekarang ini.

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
infotenmem.blogspot.com

Meskipun kita sering menyaksikan seni tari baik itu secara langsung maupun melalui internet, namun apakah kita mengetahui mengenai definisi tari menurut para ahli?

Jika belum mengetahuinya, berikut adalah penjelasan mengenai definisi tari berdasarkan pendapat para ahli.

Aristoteles

Seni tari menurut Aristoteles adalah sebuah gerakan ritmis yang mana gerakannya ini memiliki tujuan tertentu. Tujuannya adalah untuk menghadirkan sebuah karakter yang dimiliki oleh manusia, tepatnya yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita.

Hawkins

Sedangkan menurut Hawkins, seni tari adalah suatu ekspresi perasaan manusia yang diubah dalam sebuah imajinasi menjadi bentuk media gerak sehingga gerakan yang simbolis ini menggambarkan sebuah ungkapan bagi si penciptanya.

Jazuli

Jazuli mendefinisikan seni tari merupakan irama musik yang sebagai pengiring juga dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud atau suatu tujuan yang sejatinya hendak disampaikan oleh si pencipta tari melalui si penari.

Suadarsa Prionggo Broto

Suadarsa Prionggo Broto mendefinisikan bahwa seni tari merupakan suatu ketentuan dari bentuk-bentuk gerakan tubuh manusia dan juga ruang.

Soedarsono

Tari menurut Soedarsono adalah menggambarkan sebuah ekspresi jiwa manusia yaitu melalui gerak-gerak ritmis dan indah.

Baca Juga: Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Secara Umum

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
ringgoabrio.blogspot.com

Adapun pengertian seni tari secara umum yaitu tari merupakan salah satu cabang seni yang mengungkapkan ekspresi, keindahan, hingga makna tertentu dengan melalui media gerak tubuh.

Gerak tubuh ini disusun serta diperagakan sedemikian rupa dengan tujuan untuk memberikan penampilan dan pengalaman yang menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan horison yang baru bagi seseorang yang menontonnya.

Jenis-jenis Seni Tari

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
wikimedia.org

Secara umum, seni tari terbagi dalam tiga kelompok, yaitu seni tari tradisional, modern, dan kontemporer. Berikut penjelasan selengkapnya.

Seni Tari Tradisional

Jenis tari tradisional ialah cabang seni tari yang telah melalui perjalanan yang cukup panjang dan memiliki nilai-nilai masa lalu yang tetap dipertahankan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Bukan hanya itu saja, seni tari tradisional juga memiliki hubungan dengan ritual adat istiadat. (Sekarningsih dan Rohayani, 2006, hal. 5).

Sementara menurut Hidayat (205, hal. 14) berpendapat bahwa seni tari tradisional juga dapat dipahami sebagai tata cara yang berlaku di suatu wilayah/lingkungan etnik adat tertentu dimana sifatnya ini turun-temurun.

Maka dapat disimpulkan bahwa tari tradisional merupakan seni tari yang sebelumnya telah berkembang dari masa ke masa serta telah terjadi dalam waktu yang cukup lama di suatu daerah etnik tertentu sehingga memiliki nilai-nilai masa lalu yang dijaga secara turun-temurun.

Seni Tari Modern

Tari modern merupakan jenis seni tari yang sudah tidak terikat oleh aturan adat-istiadat di suatu daerah. Tari modern ini cenderung lebih bebas serta meninggalkan berbagai tradisi menari untuk mengembangkan seni tari ke tahap yang lebih lanjut dan tidak melulu turun-temurun.

Namun bukan hanya itu, tari modern juga sarat akan budaya yang cenderung populer.

Seperti contohnya bagaimana tari modern digunakan untuk menjadi tarian latar pada saat konser penyanyi tunggal atau pada saat sebuah band sedang tampil sehingga penari modern akan menari di atas panggung untuk mengirinya.

Seni Tari Kontemporer

Dapat dikatakan bahwa seni tari kontemporer merupakan puncak dari pengembangan seni tari pada masa kini. Akan tetapi karena merupakan puncak tari pada konteks masa sekarang, maka bentuknya pun terbilang masih radikal.

Sehingga banyak gerakan yang terlihat eksperimental dan masih belum bisa dipahami dengan jelas oleh masyarakat secara umum.

Nah, untuk mendalami seni tari kontemporer, ada baiknya kita terlebih dahulu memahami seni tari kontemporer secara umum sehingga kita mengetahui maksud yang terkandung dalam seni tari kontemporer.

Fungsi Seni Tari

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
miro.medium.com

Menurut Soedarsono (Sekarningsih & Rohayani, 2006, hal. 9-11), setidaknya terdapat lima fungsi seni tari, yaitu tari sebagai sarana upacara ritual, hiburan, tontonan, pendidikan, dan sebagai wujud rasa syukur.

  • Tari Berfungsi Sebagai Sarana Upacara Ritual dan Adat

Dalam hal ini, seni tari yang akan digunakan untuk upacara ritual adat adalah seni tari yang wajib mengikuti dan juga memenuhi kaidah-kaidah secara turun-temurun serta telah menjadi tradisi di suatu daerah tertentu.

Untuk pelaksanaannya pun biasanya diselenggarakan hanya pada waktu tertentu saja dan juga di pimpin oleh orang-orang tertentu saja.

  • Tari Berfungsi Sebagai Hiburan

Fungsi tari sebagai sarana hiburan adalah digunakan untuk memeriahkan suatu acara. Misalnya acara pernikahan, pesta budaya, dan lain sebagainya.

  • Tari Berfungsi Sebagai Tontonan

Maksudnya adalah tari yang memang khusus dipertunjukkan dan pelaksanaannya dipersiapkan hanya untuk dinikmati.

Contohnya adalah suatu lembaga sengaja menggelar seni tari untuk menunjukkan kebolehan para peserta didiknya yang membuat satu grup tari memiliki tujuan untuk meraih dan memanjakan para penggemarnya.

  • Tari Berfungsi Sebagai Sarana Pendidikan

Seni tari sebagai sarana pendidikan adalah untuk mendidik anak agar bersikap dewasa dan juga menghindari tingkah laku yang buruk/menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran yang terdapat pada seni tari juga secara tidak langsung dapat mengasah perasaan seseorang.

  • Tari Berfungsi Sebagai Wujud Rasa Syukur

Tari juga dapat dijadikan sebagai wujud rasa syukur baik itu dalam ranah syukuran, peringatan hari besar nasional, hingga peresmian gedung atau instansi yang baru dibangun/berdiri. Biasanya mereka sengaja menggunakan seni tari untuk rasa syukur atas tercapainya suatu target.

Itulah pembahasan mengenai pengertian tari menurut para ahli dan secara umum lengkap beserta jenis dan fungsinya. Semoga artikel yang telah kita bahas bersama-sama ini bermanfaat bagi kita semua!

Identitas Nasional Indonesia

Identitas Nasional Indonesia

Pada dasarnya identitas nasional Indonesia merupakan bentuk manifestasi dari nilai-nilai budaya yang tumbuh berkembang dalam suatu negara, khususnya Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, nilai-nilai tersebut berubah menjadi ciri khas suatu bangsa atau negara.

Identitas sendiri berasal dari kata “identity” yang berarti ciri khas, ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri perorangan atau kelompok tertentu yang membedakannya dengan orang atau kelompok lainnya.

Sementara kata “nasional” adalah sebuah gambaran akan identitas yang melekat pada diri seseorang, kelompok tertentu, atau organisasi yang lebih besar berdasarkan kesamaan fisik, ragam, bahasa, budaya, cita-cita atau tujuan.

Pengertian Identitas Nasional Indonesia

Identitas Nasional Indonesia
jalankuliah.blogspot.com

Identitas nasional sendiri memiliki banyak pengertian, namun secara umum, Identitas nasional Indonesia adalah sebuah jati diri, ciri, atau sifat yang tumbuh dan berkembang di negara Indonesia sehingga dapat menjadi pembeda dengan negara lainnya.

Meskipun negara kita ini memiliki keragaman budaya Indonesia yang berbeda-beda, namun kita telah sepakat untuk menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan berbagai identitas, baik itu bahasa, budaya, agama, ras atau lainnya.

Sehingga dapat dikatakan bahwa identitas nasional merupakan kristalisasi dari kumpulan identitas-identitas yang heterogen.

Faktor Pembentuk Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
kresna2202.blogspot.com

Terdapat 5 faktor utama yang mempengaruhi pembentuk identitas nasional yang terdapat di suatu bangsa/negara. 5 faktor yang dimaksud adalah:

Primordialisme

Primordialisme sendiri merupakan kecintaan atau fanatisme pada suatu golongan, etnis atau suku yang sama. Dalam hal ini, kecintaan atau fanatismenya didasarkan oleh sistem kekerabatan dan kekeluargaan yang identik karena adanya hubungan darah antar anggota.

Faktor primordialisme ini menyebabkan seseorang cenderung lebih mudah berteman dan juga menyukai sesama golongan.

Seperti misalnya orang Jawa dengan orang Jawa, golongan menengah ke atas dengan golongan menengah ke atas, dan lain sebagainya.

Bukan hanya itu, primordialisme yang kuat juga menyebabkan pengelompokan individu-individu dengan karakteristik sama yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu kelompok komunitas yang memiliki karakteristik/identitas tertentu.

Pemimpin Bangsa

Pemimpin suatu bangsa merupakan figur atau tokoh pemimpin karismatik yang menjadi kebanggaan rakyatnya. Seorang pemimpin bangsa/negara yang karismatik adalah yang berprinsip sebagai pelayan masyarakat, bukan pelayan diri sendiri.

Maksudnya adalah pemimpin yang mampu membuat rakyat merasa bangga, merasa diayomi dan dilindungi oleh pemimpinnya. Seorang pemimpin yang berprinsip seperti ini nantinya akan dapat menciptakan kelompok/komunitas yang juga ingin seperti dia.

Bukan hanya itu, pemikiran dari seorang pemimpin yang baik juga dapat mempengaruhi pemikiran bangsa yang ia pimpin. Banyak negara di dunia yang memiliki seorang pemimpin yang berprinsip seperti ini.

Seperti contohnya negara kita ini, yaitu Ir. Soekarno. Beliau adalah seorang pemimpin bangsa Indonesia pertama serta seseorang yang mencetuskan dasar negara Pancasila dan kemerdekaan.

Hal-hal seperti itu yang turut berkontribusi besar dalam membentuk identitas suatu negara/bangsa.

