Seniman Patung

Seniman Patung

Seniman Patung – Terdapat banyak sekali macam atau jenis seni yang ada di dunia. Dari sekian banyak cabang seni, seni patung merupakan salah satu jenis seni yang dapat dengan mudah di jumpai di berbagai negeri, tanpa terkecuali di Indonesia.

Seni patung sendiri merupakan suatu hasil ekspresi jiwa manusia yang diwujudkan yaitu dengan membuat bentuk visual melalui media tiga dimensi yang mana salah satu tujuannya adalah sebagai keindahan.

Patung sendiri dapat dengan mudah kita temui bahkan di jalan-jalan yang mana biasanya dibangun sebagai monumen atau pengingat jasa atas peristiwa yang pernah terjadi di masa lalu.

Baca Juga : Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

10 Tokoh Seniman Patung Indonesia Paling Terkenal

Di negara kita ini terdapat banyak seniman patung yang mana karya-karyanya bahkan terkenal hingga ke mancanegara. Penasaran, siapa sajakah tokoh seni patung yang dimaksud? Berikut adalah 10 tokoh seni patung paling terkenal di Indonesia.

1. Ali Umar

Ali Umar adalah seorang tokoh seni patung yang lahir di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Seniman yang lahir pada tahun 1976 ini mendapatkan gelar S1 bidang seni (S.Sn.) di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Ia mulai menggeluti dunia seni patung tepatnya pada saat masuk ke Fakultas Seni Rupa dan Desain yang mana ia mengambil jurusan seni patung.

Adapun hampir semua karya-karyanya menginterpretasikan sikap dirinya sendiri yang sangat peka terhadap realitas seksual. Sementara itu, salah satu idealisme dalam karyanya adalah agama.

Menurutnya, agama merupakan aturan-aturan yang wajib dijalankan dalam berkarya. Dalam rentang masa karirnya ini, ia sudah banyak malang melintang dalam dunia seni patung.

Berbagai pameran seni telah dilaluinya, mulai dari pameran solo, grup, hingga ke penghargaan-penghargaan yang membanjiri kiprahnya di dunia seni.

Salah satu penghargaan yang membuatnya semakin terkenal adalah Karya Terbaik dalam acara Kemah Budaya 2000 yang di selenggarakan di Pantai Parangtritis Yogyakarta.

2. I Nyoman Nuarta

Seniman Patung
dolanyok.com

Hampir semua rakyat Indonesia mengenal tokoh seni patung yang satu ini. Ya, inilah I Nyoman Nuarta. I Nyoman Nuarta lahir di Tabanan pada tanggal 14 November 1951.

Beberapa karyanya yang paling terkenal hingga ke mancanegara adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK), Monumen Proklamasi Indonesia, dan Monumen Jalesveva Jayamahe.

Tokoh seni yang lahir di Pulau Dewata ini dibesarkan dari keluarga yang berlatar belakang pengusaha. Namun karena ingin mengasah bakatnya di bidang seni, ia kemudian menempuh studi jurusan Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1972.

Semenjak itulah kiprahnya di dunia seni dimulai. Awalnya, I Nyoman Nuarta lebih tertarik pada cabang seni lukis, namun sejak ia mengikuti studi di jurusan seni patung, ia kemudian lebih tertarik dan menyadari bahwa dirinya lebih berbakat di dunia seni patung.

Cerita awal mengenai titik balik kehidupannya adalah pada saat I Nyoman Nuarta mengikuti lomba desain patung proklamator Indonesia.

3. Edhi Sunarso

Seniman Patung
nowjakarta.co.id

Lahir di Salatiga pada tanggal 2 Juli 1932, Edhi Sunarso merupakan tokoh seorang seni yang pada awal kiprahnya di dunia seni juga mengemban tugas sebagai staff mengajar di Akademi Kesenian Surakarta.

Edhi Sunasro juga pernah mengajar sekaligus menjadi ketua jurusan seni patung, yaitu di Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia Yogyakarta.

Selanjutnya, ia menjadi tenaga pengajar di Institut Kejuruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Yogyakarta, hingga kemudian ia juga mengajar di Institut Seni Indonesia (ISI).

Seperti halnya I Nyoman Nuarta, Edhi Sunarso juga banyak menciptakan karya seni patung yang cukup terkenal, seperti patung monumen Selamat Datang di Bundaran HI dan Diorama Sejarah Monumen Nasional di Jakarta.

Baca Juga: Contoh Tari Kreasi

4. Kasman KS

Kasman KS adalah salah satu legenda tokoh seni patung di Indonesia yang lahir pada tanggal 19 Desember 1954 dan meninggal pada tanggal 10 November 2009 di Yogyakarta. Beliau merupakan salah satu dari pendiri Asosiasi Pematung Indonesia (API).

Selain itu, Kasman KS juga pernah memimpin komunitas seni sekato, yaitu sebuah kelompok perupa Indonesia yang mana seluruh anggotanya merupakan mahasiswa dan juga alumni dari Institut Seni Yogyakarta yang berasal dari etnis Minangkabau Sumatera Barat.

5. Arlan Kamil

Arlan Kamil adalah seorang seni jebolan dari Fakultas Seni Rupa jurusan seni patung di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Ia sukses menjadi seorang pematung setelah kerja kerasnya bekerja di sebuah pusat kerajinan patung-patung publik di kota Padang, Sumatera Barat.

Keyakinannya di dunia seni patung ini turut mengantarkannya ke Yogyakarta guna menempuh studi hingga menyelesaikannya di tahun 1992.

Karya yang dilahirkannya pun terbilang cukup banyak, di antaranya adalah karya-karya pembuatan patung tokoh KAA di Gedung Asia Afrika Bandung, Relief Bung Hatta di Kali Bata Jakarta, Patung Flora dan Fauna untuk Arab Saudi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

6. Syahrizal Koto

Memiliki nama lengkap Syahrizal Zain Koto, merupakan seorang seniman patung yang berasal dari kota Pariaman, Sumatera Barat yang lahir pada tanggal 6 September 1960.

Syahrizal Koto mengenyam pendidikan terakhir di Fakultas Seni Rupa jurusan seni patung di ISI Yogyakarta. Di masa hidupnya, ia telah menerima berbagai penghargaan.

Berbagai penghargaan yang pernah ia dapatkan adalah Depdikbud Bidang Kesenian Provinsi Sumatera Barat (1978), Anugerah Sketsa terbaik tingkat SLTA dan Perguruan Tinggi Sumatera Barat (1979), Karya terbaik Dies Natalis ISI (1990).

Syahrizal juga meraih penghargaan di Anugerah ke II kategori karya non abstrak lomba rancang patung Citra Raya Kota Nuansa Seni (1996) dan Anugerah Tiga Karya Nasional Sayembara Landmark Ancol (2001).

7. Dolorosa Sinaga

Pada awalnya Dolorosa Sinaga tidak memiliki cita-cita sebagai pematung atau seniman. Akan tetapi, berawal dari menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), ia kemudian mulai serius serta memberikan perhatian penuh terhadap karya seni patung.

Setelah Dolorosa selesai sekolah di IKJ, ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan seninya di St. Martins School of Art London, Inggris. Kemudian ia melanjutkan belajarnya di Karnarija Lubliyana, Yugoslavia hingga kemudian melanjutkan di Piero’s Art Foundry Berkeley, Amerika Serikat.

Karya-karyanya pun saat ini sudah tersebar di beberapa negara, salah satunya adalah di Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca Juga: Fungsi Seni Kriya

8. Herry Maizul

Seniman Patung
s.abcnews.com

Seniman yang lahir pada tahun 1963 dan berasal dari Padang Panjang Sumatera Barat ini adalah pematung senior dan juga pemimpin kelompok Khatulistiwa di Yogyakarta.

Nah, apakah kita mengetahui patung Ronald McDonald’s Indonesia? Jika mengetahuinya, maka Herry Maizul lah yang membuat patung tersebut atas dasar pesanan dari pihak McDonlad’s Indonesia! Luar biasa bukan?