Sejarah Bangsa

Sejarah bangsa adalah masa lalu suatu bangsa yang juga turut mempengaruhi terbentuknya memori kolektif masyarakat yang hidup di era sekarang.

Apa yang telah dialami oleh suatu bangsa akan mempengaruhi identitas dan juga pola pikir masyarakat dari bangsa tersebut.

Seperti misalnya sebuah bangsa yang sering dijajah oleh bangsa lain akan cenderung memiliki sifat menolak intervensi asing, isolasionis, dan protektif.

Namun penjajahan yang dilakukan oleh bangsa asing juga dapat memunculkan sifat lunak terhadap asing karena dianggap lebih superior dan juga hebat. Hal inilah yang dikenal dengan mental inlander dari bangsa terjajah.

Sementara bagi bangsa yang pernah menjadi superpower dunia seperti misalnya Inggris atau Amerika tentu saja secara otomatis akan memiliki pride nasionalisme yang sangat tinggi.

Bahkan terkadang mereka menganggap dirinya sendiri sebagai polisi dunia dan lebih superior dibandingkan dengan negara lain.

Praktik Keagamaan

Praktik keagamaan merupakan suatu ritual yang didasarkan pada keyakinan tiap individu yang dipraktikkan baik itu secara individu maupun kolektif.

Unsur ini berperan sangat penting guna menciptakan identitas suatu komunitas karena nilai keagamaan memiliki identitas tersendiri.

Namun aspek keagamaan juga sering kali bercampur dengan aspek kebudayaan lokal yang terdapat pada suatu komunitas. Inilah yang menyebabkan akulturasi dan asimilasi yang pada akhirnya menciptakan budaya baru.

Negara kita ini menjadi salah satu negara yang memiliki banyak keragaman budaya, salah satunya dalam hal agama. Contohnya adalah Islam kejawen yang berasal dari gabungan antara agama Islam dengan budaya lokal di Jawa.

Solidaritas Organik

Solidaritas organik merupakan suatu bentuk integrasi sosial yang terbentuk karena adanya kondisi saling ketergantungan yang dihasilkan oleh pembagian kerja.

Faktor ini muncul seiring dengan banyaknya spesialisasi yang merupakan hasil/produk dari revolusi industri dan industrialisasi massal yang terjadi di seluruh dunia. Adapun identitas yang terbentuk dari solidaritas organik adalah identitas profesional, modern, serta cenderung urban.

Unsur-Unsur Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.nesabamedia.com

Terdapat beberapa unsur yang menjadi bagian dari identitas nasional, di antaranya adalah:

Agama

Unsur yang pertama adalah agama. Agama adalah suatu golongan sosial yang diklasifikasikan berdasarkan aliran kepercayaan yang dianut oleh tiap-tiap individu.

Pada umumnya, seseorang yang baru lahir telah memiliki afiliasi terhadap salah satu agama di Nusantara.

Adapun afiliasi ini biasanya ditentukan oleh agama yang dianut oleh kedua orang tuanya atau keluarga besar dari seorang anak yang baru dilahirkan.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, lingkungan sekitar turut pula berperan dalam mempengaruhi kepercayaan yang dianut oleh seseorang.

Hingga banyak dijumpai seseorang yang merasakan krisis keagamaan atau bahkan kehilangan kepercayaan atas agamanya. Akibatnya orang-orang seperti ini berpotensi untuk berpindah agama.

Budaya

Budaya memiliki cakupan yang sangat luas. Saking luasnya, bahkan setiap tindakan kita di dalam kehidupan sehari-hari pasti dipengaruhi oleh keterpaparan kita terhadap suatu budaya.

Hal ini senada dengan negara kita yang banyak memiliki contoh budaya daerah yang tersebar di berbagai wilayah.

Suku Bangsa

Dapat dikatakan bahwa suku bangsa merupakan golongan sosial yang khusus dan bersifat askriptif. Maksudnya adalah seorang individu telah memilikinya sedari lahir serta tidak dapat memilih ingin berada di suku apa.

Mereka hanya dapat melakukan atau bertindak setelah menjadi bagian dari suku bangsa tersebut. Suku bangsa juga menjadi salah satu identitas yang dapat dilihat dengan cukup jelas meskipun yang terlihat bukanlah sukunya, melainkan budaya yang melekat pada suku tersebut.

Indonesia sendiri memiliki banyak contoh budaya nasional yang tersebar di berbagai wilayah dari ujung barat hingga ujung timur.

Bahasa

Dalam konteks ini, bahasa merupakan penggolongan sosial yang didasarkan pada aspek simbolik yang jika dilihat secara arbiter dibentuk untuk sarana interaksi atau berkomunikasi antar individu baik itu di dalam maupun di luar komunitas.

Semua orang pasti mempelajari simbol-simbol yang membentuk bahasa sejak ia lahir hingga meninggal dunia. Bahasa juga sangat dipengaruhi oleh budaya yang terdapat di suatu tempat/wilayah.

Sama seperti halnya budaya dan suku bangsa, Indonesia juga memiliki ratusan bahkan ribuan bahasa daerah dan juga bahasa suku yang tersebar di berbagai wilayah.

Karakteristik Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.suarakita.org

Dapat dikatakan, karakteristik identitas nasional adalah ciri khusus, kebiasaan atau pola hidup masyarakat yang menempati suatu wilayah. Secara umum, terdapat tiga karakteristik identitas nasional yang dimiliki oleh negara kita, yaitu:

Kesatuan Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan terluas di dunia. Setiap pulau yang terdapat di Indonesia memiliki adat istiadat, budaya, dan bahasa yang berbeda-beda.

Kesatuan Indonesia ini adalah karakteristik identitas nasional yang sangat berharga dan bahkan menjadi ciri khas tersendiri bagi bangsa.

Persamaan Nasib

Bukti dari persamaan nasib ini adalah bahwa bangsa Indonesia pernah dijajah oleh bangsa asing dalam waktu yang lama. Kondisi ini tentu dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia di masa itu yang kemudian tercermin dalam identitas nasional serta tercetus pada pembukaan UUD 1945.

Keinginan untuk Merdeka

Seluruh rakyat Indonesia memiliki keinginan untuk terbebas dari belenggu penjajahan baik itu penjajahan fisik maupun mental. Hal itu juga tercantum di dalam UUD 1945 yang berbunyi segala bentuk penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.

Fungsi Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.smamoneblitar.sch.id

Di era globalisasi seperti sekarang ini menjadikan tantangan tersendiri untuk identitas nasional, sehingga sebagai bangsa yang baik, kita harus tetap menjaga identitas nasional. Identitas nasional sendiri memiliki beberapa fungsi, seperti:

Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Seperti yang telah dijelaskan di atas, negara kita ini memiliki berbagai macam kebudayaan, agama, suku, bahasa, dan ras. Nah, identitas nasional digunakan sebagai wadah untuk mempersatukan keberagaman tersebut.

Selain itu, identitas nasional juga dapat difungsikan sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan kebudayaan Nusantara terhadap bangsa lainnya. Salah satu buktinya adalah terdapat beberapa budaya Indonesia yang berhasil mendunia.

Sebagai Identitas Negara

Fungsi terpenting dari identitas nasional adalah dijadikan sebagai jati diri suatu negara. Dengan adanya identitas nasional ini dapat membuat suatu negara terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan negara lainnya.

Merupakan Landasan Negara

Dengan identitas nasional juga dapat dijadikan sebagai landasan suatu negara. Artinya adalah identitas nasional dijadikan sebagai panduan dan pemersatu agar dapat mewujudkan cita-cita dari suatu negara.

Bukan hanya itu, identitas nasional juga dapat dijadikan sebagai gambaran akan potensi dan juga kemampuan yang dimiliki oleh suatu negara, sebab tiap-tiap negara berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: 1 Hektar Berapa Meter?

Sebagai Pembeda dengan Bangsa Lain

Terakhir adalah identitas negara berfungsi untuk membedakan dengan bangsa lainnya sehingga terlihat lebih khusus dan spesifik.

Nilai-nilai budaya nasional di Indonesia ini tidak boleh luntur dalam keadaan apa pun. Maka sebagai bangsa Indonesia, kita tetap harus berpegang teguh terhadap identitas dan nilai-nilai yang mendasari bumi pertiwi baik itu sebagai negara maupun bangsa.

Demikianlah penjelasan mengenai identitas nasional Indonesia lengkap beserta pengertian, faktor pembentuk, unsur, karakteristik, dan fungsinya. Semoga bermanfaat.

Perkembangan Demokrasi di Indonesia

Perkembangan Demokrasi di Indonesia

Berdasarkan catatan sejarah, perkembangan demokrasi di Indonesia dimulai dari awal kemerdekaan sampai dengan saat ini telah mengalami pasang surut.

Adapun salah satu masalah yang sering dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah bagaimana caranya untuk meningkatkan kehidupan ekonomi serta menghubungkan kehidupan sosial dan politik yang demokrasi dalam lingkup masyarakat yang memiliki keanekaragaman budayanya.

Masalah ini terjadi pada penyusunan suatu sistem politik dengan kepemimpinan cukup kuat untuk melaksanakan pembangunan ekonomi, character and nation building, dengan partisipasi rakyat serta menghindarkan timbulnya diktatur perorangan, partai dan militer.

Baca Juga: Klasifikasi Demokrasi

Perkembangan Demokrasi di Indonesia

Perkembangan Demokrasi di Indonesia
Sumber Gambar: slideplayer.info

Secara umum, periode demokrasi di Indonesia dapat dikategorikan menjadi empat, yaitu Demokrasi Parlementer atau Liberal, Demokrasi Terpimpin, Demokrasi Pancasila, dan Demokrasi Transisi atau era Reformasi.

Di bawah ini adalah penjelasan mengenai demokrasi di Indonesia lengkap beserta karakteristik dan peralihannya.

Demokrasi Parlementer atau Liberal (1950-1959)

Demokrasi Parlementer atau dikenal juga dengan Demokrasi Liberal terjadi pada awal-awal kemerdekaan, yaitu pada tahun 1950-1959.