Saat ini patung karyanya telah tersebar di seluruh Indonesia bahkan hingga ke kawasan Asia Pasifik.

9. Arby Samah Datuak Majo Indo

Tokoh seniman patung asal Indonesia selanjutnya adalah H. Arby Samah Datuak Majo Indo. Arby Samah lahir di Pandai Sikek, Tanah Datar, Sumatera Barat pada tanggal 1 April 1933.

Mengenai karya patung yang ia ciptakan adalah beraliran abstrak. Pematung asal Sumatera Barat ini juga tercatat sebagai pematung pertama di Indonesia. Legenda patung Indonesia ini memperoleh pendidikan seni di Akademi Seni Rupa Indonesia Yogyakarta (ASRI) di tahun 1953.

Selain terkenal sebagai seorang seniman yang hebat, Arby Samah juga bergabung dan juga berjuang yaitu dengan angkat senjata tepatnya pada masa agresi militer Belanda II.

Ia berjuang bersama anggota INS Kayutaman lainnya. Setelahnya, ia kemudian bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Solok Selatan.

10. Yusman

Seniman Patung
macropocket.blogspot.com

Yusman adalah pematung terkenal yang lahir di Padang, 12 November 1964. Beliau berpendapat bahwa sejarah tidak hanya hadir dalam bentuk teks atau buku saja, namun juga dapat di hadirkan melalui seni patung.

Ia juga menambahkan bahwa seni patung dapat merekonstruksi peristiwa/sejarah yang pernah terjadi di masa lalu. Maka tak heran jika sebagian besar karya ciptaannya berbentuk monumen sejarah atau patung tokoh pahlawan.

Banyak karya-karyanya yang sangat terkenal di Indonesia, beberapa di antaranya adalah Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Monumen Sultan Agung Tirtayasa, Monumen Museum Lubang Buaya, Monumen Dwikora dan Trikora di Mabes TNI, Monumen Kostrad Jakarta, dan lain sebagainya.

Demikianlah pembahasan mengenai 10 tokoh seniman patung di Indonesia paling terkenal. Selain terkenal di Indonesia, seni patung yang mereka buat bahkan juga terkenal sampai ke mancanegara hingga menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Sebenarnya terdapat banyak jenis karya seni rupa 3 dimensi yang dapat ditemukan di sekitar kita. Seperti misalnya setiap benda yang dipajang di ruangan terbuka maupun tertutup juga termasuk sebagai karya seni rupa.

Namun kebanyakan orang biasanya hanya mengenal seni sekedar dari jenisnya saja. Seperti misalnya patung, lukisan, seni cetak, grafis, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selebihnya, hanya sebagian orang saja yang dapat memahami kategori dari karya seni, misalnya seni rupa 3 dimensi yang akan kita bahas bersama-sama ini.

Baca Juga: Contoh Tari Kreasi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
www.coretanpemuda.com

Karya seni rupa 3 dimensi juga memiliki jenis yang sama seperti yang terdapat pada seni rupa 2 dimensi. Selain dapat dibagi berdasarkan dimensinya, seni rupa juga dapat dibagi berdasarkan tema dan fungsinya.

Berdasarkan Tema

Dalam hal ini, tema merupakan gagasan pokok dari suatu karya seni. Misalnya adalah karya seni religius, cinta, lingkungan, kehidupan, kematian, dan lainnya. Akan tetapi, tema tidak selalu tampak secara kasat mata (eksplisit) namun malah lebih tampak secara tersirat (implisit).

Berdasarkan Fungsi

Jika berdasarkan fungsinya, terdapat dua jenis seni, yaitu seni rupa terapan (applied art) dan seni rupa murni (fine art). Adapun seni rupa terapan dibuat dengan tujuan yaitu lebih mengutamakan fungsi dan kenyamanan penggunanya.

Sedangkan seni rupa murni merupakan sebuah karya yang dibuat hanya untuk keindahan atau unsur estetis lainnya saja.