Karakteristik Demokrasi Parlementer:

  • Menganut sistem multipartai, maksudnya adalah parlemennya terdiri dari wakil-wakil partai yang berasal dari berbagai aliran/ideologi
  • Parlemen memegang kekuasaan politik yang sangat besar
  • Kabinet pemerintahan koalisi pada era demokrasi ini tidak stabil sehingga sering berganti
  • Pemilihan umum tahun 1955 dilaksanakan dengan sangat demokratis
  • Diawasi dengan sangat ketat oleh parlemen sehingga menyebabkan akuntabilitas pejabat negara sangat tinggi
  • Perihal berserikat dan juga berkumpul terjamin dengan sangat jelas

Peralihan:

  • Terjadinya instabilitas dan pemberontakan di berbagai daerah
  • Pemilihan dilakukan dengan cara mengakhiri Demokrasi Parlementer serta menerapkan demokrasi baru, yaitu Demokrasi Terpimpin
  • Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menghasilkan konstituante bubar sehingga kembali ke UUD 1945

Demokrasi Terpimpin (1959-1966)

Setelah berakhirnya periode Demokrasi Liberal, maka digantilah dengan demokrasi yang baru. Demokrasi ini dikenal dengan nama Demokrasi Terpimpin yang digunakan pada tahun 1959-1966.

Karakteristik Demokrasi Terpimpin:

  • Sistem kepartaian pada masa demokrasi ini melemah yang disebabkan karena kekuasaan presiden semakin besar
  • Peran kontrol DPR Gotong Royong atau disingkat DPR-GR melemah
  • Tidak terselenggaranya pemilu
  • Adanya upaya konsolidasi kekuatan politik dengan cara pembentukan Dewan Nasional. Dewan ini dibentuk dari golongan fungsional (wakil buruh, ulama, pendeta, petani, wanita, dan lain-lain)
  • Terjadinya upaya konsolidasi kekuatan politik dengan cara pembentukan Kabinet Gotong Royong yang mana kabinet ini mewakili semua fraksi/partai
  • Kewenangan di tingkat daerah terbatas
  • Sentralisasi kekuasaan berada di tangan presiden
  • Kebebasan pers dibatasi yang mengakibatkan sejumlah media dibredel

Peralihan:

  • Kepemimpinan yang dijalankan pada saat itu tidak mampu memperbaiki masalah ekonomi dan sosial
  • Kudeta gagal PKI melalui G30S di tahun 1965
  • Presiden Soekarno tersingkir dari kekuasaannya dan digantikan oleh Soeharto

Demokrasi Pancasila atau Orde Baru (1966-1998)

Tergulingnya Ir. Soekarno sebagai presiden RI yang kemudian digantikan oleh Soeharto menjadikan Demokrasi Terpimpin juga diganti dengan Demokrasi Pancasila atau lebih dikenal dengan era Orde Baru terjadi pada tahun 1966-1998.

Karakteristik Demokrasi Pancasila atau Orde Baru:

  • Pada masa Orde Baru, kekuasaan presiden sebagai kepala negara dan juga kepala pemerintahan sangat tinggi dan kuat
  • Pemilihan umum diselenggarakan secara teratur setiap lima tahun
  • Meskipun terdapat partai politik, namun keberadaannya dibatasi baik itu dari jumlah maupun peran politiknya
  • Perekrutan politik bersifat sangat tertutup
  • Tidak ada pergantian kekuasaan politik yang menjadikan Soeharto berkuasa selama lima periode pemilu
  • Militer berperan sangat kuat ditandai dengan konsep dwifungsi ABRI
  • Hak kebebasan pers dibatasi, bahkan pembredelan media massa sering terjadi

Peralihan:

  • Di akhir-akhir era Orde Baru, perekonomian negara sangat kacau, harga BBM dan kebutuhan pokok melambung tinggi
  • Pemerintahan mandek/berhenti akibat sebagian besar menteri yang menjabat mengundurkan diri
  • Terjadi demonstrasi masa besar-besaran yang dimotori oleh mahasiswa yang menuntut reformasi dan mundurnya Soeharto
  • Puncaknya adalah Soeharto mengundurkan diri sebagai presiden RI pada tanggal 21 Mei 1998

Demokrasi Transisi atau Reformasi (1998-kini)

Dengan berakhirnya masa Orde Baru, maka muncullah Demokrasi Transisi atau era Reformasi. Masa Reformasi ini terjadi mulai tahun 1998 hingga kini.

Karakteristik Demokrasi Transisi:

  • Parlemen terdiri dari banyak partai (multipartai)
  • Sistem pemerintahan pada era Reformasi ini adalah presidensial
  • Lembaga perwakilan dibagi menjadi dua, yaitu DPR dan DPD
  • Sistem pemilihan langsung untuk memilih presiden dan juga kepala daerah
  • Kebebasan pers lebih diperhatikan sehingga lebih baik
  • Desentralisasi kekuasaan menggunakan model otonomi daerah
  • Dibentuknya komisi-komisi independen negara, contohnya adalah KPK

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Demokrasi

Perkembangan Demokrasi di Indonesia
Sumber Gambar: pinterpolitik.com

Setelah membahas mengenai perkembangan demokrasi di Indonesia, kini kita akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan dari sistem demokrasi. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Kelebihan Sistem Demokrasi

Beberapa kelebihan yang diakibatkan dari sistem demokrasi adalah:

Melindungi kepentingan rakyat

Demokrasi adalah sebuah sistem yang melindungi kepentingan bangsa/rakyat. Sehingga kekuasaan sesungguhnya terletak di tangan orang-orang yang mewakili rakyat banyak.

Para wakil rakyat yang berhasil terpilih melalui pemilu wajib bertanggung jawab kepada rakyat yang telah memilihnya. Maka dengan cara inilah kepentingan ekonomi, sosial, dan juga politik menjadi lebih terjamin.

Pemerintahan stabil

Sistem demokrasi didasarkan pada kehendak rakyat sehingga dalam penyelenggaraannya didasarkan atas dukungan rakyat. Hal ini yang menjadikan demokrasi dianggap lebih stabil jika dibandingkan dengan bentuk pemerintahan lain.

Berdasarkan prinsip kesetaraan

Maksud dari demokrasi berdasarkan prinsip kesetaraan adalah semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum.

Semua warga negara memiliki hak politik, sosial, dan juga ekonomi yang sama sehingga negara tidak boleh membedakan warga negara atas dasar agama, kasta, jenis kelamin, dan kepemilikan.

Kekurangan Sistem Demokrasi

Meskipun memiliki kelebihan, namun sistem demokrasi juga memiliki kekurangan. Berikut adalah beberapa kekurangan yang diakibatkan dari sistem demokrasi.

Pemerintahan oleh orang tidak kompeten

Sistem demokrasi bisa saja dijalankan oleh orang-orang yang tidak kompeten dalam bidangnya. Ini karena di dalam demokrasi, setiap warga negara berhak untuk mengambil bagian, namun tidak semua orang cocok dalam bidang itu.

Sekelompok manipulator yang bisa mengumpulkan suara akan sangat mampu mendapatkan kekuasaan dalam demokrasi. Hasilnya adalah demokrasi dijalankan oleh orang yang tidak ahli dan tidak kompeten.

Lebih menekankan pada kuantitas daripada kualitas

Demokrasi umumnya lebih mengutamakan kuantitas daripada kualitas yang disebabkan oleh partai yang mayoritas memiliki wewenang dalam memegang pemerintahan.

Bukan hanya itu, beberapa orang yang terpilih akibat hasil pemilu juga memungkinkan orang yang tidak memiliki kecerdasan, visi dan bahkan korup bisa saja terpilih menjadi penyelenggara negara.

Menurunkan standar moral

Satu-satunya tujuan kandidat adalah untuk memenangkan pemilihan agar terpilih menjadi wakil rakyat. Bahkan tidak jarang ditemui bahwa orang yang ingin menjadi anggota dewan secara terang-terangan menggunakan politik uang.

Kekuatan uang dan otot saling bekerja sama bahu-membahu untuk dapat memastikan kemenangan seorang kandidat. Dengan demikian, moralitas menjadi korban pertama dalam pemilu.

Itulah pembahasan mengenai perkembangan demokrasi di Indonesia dari awal kemerdekaan hingga saat ini lengkap beserta kelebihan dan kekurangan daripada sistem demokrasi.

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila – Selain dijadikan sebagai lambang negara, Pancasila merupakan landasan dasar bagi masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam setiap aktivitas, keputusan maupun kebijakan baik itu oleh pemerintah atau masyarakat semestinya berpedoman pada Pancasila.

Sehingga dapat dikatakan bahwa Pancasila merupakan suatu simbol untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur.

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila
Sumber Gambar: id.wikipedia.org

Pancasila sendiri memiliki lima sila yang menjadi landasan negara Indonesia. Berikut adalah lima sila yang terangkum di dalam Pancasila:

  1. Ketuhanan yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pada tiap-tiap sila tersebut mengandung nilai atau makna yang berbeda-beda yang semestinya diterapkan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lantas, nilai-nilai apa sajakah yang terdapat di dalam Pancasila? Berikut penjelasan selengkapnya.

Sila Ke-1

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila
Sumber Gambar: id.wikipedia.org

Sila pertama pada Pancasila ini dilambangkan dengan bintang berwarna emas serta berlatar belakang warna hitam. Lambang pertama ini menggambarkan bahwa seluruh bangsa Indonesia percaya dan mengakui adanya Tuhan yang Maha Esa.

Adapun warna emas yang terdapat pada bintang ini adalah gambaran sumber cahaya dari Tuhan yang akan selalu menerangi Indonesia. Sedangkan latar belakang hitam adalah menggambarkan warna alami.

Dengan adanya berkah dari Tuhan yang Maha Esa ini diharapkan bangsa Indonesia tidak tersesat di dalam menjalani kehidupan.

Sementara itu, nilai-nilai yang terdapat dalam sila pertama ini adalah:

  • Mempercayai bahwa Tuhan itu ada, menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya sesuai dengan kepercayaannya masing-masing.
  • Menghormati terhadap pemeluk agama lain.
  • Menjaga toleransi antar sesama umat beragama.
  • Tidak mencemooh atau menghina kepercayaan orang lain.
  • Tidak memaksakan kehendak antar umat beragama meskipun berkeyakinan berbeda.

Sila Ke-2

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila
Sumber Gambar: id.wikipedia.org

Selanjutnya adalah sila ke-2 dalam Pancasila yang dilambangkan dengan rantai emas yang berlatar belakang warna merah.

Jika diperhatikan dengan seksama, maka gelang-gelang pada rantainya ini memiliki bentuk yang tidak sama namun terikat tanpa putus, yaitu berbentuk persegi dan lingkaran.

Bentuk rantai ini melambangkan pria dan wanita sebagai rakyat Indonesia yang saling terikat dan membantu satu sama lain.

Nilai-nilai yang terdapat pada sila ke-2 ini adalah:

  • Seluruh rakyat Indonesia mempunyai hak yang sama baik itu di mata hukum, agama, masyarakat, dan lainnya tanpa terkecuali.
  • Mengutamakan sikap tenggang rasa, tolong menolong, dan bergotong-royong.
  • Tidak terdapat perbedaan sosial antar sesama rakyat Indonesia.
  • Menghargai pendapat masing-masing meskipun pendapatnya berbeda-beda.
  • Nilai kemanusiaan antar rakyat Indonesia harus dijaga dan dijunjung tinggi.

Sila ke-3

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila
Sumber Gambar: www.markijar.com

Pohon beringin dengan latar belakang putih merupakan lambang dari sila ke-3 yang melambangkan negara Indonesia itu sendiri. Sejatinya, pohon beringin merupakan pohon yang besar, tinggi dan memiliki daun yang lebat yang digunakan untuk berteduh bagi rakyat Indonesia.

Sedangkan akar pada pohon beringin ini menggambarkan suku-suku di Indonesia. Meski memiliki banyak cabang akar, namun akar tersebut tetap bersatu guna membangun pohon beringin agar mampu berdiri dengan kokoh sebagai negara kesatuan.

Beberapa nilai-nilai yang terkandung dalam sila ke-3 ini adalah:

  • Menggunakan bahasa persatuan Indonesia untuk berkomunikasi antar daerah.
  • Cinta terhadap tanah air, yaitu Indonesia.
  • Mengharumkan dan memperjuangkan nama Indonesia.
  • Berjiwa patriotisme di mana pun rakyat Indonesia berada.
  • Menjunjung tinggi dan mengutamakan persatuan dan kesatuan.

Sila Ke-4

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila
Sumber Gambar: id.wikipedia.org

Lambang kepala banteng berwarna hitam dan putih serta berlatar belakang merah merupakan lambang dari sila ke-4 dalam Pancasila.

Maksud dari simbol kepala banteng ini adalah menggambarkan kehidupan rakyat Indonesia yang hidup rukun dalam bersosial. Lambang ini juga memperjelas bahwa keputusan bersama harus dicapai di dalam hidup bersosial serta mengesampingkan pendapat pribadi.

Makna atau nilai yang terkandung pada sila ke-4 ini adalah:

  • Seseorang yang memimpin bangsa Indonesia adalah harus yang bijaksana.
  • Kedaulatan bangsa mutlak ada di tangan rakyat.
  • Kekeluargaan wajib diutamakan.
  • Keputusan yang diambil adalah berdasarkan musyawarah hingga mencapai kesepakatan bersama.
  • Bersikap bijaksana dalam mengambil solusi.
  • Tidak memaksakan kehendak dari orang lain.

Sila Ke-5

Nilai Nilai yang Terkandung dalam Pancasila
Sumber Gambar: kids.grid.id

Terakhir adalah sila ke-5 yang dilambangkan dengan gambar padi berwarna kuning dan kapas hijau serta berlatar belakang putih. Padi dan kapas ini dijadikan sebagai simbol sumber sandang dan pangan yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia.

Lambang ini adalah gambaran tujuan bangsa Indonesia yang ingin menggapai kesejahteraan sosial baik itu sandang maupun pangan tanpa adanya kesenjangan baik itu dari segi ekonomi, sosial, budaya, ataupun politik sehingga keadilan dapat terwujud.

Nilai-nilai yang terkandung di dalam sila ke-5 ini adalah:

  • Berperilaku adil baik itu di bidang ekonomi, sosial, dan juga politik.
  • Sebagai perwujudan keadilan sosial bagi bangsa Indonesia.
  • Wajib menghormati hak dan kewajiban setiap orang.
  • Turut serta dalam mendukung kemajuan dan pembangunan Indonesia.
  • Menjadi rakyat Indonesia yang adil dan makmur.

Meskipun terlihat sederhana, namun ternyata lambang negara kita ini mengandung makna yang sangat luar biasa bukan?

Maka dari itu, sebagai bangsa Indonesia kita harus menjaga agar Pancasila tetap menjadi lambang atau landasan dari keragaman budaya yang ada di negara kita ini.

Nah, itulah pembahasan mengenai nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila. Agar tujuan bangsa Indonesia tercapai, maka kita wajib menerapkan nilai-nilai Pancasila ini dalam kehidupan sehari-hari. Tetap jaga keutuhan Pancasila ya!

Air Terjun Tertinggi di Indonesia

Air Terjun Tertinggi di Indonesia

Air Terjun Tertinggi di Indonesia – Berstatus sebagai negara yang memiliki kekayaan alam yang tiada duanya ini membuat Indonesia menjadi negara yang banyak menyuguhkan pesona alam yang begitu indah.

Selain memiliki sungai yang termasuk ke dalam deretan sungai terpanjang di dunia, Indonesia juga dapat dikatakan sebagai negara banyak memiliki air terjun yang mana air terjun-air terjun ini memiliki ketinggian yang mencapai ratusan meter.

Karena menyuguhkan pemandangan yang indah, maka air terjun-air terjun ini juga dimanfaatkan sebagai wisata alam yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal bahkan mancanegara.

7 Air Terjun Tertinggi di Indonesia Lengkap Beserta Lokasinya

Salah satu daya tarik wisatawan ingin mendatangi sebuah air terjun adalah karena ketinggiannya yang di atas rata-rata. Lantas air terjun manakah yang tertinggi di negara kita ini? Berikut adalah penjelasan mengenai 7 air terjun tertinggi di Indonesia.

1. Air Terjun Ponot (250 meter)

Air Terjun Tertinggi di Indonesia
Sumber Gambar: wartawisata.id

Air terjun yang berstatus sebagai air terjun tertinggi di tanah air kita adalah Air Terjun Ponot yang terletak di Dusun Sampuransiarimo, Desa Halado yang masuk ke Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

Selain memiliki ukuran yang tinggi, air terjun ini juga memiliki debit air yang sangat deras. Air terjun ini merupakan bagian dari Sungai Asahan yang mana di sekeliling Air Terjun Ponot ini memiliki panorama hijau sehingga sangat memanjakan mata.

Bukan hanya itu saja, Air Terjun Ponot menjadi semakin indah karena di samping kanan dan kirinya terdapat batuan-batuan besar sehingga dapat dimanfaatkan sebagai spot foto.

2. Air Terjun Madakaripura (200 meter)

Air Terjun Tertinggi di Indonesia
Sumber Gambar: www.wartabromo.com

Pada bentang alam Pulau Jawa juga terdapat air terjun yang termasuk sebagai salah satu air terjun tertinggi di Nusantara.

Ya, air terjun ini terkenal dengan nama Air Terjun Madakaripura yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Disamping memiliki ketinggian yang mencapai 20 meter, air terjun ini juga terkenal karena keindahannya bahkan hingga ke mancanegara.

Berbeda dengan air terjun pada umumnya, Air Terjun Madakaripura memiliki keunikan yang mana keunikan ini terdapat pada letaknya yang berada di ujung lembah yang sempit berbentuk ceruk serta dikelilingi oleh tebing yang curam.

Masyarakat sekitar juga menyebut air terjun ini sebagai air terjun abadi. Hal ini karena debit airnya yang selalu melimpah meskipun terjadi kemarau panjang.

Jika kita akan berwisata ke air terjun ini, maka kita akan disuguhkan pemandangan yang asri dan sejuk karena letak daripada air terjun ini terdapat di hutan Gunung Bromo.

3. Air Terjun Nokan Nayan (180 meter)

Air Terjun Tertinggi di Indonesia
Sumber Gambar: traveltodayindonesia.com

Terletak di pedalaman hutan Kalimantan Barat, Air Terjun Nokan Nayan berada di posisi ketiga sebagai air terjun tertinggi di negeri kita ini.

Hal yang menarik dari air terjun ini adalah karena persis di sampingnya terdapat air terjun lainnya yang diberi nama Air Terjun Jongonoi.

Adapun kedua air terjun ini jatuh pada lembah yang sama sehingga membuat debit air yang jatuh menjadi sangat besar yang pada akhirnya memunculkan kabut tebal yang membumbung tinggi.

Namun dibalik keindahannya itu, terdapat mitos yang cukup menyeramkan. Masyarakat sekitar percaya bahwa Air Terjun Nokan Nayan merupakan kompleks perkampungan gaib. Sehingga beberapa orang melakukan ritual gaib di sekitar air terjun untuk tujuan-tujuan tertentu.

4. Air Terjun Lembah Harau (150 meter)

Air Terjun Tertinggi di Indonesia
Sumber Gambar: hurricane193.files.wordpress.com

Air Terjun Lembah Harau merupakan sebuah air terjun yang terletak di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Pemerintah setempat telah menetapkan air terjun ini sebagai tempat wisata alam unggulan.

Ini karena Air Terjun Lembah Harau memiliki pemandangan yang indah serta airnya mengalir di atas jurang yang membentang sepanjang Lembah Harau yang tinggi.

Selain menikmati pemandangan yang indah, jika kita berwisata ke air terjun ini maka kita juga dapat menjajal wahana-wahana yang telah disediakan.

Beberapa wahana yang terdapat di wisata air terjun ini adalah kolam renang, panjat tebing, dan bahkan disediakan tempat penginapan sehingga bagi kita yang berasal dari luar kota untuk tidak usah khawatir mencari penginapan.

5. Air Terjun Batang Kapas (133 meter)

Air Terjun Tertinggi di Indonesia
Sumber Gambar: pariwisata.riau.go.id

Memiliki ketinggian mencapai 133 meter, Air Terjun Batang Kapas bertengger di posisi kelima sebagai air terjun tertinggi di tanah air. Berada di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, air terjun ini terbilang unik karena jatuh langsung di tebing yang curam.

Namun untuk mencapai air terjun ini membutuhkan usaha yang lebih mengingat medan yang sulit ditempuh dan juga jarak yang cukup panjang.

6. Air Terjun Sipiso-Piso (120 meter)

Air Terjun Tertinggi di Indonesia
Sumber Gambar: www.pengawal.id

Di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara juga terdapat air terjun yang sangat terkenal, yaitu Air Terjun Sipiso-Piso.

Adapun nama daripada air terjun ini diambil dari nama gunung yang berada di timur laut Air Terjun Sipiso-Piso.