Baca Juga: Fungsi Seni Kriya

Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
bataviaexpress.id

Seni rupa 3 dimensi merupakan suatu karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran atau sisi serta memiliki ruang ketiga yaitu berupa kedalaman. Inilah yang membedakan dengan karya 2 dimensi yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar saja.

Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
cf.shopee.co.id

Beberapa contoh yang termasuk ke dalam contoh karya seni rupa 3 dimensi adalah:

Seni Patung

Contoh pertama dari karya seni rupa 3 dimensi adalah patung. Patung dapat dilihat dari segala arah serta dapat diraba bentuknya. Sementara itu, terdapat beraneka macam karya patung yang ada di dunia ini.

Umumnya patung dibuat dengan menggunakan bahan dasar kayu, batu, logam, atau benda-benda keras lainnya yang cenderung memiliki volume dan tekstur yang kuat.

Beberapa contoh karya patung yang cukup terkenal di Indonesia adalah patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, patung Martha Christina Tiaharu di Maluku, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seni Kriya

Seni kriya merupakan sebuah seni yang mana dalam membuatnya adalah menitikberatkan pada keterampilan tangan namun tetap dengan memperhatikan fungsi untuk mengolah bahan baku untuk dijadikan sebagai bahan yang mempunyai nilai guna dan juga nilai estetis.

Selain itu, seni kriya juga diciptakan/dibuat untuk membantu kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah cangkir dan poci untuk alat rumah tangga, produk furnitur seperti meja dan kursi, sampai ke wayang golek untuk seni pertunjukan.

Keramik

Seni keramik pada awalnya terbuat dari tanah liat yang diproses dengan cara dibakar, seperti contohnya adalah genteng dan gerabah.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi, bahan dasar dalam pembuatan keramik saat ini digabung dengan logam kimia tertentu sehingga membentuk bahan dasar baru.

Keramik memiliki motif yang menarik sehingga selain digunakan sebagai pelapis material bangunan, keramik juga dapat dijadikan sebagai hiasan.

Kerajinan keramik ini banyak dan mudah dijumpai pada perabotan rumah tangga seperti vas bunga, gucci dan lain sebagainya.

Anyaman

Selanjutnya adalah anyaman. Seni anyaman merupakan teknik merangkai bambu/rotan dengan pola tertentu yang nantinya dibentuk menjadi beraneka ragam barang yang berguna untuk kebutuhan rumah tangga.

Beberapa contoh dari seni anyaman ini adalah pagar anyaman bambu, kursi anyaman rotan, tempat nasi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Arsitektur

Arsitektur merupakan seni membuat bangunan atau lingkungan sebagai sarana prasarana untuk menunjang kehidupan manusia dari segala aspek baik itu tempat istirahat, berlindung maupun tempat untuk beraktivitas.

Baca Juga: Fungsi Musik Tradisional

Unsur-unsur Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
macropocket.blogspot.com

Seni rupa 3 dimensi memiliki unsur-unsur khusus, seperti garis, bidang, bentuk, dan warna yang mana unsur-unsurnya ini digunakan untuk memperindah pada bentuk.

Contoh yang paling mudah dikenali dari unsur ini adalah patung. Sampai dengan saat ini, patung terus berkembang menjadi lebih baik sehingga nilai seni yang dimilikinya cukup tinggi.

Nilai Estetis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
igedewirasena.blogspot.com

Sementara nilai estetis pada karya seni rupa ini dapat bersifat objektif maupun subjektif. Nilai estetis atau objektif ini memandang keindahan sebuah karya seni rupa agar berada pada karya seni itu sendiri secara kasat mata (eksplisit).

Sedangkan pandangan bersifat objektif akan menilai bagaimana keindahan fisik suatu karya seni jika dinilai berdasarkan efektivitas penerapan unsur dan juga prinsip seni rupa yang digunakan.

Keindahan ini tersusun dari komposisi yang baik yang berasal dari perpaduan warna harmonis, penempatan objek yang seimbang dan juga tampak menyatu. Adapun secara subjektif, keindahannya ditentukan oleh selera penikmatnya.