Selain berstatus sebagai salah satu air terjun tertinggi di Nusantara, air terjun ini juga berada di sekitar bibir Danau Toba serta menjatuhkan debit air yang sangat deras.

Bahkan saking derasnya air yang mengalir ini membuat air yang jatuh membentuk garis vertikal yang sempurna yang membuat Air Terjun Sipiso-Piso masuk ke dalam air terjun tipe Plunge.

7. Air Terjun Tumpak Sewu (110-120 meter)

Air Terjun Tertinggi di Indonesia
Sumber Gambar: img.jakpost.net

Terjadi perdebatan di kalangan para ahli yang menjelaskan mengenai ketinggian daripada Air Terjun Tumpak Sewu. Ada yang menyebut 100 meter, 120 meter, dan bahkan ada yang menyebut ketinggiannya mencapai 180 meter.

Namun kebanyakan para ahli berpendapat bahwa air terjun Tumpak Sewu memiliki ketinggian antara 110-120 meter.

Terkenal juga dengan nama Coban Sewu, air terjun yang terletak di antara perbatasan Malang dan Lumajang, Jawa Timur ini memiliki bentuk yang unik dan jarang ditemui di daerah lain di Indonesia.

Hal ini karena Coban Sewu memiliki bentuk yang mirip dengan Air Terjun Niagara sehingga beberapa orang menyebut air terjun ini sebagai “Niagara-nya” Indonesia.

Selain ketujuh air terjun tersebut, tentunya masih terdapat banyak air terjun lainnya yang juga memiliki ketinggian di atas rata-rata.

Diantaranya adalah Air Terjun Kabut Pelangi, Air Terjun Penimbungan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Bukan hanya terkenal karena ketinggiannya, beberapa air terjun tersebut juga menyuguhkan pemandangan yang indah sehingga sangat cocok dijadikan sebagai wisata alam yang dapat membuat hati dan pikiran menjadi lebih tenang.

Itulah pembahasan mengenai air terjun tertinggi yang ada di Indonesia. Dari sekian banyak air terjun yang telah kita bahas ini, manakah yang menjadi favorit dan akan dijadikan sebagai destinasi wisatamu? Tulis jawabannya di kolom komentar ya!

Sistem Tanam Paksa

Sistem Tanam Paksa

Sistem Tanam Paksa – Pasca Perang Jawa berakhir pada tahun 1830, Belanda berada di ujung kebangkrutan yang mengakibatkan roda perekonomian hancur.

Kerugian yang diakibatkan dari Perang Jawa yang terjadi pada tahun 1825-1830 ini terbilang sangat besar, yaitu mencapai 20 juta Gulden.

Selain itu, Belanda juga harus menghadapi Perang Padri yang tidak kunjung usai serta Revolusi Belgia yang meledak di tahun yang sama juga semakin merugikan Belanda. Hal ini menjadikan kas Belanda mengalami kekosongan dan hutang semakin menumpuk.

Sistem Tanam Paksa yang Menyengsarakan Rakyat Indonesia

Sistem Tanam Paksa
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Krisis yang dialami oleh Belanda ini membuat Raja Wiliam I pada saat Perang Jawa terjadi memerintahkan agar Jawa dieksploitasi untuk dijadikan sebagai sumber pemasukan Kerajaan Belanda.

Namun tidak ada satu usulan pun yang dianggap dapat menutupi kerugian dan melunasi hutang-hutang Belanda setelah Perang Jawa usai.

Kemudian Raja Wiliam I memanggil seseorang yang bernama Johannes van den Bosch di tahun 1828. Johannes van den Bosch kemudian diutus untuk mengatasi krisis ekonomi yang sedang menerpa Kerajaan Belanda.

Selain itu, Johannes van den Bosch diangkat menjadi Gubernur Jenderal Hindia-Belanda yang baru dan diberi tugas untuk melakukan eksploitasi Jawa demi menyelamatkan Kerajaan Belanda dari kebangkrutan.

Akhirnya pada bulan Januari 1830, Johannes menginjakkan kakinya di Indonesia yang kala itu masih bernama Hindia Belanda. Johannes membawa rancangan kebijakan-kebijakan yang disebut Cultuurstelsel (Sistem Kultivasi).

Melalui rancangan kebijakan yang dibuatnya ini Johannes berniat untuk menghapus sistem kebijakan liberal yang dibuat oleh Raffles.

Sistem liberal karangan Raffles ini bertumpu pada pajak tanah dan juga sewa tanah yang dianggap menyengsarakan rakyat Hindia-Belanda dengan sistem pajaknya yang berupa uang yang kemudian Johannes mengubahnya menjadi hasil tanaman laku ekspor dan juga sistem kerja.

Praktik Sistem Tanam Paksa

Sistem Tanam Paksa
Sumber Gambar: filososial.blogspot.com

Cultuurstelsel atau Sistem Kultivasi yang dirancang oleh Johannes van den Bosch memiliki beberapa aturan, seperti:

  • Petani Hindia Belanda yang mempunyai tanah diwajibkan untuk menyiapkan 20% dari tanah yang mereka punya untuk ditanami tanaman laku ekspor yang telah ditentukan oleh pemerintah Hindia Belanda.
    Adapun beberapa tanaman laku ekspor yang saat itu sedang menjadi primadona adalah kopi, teh, tebu, dan tarum (nila).
    Hasil panen ini nantinya akan dibayar dengan harga yang juga telah ditentukan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk kemudian hasil dari tanaman tersebut akan di ekspor.
  • Tanah yang dikhususkan untuk menanam tanaman laku ekspor ini akan dibebaskan dari pajak karena telah dianggap sebagai pengganti alat pembayaran pajak.
  • Adapun bagi petani Hindia Belanda yang tidak memiliki tanah akan diwajibkan untuk mengganti bentuk pajak.
    Bentuk pajak yang dimaksud adalah dengan cara bekerja selama 66 hari dalam kurun waktu setahun di perkebunan pemerintah Hindia Belanda.
  • Waktu pengerjaan tanaman laku ekspor ini hanya berlangsung dalam kurun waktu sekitar tiga bulan sejak awal pengerjaannya.
  • Jika terdapat kelebihan hasil dari produksi tanaman laku ekspor yang berada di luar ketentuan yang di tetapkan oleh pemerintah Hindia Belanda, maka hasilnya akan diserahkan kepada rakyat Hindia Belanda/Indonesia.
  • Kerugian gagal panen yang diakibatkan tanaman terserang hama atau bencana alam sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah Hindia Belanda.
  • Pelaksanaan Sistem Kultivasi ini diserahkan serta diawasi oleh bupati, kepala desa dan pejabat desa.
    Sedangkan pemerintah Hindia Belanda sendiri hanya akan mengawasi bagian kontrol panen dan transportasi. Tujuannya agar semua proses berjalan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

Meskipun sudah dibuat kebijakan yang jelas, namun pada praktiknya, Sistem Kultivasi rancangan Johannes ini mengalami banyak penyimpangan-penyimpangan yang malah membuat rakyat Indonesia semakin miskin dan sengsara.

Sehingga para sejarawan menyebut sistem ini sebagai Sistem Tanam Paksa atau Enforcing Planting. Seluruh wilayah pertanian pada akhirnya wajib untuk ditanami tanaman laku ekspor dan para petani yang tidak memiliki lahan dipaksa untuk bekerja selama setahun penuh.

Bukan hanya itu saja, dalam proses panen, pemerintah Hindia Belanda sama sekali tidak mengembalikan kelebihan hasil panen kepada petani sedangkan jika terjadi gagal panen maka yang menanggung adalah para petani itu sendiri.

Ironisnya, berbagai masalah penyimpangan ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda saja, namun juga dilakukan oleh para bupati dan juga pejabat desa yang dipercaya untuk mengawasi pelaksanaan tanam paksa.

Mereka dengan sengaja melakukan penyimpangan ini demi mendapatkan bonus berupa presentase penjualan tanaman laku ekspor sehingga menimbulkan kemiskinan terstruktur bagi rakyat Indonesia kala itu.

Berbagai penyimpangan-penyimpangan ini membuat Johannes berhasil mencapai target yang diberikan oleh Kerajaan Belanda kepadanya.

Kerajaan Belanda dapat melunasi semua hutangnya serta dapat mengisi kembali kas kerajaan dari hasil keuntungan yang dihasilkan dari kebijakan sistem ini.

Tercatat dalam kurun waktu 10 tahun sistem ini diterapkan, Kerajaan Belanda berhasil menaikkan rata-rata ekspor Hindia Belanda hingga mencapai 14%.

Jika ditotal selama empat dekade, kebijakan tanam paksa tercatat telah menyumbang sekitar 823 juta Gulden masuk ke kas Kerajaan Belanda. Karena jasanya ini, van den Bosch kemudian gelar Graaf oleh Raja Belanda di tanggal 25 Desember 1839.

Baca Juga: Jenis Pekerjaan yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut

Kritikan Terhadap Kebijakan Sistem Tanam Paksa

Dengan jam kerja yang tidak manusiawi yang diberlakukan pada masa tanam paksa ini membuat para petani hanya sibuk mengurus lahan untuk tanaman laku ekspor milik pemerintah Hindia Belanda saja.

Hal ini membuat mereka tidak memiliki waktu untuk menggarap lahan padi mereka sendiri. Padahal para petani menanam padi untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri.

Akibat dari kebijakan tersebut, banyak petani yang pada akhirnya meninggal karena kelelahan dan kelaparan.

Dengan banyaknya petani yang kelaparan ini membuat Cultuurstelsel yang dirancang oleh Johannes mendapatkan kritikan keras dari para golongan liberal dan juga golongan humanis.

Mereka mengkritik Kerajaan Belanda yang telah terang-terangan melakukan eksploitasi yang berlebihan terhadap rakyat Hindia Belanda serta menuntut agar sistem tersebut dihentikan.

Adapun salah satu kritikan paling keras ini dilancarkan oleh penulis Eduard Douwes Dekker. Douwes Dekker sendiri mengkritik kebijakan ini melalui roman tentang tanam paksa yang terjadi di Lebak, Banten.

Namun agar selamat dari persekusi Belanda, Douwes Dekker menggunakan nama samaran untuk mengkritik pihak pemerintah Hindia Belanda. Ia menggunakan nama samaran Multatuli.