Seperti misalnya ketika seseorang melihat karya seni abstrak, maka orang biasa tidak dapat menemukan nilai estetis dari penataan unsur rupa pada karya tersebut serta menganggap karya abstraknya jelek dan juga sangat mudah untuk dibuat.

Ia menganggap bahwa anak kecil pun sanggup membuat karya seperti itu. Meski terasa nyata, namun seseorang yang menilai dengan cara tersebut sangatlah tidak tepat.

Sebelum menghakimi suatu karya yang terlihat abstrak, alangkah baiknya nilai terlebih dahulu secara objektif. Jika unsur dan prinsipnya memang ternyata tidak menunjukkan karya yang baik, maka sebaiknya cari sisi lainnya seperti apa konsep dibalik karya tersebut.

Bahkan sebagian orang akan lebih menyukai karya abstrak serta menganggap lukisan realistik justru terlalu biasa atau menjemukan. Pandangan yang berbeda inilah yang disebut dengan pandangan subjektif.

Itulah pembahasan kali ini mengenai Jenis karya seni rupa 3 dimensi lengkap beserta pengertian, contoh, unsur, dan nilai estetisnya. Semoga bermanfaat.

Fungsi Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya – Negara kita adalah negara yang terkenal karena memiliki kesenian dan keragaman budaya Indonesia yang tidak ada duanya. Nah, salah satu keragaman budaya atau kesenian di Indonesia adalah seni kriya.

Keberadaan seni kriya ini sangat erat dengan aktivitas dan kebutuhan bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Seni kriya sendiri merupakan sebuah karya seni yang dibuat atau dihasilkan menggunakan keterampilan tangan.

Namun seni kriya juga harus memperhatikan kebutuhan fisik dan juga nilai keindahan (estetika).

Fungsi Seni Kriya dalam Kehidupan Manusia

Fungsi Seni Kriya
serambipintar.blogspot.com

Seni kriya sendiri telah ada di Indonesia sejak zaman prasejarah nenek moyang kita. Ini dibuktikan dengan ditemukannya benda-benda sejak zaman neolitikum yang mana pada waktu itu manusia sudah mulai tinggal menetap pada satu tempat.

Lantas, apa saja fungsi seni kriya dalam kehidupan manusia? Berikut penjelasan selengkapnya.

Hiasan (Dekorasi)

Salah satu hasil dari seni kriya ini banyak dijadikan sebagai hiasan atau dekorasi yang mana tujuannya adalah untuk mengelola permukaan benda sehingga terlihat lebih menarik untuk dinikmati.

Gambar dekorasi adalah gambar hiasan yang membuat wujud ruangan menjadi terlihat lebih hidup serta memiliki nilai estetik.

Banyak hasil karya seni kriya yang dijadikan sebagai pajangan karena seni kriya merupakan kelompok seni rupa yang menonjolkan rupa daripada fungsinya seperti halnya cindera mata, ukir, hiasan dinding, dan lain sebagainya.

Benda Terapan

Jenis seni kriya dalam hal ini adalah lebih mengutamakan fungsinya sebagai benda yang siap pakai. Umumnya mempunyai sifat nyaman, enak dipandang namun tetap tidak menghilangkan unsur keindahan seni kriya itu sendiri. Seperti contohnya adalah keramik, furnitur, senjata, dan lain-lain.

Benda Mainan

Tanpa disadari ternyata produk dari seni kriya sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah sebuah terapan ukir yang memiliki fungsi sebagai alat permainan.

Biasanya produk seni kriya ini dikemas secara sederhana, bahan yang digunakan mudah di dapatkan serta harga yang ditawarkan murah namun tidak murahan. Contoh dari seni kriya benda mainan adalah dakon, kipas kertas, boneka, dan lainnya.

Baca Juga: Fungsi Musik Tradisional

Pengertian Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya
info.naminakiky.com

Secara etimologi, kata kriya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “Krya” yang berarti mengerjakan. Seiring berjalannya waktu, kata Krya berkembang menjadi karya, kriya, dan kerja.

Maka dalam arti khusus, kriya adalah mengerjakan suatu hal yang menghasilkan sebuah objek, benda atau karya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata kriya diartikan sebagai jenis pekerjaan kerajinan tangan.

Adapun dalam bahasa Inggris, kriya atau Craft memiliki arti energi atau kekuatan, maksudnya adalah suatu keterampilan dalam membuat sesuatu.

Dengan begitu, pengertian seni kriya dapat diartikan sebagai seni yang sempurna karena tidak hanya pemenuhan yang dibutuhkan saja namun keindahan juga tetap diperhatikan.

Baca Juga: Unsur-unsur Musik

Jenis-Jenis Seni Kriya Nusantara

Fungsi Seni Kriya
www.inacraftnews.com

Wujud atau bentuk dari seni kriya di Indonesia sangatlah beragam, termasuk juga bahan-bahan yang digunakan. Dari beberapa seni kriya khas Nusantara, ternyata ada juga seni kriya yang tetap mempertahankan ciri atau keanekaragaman khas tradisionalnya.

Beberapa jenis seni kriya yang ada di Indonesia adalah:

Seni Kriya Kayu

Seni kriya kayu merupakan suatu jenis seni kriya yang mana dalam proses pengerjaannya selalu mengkombinasikan nilai fungsi dan juga estetika yaitu dengan menggunakan bahan kayu.

Adapun seni kriya kayu ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu tingkatan dasar dan profesional. Contohnya adalah patung, wayang golek, topeng, hiasan ukiran, dan lain sebagainya.

Seni Kriya Tekstil

Jenis seni kriya selanjutnya adalah seni kriya tekstil yang berbahan dasar menggunakan kain. Adapun istilah tekstil di sini mempunyai lingkup yang cukup luas.

Biasanya kain terbuat dari serat kualitas terbaik sehingga menghasilkan benang berkualitas untuk selanjutnya ditenun dan dijadikan sebagai barang yang sesuai dengan keinginan si pembuatnya.

Sama seperti halnya seni kriya kayu, seni kriya tekstil juga dikelompokkan menjadi dua, yaitu karya tenun dan karya batik.

Seni Kriya Keramik

Selanjutnya adalah seni kriya keramik yaitu merupakan benda yang terbuat dari tanah liat. Pembuatannya sendiri menggunakan teknik slab, putar, kemudian dicetak tuang.

Beberapa daerah di Indonesia yang terkenal sebagai penghasil seni kriya keramik adalah Banjarnegara, Bandung, Jepara, Malang, Yogyakarta, dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Seni Kriya Batu

Seni kriya batu merupakan jenis seni kriya yang terbuat dari batu sebagai bahan dasar utamanya yang kemudian batu ini akan dibentuk sedemikian rupa sehingga terlihat indah dan memiliki nilai jual tinggi. Contoh dari seni kriya batu adalah batu permata, fosil, batu akik, dan lainnya.

Seni Kriya Logam

Seni kriya logam adalah seni kriya yang bahan dasar dalam membuat seninya adalah menggunakan logam. Teknik pembuatannya sendiri terdiri dari dua cara, yaitu teknik bivalve dan cetak lilin.

Seni Kriya Kulit

Terakhir adalah seni kriya kulit. Seperti namanya, seni kriya ini berbahan dasar utama adalah kulit binatang. Beberapa jenis kulit yang digunakan untuk membuat seni kriya kulit adalah kulit kerbau, kulit sapi, kulit kambing, dan beberapa jenis binatang lainnya.

Sebelum dibuat kerajinan, kulit tersebut harus melalui beberapa proses pengolahan, mulai dari pemisahan kulit dari daging hewan, pencucian menggunakan cairan tertentu, pembersihan, perendaman hingga ke tahap proses finishing.

Banyak seni kriya kulit yang ada di Indonesia, di antaranya adalah wayang kulit, dompet, ikat pinggang, jaket, dan lain-lain.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai fungsi seni kriya lengkap beserta pengertian, jenis, dan contohnya. Semoga dapat menjadi sumber rujukan bagi kita yang saat ini sedang mencari pengetahuan akan hal tersebut.