Karyanya ini diterbitkan pada tahun 1860 dengan judul Max Havelaar, of de koffij-veilingen der Nederlandsche Handel-Maatschappij (Max Havelaar, atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia menjadi Lelang Kopi Perusahaan Dagang Belanda).

Kritikan-kritikan yang mereka lancarkan ini akhirnya didengar oleh pihak Kerajaan Belanda.

Sehingga pada tahun 1870, pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan UU Agraria dan UU Gula yang mengakibatkan Cultuurstesel dihentikan yang kemudian mengawali era baru, yaitu era liberalisasi ekonomi.

Dampak Akibat Kebijakan Sistem Tanam Paksa

Sistem Tanam Paksa
Sumber Gambar: images.theconversation.com

Terdapat banyak dampak yang diakibatkan dari kebijakan tanam paksa, baik itu bagi Belanda maupun rakyat Indonesia yang kala itu di jajah.

Namun dampak positif hanya dirasakan oleh pihak pemerintahan Hindia Belanda saja, yaitu meningkatnya hasil tanaman laku ekspor sehingga dapat mengembalikan kejayaan, melunasi defisit hutang, dan kestabilan keuangan mereka yang sebelumnya krisis akibat peperangan.

Sedangkan bagi rakyat Indonesia, sistem ini merupakan suatu penyiksaan yang menyebabkan rakyat menjadi kelaparan, kemiskinan merajalela serta mengalami penderitaan baik itu fisik maupun mental.

Bukan hanya itu saja, rakyat Indonesia juga semakin tersiksa akibat beban pajak yang harus ditanggung menjadi semakin banyak.

Itulah pembahasan mengenai sejarah kelam Sistem Tanam Paksa yang sangat menyengsarakan rakyat Indonesia. Semoga sejarah kelam tersebut tidak akan terulang kembali di Indonesia mengingat saat ini negara kita ini sudah menjadi negara merdeka.

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut

Sebagai negara maritim dan kepulauan membuat Indonesia memiliki banyak jenis pekerjaan yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut.

Indonesia sendiri memiliki wilayah laut yang sangat luas yang mana telah diakui secara internasional sebagai negara maritim yang ditetapkan oleh UNCLOS (1982).

Hal inilah yang menjadikan masyarakat di Indonesia diberi kebebasan untuk memanfaatkan potensi sumber daya laut yang ada.

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut di Indonesia

Dengan cakupan wilayah yang begitu besar dan luas membuat laut Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya alam laut yang sangat potensial baik itu keragaman hayati ataupun non-hayati.

Beberapa sumber daya laut Indonesia antara lain ikan, wisata bahari, terumbu karang, bahan mineral, sumber energi minyak dan gas bumi serta media transportasi antar pulau juga tersedia yang di tandai dengan banyaknya pelabuhan di Indonesia.

Besarnya peluang ekonomi yang berasal dari pemanfaatan potensi sumber daya laut ini tentunya dapat memberikan kontribusi di dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat Indonesia.

Untuk lebih mengetahui pekerjaan apa saja yang berhubungan dengan laut, di bawah ini adalah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis pekerjaan yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut.

Nelayan

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut
Sumber Gambar: assets.pikiran-rakyat.com

Nelayan merupakan seseorang yang mendapatkan penghasilan dari suatu pekerjaan yang mana pekerjaan ini berasal dari mencari dan juga menangkap ikan.

Adapun jenis perairan yang menjadi tempat para nelayan menangkap hasil tangkapannya adalah di air laut, air payau, dan air tawar.

Namun jenis nelayan yang paling banyak di Indonesia adalah mereka yang mencari ikan di air laut sehingga para nelayan pada umumnya tinggal di pesisir pantai.

Jenis Nelayan Berdasarkan Perairan

  • Nelayan Laut

Jenis nelayan pertama jika dilihat berdasarkan perairannya adalah jenis nelayan laut. Nelayan laut merupakan jenis nelayan yang menangkap ikan di perairan air laut.

Di Indonesia sendiri, jenis nelayan ini sangat banyak ditemukan dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Hal ini karena Indonesia memiliki lautan yang sangat luas. Lebih jelasnya, nelayan jenis ini adalah mereka yang melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut.

  • Nelayan Laut Lepas

Jenis nelayan laut lepas yaitu orang yang berprofesi sebagai nelayan yang menangkap ikan di lautan lepas atau High Seas.

  • Nelayan Pantai

Nelayan pantai adalah nelayan yang menangkap ikan di perairan laut teritorial. Maksud dari perairan laut teritorial adalah wilayah laut kedaulatan suatu negara.

  • Nelayan Lepas Pantai

Sementara itu, nelayan laut lepas pantai adalah jenis nelayan yang menangkap ikan pada perairan laut lepas pantai atau yang disingkat ZEE.

  • Nelayan Perairan Umum Pedalaman (PUD)

Seperti namanya, jenis nelayan ini menangkap ikan di area perairan umum pedalaman atau PUD.

Selain menangkap ikan di lautan lepas, para nelayan Indonesia juga menangkap ikan di danau, sungai, dan rawa.

Petani Rumput Laut

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut
Sumber Gambar: www.harianinhuaonline.com

Saat ini banyak para petani yang telah membudidayakan rumput laut. Kita dapat melihat dari begitu banyaknya pantai di Indonesia yang terdapat petani rumput laut.

Salah satu faktor penunjangnya adalah karena Indonesia memiliki garis pantai yang sangat panjang, yaitu mencapai 81.000 Km yang menjadikan peluang usaha budidaya rumput laut sangat menjanjikan.

Adapun tips atau cara budidaya rumput laut adalah dilakukan dengan mengikat bibit rumput laut pada tali-tali. Tali-tai ini sebelumnya telah dipatok secara berjajar di perairan laut yang dangkal dengan kedalaman antara 30-60 cm. Kemudian bibit rumput laut ditanam di dasar perairan.

Jenis olahan yang berbahan dasar rumput laut yang dijual di pasaran biasanya berupa Nori, Wakame, Kombu, agar-agar, manisan rumput laut, dan berbagai jenis olahan makanan lainnya.

Manfaat Rumput Laut Bagi Kesehatan

Didalam rumput laut terkandung berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan. Sejak dari dulu rumput laut telah dikenal oleh bangsa Cina dan Jepang karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Tanaman rumput laut faktanya mampu menjadi anti kanker bagi orang yang tidak atau belum memiliki riwayat penyakit kanker serta dapat juga mencegah terjadinya kanker.

Selain itu, rumput laut juga dapat menjadi antioksidan. Ini karena klorofil pada rumput laut yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Zat inilah yang dapat membantu tubuh agar tubuh bersih dan terhindar dari radikal bebas yang berbahaya.

Terdapat manfaat lainnya jika kita mengkonsumsi rumput laut, yaitu dapat mencegah kardiovaskular atau dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi serta baik dikonsumsi bagi seseorang yang sedang menjalani program diet.

Hal ini karena rumput laut mengandung serat yang tinggi.

Baca Juga : Subsektor Industri Kreatif di Indonesia

Petani Garam

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut
Sumber Gambar: disk.mediaindonesia.com

Seperti namanya, petani garam adalah seseorang yang melakukan pekerjaan membuat garam. Petani garam adalah jenis pekerjaan yang juga memanfaatkan sumber daya laut.

Biasanya garam yang dihasilkan adalah garam yang berbentuk butiran-butiran kasar dan lembut, berwarna putih serta memiliki rasa yang sangat asin bercampur sedikit pahit.

Dalam memproduksi garam ini dihasilkan dari air laut yang memiliki kadar garam 5 sampai 8 permilnya yang kemudian air laut ini ditampung pada petak-petak yang dibuat oleh para petani garam.

Pengrajin Kerang

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut
Sumber Gambar: nurdian.com

Pengrajin kerang merupakan suatu pekerjaan yang juga memanfaatkan sumber daya laut, yaitu dengan memanfaatkan cangkang kerang laut untuk nantinya diproduksi menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.

Para pengrajin kerang biasanya mendapatkan cangkang kerang dengan memungut secara gratis di tepian pantai. Inilah yang membuat pengrajin kerang laut masih berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut.

Beberapa kerajinan yang berbahan dasar cangkang kerang ini biasanya berupa kalung, gelang, kotak tisu, pigura, gantungan kunci, bunga, lampion, dan lain sebagainya.

Petani Budidaya Kerang Mutiara

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Petani budidaya kerang mutiara merupakan sebuah jenis pekerjaan yang dilakukan dengan cara membudidayakan kerang yang mana kerang ini nantinya akan menghasilkan mutiara.

Seperti yang telah diketahui, mutiara kerang adalah salah satu perhiasan yang memiliki nilai jual sangat tinggi. Terdapat dua jenis kerang mutiara, yaitu kerang mutiara laut dan kerang mutiara air tawar.

Meski sama-sama dapat menghasilkan mutiara, namun kerang yang dihasilkan dari kerang mutiara laut lebih berkualitas daripada mutiara yang dihasilkan oleh kerang mutiara air tawar.

Daerah yang terkenal sebagai penghasil mutiara terbaik adalah Lombok di Nusa Tenggara Barat. Banyak petani yang membudidayakan kerang yang telah sukses di sana karena mutiara yang dihasilkan berhasil menembus pasar internasional.

Pemandu Wisata Bawah Laut

Jenis Pekerjaan yang Berkaitan dengan Pemanfaatan Sumber Daya Laut
Sumber Gambar: tourscabo.com

Seseorang yang berprofesi sebagai pemandu wisata bawah laut juga dapat dikategorikan sebagai salah satu pekerjaan yang memanfaatkan sumber daya laut.

Jenis pekerjaan ini banyak dilakukan karena banyak pantai di Indonesia yang menyuguhkan keindahan pemandangan bawah laut sehingga banyak wisatawan yang ingin menikmati indahnya pemandangan di bawah laut.

Kondisi geografis Pulau Bali adalah salah satu daerah di Indonesia yang terkenal karena memiliki keindahan pesona bawah laut yang sangat mempesona.

Meskipun terbilang mudah, namun faktanya menjadi pemandu wisata bawah laut harus memiliki pengetahuan mengenai snorkeling sekaligus menjamin keselamatan wisatawan yang ingin menggunakan jasanya.

Selain jenis pekerjaan tersebut, terdapat banyak lagi pekerjaan lainnya yang memanfaatkan sumber daya laut, di antaranya adalah menteri kelautan dan perikanan, pemburu hewan laut lainnya selain ikan, petambak udang, pekerja di pelelangan ikan, pedagang ikan, pembuat kapal laut, dan masih banyak lagi.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai jenis pekerjaan yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut. Jenis-jenis pekerjaan tersebut dapat kita coba lakukan terlebih lagi jika kita tinggal di pesisir pantai. Ini karena jenis pekerjaan tersebut nyatanya dapat menghasilkan keuntungan yang sangat menjanjikan.

Subsektor Industri Kreatif

Subsektor Industri Kreatif

Subsektor Industri Kreatif – Akhir-akhir ini industri kreatif di Indonesia tengah menjadi sorotan, hal ini karena industri kreatif menyumbang cukup signifikan terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data resmi Badan Ekonomi Kreatif atau disingkat BEKRAF, ekonomi kreatif berkontribusi terhadap produk domestik bruto Indonesia pada tahun 2007 mencapai 7,28%.

Melihat kontribusinya yang cukup besar ini, maka kita perlu mengetahui bahwa apa sebenarnya yang dimaksud dengan industri kreatif itu.

16 Subsektor Industri Kreatif di Indonesia yang Perlu Kita Ketahui

Beberapa sumber mendefinisikan industri kreatif yang berbeda-beda, meskipun pada intinya sama.

Seperti misalnya Simatupang (2007). Ia mengatakan bahwa industri kreatif merupakan industri yang mengandalkan talenta, keterampilan, dan juga unsur kreativitas yang memiliki potensi untuk dapat meningkatkan kesejahteraan.

Sementara itu menurut Departemen Perdagangan RI di tahun 2009, industri kreatif ialah suatu industri yang berasal dari pemanfaatan keterampilan, kreativitas, dan juga bakat yang dimiliki oleh individu di dalam menciptakan kesejahteraan dan juga lapangan pekerjaan.

Industri yang dimaksud ini nantinya akan berfokus untuk memberdayakan daya cipta dan juga daya kreasi suatu individu.

Selain itu, menilik dari situs resmi Badan Ekonomi Kreatif, setidaknya terdapat 16 subsektor industri ekonomi di Indonesia yang menunjukkan tren positif. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai 16 subsektor industri yang dimaksud.

1. Arsitektur

Subsektor Industri Kreatif
Sumber Gambar: mamikos.com

Arsitektur adalah salah satu subsektor ekonomi kreatif yang berperan penting jika dilihat dari sisi kebudayaan dan juga pembangunan.

Sedangkan dari segi sisi budaya, arsitektur mampu menunjukkan karakter keragaman budaya yang terdapat di Indonesia. Sementara itu, jika dilihat dari sisi pembangunannya, arsitektur berperan dalam perancangan pembangunan sebuah wilayah/kota.

BEKRAF juga menyatakan jika sektor ini masih memiliki kendala, yaitu dari sisi jumlah arsitek yang kurang mencukupi.

Di Indonesia sendiri, saat ini jumlah arsitek baru mencapai 15.000 orang. Hal ini tentu tidak sebanding dengan jumlah populasi penduduk di Indonesia yang mencapai lebih dari 250 juta orang.

2. Fashion

Fashion merupakan sebuah subsektor industri kreatif yang berjalan dengan sangat dinamis. Berbagai tren fashion bermunculan di setiap tahunnya karena dipengaruhi oleh inovasi serta produktivitas para designer.

Subsektor fashion juga menunjukkan peningkatan daya saing yang signifikan di tingkat global. Data Kementerian Perindustrian pada tahun 2016 menyebutkan bahwa nilai ekspor dari bidang industri ini mencapai USD 11,7 miliar. Ini merupakan sebuah pencapaian yang cukup baik.

3. Aplikasi dan Pengembangan Permainan

Seiring dengan begitu banyaknya pengguna smartphone di Indonesia memberikan pengaruh dalam pengembangan aplikasi dan permainan di tanah air pun semakin hari semakin meningkat sehingga banyak pengembang aplikasi dan game muncul.

Namun sektor ini juga mengalami beberapa kendala seperti misalnya kurangnya peminat dari para investor. Hal ini karena belum adanya kebijakan proteksi yang memihak atau mendukung pada kepentingan developer domestik.

4. Desain Produk

Hasil dari subsektor desain produk ini sering dijumpai di dalam kehidupan sehari-hari. Banyak  tangan-tangan terampil dari para desainer produk yang mengkreasikan suatu produk dengan cara menggabungkan unsur fungsi dan estetika sehingga menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

Sektor industri ini dapat dibilang memiliki tren yang cukup baik seiring dengan bertambahnya populasi usia produktif yang telah membentuk interaksi antara pelaku industri dengan pasar.

Bukan hanya itu, industri ini juga didorong dari banyaknya apresiasi masyarakat yang juga semakin tinggi terhadap produk-produk yang memiliki kualitas tinggi.

5. Desain Interior

Menurut data BEKRAF, selama dua dekade terakhir ini, sektor desain interior memperlihatkan perkembangan yang sangat baik.

Banyak masyarakat yang telah menggunakan jasa desainer untuk merancang suatu interior hunian, perkantoran, hingga hotel pun semakin meningkat sehingga mempengaruhi apresiasi masyarakat terhadap bidang yang satu ini menjadi semakin baik.

Meski terdapat perkembangan yang baik, namun sektor ini juga terdapat beberapa hal yang masih perlu menjadi perhatian lebih.

Seperti misalnya proteksi terhadap para pelaku kreatif desain interior di lingkup pasar domestik, dibuatnya sertifikasi untuk menciptakan standar serta perlindungan terhadap hak cipta.

6. Desain Komunikasi Visual (DSV)

Desain Komunikasi Visual atau disingkat DSV merupakan suatu ilmu yang khusus mempelajari tentang konsep komunikasi dengan cara memanfaatkan elemen visual sebagai cara untuk mencapai tujuan tertentu.

Subsektor Desain Komunikasi Visual ini memiliki peran yang cukup penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis swasta, pemilik merek atau bahkan program-program pemerintah.

7. Film, Animasi, dan Video

Subsektor Industri Kreatif
Sumber Gambar: rencongpost.com

Selain sektor DSV, industri perfilman juga sedang mengalami perkembangan yang cukup positif. Berbagai judul film silih berganti dalam menghiasi layar bioskop Indonesia.

Adapun animasi juga menunjukkan perkembangan yang baik pula. Saat ini kita dapat melihat sebuah serial animasi di televisi yang mana animasi ini diciptakan oleh anak bangsa yang sebelumnya film animasi hanya diisi oleh animasi-animasi yang berasal dari luar negeri.

Sementara itu, terdapat beberapa permasalahan yang muncul pada sektor ini, di antaranya seperti masalah sumber daya manusia yang belum memadai, tidak meratanya jumlah bioskop di Indonesia serta pembajakan.

8. Seni Pertunjukan

Negara Indonesia merupakan negara yang kaya akan seni pertunjukan. Kesenian-kesenian telah ada sejak lama baik itu dalam bentuk wayang, ludruk, tari, teater, dan lainnya.

Kesenian-kesenian ini menyebar di berbagai daerah di Indonesia dengan ciri khasnya yang berbeda-beda.

9. Fotografi

Perkembangan sektor industri fotografi dipengaruhi oleh meningkatnya anak muda yang semakin menyukai dunia fotografi.

Beberapa hal yang mempengaruhi tingginya minat anak muda terhadap fotografi adalah disebabkan karena semakin berkembangnya media sosial serta harga kamera yang terjangkau.

10. Kuliner

Subsektor Industri Kreatif
Sumber Gambar: www.rimma.co

Sektor kuliner juga memiliki potensi yang kuat untuk berkembang. BEKRAF menyebutkan bahwa sektor kuliner menyumbang kontribusi sekitar 30% dari total sektor pariwisata dan juga ekonomi kreatif.

Namun ada beberapa hal yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih bagi pemerintah. Hal tersebut adalah terkait masalah perizinan satu pintu, panduan perizinan dan bisnis serta pendampingan hukum di dalam proses pendirian suatu usaha kuliner.

11. Kriya

Kriya adalah segala kerajinan yang berbahan dasar dari kayu, kulit, logam, keramik, kaca, dan tekstil. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang kaya akan kerajinan yang tergolong ke dalam seni kriya.

Selain untuk pasar domestik, seni kriya ini juga di ekspor ke luar negeri. Namun terdapat masalah klasik yang sering dihadapi pada sektor ini yaitu terkait bahan baku kayu yang menjadi masalah utamanya serta permodalan.

12. Musik

Subsektor Industri Kreatif
Sumber Gambar: www.fajarpendidikan.co.id

Musik adalah suatu industri yang cukup dinamis. Perkembangan terbaru yang terlihat di dunia musik tanah air adalah semakin banyaknya platform pembelian musik digital yang mudah dan juga murah sehingga dapat meminimalisir pembajakan.

13. Seni Rupa

Sektor seni rupa di Indonesia juga dapat dikatakan berjalan dengan baik, Tercatat terdapat beberapa acara pameran seni rupa rutin yang diselenggarakan. Diantaranya adalah Jakarta Biennale, Art Jog, Jogja Biennale, dan OK Video Festival.

14. Penerbitan

Industri penerbitan saat ini berperan dalam membantu membangun kekuatan intelektualitas bangsa. Meski pangsa pasar industri ini tidak sebesar sektor yang lainnya, namun industri penerbitan juga memiliki potensi yang cukup kuat.

Selain itu, industri penerbitan juga terus berupaya untuk dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang ditandai dengan hadirnya produk-produk penerbitan seperti buku dan majalah dalam bentuk digital.

15. Periklanan

Subsektor Industri Kreatif
Sumber Gambar: keluhkesah.com

Periklanan adalah suatu penyajian materi yang di dalamnya berisi mengenai pesan persuasif kepada masyarakat guna mempromosikan suatu produk atau jasa.

Konten iklan pada umumnya dibuat khusus oleh sekelompok orang yang disebut sebagai agensi iklan.

Menurut data dari BEKRAF, periklanan adalah subsektor industri kreatif yang juga memiliki daya sebar paling tinggi. Hal ini karena tidak terlepas dari sinergi dengan para pemilik modal yang memasarkan suatu produk yang mereka keluarkan/produksi.

16. Televisi dan Radio

Meskipun arus informasi saat ini semakin masif, ternyata peran televisi dan radio masih dapat menunjukkan eksistensinya. Peranan dari kedua sektor industri ini terbilang besar dengan nilai mencapai 3,17% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Jika dilihat dari sisi ketenagakerjaannya, industri televisi dan juga radio menduduki peringkat ke-6 terbesar di dalam kontribusinya terhadap total tenaga kerja industri kreatif di Indonesia.

Manfaat Subsektor Industri Kreatif di Indonesia

Terdapat beberapa manfaat yang dapat dirasakan akibat dari bertumbuhnya industri kreatif di Indonesia, di antaranya adalah:

  • Membuka dan juga menambah lapangan pekerjaan
  • Nilai dan kualitas suatu produk semakin baik dan meningkat
  • Inovasi-inovasi baru semakin berkembang dengan cepat
  • Menjadikan persaingan yang kompetitif dan sehat
  • Manusia akan dituntut untuk semakin kreatif
  • Meningkatnya pertumbuhan ekonomi

Nah, itulah penjelasan mengenai 16 subsektor industri kreatif di Indonesia yang menunjukkan tren positif yang perlu kita ketahui. Jangan lupa, simak juga seputar ilmu pengetahuan lainnya di sini.

Nama Pelabuhan di Indonesia

Nama Pelabuhan di Indonesia

Nama Pelabuhan di Indonesia – Indonesia merupakan negara yang memiliki kondisi geografis sebagai negara kepulauan dan juga maritim. Maka tak heran jika di negara kita ini memiliki banyak pelabuhan yang tersebar di berbagai pulau.

Seperti contohnya pada kondisi geografis Pulau Bali, meski Bali tergolong sebagai pulau yang kecil namun di dalamnya terdapat beberapa pelabuhan yang berperan penting untuk menunjang perekonomian masyarakatnya.

Ya, keberadaan pelabuhan memang sangat penting baik itu dalam hubungan perdagangan atau sebagai sarana transportasi manusia untuk menghubungkan antara satu pulau dengan pulau yang lainnya.

10 Nama Pelabuhan di Indonesia yang Terkenal

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: www.marketeers.com

Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 70 pelabuhan yang telah beroperasi dan tersebar di berbagai daerah/pulau.

Untuk menambah wawasan kita mengenai pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia, maka di bawah ini adalah penjelasan tentang 10 nama pelabuhan yang terkenal di Indonesia.

1. Pelabuhan Tanjung Priok

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: aktual.com

Tanjung Priok merupakan pelabuhan yang terletak di utara Provinsi DKI Jakarta dan disebut sebagai pelabuhan tersibuk di Indonesia.

Bukan hanya mengangkut penumpang saja, pelabuhan ini juga disibukkan dengan angkutan barang yang keluar-masuk dari pulau dan juga luar negeri.

Adapun pembangunan pelabuhan ini diawali saat terjadi pengendapan lumpur di muara sungai Ciliwung pada pertengahan tahun 1960. Endapan lumpur ini menghambat keluar-masuknya kapal-kapal yang hendak berlabuh di Pelabuhan Sunda Kelapa.

Atas dasar itulah dibangun Pelabuhan Tanjung Priok untuk dijadikan sebagai lokasi alternatif mengingat hanya berjarak sekitar 9 Km dari Sunda Kelapa.

2. Pelabuhan Tanjung Mas

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: live.staticflickr.com

Tanjung Mas merupakan pelabuhan yang terletak di Semarang, Jawa Tengah. Pelabuhan ini memiliki luas 500 hektare yang di dalamnya terdapat fasilitas lengkap seperti Alur Pelayaran, Dermaga, Kolam Pelabuhan, Terminal, dan Gudang.

Di area pelabuhan ini juga terdapat sebuah mercusuar yang diberi nama Willem 3. Mercusuar Willem 3 dibangun pada tahun 1884 dan dibangun oleh Pemerintahan Kolonial Belanda yang pada saat itu ingin menjadikan kota Semarang sebagai kota pelabuhan dan juga kota dagang.

3. Pelabuhan Tanjung Perak

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: supplychainindonesia.com

Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya adalah pelabuhan teramai kedua setelah Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Setiap harinya terdapat ratusan kapal beraktivitas di pelabuhan yang terkenal karena fasilitasnya yang super lengkap ini.

Selain itu, Pelabuhan Tanjung Perak juga berfungsi untuk menghubungkan antara Kota Surabaya dengan kota-kota pelabuhan lainnya di Indonesia. Informasi mengenai pembangunan pelabuhan ini dimulai pada tahun 1910.

4. Pelabuhan Merak

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: faktabanten.co.id

Pelabuhan Merak merupakan sebuah pelabuhan yang terletak di Provinsi Banten. Dapat dikatakan, pelabuhan ini memiliki letak yang sangat strategis karena menghubungkan antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera yang mana kedua pulau ini terpisah oleh Selat Sunda.

Adapun pelabuhan ini juga menjadi pintu masuk dari Provinsi Lampung yang terdapat di ujung selatan Pulau Sumatera dengan Provinsi Banten serta sebaliknya.

Pada umumnya, terdapat puluhan bahkan ratusan kapal yang beroperasi dari Merak ke Bakauheni dan juga sebaliknya.

5. Pelabuhan Bakauheni

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: harianmomentum.com

Pulau Sumatera memiliki banyak pelabuhan yang terkenal, nah salah satunya adalah Pelabuhan Bakauheni yang menjadi pelabuhan penting mengingat letaknya yang juga strategis untuk menghubungkan antara Pulau Sumatera dan Jawa.

Pelabuhan yang terletak di Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan ini setiap harinya disinggahi ratusan kapal.

Sementara itu, kapal yang paling sering berlabuh di pelabuhan ini adalah kapal feri yang umumnya melayani jasa penyeberangan angkutan darat seperti bus penumpang, truk, mobil dan motor.

Puncak kepadatan di pelabuhan ini biasanya terjadi pada saat hari raya Idul Fitri yang mana banyak masyarakat yang mudik ke kampung halaman setelah bekerja di Jawa ataupun sebaliknya.

6. Pelabuhan Soekarno-Hatta

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: inaport4.co.id

Jika mendengar kata Soekarno-Hatta pasti yang terbesit pertama kali di pikiran kita adalah sebuah bandara Internasional yang terletak di Provinsi Banten, ya kan?

Namun ternyata terdapat juga pelabuhan di Indonesia yang juga diberi nama Soekarno-Hatta. Ya, pelabuhan ini memang benar adanya dan di beri nama Pelabuhan Soekarno-Hatta yang terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Adapun pelabuhan ini dikelola oleh PT Pelindo (Pelabuhan Indonesia). Didalam pelabuhan ini terdapat berbagai fasilitas yang mendukung seperti terminal peti kemas. Terminal peti kemas ini adalah wilayah keluar-masuknya barang dari dan ke Makassar.

7. Pelabuhan Ketapang

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: www.indonesiaferry.co.id

Di ujung timur Pulau Jawa juga terdapat salah satu pelabuhan yang cukup terkenal, yaitu Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur. Pelabuhan Ketapang menjadi pintu gerbang utama dari Pulau Jawa menuju Pulau Bali atau sebaliknya yang mana kapal-kapal ini harus melintasi Selat Bali.

Setiap harinya pelabuhan ini disibukkan oleh aktivitas puluhan kapal feri yang singgah atau berlabuh di Pelabuhan Ketapang.

8. Pelabuhan Harbour Bay

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: upload.wikimedia.org

Jika dilihat dari namanya, pelabuhan ini seolah-olah tidak terletak di Indonesia. Namun jika kita berkunjung ke Pulau Batam, maka kita pasti menemukan sebuah pelabuhan terkenal yang di beri nama Pelabuhan Harbour Bay.

Pelabuhan ini tidak seperti pelabuhan pada umumnya terlebih lagi pada saat malam hari. Hal ini karena dari Pelabuhan Harbour Bay kita dapat menikmati indahnya lampu-lampu yang terletak di Singapura.

Maka tak heran jika di sekitar pelabuhan banyak restoran-restoran bertarif mahal yang berjejer di Pelabuhan Harbour Bay. Saat ini Pelabuhan Harbour Bay telah menjadi salah satu destinasi wisata terkenal di pulau Batam.

9. Pelabuhan Batam Center

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: storage.googleapis.com

Meskipun sama-sama terletak di Batam, namun Pelabuhan Batam Center berbeda dengan Pelabuhan Harbour Bay. Hal ini karena Pelabuhan Batam Center lebih didominasi oleh kapal-kapal pengangkut barang.

Banyak barang dari luar negeri yang masuk melalui pelabuhan ini sehingga tidak heran jika di sekitar area pelabuhan kita dapat dengan mudah menjumpai barang-barang impor yang di jual dengan harga yang sangat murah.

Hingga kini, terdapat dua jenis kapal feri yang sering beroperasi, yaitu Batam Fast dan Penguin dengan jadwal keberangkatan hampir setiap jam mulai dari pukul 6:00 hingga pukul 21:00.

10. Pelabuhan Sunda Kelapa

Nama Pelabuhan di Indonesia
Sumber Gambar: panduanwisata.id

Selain Tanjung Priok, di Provinsi DKI Jakarta juga terdapat satu pelabuhan lagi yang juga sangat terkenal, yaitu Pelabuhan Sunda Kelapa.

Sering juga disebut sebagai pasar ikan, pelabuhan ini juga dikenal sebagai saksi bisu sejarah panjang Kota Jakarta. Hal ini karena Pelabuhan Sunda Kelapa sudah ada sejak masa Kerajaan Pajajaran atau tepatnya sekitar abad ke-12.

Pada awalnya, pelabuhan ini bernama Pelabuhan Kalapa. Di masa kejayaannya, pelabuhan ini dijadikan sebagai pelabuhan utama yang sangat penting di dalam keluar-masuknya barang ke Jakarta yang saat itu masih dikuasai oleh Kerajaan Pajajaran.

Hingga kemudian pada awal tahun 1970, pelabuhan ini diubah namanya dari Pelabuhan Kalapa menjadi Pelabuhan Sunda Kelapa.

Dengan keberadaan pelabuhan-pelabuhan ini faktanya dapat membantu dalam kehidupan masyarakat yang hendak menuju ke pulau lain. Selain itu, pelabuhan juga berfungsi sebagai keluar-masuknya barang dari dalam dan luar negeri.

Itulah pembahasan mengenai 10 nama pelabuhan di Indonesia yang paling terkenal. Diluar daripada yang telah kita bahas bersama, tentu masih banyak pelabuhan-pelabuhan lainnya yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat.