Pengertian Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis – Musik adalah salah satu seni yang dapat membantu untuk mengurangi atau menghilangkan stres. Hal ini karena musik sangat nyaman untuk didengarkan.

Perpaduan nada-nada yang dihasilkan dari alat musik yang dimainkan dengan benar dan sempurna ini adalah sumber dari alat musik instrumen yang dibuat khusus untuk menghasilkan suara musik.

Adapun berdasarkan fungsinya, alat musik sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu alat musik ritmis, melodis, dan harmonis.

Baca Juga: Karakteristik Musik Kontemporer

Pengertian Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis
beranihijrah.com

Alat musik yang tergolong ke dalam jenis ini adalah alat musik yang hanya dapat menghasilkan beberapa nada unik atau hanya untuk mengiringi alat musik lainnya dalam lagu serta tidak bisa membuat sebuah irama pada lagu.

Sementara itu, alat musik ritmis hanya berperan sebagai pengatur tempo lagu. Biasanya alat musik ritmis mengeluarkan bunyi jika alat musik tersebut dipukul, digesek, atau digoyang.

Adapun secara umum, pengertian alat musik ritmis adalah sebuah alat musik yang berfungsi untuk melengkapi keharmonisan sebuah lagu.

Seperti yang telah dijelaskan diatas, alat musik ritmis memiliki peran yang cukup penting dalam membantu mengatur tempo dalam sebuah lagu meskipun pada dasarnya alat musik ritmis tidak mempunyai banyak nada.

Contoh Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis
www.artisanalbistro.com

Pada umumnya, jenis alat musik ritmis dimainkan dengan cara dipukul atau digesek. Beberapa contoh alat musik ritmis adalah:

Kendang

Kendang merupakan salah satu jenis alat musik ritmis yang mana cara memainkannya yaitu dengan cara dipukul. Biasanya kendang digunakan sebagai alat musik pelengkap alat musik lain, misalnya gamelan.

Beberapa pementasan seni yang paling sering menggunakan jenis alat musik berupa kendang adalah pertunjukan wayang, tari-tarian daerah, seni kuda kepang, dan lain sebagainya.

Rebana

Rebana juga termasuk ke dalam jenis alat musik ritmis dimana bahan dalam membuat alat musik ini adalah menggunakan kulit dan kayu yang dibuat berbentuk tabung bulat pipih.

Sama seperti kendang, rebana juga dimainkan dengan cara dipukul serta digunakan untuk kegiatan islami yang berpadu dengan musik modern.

Drum

Alat musik selanjutnya yang termasuk ke dalam jenis alat musik ritmis adalah drum. Drum merupakan jenis alat musik yang sangat populer di kalangan para pemuda.

Pada umumnya, drum dibuat dari plastik khusus serta dimainkan dengan cara dipukul menggunakan stik yang terbuat dari kayu.

Tamborin

Tamborin adalah jenis alat musik yang jika dimainkan akan mengeluarkan dua suara sekaligus. Ciri-cirinya adalah memiliki suara gemerincing yang berasal dari tumbukan logam pada bagian sis-sisinya. Sementara bunyi kedua adalah suara tabuhan yang berasal dari membrannya.

Kastanyet

Kastanyet merupakan alat musik ritmis yang berbentuk seperti kerang. Cara memainkannya adalah dengan menggunakan dua atau tiga jari saja yang membuatnya sangat mudah untuk dimainkan bahkan oleh seorang pemula sekalipun.

Simbal

Simbal adalah alat musik yang memiliki banyak ukuran, mulai dari yang kecil sampai dengan ukuran yang besar. Bahan dasar dalam membuatnya adalah berasal dari logam.

Untuk ciri dari alat musik ini adalah berbentuk bulat mirip seperti cakram dan pada umumnya diletakkan di drum. Namun ada juga jenis simbal tangan yang dapat dimainkan dengan cara memadukan dua simbal.

Marakas

Sekilas, marakas memiliki bentuk mirip seperti lollipop besar. Sedangkan ciri dari alat musik yang satu ini adalah memiliki pegangan serta terdapat bola besar di atasnya yang mana bola besar tersebut akan mengeluarkan bunyi ketika digoyang-goyang.

Tifa

Tifa adalah jenis alat musik yang terbuat dari kayu yang diberi rongga pada bagian tengah serta ditutup menggunakan kulit pada salah satu sininya.

Ciri-ciri dari alat musik ini adalah berbentuk panjang dan ramping dan biasanya dimainkan pada saat upacara tradisional masyarakat Indonesia Timur, seperti di Maluku dan Papua.

Conga

Conga merupakan jenis alat musik ritmis yang berasal dari Afrika yang disebut juga dengan nama tumbora. Bentuknya sendiri mirip seperti kendang serta digunakan untuk mengiringi musik pop modern. Bahan dalam membuat alat musik ini adalah berasal dari serpihan kayu dan fiberglass.

Triangle

Alat musik triangle terbuat dari logam yang berbentuk panjang yang kemudian dibengkokkan sampai menjadi bentuk segitiga namun di setiap ujungnya tidak saling menyatu.

Ciri lainnya dari alat musik ini adalah terdapat semacam tali di salah satu sudutnya yang berfungsi untuk memegang alat musik ini.

Baca Juga: Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Fungsi Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis
satrianesia.com

Sama seperti jenis alat musik lainnya, alat musik ritmis juga memiliki banyak fungsi, seperti misalnya untuk menyempurnakan instrumen alat musik lainnya sehingga mampu menciptakan harmoni baik itu saat dipadukan dengan alat musik lain maupun pada saat dimainkan sendirian.

Beberapa fungsi lainnya dari alat musik ritmis adalah:

Harmonisasi

Dalam sebuah pertunjukan seni musik orkestra biasanya membutuhkan alat musik ritmis guna memadukan beragam unsur alat musik lainnya. Maka dalam hal ini, alat musik ritmis berfungsi dan berperan penting dalam pertunjukan musik.

Mengatur Tempo

Fungsi selanjutnya dari alat musik ritmis adalah untuk mengatur tempo, baik itu tempo dalam lagu atau tarian. Mengatur tempo merupakan hal yang sangat penting pada saat proses mencipta lagu maupun pada saat memainkannya.

Koreografi

Jenis alat musik ritmis juga berfungsi untuk membantu mengayur tempo. Sebab inilah mengapa biasanya sebelum masuk ke koreografi, maka akan diiringi oleh alat musik ritmis.

Tujuannya agar dapat masuk sesuai dengan tempo yang tepat dan juga sebagai penanda dari satu gerakan terhadap gerakan yang lainnya.

Pengiring Lagu

Selain sebagai koreografi, alat musik ritmis juga dapat membuat lagu lebih hidup, yaitu pada saat lagu dimainkan.

Penyempurna Instrumen

Terakhir adalah alat musik ritmis berfungsi sebagai penyempurna instrumen dari instrumen musik lainnya. Misalnya di dalam pertunjukan orkestra.

Itulah pembahasan mengenai pengertian alat musik ritmis lengkap beserta contoh dan fungsinya yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.

Karakteristik Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer – Musik adalah salah satu seni yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Hadirnya musik ternyata tidak hanya dijadikan sebagai sarana hiburan saja, namun juga dapat dijadikan sebagai penenang pikiran di kala jenuh.

Seperti halnya seni yang lainnya, seni musik juga memiliki berbagai aliran, seperti misalnya aliran musik tradisional, jenis musik kontemporer hingga musik modern. Ya, dari sekian banyak jenis atau aliran musik, terdapat salah satu aliran musik, yaitu musik kontemporer.

Namun apakah kita mengetahui, apa itu musik kontemporer? Jika belum mengetahuinya, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas bersama-sama mengenai karakteristik musik kontemporer lengkap beserta pengertian dan hal lainnya yang masih berhubungan dengan musik kontemporer.

Karakteristik Musik KontemporerKarakteristik Musik Kontemporer

www.yuksinau.id

Untuk membedakan antara musik kontemporer dan dengan musik yang lainnya, maka sebelumnya kita wajib mengetahui karakteristiknya. Di bawah ini adalah karakteristik dari musik kontemporer:

  • Musik kontemporer memiliki melodi lirik yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan musik yang telah ada pada periode sebelumnya
  • Ritmenya kompleks
  • Memiliki banyak suara perkusi
  • Terdapat beberapa harmoni yang sengaja dibuat tidak selaras
  • Khusus frekuensi alat musik tiup wood wind, brass dan bunyi perkusi lainnya cenderung lebih sering terdengar jika dibandingkan dengan musik pada periode sebelumnya.
  • Musik kontemporer menggunakan suara sintetis dan elektronik

Pengertian Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
www.ngelmu.co

Jenis musik kontemporer sendiri jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah suatu hal yang mengedepankan aktivitas dan juga kreativitas.

Adapun dalam bahasa Inggris, musik kontemporer disebut juga dengan musik yang telah ada mulai dari zaman dahulu hingga sampai dengan saat ini.

Namun secara umum, pengertian musik kontemporer adalah sebuah cabang seni musik yang muncul sekitar abad ke-19 dan sampai dengan saat ini.

Baca Juga: Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Sejarah Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
www.whiteboardjournal.com

Membahas sedikit mengenai sejarah musik kontemporer yang mana musik ini pertama kali muncul sekitar abad ke 19, tepatnya berawal dari suatu gerakan seni lukis yang impresionis. Nah, kelompok yang membentuk ini yaitu kelompok pelukis yang berasal dari Prancis.

Sementara itu, pembentukan seni musik kontemporer ini didasarkan ketidaksetujuan terhadap pandangan romantisme yang diterima oleh masyarakat dengan aliran seni baru yaitu impersionalisme.

Aliran baru yang lebih mengedepankan kesan impresi ini dibuat dari karya seni, sehingga dalam musik kontemporer banyak menggunakan elemen baru yang menciptakan dan juga menonjolkan impresi.

Tepatnya 3 bulan terakhir di abad ke-19, mulailah muncul musik orkestrasi dan piano yang menghasilkan suara yang sangat bagus.

Bahannya sendiri berasal dari seni sastra kemudian dibarengi dengan munculnya tangga nada, chord, dan ritme yang masih dipakai hingga sampai dengan saat ini.

Hingga kemudian masuk pada abad ke-20, mulailah menunjukkan sastra dan seni di dalam mekanisme musik yang kemudian musik kini sudah memiliki variasi dan warna yang beragam dari modernisasi ke impresionisme.

Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis musik kontemporer dan variasi yang juga beragam dan telah di akui dan di tetapkan sebagai gerakan besar yang di tiap tahunnya di adakan pekan komponis dan wadah bagi para komposer di seluruh Nusantara.

Ciri-ciri Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
berita.upi.edu

Terdapat beberapa ciri-ciri dari musik kontemporer yang membedakan dengan aliran seni musik lainnya. Inilah ciri-ciri dari musik kontemporer:

  • Memiliki notasi musik yang hanya dapat dimengerti oleh pemusik saja. Hal ini karena notasinya ditulis menggunakan simbol atau tanda
  • Warna bunyi dapat saja sejenis namun dapat pula terdiri dari berbagai jenis
  • Bunyi atau suara yang tercipta didapat dari sumber yang beragam (elektronik) dan tidak hanya dari instrumen musik saja
  • Improvisasi dari musik kontemporer sangat bervariasi serta mengikuti keinginan dari si penciptanya
  • Biramanya tidak terpaku pada satu birama saja
  • Menggunakan tangga nada yang bervariasi
  • Musik kontemporer juga memiliki tempo dan dinamik yang lebih bervariasi

Unsur-unsur Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
theinsidemag.com

Pada umumnya, seni musik memiliki unsur seperti nada, ritme, melodi dan harmoni. Begitu pula dengan musik kontemporer yang juga memiliki unsur-unsur tersebut.

Berikut adalah penjelasan mengenai unsur-unsur yang terdapat pada musik kontemporer:

Warna Nada (Tone Color)

Musik kontemporer memiliki sedikit penekanan pada campuran suara, namun disini perkusi memainkan peran utama, sedangkan warna nada yang dimainkan secara individu akan terdengar lebih jelas.

Harmoni

Pada aliran musik ini dikenal istilah polychord, yang mana 2 kunci nadanya terdengar pada waktu yang bersamaan. Namun dalam harmoni musik kontemporer juga menggunakan 4 kunci nada.

Ritme

Dapat dibilang, ritme merupakan salah satu unsur musik kontemporer yang paling menonjol/mencolok.

Disini, kebanyakan ritme yang digunakan adalah ritme yang membangkitkan semangat, dorongan, dan juga kegembiraan serta terdapat kelompok ketukan yang tidak beraturan.

Dalam ritme musik kontemporer, dikenal istilah polyrhrthm yang merupakan penggunaan dua ritme yang kontras dalam waktu bersamaan.

Melodi

Melodi adalah tingkatan tinggi-rendah dan juga panjang-pendek nada yang terdapat dalam musik. Adapun melodi dalam musik kontemporer ini dikenal memiliki range yang sangat besar atau lebar serta menggunakan 12 nada kromatik tanpa tonel center.

Baca Juga: Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Jenis Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
www.law-justice.co

Ada beberapa jenis musik kontemporer, seperti:

  • Musik Klasik
  • Musik Pop
  • Musik Rock
  • Musik Jazz
  • Musik Blues
  • Musik R&B

Alat Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
s2.bukalapak.com

Beberapa jenis alat musik yang tergolong ke dalam musik kontemporer adalah:

  • Talempong
  • Sasando
  • Biola
  • Piano
  • Kecapi
  • Angklung
  • Suling
  • Gitar
  • Kolintang
  • Gamelan
  • Gelas Plastik
  • Perkusi

Fungsi Musik Kontemporer

Selain berfungsi sebagai kesenian, musik kontemporer juga memiliki beberapa fungsi lainnya, seperti:

Fungsi Keagamaan

Musik kontemporer dapat digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan agama, yaitu dengan mengajarkan nilai kebaikan. Hal ini karena musik adalah salah satu media pembelajaran yang bagus dan dapat dengan mudah dipahami oleh masyarakat.

Fungsi Pendidikan

Fungsi pendidikan dalam konteks musik kontemporer adalah pada saat kerja sama dalam tim atau kelompok ketika sedang memainkan alat musik sehingga terbentuk musik yang harmonis.

Fungsi Hiburan

Sementara itu, fungsi paling umum dari sebuah musik adalah sebagai hiburan. Beberapa orang percaya, bahwa dengan mendengarkan musik ternyata dapat dijadikan sebagai hiburan tersendiri serta dapat menjadikan lebih relax dan santai serta bersemangat saat mendengarkan musik.

Fungsi Komunikasi

Musik juga dapat dijadikan sebagai media berkomunikasi untuk para pendengarnya. Seperti misalnya untuk menyampaikan ide, kritik sosial, motivasi, dan lainnya.

Fungsi Artistik

Maksud dari fungsi artistik pada musik kontemporer adalah sebagai media ekspresi seorang seniman guna untuk menyajikan sebuah karya yang ia ciptakan.

Fungsi Umum

  • Sebagai bentuk penemuan dan juga perkembangan gramatika musik
  • Aktualisasi gaya bermusik pada musik kontemporer dari komposer
  • Mengembangkan jenis dan juga variasi seni musik baik itu yang bersumber dari tradisi maupun bukan

Demikianlah pembahasan mengenai karakteristik musik kontemporer lengkap dari pengertian hingga fungsinya. Dengan pembahasan kali ini, semoga kita dapat lebih memahami seni musik kontemporer.

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli – Sebagai bangsa yang memiliki keragaman budaya Indonesia, negara kita ini mempunyai banyak kesenian yang tersebar di berbagai daerah di Nusantara.

Nah, salah satu kesenian di Indonesia yang cukup terkenal adalah seni tari. Seni tari sendiri merupakan salah satu cabang seni yang sangat melekat dengan budaya di Indonesia.

Hal ini terlihat dari perkembangannya yang cukup pesat yaitu dapat dilihat dari munculnya seni tari modern yang semakin eksis di zaman yang juga modern seperti sekarang ini.

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
infotenmem.blogspot.com

Meskipun kita sering menyaksikan seni tari baik itu secara langsung maupun melalui internet, namun apakah kita mengetahui mengenai definisi tari menurut para ahli?

Jika belum mengetahuinya, berikut adalah penjelasan mengenai definisi tari berdasarkan pendapat para ahli.

Aristoteles

Seni tari menurut Aristoteles adalah sebuah gerakan ritmis yang mana gerakannya ini memiliki tujuan tertentu. Tujuannya adalah untuk menghadirkan sebuah karakter yang dimiliki oleh manusia, tepatnya yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita.

Hawkins

Sedangkan menurut Hawkins, seni tari adalah suatu ekspresi perasaan manusia yang diubah dalam sebuah imajinasi menjadi bentuk media gerak sehingga gerakan yang simbolis ini menggambarkan sebuah ungkapan bagi si penciptanya.

Jazuli

Jazuli mendefinisikan seni tari merupakan irama musik yang sebagai pengiring juga dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud atau suatu tujuan yang sejatinya hendak disampaikan oleh si pencipta tari melalui si penari.

Suadarsa Prionggo Broto

Suadarsa Prionggo Broto mendefinisikan bahwa seni tari merupakan suatu ketentuan dari bentuk-bentuk gerakan tubuh manusia dan juga ruang.

Soedarsono

Tari menurut Soedarsono adalah menggambarkan sebuah ekspresi jiwa manusia yaitu melalui gerak-gerak ritmis dan indah.

Baca Juga: Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Secara Umum

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
ringgoabrio.blogspot.com

Adapun pengertian seni tari secara umum yaitu tari merupakan salah satu cabang seni yang mengungkapkan ekspresi, keindahan, hingga makna tertentu dengan melalui media gerak tubuh.

Gerak tubuh ini disusun serta diperagakan sedemikian rupa dengan tujuan untuk memberikan penampilan dan pengalaman yang menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan horison yang baru bagi seseorang yang menontonnya.

Jenis-jenis Seni Tari

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
wikimedia.org

Secara umum, seni tari terbagi dalam tiga kelompok, yaitu seni tari tradisional, modern, dan kontemporer. Berikut penjelasan selengkapnya.

Seni Tari Tradisional

Jenis tari tradisional ialah cabang seni tari yang telah melalui perjalanan yang cukup panjang dan memiliki nilai-nilai masa lalu yang tetap dipertahankan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Bukan hanya itu saja, seni tari tradisional juga memiliki hubungan dengan ritual adat istiadat. (Sekarningsih dan Rohayani, 2006, hal. 5).

Sementara menurut Hidayat (205, hal. 14) berpendapat bahwa seni tari tradisional juga dapat dipahami sebagai tata cara yang berlaku di suatu wilayah/lingkungan etnik adat tertentu dimana sifatnya ini turun-temurun.

Maka dapat disimpulkan bahwa tari tradisional merupakan seni tari yang sebelumnya telah berkembang dari masa ke masa serta telah terjadi dalam waktu yang cukup lama di suatu daerah etnik tertentu sehingga memiliki nilai-nilai masa lalu yang dijaga secara turun-temurun.

Seni Tari Modern

Tari modern merupakan jenis seni tari yang sudah tidak terikat oleh aturan adat-istiadat di suatu daerah. Tari modern ini cenderung lebih bebas serta meninggalkan berbagai tradisi menari untuk mengembangkan seni tari ke tahap yang lebih lanjut dan tidak melulu turun-temurun.

Namun bukan hanya itu, tari modern juga sarat akan budaya yang cenderung populer.

Seperti contohnya bagaimana tari modern digunakan untuk menjadi tarian latar pada saat konser penyanyi tunggal atau pada saat sebuah band sedang tampil sehingga penari modern akan menari di atas panggung untuk mengirinya.

Seni Tari Kontemporer

Dapat dikatakan bahwa seni tari kontemporer merupakan puncak dari pengembangan seni tari pada masa kini. Akan tetapi karena merupakan puncak tari pada konteks masa sekarang, maka bentuknya pun terbilang masih radikal.

Sehingga banyak gerakan yang terlihat eksperimental dan masih belum bisa dipahami dengan jelas oleh masyarakat secara umum.

Nah, untuk mendalami seni tari kontemporer, ada baiknya kita terlebih dahulu memahami seni tari kontemporer secara umum sehingga kita mengetahui maksud yang terkandung dalam seni tari kontemporer.

Fungsi Seni Tari

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
miro.medium.com

Menurut Soedarsono (Sekarningsih & Rohayani, 2006, hal. 9-11), setidaknya terdapat lima fungsi seni tari, yaitu tari sebagai sarana upacara ritual, hiburan, tontonan, pendidikan, dan sebagai wujud rasa syukur.

  • Tari Berfungsi Sebagai Sarana Upacara Ritual dan Adat

Dalam hal ini, seni tari yang akan digunakan untuk upacara ritual adat adalah seni tari yang wajib mengikuti dan juga memenuhi kaidah-kaidah secara turun-temurun serta telah menjadi tradisi di suatu daerah tertentu.

Untuk pelaksanaannya pun biasanya diselenggarakan hanya pada waktu tertentu saja dan juga di pimpin oleh orang-orang tertentu saja.

  • Tari Berfungsi Sebagai Hiburan

Fungsi tari sebagai sarana hiburan adalah digunakan untuk memeriahkan suatu acara. Misalnya acara pernikahan, pesta budaya, dan lain sebagainya.

  • Tari Berfungsi Sebagai Tontonan

Maksudnya adalah tari yang memang khusus dipertunjukkan dan pelaksanaannya dipersiapkan hanya untuk dinikmati.

Contohnya adalah suatu lembaga sengaja menggelar seni tari untuk menunjukkan kebolehan para peserta didiknya yang membuat satu grup tari memiliki tujuan untuk meraih dan memanjakan para penggemarnya.

  • Tari Berfungsi Sebagai Sarana Pendidikan

Seni tari sebagai sarana pendidikan adalah untuk mendidik anak agar bersikap dewasa dan juga menghindari tingkah laku yang buruk/menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran yang terdapat pada seni tari juga secara tidak langsung dapat mengasah perasaan seseorang.

  • Tari Berfungsi Sebagai Wujud Rasa Syukur

Tari juga dapat dijadikan sebagai wujud rasa syukur baik itu dalam ranah syukuran, peringatan hari besar nasional, hingga peresmian gedung atau instansi yang baru dibangun/berdiri. Biasanya mereka sengaja menggunakan seni tari untuk rasa syukur atas tercapainya suatu target.

Itulah pembahasan mengenai pengertian tari menurut para ahli dan secara umum lengkap beserta jenis dan fungsinya. Semoga artikel yang telah kita bahas bersama-sama ini bermanfaat bagi kita semua!

Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Seni Menurut Para Ahli – Istilah seni tentu bukanlah suatu hal yang aneh, bahkan sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari.

Seni dapat diartikan sebagai sebuah karya yang dibuat/diciptakan secara artistik baik itu dalam bentuk audio, media visual, atau bahkan hasil dari kombinasi keduanya.

Adapun pengertian seni sendiri dapat mewakili perasaan manusia yang di dalamnya mengandung unsur estetik atau keindahan yang diungkapkan melalui suatu media yang bersifat nyata dan dapat dirasakan oleh panca indera manusia.

Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Sumber Gambar: www.portaljawa.com

Banyak para ahli yang mendefinisikan pengertian seni. Berikut adalah pendapat para ahli mengenai apa itu seni.

Ki Hajar Dewantara

Salah satu pejuang Indonesia atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Bapak Pendidikan Nasional”, yaitu Ki Hajar Dewantara mengemukakan pengertian daripada seni.

Menurutnya, seni adalah hasil keindahan yang dapat menggerakkan perasaan indah siapa pun yang melihatnya. Maka apa pun perbuatan manusia yang mampu mempengaruhi dan menciptakan perasaan indah itu juga dapat disebut sebagai seni.

Aristoteles

Sementara itu, Aristoteles menyatakan bahwa seni merupakan suatu aktivitas meniru alam melalui bentuk atau cara pengungkapan dan penampilannya yang tidak menyimpang dari realitas atau fakta yang ada.

Alexander Baum Garton

Alexander Baum Garton berpendapat bahwa seni adalah suatu hal yang berkaitan dengan keindahan serta memiliki tujuan positif, sehingga mampu menciptakan perasaan senang dan bahagia bagi mereka yang menikmatinya.

James Murko

Seni menurut James Murko adalah penjelasan dari ungkapan perasaan indah yang ada dan terkandung pada setiap jiwa manusia.

Ia juga menyatakan bahwa seni dilahirkan atau diciptakan melalui perantara, baik itu berupa media atau alat komunikasi yang bisa ditangkap oleh panca indera manusia, baik itu pendengaran, penglihatan, atau perantara gerak.

Immanuel Kant

Berbeda dengan James Murko, Imamanuel Kant berpendapat bahwa seni merupakan sebuah impian yang dituangkan menjadi suatu karya. Hal ini karena rumus-rumus tertentu yang tidak dapat mewujudkan realitas atau kenyataan.

Hillary Bel

Hillary Bel mengemukakan bahwa seni adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sebuah karya yang dapat menyentuh hati serta dapat menimbulkan rasa penasaran bagi para penikmatnya sehingga mereka berusaha mencari tahu siapa penciptanya.

Leo Tolstoy

Sedangkan menurut Leo Tolstoy, seni adalah suatu ungkapan perasaan dari si pencipta seni untuk menyampaikan apa yang dirasakannya terhadap orang lain yaitu mereka sebagai penikmat karyanya.

Eric Ariyanto

Menurut Eric Ariyanto, seni adalah suatu kegiatan atau aktivitas rohani (batin) yang direfleksikan ke dalam bentuk karya yang mana karyanya ini mampu menciptakan timbulnya rasa penasaran dan juga ketertarikan orang lain untuk melihat dan mendengarnya.

Plato

Plato menyebut bahwa seni adalah sebuah hasil tiruan alam berikut dengan segala isinya (ars imitator naturam).

Ensiklopedi Indonesia

Sementara itu, ensiklopedi Indonesia menyatakan bahwa seni adalah sebuah karya cipta dari segala hal yang mengandung unsur keindahan yang membuat orang yang melihat atau mendengarnya menjadi senang dan bahagia.

Baca Juga: Identitas Nasional Indonesia

Pengertian Seni Secara Umum

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Sumber Gambar: www.yuksinau.id

Istilah seni sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu kata “Sani” yang memiliki arti persembahan atau pemujaan.

Ini dapat dilihat dalam kehidupan masyarakat secara umum bahwa seni sangat berkaitan erat dengan upacara adat atau keagamaan atau lebih tepatnya kesenian daerah. Sementara seni dalam bahasa Inggris adalah “Art” yang memiliki arti art visual atau seni rupa.

Maka dapat disimpulkan bahwa pengertian seni secara umum adalah suatu produk yang mengandung unsur kesenian yang diciptakan oleh manusia yang bertujuan untuk membawa kesenangan.

Seni sendiri sengaja diciptakan oleh manusia dengan membawa unsur keindahan yang terkandung di dalamnya sehingga dapat mempengaruhi perasaan orang lain, khususnya yang melihat atau mendengarkannya.

Macam-macam Seni

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Sumber Gambar: asarpua.com

Setelah mengetahui pengertian seni menurut para ahli dan juga secara umum, maka kita juga perlu mengetahui mengenai macam-macam seni.

Hasil dari seni sendiri dapat kita nikmati melalui media penglihatan atau visual, pendengaran atau audio, dan juga kombinasi di antara keduanya.

Di bawah ini adalah penjelasan mengenai macam-macam seni.

Seni Rupa

Macam-macam seni yang pertama adalah seni rupa yang mana definisinya adalah sebuah hasil karya visual berupa lukisan, gambar, patung, kerajinan tangan, multimedia, dan lain sebagainya yang mana wujudnya dapat dinikmati dengan indera penglihatan.

Seni Musik

Kedua adalah seni musik. Seperti namanya, seni musik adalah hasil karya cipta manusia yang menekankan pada unsur bunyi namun juga tetap memperhatikan unsur lainnya, baik itu unsur melodi, notasi musik, serta harmoni yang indah sehingga enak didengar.

Seni Tari

Seni tari adalah hasil karya cipta manusia yang terwujud dalam bentuk gerakan tubuh yang mampu menciptakan sebuah keindahan.

Macam seni tari juga menggunakan unsur bunyi yang berasal dari seni musik yang berfungsi sebagai sarana untuk mengomunikasikan atau menyampaikan maksud dan juga tujuan tertentu, yaitu dari seorang koreografer kepada penonton yang melihatnya.

Seni Teater

Selanjutnya adalah seni teater yang merupakan suatu karya seni yang mencoba untuk memvisualisasikan imajinasi seseorang yang berhubungan dengan perilaku makhluk hidup.

Adapun seni ini diperagakan dalam bentuk adegan-adegan yang diperankan oleh para pemain teater itu sendiri baik secara individu maupun kelompok.

Seni Sastra

Terakhir adalah seni sastra, yaitu sebuah bentuk atau wujud seni berupa kata-kata, seperti misalnya kaligrafi atau puisi yang dapat dinikmati dengan indera penglihatan dan indera pendengaran.

Sementara itu, seni sastra bertujuan untuk menyampaikan pesan dan kesan terhadap para penikmatnya dengan cara yang indah.

Fungsi Seni

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Sumber Gambar: www.haipedia.com

Secara umum, terdapat dua fungsi daripada seni, yaitu fungsi individu dan fungsi sosial.

Fungsi Individu

  • Sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan emosional, sehingga seseorang yang menikmati seni dapat merasakan senang, cinta, benci, marah, sedih, haru, dan perasaan lainnya guna meluapkan perasaannya.
  • Sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan fisik. Misalnya terdapat seorang seniman yang membuat guci unik dan bernilai seni sebagai pajangan rumah yang mana tujuannya untuk memuaskan kebutuhan fisik dan juga memberikan kenyamanan kepada para penikmat dari hasil karya seni tersebut.

Fungsi Sosial

  • Dalam fungsi sosial, seni dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan keagamaan yang dapat dilihat dari busana pakaian, prosesi upacara, lagu rohani, kaligrafi, dan lainnya.
  • Seni juga berfungsi dalam dunia pendidikan. Maksudnya adalah seni dapat dipelajari baik itu nilai dan ilmunya sebagai bentuk mengekspresikan diri dengan cara yang menyenangkan.
  • Sebagai sarana untuk mengekspresikan diri yang bertujuan untuk menghibur diri sendiri maupun orang lain yang melihatnya.
  • Untuk memudahkan dalam menjelaskan suatu hal kepada orang lain. Contohnya penggunaan poster untuk menyampaikan suatu informasi yang menggunakan gambar menarik makan akan lebih mudah dimengerti oleh para pembacanya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, kini kita telah lebih memahami mengenai pengertian seni secara umum dan menurut para ahli lengkap beserta macam dan fungsinya. Bahkan fungsi seni ternyata bermanfaat baik bagi kehidupan secara individu maupun sosial.

Identitas Nasional Indonesia

Identitas Nasional Indonesia

Pada dasarnya identitas nasional Indonesia merupakan bentuk manifestasi dari nilai-nilai budaya yang tumbuh berkembang dalam suatu negara, khususnya Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, nilai-nilai tersebut berubah menjadi ciri khas suatu bangsa atau negara.

Identitas sendiri berasal dari kata “identity” yang berarti ciri khas, ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri perorangan atau kelompok tertentu yang membedakannya dengan orang atau kelompok lainnya.

Sementara kata “nasional” adalah sebuah gambaran akan identitas yang melekat pada diri seseorang, kelompok tertentu, atau organisasi yang lebih besar berdasarkan kesamaan fisik, ragam, bahasa, budaya, cita-cita atau tujuan.

Pengertian Identitas Nasional Indonesia

Identitas Nasional Indonesia
jalankuliah.blogspot.com

Identitas nasional sendiri memiliki banyak pengertian, namun secara umum, Identitas nasional Indonesia adalah sebuah jati diri, ciri, atau sifat yang tumbuh dan berkembang di negara Indonesia sehingga dapat menjadi pembeda dengan negara lainnya.

Meskipun negara kita ini memiliki keragaman budaya Indonesia yang berbeda-beda, namun kita telah sepakat untuk menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan berbagai identitas, baik itu bahasa, budaya, agama, ras atau lainnya.

Sehingga dapat dikatakan bahwa identitas nasional merupakan kristalisasi dari kumpulan identitas-identitas yang heterogen.

Faktor Pembentuk Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
kresna2202.blogspot.com

Terdapat 5 faktor utama yang mempengaruhi pembentuk identitas nasional yang terdapat di suatu bangsa/negara. 5 faktor yang dimaksud adalah:

Primordialisme

Primordialisme sendiri merupakan kecintaan atau fanatisme pada suatu golongan, etnis atau suku yang sama. Dalam hal ini, kecintaan atau fanatismenya didasarkan oleh sistem kekerabatan dan kekeluargaan yang identik karena adanya hubungan darah antar anggota.

Faktor primordialisme ini menyebabkan seseorang cenderung lebih mudah berteman dan juga menyukai sesama golongan.

Seperti misalnya orang Jawa dengan orang Jawa, golongan menengah ke atas dengan golongan menengah ke atas, dan lain sebagainya.

Bukan hanya itu, primordialisme yang kuat juga menyebabkan pengelompokan individu-individu dengan karakteristik sama yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu kelompok komunitas yang memiliki karakteristik/identitas tertentu.

Pemimpin Bangsa

Pemimpin suatu bangsa merupakan figur atau tokoh pemimpin karismatik yang menjadi kebanggaan rakyatnya. Seorang pemimpin bangsa/negara yang karismatik adalah yang berprinsip sebagai pelayan masyarakat, bukan pelayan diri sendiri.

Maksudnya adalah pemimpin yang mampu membuat rakyat merasa bangga, merasa diayomi dan dilindungi oleh pemimpinnya. Seorang pemimpin yang berprinsip seperti ini nantinya akan dapat menciptakan kelompok/komunitas yang juga ingin seperti dia.

Bukan hanya itu, pemikiran dari seorang pemimpin yang baik juga dapat mempengaruhi pemikiran bangsa yang ia pimpin. Banyak negara di dunia yang memiliki seorang pemimpin yang berprinsip seperti ini.

Seperti contohnya negara kita ini, yaitu Ir. Soekarno. Beliau adalah seorang pemimpin bangsa Indonesia pertama serta seseorang yang mencetuskan dasar negara Pancasila dan kemerdekaan.

Hal-hal seperti itu yang turut berkontribusi besar dalam membentuk identitas suatu negara/bangsa.

Sejarah Bangsa

Sejarah bangsa adalah masa lalu suatu bangsa yang juga turut mempengaruhi terbentuknya memori kolektif masyarakat yang hidup di era sekarang.

Apa yang telah dialami oleh suatu bangsa akan mempengaruhi identitas dan juga pola pikir masyarakat dari bangsa tersebut.

Seperti misalnya sebuah bangsa yang sering dijajah oleh bangsa lain akan cenderung memiliki sifat menolak intervensi asing, isolasionis, dan protektif.

Namun penjajahan yang dilakukan oleh bangsa asing juga dapat memunculkan sifat lunak terhadap asing karena dianggap lebih superior dan juga hebat. Hal inilah yang dikenal dengan mental inlander dari bangsa terjajah.

Sementara bagi bangsa yang pernah menjadi superpower dunia seperti misalnya Inggris atau Amerika tentu saja secara otomatis akan memiliki pride nasionalisme yang sangat tinggi.

Bahkan terkadang mereka menganggap dirinya sendiri sebagai polisi dunia dan lebih superior dibandingkan dengan negara lain.

Praktik Keagamaan

Praktik keagamaan merupakan suatu ritual yang didasarkan pada keyakinan tiap individu yang dipraktikkan baik itu secara individu maupun kolektif.

Unsur ini berperan sangat penting guna menciptakan identitas suatu komunitas karena nilai keagamaan memiliki identitas tersendiri.

Namun aspek keagamaan juga sering kali bercampur dengan aspek kebudayaan lokal yang terdapat pada suatu komunitas. Inilah yang menyebabkan akulturasi dan asimilasi yang pada akhirnya menciptakan budaya baru.

Negara kita ini menjadi salah satu negara yang memiliki banyak keragaman budaya, salah satunya dalam hal agama. Contohnya adalah Islam kejawen yang berasal dari gabungan antara agama Islam dengan budaya lokal di Jawa.

Solidaritas Organik

Solidaritas organik merupakan suatu bentuk integrasi sosial yang terbentuk karena adanya kondisi saling ketergantungan yang dihasilkan oleh pembagian kerja.

Faktor ini muncul seiring dengan banyaknya spesialisasi yang merupakan hasil/produk dari revolusi industri dan industrialisasi massal yang terjadi di seluruh dunia. Adapun identitas yang terbentuk dari solidaritas organik adalah identitas profesional, modern, serta cenderung urban.

Unsur-Unsur Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.nesabamedia.com

Terdapat beberapa unsur yang menjadi bagian dari identitas nasional, di antaranya adalah:

Agama

Unsur yang pertama adalah agama. Agama adalah suatu golongan sosial yang diklasifikasikan berdasarkan aliran kepercayaan yang dianut oleh tiap-tiap individu.

Pada umumnya, seseorang yang baru lahir telah memiliki afiliasi terhadap salah satu agama di Nusantara.

Adapun afiliasi ini biasanya ditentukan oleh agama yang dianut oleh kedua orang tuanya atau keluarga besar dari seorang anak yang baru dilahirkan.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, lingkungan sekitar turut pula berperan dalam mempengaruhi kepercayaan yang dianut oleh seseorang.

Hingga banyak dijumpai seseorang yang merasakan krisis keagamaan atau bahkan kehilangan kepercayaan atas agamanya. Akibatnya orang-orang seperti ini berpotensi untuk berpindah agama.

Budaya

Budaya memiliki cakupan yang sangat luas. Saking luasnya, bahkan setiap tindakan kita di dalam kehidupan sehari-hari pasti dipengaruhi oleh keterpaparan kita terhadap suatu budaya.

Hal ini senada dengan negara kita yang banyak memiliki contoh budaya daerah yang tersebar di berbagai wilayah.

Suku Bangsa

Dapat dikatakan bahwa suku bangsa merupakan golongan sosial yang khusus dan bersifat askriptif. Maksudnya adalah seorang individu telah memilikinya sedari lahir serta tidak dapat memilih ingin berada di suku apa.

Mereka hanya dapat melakukan atau bertindak setelah menjadi bagian dari suku bangsa tersebut. Suku bangsa juga menjadi salah satu identitas yang dapat dilihat dengan cukup jelas meskipun yang terlihat bukanlah sukunya, melainkan budaya yang melekat pada suku tersebut.

Indonesia sendiri memiliki banyak contoh budaya nasional yang tersebar di berbagai wilayah dari ujung barat hingga ujung timur.

Bahasa

Dalam konteks ini, bahasa merupakan penggolongan sosial yang didasarkan pada aspek simbolik yang jika dilihat secara arbiter dibentuk untuk sarana interaksi atau berkomunikasi antar individu baik itu di dalam maupun di luar komunitas.

Semua orang pasti mempelajari simbol-simbol yang membentuk bahasa sejak ia lahir hingga meninggal dunia. Bahasa juga sangat dipengaruhi oleh budaya yang terdapat di suatu tempat/wilayah.

Sama seperti halnya budaya dan suku bangsa, Indonesia juga memiliki ratusan bahkan ribuan bahasa daerah dan juga bahasa suku yang tersebar di berbagai wilayah.

Karakteristik Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.suarakita.org

Dapat dikatakan, karakteristik identitas nasional adalah ciri khusus, kebiasaan atau pola hidup masyarakat yang menempati suatu wilayah. Secara umum, terdapat tiga karakteristik identitas nasional yang dimiliki oleh negara kita, yaitu:

Kesatuan Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan terluas di dunia. Setiap pulau yang terdapat di Indonesia memiliki adat istiadat, budaya, dan bahasa yang berbeda-beda.

Kesatuan Indonesia ini adalah karakteristik identitas nasional yang sangat berharga dan bahkan menjadi ciri khas tersendiri bagi bangsa.

Persamaan Nasib

Bukti dari persamaan nasib ini adalah bahwa bangsa Indonesia pernah dijajah oleh bangsa asing dalam waktu yang lama. Kondisi ini tentu dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia di masa itu yang kemudian tercermin dalam identitas nasional serta tercetus pada pembukaan UUD 1945.

Keinginan untuk Merdeka

Seluruh rakyat Indonesia memiliki keinginan untuk terbebas dari belenggu penjajahan baik itu penjajahan fisik maupun mental. Hal itu juga tercantum di dalam UUD 1945 yang berbunyi segala bentuk penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.

Fungsi Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.smamoneblitar.sch.id

Di era globalisasi seperti sekarang ini menjadikan tantangan tersendiri untuk identitas nasional, sehingga sebagai bangsa yang baik, kita harus tetap menjaga identitas nasional. Identitas nasional sendiri memiliki beberapa fungsi, seperti:

Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Seperti yang telah dijelaskan di atas, negara kita ini memiliki berbagai macam kebudayaan, agama, suku, bahasa, dan ras. Nah, identitas nasional digunakan sebagai wadah untuk mempersatukan keberagaman tersebut.

Selain itu, identitas nasional juga dapat difungsikan sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan kebudayaan Nusantara terhadap bangsa lainnya. Salah satu buktinya adalah terdapat beberapa budaya Indonesia yang berhasil mendunia.

Sebagai Identitas Negara

Fungsi terpenting dari identitas nasional adalah dijadikan sebagai jati diri suatu negara. Dengan adanya identitas nasional ini dapat membuat suatu negara terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan negara lainnya.

Merupakan Landasan Negara

Dengan identitas nasional juga dapat dijadikan sebagai landasan suatu negara. Artinya adalah identitas nasional dijadikan sebagai panduan dan pemersatu agar dapat mewujudkan cita-cita dari suatu negara.

Bukan hanya itu, identitas nasional juga dapat dijadikan sebagai gambaran akan potensi dan juga kemampuan yang dimiliki oleh suatu negara, sebab tiap-tiap negara berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: 1 Hektar Berapa Meter?

Sebagai Pembeda dengan Bangsa Lain

Terakhir adalah identitas negara berfungsi untuk membedakan dengan bangsa lainnya sehingga terlihat lebih khusus dan spesifik.

Nilai-nilai budaya nasional di Indonesia ini tidak boleh luntur dalam keadaan apa pun. Maka sebagai bangsa Indonesia, kita tetap harus berpegang teguh terhadap identitas dan nilai-nilai yang mendasari bumi pertiwi baik itu sebagai negara maupun bangsa.

Demikianlah penjelasan mengenai identitas nasional Indonesia lengkap beserta pengertian, faktor pembentuk, unsur, karakteristik, dan fungsinya. Semoga bermanfaat.

Contoh Budaya Nasional

Contoh Budaya Nasional

Contoh budaya nasional merupakan suatu kebudayaan yang dapat mewakili dan juga bisa untuk menjadi identitas khas pada suatu bangsa.

Kebudayaan nasional merupakan perwujudan cipta, karya dan juga karsa bangsa Indonesia serta merupakan keseluruhan daya upaya manusia atau masyarakat Indonesia guna untuk mengembangkan harkat dan juga martabat bangsa serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap kehidupan bangsa. Hal tersebut tertuang didalam TAP MPR No. 11 tahun 1998.

Berbeda dengan contoh budaya daerah, budaya nasional adalah hasil dari asimilasi dan juga akulturasi dari beberapa kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia, misalnya saja kebudayaan suku dayak, kebudayaan suku banjar, kebudayaan lampung atau kebudayaan-kebudayaan lainnya.

Contoh Budaya Nasional Indonesia

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: sumber: moondoggiesmusic.com

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki berbagai budaya baik itu budaya daerah atau pun budaya nasional. Dibawah ini adalah beberapa contoh budaya nasional yang ada di Indonesia.

1. Pakaian Nasional

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: sumber: pbs.twimg.com

Pakaian adat di Indonesia memiliki jumlah yang sangat banyak. Hampir di setiap daerah memiliki pakaian adat masing-masing. Misalnya saja di Jawa terdapat batik, kebaya dan juga beskap. Pakaian adat dari Bali yang bernama kamben, Nusa tenggara juga memiliki kain tenun yang tidak dapat dipisahkan.

Dari sekian banyak pakaian adat yang ada di Indonesia, maka dipilihlah beberapa pakaian adat yang bisa mewakili Indonesia secara umum, yaitu batik dan kebaya sebagai pakaian nasional.

1. Batik 

Batik telah menjadi bagian dari budaya nasional. Bahkan dunia telah mengetahui dan mengakui bahwa seni budaya melukis ini hanya ada di Indonesia.

Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan  batik sebagai salah satu Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi  (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Sumber: id.wikipedia.org.

2. Kebaya

Pakaian nasional selain batik adalah kebaya. Kebaya merupakan pakaian tradisional atau blus tradisional yang biasanya dipakai oleh wanita Indonesia.

Kebaya terbuat dari bahan yang tipis dan umumnya dikenakan dengan batik, sarung, atau pakaian rajutan tradisional lainnya misalnya songket yang bermotif warna-warni.

2. Rumah Adat Nasional

Contoh budaya Indonesia yang kedua adalah rumah adat nasional. Diantara sekian banyak rumah adat yang ada di Indonesia, rumah joglo dan rumah gadang merupakan rumah adat yang paling sering dianggap sebagai rumah adat nasional di Indonesia.

1. Rumah Joglo

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: blog.elevenia.co.id

Joglo merupakan rumah tradisional masyarakat Jawa yang umumnya terdiri atas 4 tiang utama. Terdapat 17 jenis rumah joglo yang tersebar di Pulau Jawa atau sekitarnya.

17 jenis rumah joglo yang dimaksud adalah:

  1. Joglo ceblokan
  2. Joglo kepuhan limolasan
  3. Joglo lambangsari
  4. Joglo kepuhan lawakan
  5. Joglo kepuhan awitan
  6. Joglo wantah apitan
  7. Joglo Limasan Lawakan (atau “Joglo Lawakan”)
  8. Joglo Sinom ( Sinom Apitan)
  9. Joglo Jompongan (Jompongan Pokok)
  10. Joglo Pangrawit
  11. Joglo Mangkurat
  12. Joglo Hageng
  13. Joglo Semar Tinandhu
  14. Joglo Jepara
  15. Joglo Kudus
  16. Joglo Pati
  17. Joglo Rembang

Sumber: id.wikipedia.org.

2. Rumah Gadang

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: rumahkecilminimalis.com

Rumah adat nasional yang kedua adalah rumah gadang. Rumah gadang merupakan rumah adat yang berasal dari Minangkabau yang banyak dijumpai di provinsi Sumatra Barat.

Masyarakat setempat menyebut rumah ini dengan nama Rumah Bagonjong atau ada pula yang menyebutnya dengan nama Rumah Baanjuang.

Kedua rumah adat ini memiliki arsitektur yang unik serta sangat menggambarkan karakter dan ciri khas bangsa Indonesia. Pemilihan rumah adat nasional ini diputuskan berdasarkan kecocokan dengan ciri khas bangsa Indonesia.

3. Alat Musik Nasional

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: upload.wikimedia.org

Selanjutnya yang menjadi contoh budaya nasional Indonesia adalah alat musik nasional. Dari sekian banyak alat musik tradisional yang ada di Indonesia, gamelan merupakan alat musik adat yang dijadikan sebagai alat musik nasional.

Alat musik gamelan banyak digunakan di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di Jawa dan Bali.

Dipilihnya gamelan sebagai alat musik nasional karena gamelan dianggap dapat memberikan ciri khas bagi bangsa Indonesia serta memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan alat musik lainnya.

Oleh sebab itu, gamelan sangat cocok untuk menggambarkan adat masyarakat Indonesia yang suka bekerja sama dan gotong-royong didalam kehidupan sehari-hari.

4. Kesenian Nasional

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: bisniswisata.co.id

Kesenian wayang kulit merupakan salah satu kesenian yang ada di Indonesia yang mewakili sebagai kesenian nasional. Namun sebenarnya, terdapat banyak sekali jenis kesenian adat yang dapat dipilih, tetapi seni wayang kulit merupakan yang paling sering digunakan untuk menggambarkan kesenian nasional Indonesia.

Kita sebagai bangsa Indonesia seharusnya selalu melestarikan kesenian nasional ini karena jika kita tidak melestarikannya maka bisa saja negara lain dapat mencuri kesenian yang ada di Indonesia dan juga mematenkannya sebagai kesenian nasional mereka.

Seperti contohnya reog Ponorogo yang pernah diakui oleh Malaysia sebagai kesenian nasional negaranya. Sama halnya dengan reog Ponorogo, seni wayang kulit pun pernah dicuri dan hampir dipatenkan oleh negara lain sebagai kesenian nasionalnya.

Hal ini karena Indonesia dan Malaysia merupakan negara serumpun yang mengakibatkan terdapat banyak kesamaan dalam kebudayaan dan keseniannya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka kita sebagai bangsa Indonesia wajib untuk menjaga, menghargai dan melestarikan kesenian nasional yang ada di Indonesia agar hal-hal tersebut tidak terulang kembali.

5. Masakan Nasional

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: i2.wp.com

Berbicara mengenai masakan nasional di Indonesia memang tidak akan ada habisnya. Terdapat begitu banyak makanan tradisional yang dapat dijadikan sebagai masakan nasional.

Diantara sekian banyaknya masakan khas Indonesia, masakan rendang Padang merupakan yang paling lazim untuk dijadikan sebagai ikon masakan nasional Indonesia.

Ini dikarenakan rendang Padang telah memiliki pamor yang sangat baik didalam atau bahkan diluar negeri. Rendang pernah dinobatkan sebagai salah satu makanan khas paling nikmat dan lezat di dunia sehingga tidak mengherankan jika rendang dijadikan sebagai masakan nasional Indonesia.

6. Peninggalan Bersejarah

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: hoteltentrem.com

Contoh budaya nasional Indonesia yang terakhir adalah peninggalan-peninggalan bersejarah. Peninggalan sejarah yang menggambarkan tentang kebudayaan nasional Indonesia memang sangat banyak.

Akan tetapi candi Borobudur merupakan salah satu yang paling sering dijadikan sebagai peninggalan bersejarah di Indonesia. Selain itu, candi Borobudur juga dinobatkan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang sering dikunjungi dan paling disukai oleh wisatawan mancanegara.

Selain candi Borobudur, terdapat juga candi Prambanan yang juga dijadikan sebagai ikon warisan budaya. candi Prambanan memiliki keindahan yang berbeda dengan candi-candi lainnya hingga sebagian orang menobatkan candi Prambanan sebagai ikon kebudayaan bersejarah di Indonesia.

Pengertian Budaya Nasional

Budaya nasional merupakan serangkaian himpunan norma, perilaku, kepercayaan, adat istiadat, dan juga nilai-nilai yang dimiliki oleh populasi negara yang berdaulat. Seperangkat keyakinan, makna nilai, dan asumsi yang khas umumnya dipegang oleh anggota kelompok nasional.

Dengan perbedaan budaya nasional dapat dinyatakan sebagai nilai-nilai di sejumlah dimensi, jarak kekuasaan, individualisme-kolektivisme, maskulinitas-feminitas, dan juga penghindaran dari ketidakpastian.

Pengertian Kebudayaan Nasional Menurut Para Ahli

1. Sutan Takdir Alisyahbana

Sutan Takdir Alisyahbana memberikan pengertian tentang kebudayaan nasional Indonesia sebagai suatu kebudayaan yang universal.

Unsur-unsur yang dikreasikan terutama adalah yang terbilang cukup langka dan dimiliki oleh masyarakat Indonesia pada masa itu yaitu teknologi, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan keterampilan berorganisasi.

Agar dapat berkreasi untuk mencapai upaya tersebut yaitu dapat melalui usaha mempertajam rasio atau akal masyarakat Indonesia dengan cara mengambil alih dinamisme Barat.

2. Sanusi Pane

Sedangkan menurut Sanusi Pane, kebudayaan nasional Indonesia adalah sebagai kebudayaan timur yang harus mementingkan unsur-unsur kerohanian, perasaan, dan juga gotong-royong.

3. Poerbatjaraka

Poerbatjaraka juga memberikan penjelasan mengenai pengertian kebudayaan nasional Indonesia yaitu harus berakar pada kebudayaan Indonesia sendiri. Artinya adalah harus berakar pada kebudayaan suku-suku bangsa yang terdapat di Nusantara.

Serta dianjurkan juga agar manusia atau masyarakat Indonesia banyak mempelajari sejarah kebudayaannya sendiri.

4. Ki Hajar Dewantara

Menurut Ki Hajar Dewantara, kebudayaan nasional Indonesia merupakan puncak kebudayaan daerah. Didalam hal ini, Ki Hajar Dewantara telah memasukkan aspek mutu sebab ungkapan puncak yang berarti unsur-unsur kebudayaan daerah merupakan yang paling tinggi mutunya.

5. Koentjaraningrat

Pengertian budaya nasional menurut para ahli yang terakhir adalah dari Koentjaraningrat. Menurut Koentjaraningrat, terdapat beberapa konsep kebudayaan nasional, diantaranya adalah:

  1. Kebudayaan nasional adalah karya warga negara Indonesia. Termasuk didalamnya yaitu karya-karya zaman dahulu di berbagai wilayah di tanah air.
  2. Kebudayaan nasional adalah hasil karya warga negara Indonesia dimana tema pikiran dan wujudnya mengandung ciri-ciri khas Indonesia.
  3. Kebudayaan nasional adalah hasil karya warga negara Indonesia yang pada umumnya dapat dirasakan dan mempunyai nilai yang tinggi sehingga dapat menjadi kebanggaan orang Indonesia.

Ciri atau Karakteristik Kebudayaan Nasional

Kebudayaan nasional memiliki ciri-ciri atau karakteristik, seperti:

  1. Hasil budidaya masyarakat bangsa.
  2. Hasil budidaya masyarakat sejak zaman dahulu hingga kini.
  3. Hasil budidaya yang dibanggakan.
  4. Hasil budidaya yang memberikan identitas bangsa.
  5. Hasil budidaya yang memiliki kekhasan bangsa.
  6. Hasil budidaya yang menciptakan jati diri bangsa.

Fungsi Kebudayaan Nasional

Menurut Usman Pelly, kebudayaan nasional berfungsi sebagai pedoman untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa bagi masyarakat majemuk di Indonesia. Misalnya saja seperti Indonesia bermanfaat untuk mencari pedoman dalam pengambilalihan ilmu dan teknologi modern.

Tujuan Kebudayaan Nasional Indonesia

Terdapat 4 tujuan pengembangan kebudayaan nasional Indonesia, yaitu:

  1. Kebudayaan nasional adalah perwujudan hasil upaya dan juga tanggapan aktif masyarakat Indonesia untuk proses adaptasi terhadap lingkungannya dalam arti luas.
  2. Pengembangan kebudayaan nasional harus menuju ke arah kemajuan adab yang bisa memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
  3. Kebudayaan nasional merupakan perpaduan antara puncak-puncak kebudayaan daerah, sehingga dapat mewujudkan konfigurasi budaya bangsa.
  4. Tidak menutup kemungkinan untuk menyerap unsur-unsur kebudayaan asing yang bisa memperkaya dan mengembangkan kebudayaan nasional serta untuk mempertinggi kemanusiaan bangsa Indonesia.

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai contoh budaya nasional, pengertian budaya nasional, ciri-ciri atau karakteristik kebudayaan nasional, fungsi kebudayaan nasional dan tujuan kebudayaan nasional Indonesia. Semoga dapat menambah wawasan kita akan kebudayaan nasional Indonesia.

Contoh Budaya Daerah

Contoh Budaya Daerah

Di era seperti sekarang ini, contoh budaya daerah memiliki kegunaan sebagai identitas bangsa Indonesia. Indonesia sendiri memiliki beberapa budaya yang eksistensinya bahkan sampai ke mancanegara.

Keragaman budaya Indonesia dapat membawa efek positif bagi bangsa Indonesia. Dengan adanya keberagaman budaya yang ada di Indonesia maka dapat menjadi salah satu magnet untuk menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.

Secara umum budaya dapat dibedakan menjadi 2, yaitu budaya daerah dan budaya nasional. Diantara kedua budaya ini terdapat budaya Indonesia yang mendunia.  Untuk menambah pengetahuan kita akan budaya Indonesia, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas bersama mengenai beberapa contoh budaya daerah di Indonesia.

Contoh Budaya Daerah Indonesia Lengkap

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: puzzze.blogspot.com

Budaya daerah merupakan sebuah kebiasaan yang didalamnya mengandung nilai-nilai yang penting dan fundamental. Biasanya nilai-nilai ini diwariskan dari generasi ke generasi.

Seperti halnya seni budaya lainnya, budaya daerah terlahir dari berbagai faktor dan juga komponen yang mempengaruhinya. Diantara faktor-faktor yang mempengaruhi lahirnya budaya daerah yaitu seperti faktor agama, kawasan atau kewilayahan, politik, ekonomi, adat istiadat, dan beberapa faktor lainnya.

Inilah beberapa contoh budaya daerah di Indonesia.

Upacara Potong Jari

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: scontent-mia3-2.cdninstagram.com

Provinsi papua memiliki budaya yang sangat ekstrim, yaitu upacara potong jari. Upacara potong jari ini dilakukan ketika terdapat salah satu orang yang mereka cintai meninggal.

Hal ini dilakukan untuk memaknai kesedihan karena ditinggal oleh orang yang dicintainya. Dalam budaya mereka, tradisi ini merupakan tradisi yang wajib dilakukan ketika mereka kehilangan salah satu orang yang dicintai atau salah satu anggota keluarganya.

Masyarakat pegunungan tengah di Papua percaya, bahwa dengan memotong salah satu jari merupakan simbol dari rasa sakit dan pedihnya seseorang yang kehilangan anggota keluarganya.

Pesta Bakar Batu

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: www.goodnewsfromindonesia.id

Selain itu, masyarakat papua juga memiliki tradisi yaitu pesta bakar batu. Dilakukannya ritual ini merupakan simbol bentuk rasa syukur karena mendapatkan berkat yang melimpah.

Selain untuk simbol mendapatkan berkat melimpah, tradisi ini juga dilakukan sebagai simbol perdamaian.

Tanam Sasi

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: yennyletsoin.blogspot.com

Tanam sasi merupakan bentuk atau wujud upacara kematian yang dilakukan oleh Suku Marin yang berasal dari Merauke. Sasi merupakan sejenis kayu yang ditanam sesaat setelah seseorang meninggal. Kemudian Sasi yang ditanam akan dicabut kembali setelah mencapai 1000 hari.

Yamko Rambe Yamko

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: raw.cdn.baca.co.id

Yamko Rambe Yamko merupakan salah satu judul lagu daerah yang berasal dari Provinsi Papua. Meski irama pada lagu ini seperti menggambarkan kesan yang menyenangkan, namun sebenarnya syair lagu ini berisi tentang kesedihan akibat peperangan.

Misalnya kesedihan terhadap pertikaian, perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan, dan kesedihan yang diakibatkan Papua ingin memisahkan diri dari Indonesia.

Tari Suanggi

Contoh budaya daerah selanjutnya adalah Tari Suanggi. Tari Suanggi adalah tarian daerah yang asalnya dari Papua Barat dimana didalamnya mengisahkan seorang istri yang meninggal akibat korban angi-angi atau jejadian.

Seperti halnya tari daerah lainnya, tari daerah ini juga mengandung gerakan-gerakan yang mengarah kepada ritual atau upacara keagamaan.

Diceritakan, Suanggi merupakan roh jahat (Kapes) yang belum mendapatkan kenyamanan di alam baka. Roh jahat ini nantinya akan merasuk pada tubuh wanita.

Bau Nyale

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: media.beritagar.id

Bau Nyale merupakan salah satu upacara atau budaya daerah yang berasal dari Lombok. Dalam bahasa sasak, “Bau” memiliki arti menangkap, sedangkan “Nyale” merupakan sebutan untuk cacing laut didaerah Lombok.

Pelaksanaan upacara Bau Nyale ini biasanya diadakan di antara bulan Februari dan bulan Maret. Masyarakat Lombok akan turun ke pantai saat air laut mengalami pasang-surut, yaitu pada waktu dini hari untuk bersama-sama menangkap Nyale.

Mereka biasanya akan memakan atau menjual hasil tangkapan Nyale ini. Upacara Bau Nyale ini berawal dari legenda Putri Mandalika yang diperebutkan oleh para Pangeran dari berbagai kerajaan untuk dijadikan permaisuri.

Karena sang Putri merasa gusar dan ditakutkan akan terjadi pertempuran karena memperebutkan dirinya, maka Sang Putri memutuskan untuk mengundang seluruh pangeran beserta rakyatnya untuk bertemu di Pantai Kuta Lombok pada tanggal 20 bulan ke 10 dalam perhitungan bulan sasak di waktu sebelum Subuh.

Undangan ini disambut dan disetujui oleh seluruh Pangeran dan rakyat-rakyatnya. Sehingga tepat di tanggal tersebut, mereka berbondong-bondong menuju lokasi yang telah ditentukan oleh Sang Putri.

Pada waktu yang di tunggu-tunggu, akhirnya Sang Putri Mandalika muncul dengan dikawal oleh prajurit-prajurit yang menjaganya.

Saat itu, Sang Putri berhenti di sebuah batu besar di pinggir pantai. Sang Putri kemudian mengatakan untuk menerima pinangan dari seluruh Pangeran. Setelah Sang Puteri mengatakan hal tersebut, akhirnya Sang Putri meloncat kedalam laut.

Seluruh Pangeran dan rakyatnya kemudian mencarinya namun tidak menemukannya. Beberapa saat setelah Sang Putri melompat, maka datanglah sekumpulan cacing dengan beraneka warna yang kemudian masyarakat mempercayainya sebagai jelmaan dari Putri Mandalika. Dilansir dari wikipedia.org.

Merarik

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: basajan.net

Selain Bau Nyale, contoh budaya daerah yang berasal dari Lombok adalah Merarik. Merarik merupakan bahasa sasak yang mempunyai arti Menikah. Masyarakat Lombok memiliki cara unik untuk melangsungkan upacara pernikahan yaitu dimana sang mempelai pria akan menculik mempelai wanita, kemudian mempelai wanita akan dibawa kerumah mempelai pria.

Namun hal tersebut sebelumnya sudah melalui izin dan kesepakatan. Sesaat setelah melakukan penculikan, hari esoknya baru akan dilakukan proses ijab qobul supaya pernikahan kedua mempelai tersebut sah di mata agama atau negara.

Upacara Ngaben

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: kulturbangsaindonesia.blogspot.com

Ngaben merupakan sebuah upacara pembakaran mayat yang dipercayai serta dilakukan oleh masyarakat yang menganut agama Hindu khususnya Masyarakat Bali.

Masyarakat Hindu Bali mempercayai jika seseorang yang telah meninggal dunia wajib untuk disucikan menggunakan media api yaitu dengan cara dibakar hingga mayatnya berubah menjadi abu.

Kemudian abu hasil pembakaran mayat tersebut disebarkan atau di larungkan di sungai atau laut. Hal tersebut bertujuan untuk penyucian elemen jiwa dan juga raga.

Tradisi Penguburan Mayat di Desa Trunyan

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: www.adventuretravel.co.id

Masih berhubungan dengan upacara kematian, masyarakat Bali juga memiliki tradisi unik lainnya untuk menguburkan orang yang telah meninggal. Tradisi tersebut dilakukan di desa Trunyan.

Jika terdapat waga desa Trunyan yang meninggal, maka mayatnya hanya akan diletakkan disekitar pohon yang terdapat di hutan di sekitar desa Trunyan.

Pohon yang akan dijadikan untuk meletakkan mayat bukanlah pohon sembarangan, melainkan pohon taru dan menyan yang dapat mengeluarkan enzim dan juga bau wangi.

Hal ini dimaksudkan supaya bau busuk dari mayat dapat tersamarkan oleh bau wangi yang dikeluarkan oleh pohon taru dan menyan.

Tradisi Ngurek

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: scontent-ams4-1.cdninstagram.com

Ngurek merupakan sebuah tradisi yang berasal dari Provinsi Bali. Tradisi ini mirip dengan Debus yang berasal dari Banten. Para pelaku yang terlibat dalam tradisi upacara ini diharuskan menusuk tubuhnya menggunakan keris.

Tujuan dari tradisi ini adalah untuk meyakinkan manusia akan Tuhan Yang Maha Esa (menurut kepercayaan mereka). Pada saat seseorang melakukan tradisi ini, mereka yakin serta meminta perlindungan atau pertolongan kepada Sang Kuasa.

Melasti

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar:dominik-photography.com

Berbicara mengenai Provinsi Bali memang tidak ada habisnya, termasuk tradisi budaya daerah didalamnya. Untuk menyucikan manusia sebelum Hari Raya Nyepi, masyarakat Bali diharuskan untuk melakukan upacara Melasti.

Masyarakat Hindu Bali akan melakukan sembahyang dan berdoa di tepi pantai. Mereka percaya, dengan melakukan hal tersebut, maka unsur-unsur jahat dan buruk dalam diri manusia dapat dibuang dan di larung ke lautan lepas.

Mesuryak

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: indonesiaindahmenawan.blogspot.com

Mesuryak merupakan sebuah ritual yang dilakukan secara turun-temurun di Desa Bongan, Tabanan, Bali. Upacara ini digelar bertepatan pada Hari Raya Kuningan, yaitu 10 hari setelah Galungan dan dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Tujuan diadakannya upacara Mesuryak yaitu untuk memberikan bekal kepada para leluhur yang akan kembali ke alam baka (Suarga Loka). Bekal ini dapat berupa uang atau beras.

Masyarakat bali percaya jika para leluhur mereka akan turun tepat pada hari raya Galungan dan akan kembali lagi ke Nirwana pada hari raya Kuningan.

Mesuryak berasal dari kata suryak yang memiliki arti bersorak atau berteriak. Pada umumnya upacara ini dilaksanakan pada pukul 9 pagi sampai 12 siang. Jika telah lewat jam 12 siang, mereka percaya jika para leluhur telah kembali ke surga.

Sebelum dimulainya upacara ini, semua masyarakat atau warga akan melakukan ritual sembahyang di pura keluarga atau di pura kahyangan tiga yang terdapat di desa setempat.

Para leluhur yang telah dilepas kepergiannya akan dibekali banten pengadegan (sesaji) yang diletakkan di depan pintu gerbang rumah (kori). Biasanya sesajian ini terdiri atas beras, pis bolong, telur, dan juga perlengkapan lainnya untuk disiapkan sebagai bekal leluhur.

Jika semua persiapan telah dilakukan, maka selanjutnya adalah melakukan upacara Mesuryak. Setiap anggota keluarga akan memberi bekal kepada para leluhur sesuai dengan kemampuannya.

Misalnya saja dapat berupa uang logam atau uang kertas dalam pecahan Rupiah. Selanjutnya uang akan dilempar untuk diperebutkan oleh warga. Tradisi upacara Mesuryak yaitu bermakna kemakmuran.

Sedangkan uang yang dilempar untuk leluhur disimbolkan untuk ungkapan rasa syukur kepada Sang Hyang Widi.

Perang Pandan

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: yopiefranz.com

Mekare-Kare atau istilah lainnya upacara Perang Pandan merupakan sebuah upacara dimana orang-orang yang terlibat didalamnya akan saling menghantamkan daun pandan berduri dengan tujuan untuk dipersembahkan kepada Dewa Indra.

Meski mereka saling menghantam satu sama lain, mereka tidak akan merasa kesakitan meskipun terdapat luka pada kulit. Setelah upacara tersebut, mereka akan diobati dan juga disucikan oleh para pemangku adat.

Reuneuh Mundingeun

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: i.ytimg.com

Tidak kalah dengan masyarakat Bali, masyarakat Sunda juga memiliki ritual adat daerah. Ritual ini dilakukan ketika seorang perempuan mengandung lebih dari 9 bulan bahkan sampai usia kandungan mencapai 12 bulan namun belum melahirkan.

Didalam adat ini, perempuan yang hamil disebut dengan reuneuh mundingeun. Dimana perempuan yang hamil diibaratkan dengan munding atau kerbau yang sedang mengandung.

Maksud dan tujuan daripada upacara ini adalah agar perempuan yang hamil tersebut dapat segera melahirkan dengan selamat dan juga agar dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tiwah

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: ksmtour.com

Contoh budaya daerah yang terakhir adalah berasal dari Suku Dayak yaitu bernama ritual Tiwah. Ritual Tiwah ini dilakukan untuk upacara kematian. Seperti halnya upacara adat lainnya, upacara kematian ini juga bersifat sakral.

Dimana tulang-tulang orang yang telah meninggal akan diambil kemudian diantar untuk diletakkan di Sandung (Rumah kecil yang dibuat khusus hanya untuk mereka yang telah meninggal dunia).

Sebelumnya akan terdapat banyak ritual lain diantaranya seperti tari-tarian, suara gong, dan juga hiburan lainnya.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai contoh budaya daerah di Indonesia yang harus kita jaga bersama-sama agar tidak luntur dimakan oleh zaman.

Keragaman Budaya Indonesia

Keragaman Budaya Indonesia

Indonesia merupakan negara kesatuan yang didalamnya terdapat berbagai keragaman dan kekayaan yang tidak ternilai harganya. Keragaman budaya Indonesia ini tersebar di berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote.

Meskipun terdapat berbagai perbedaan suku, bahasa, ras, budaya, agama tetapi Indonesia tetap dapat bersatu sesuai dengan semboyan negaranya, yaitu “Bhineka Tunggal Ika” yang mempunyai makna meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Istilah cultural diversity ini sering dikaitkan dengan keragaman budaya karena memang memiliki makna yang sama yaitu keniscayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Di Indonesia ini, keragaman budaya merupakan sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya.

Keragaman Budaya Indonesia

Keragaman Budaya Indonesia
Sumber Gsmbsr: kpipekalongan.com

Pada konteks yang dipahami oleh masyarakat majemuk, selain kebudayaan suku dan bangsa, Indonesia juga terdiri atas berbagai adat serta budaya daerah yang sifatnya mengarah ke kewilayahan dan menjadi pertemuan antara adat yang satu dan adat lainnya di kawasan tersebut.

Indonesia memiliki jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa yang tersebar di berbagai pulau. Diantaranya menetap di suatu wilayah yang memiliki kondisi geografis yang berbeda dengan wilayah lainnya.

Dimana masyarakat ini bertempat tinggal di dataran tinggi, dataran rendah, dan daerah pesisir, daerah pedesaan, serta daerah perkotaan.

Hal ini sangat berkaitan dengan tingkat peradaban yang terdapat di dalam suatu kelompok tertentu di Indonesia yang sangat beragam. Pertemuan berbagai budaya dan adat ini sangat mempengaruhi proses asimilasi kebudayaan yang ada di Indonesia.

Ini tentu saja dapat menyebabkan bertambahnya kebudayaan yang terdapat di Indonesia.

Dengan semakin berkembangnya agama-agama atau kepercayaan besar di Indonesia, maka turut mendukung terjadinya perkembangan dari kebudayaan Indonesia itu sendiri. Sehingga dapat menjadi sebuah gambaran atau cermin atas kebudayaan tertentu.

Maka tidak berlebihan jika Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang memiliki tingkat keragaman budaya dan heterogenitas yang terbilang tinggi.

Selain budaya yang beragam pada masing-masing kelompok, ragam budaya juga terdapat di dalam konteks peradaban, dimulai saat jaman tradisional sampai modern dan kewilayahan.

Dengan keberagaman budaya ini, Indonesia dikenal sebagai negara dengan keunggulan tersendiri dan berbeda dengan negara lainnya.

Sejarah Perbedaan Kebudayaan di Indonesia

Keragaman Budaya Indonesia
Sumber Gambar: alif.id

Jika dilihat secara sosial dan politik, Indonesia mempunyai sejarah dan dinamika interaksi antar kebudayaan yang satu dan lainnya.

Interaksi antar adat yang satu dan lainnya dan kebudayaan yang telah terjamin tidak hanya meliputi satu kelompok dengan kelompok lain yang berbeda. Akan tetapi juga antara satu peradaban dan peradaban lain yang berbeda.

Contohnya adalah mendarat nya kapal Portugis di daerah Banten pada abad pertengahan menjadi bukti bahwa Nusantara membuka diri di lingkup pergaulan di kancah Internasional.

Hubungan antara pedagang pesisir Jawa dan pedagang dari Gujarat juga memberi dampak yang penting dalam membangun interaksi antar peradaban yang ada di Indonesia.

Singgungan peradaban inilah yang dapat membangun daya elasitas negara dalam melakukan interaksi terhadap perbedaan yang terjadi.

Di sisi lain, Indonesia memiliki kemampuan dapat menelisik dan mengembangkan budaya lokal di tengah maraknya singgungan di antara satu bangsa dan bangsa lain pada kala itu.

Sejarah ini menjadi bukti terhadap kebudayaan di Indonesia dapat hidup secara berdampingan, saling melengkapi dan mampu berjalan secara paralel.

Pola relasi dan hubungan yang terjalin antar kebudayaan ini bisa berjalan dengan damai dan terbingkai dalam semboyan “Bhineka Tunggal Ika”, dimana di dalamnya tidak hanya mengacu pada keragaman suku bangsa dan budaya, tetapi di dalamnya juga terdapat sebuah konteks kebudayaan.

Dengan didasari kelompok suku bangsa yang mencapai 700’an suku yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia yang disertai berbagai ragam karakter kelompok dari masyarakat dan keragaman agama, pakaian adat, rumah adat, kesenian dan berbagai makanan yang beragam pula.

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk dan memiliki karakter unik. Hal ini dapat dilihat dari budaya gotong royong, menghormati orang yang lebih tua, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, bagi generasi muda selayaknya memiliki kemampuan menjaga dan melestarikan budaya yang dimiliki oleh bangsa kita ini.

Manfaat Keberagaman Budaya

Keragaman Budaya Indonesia
Sumber Gambar: wulanvalen.home.blog

Keragaman budaya Indonesia ini memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah:

  • Menjadi Promotor Nilai-Nilai Kemanusiaan

Saat sebuah organisasi memiliki karyawan yang berlatar budaya yang berbeda, maka hal ini menunjukkan bahwa organisasi ini sangat menyadari dan mengakui juga merayakan keberagaman yang ada pada orang yang pada dasarnya memiliki latar belakang berbeda.

Hal ini dapat menjadikan anggota organisasi bisa berfikiran jika kontribusi dan nilai, mereka sedang direlasasikan di sebuah managemen organisasi yang baik pula.

  • Membantu untuk Membuat Kolam Bakat

Manfaat selanjutnya dari keragaman budaya di Indonesia adalah dapat membantu membuat kolam bakat.

Saat organinsasi telah melakukan investasi dalam keberagaman, maka akan menuai hasil yang di dalamnya juga dapat menciptakan suatu kolam bakat yang lebih besar.

Hal ini menjadi situasi win-win baik itu untuk karyawan atau organisasi. Seperti halnya kolam bakat yang menyediakan organisasi dengan keunggulan kompetensi yang dapat membantu memajukan dan membantu meningkatkan lingkungan yang besar dan kompetitif.

  • Saling Bertukar Ide-Ide Inovatif

Saat sebuah organisasi terdiri dari orang yang berlatar belakang berbeda, budaya serta pengalaman, ide-ide kreatif serta inovatif baru akan dapat menopang terhadap pikiran orang yang berbeda.

Hal seperti ini terbilang wajar jika orang-orang dengan berbagai pengalaman serta perspektif dalam hidup akan dapat menghasilkan ide jenius untuk memecahkan suatu masalah.

Pertukaran ide yang dapat berjalan secara dinamis ini dapat terjadi terhadap orang yang memiliki persepsi berbeda-beda dan akan dapat menghasilkan hasil/ ide kreatif.

  • Meningkatkan Produktifitas dan Profitabilitas

Keragaman budaya juga dapat membawa manfaat yang nyata pada bidang bisnis di seluruh dunia.

Persuasi aktif tentang keberagaman di tempat kerja secara langsung ini dapat memberikan dampak dalam meningkatkan produktivitas dan profitabilitas pada suatu organisasi.

  • Manfaan Keaneragaman

Terdapat beberapa studi yang berhubungan dengan kegiatan organisasi menyimpulkan, suatu pemahaman dengan mempromosikan keragaman budaya ternyata bisa mengurangi ketidak hadiran.

Dengan adanya perputaran dari karyawan yang lebih rendah, maka dapat mengurangi biaya yang berkaitan dengan perekrutan karyawan baru serta dapat mengurangi tanggung jawab hukum dalam gugatan diskriminasi.

Dalam dunia persaingan, keragaman budaya mempunyai banyak manfaat. Masyarakat Indonesia sendiri terdiri dari ratusan suku bangsa yang tersebar di berbagai pelosok pulau di Indonesia yang notabene nya mempunyai lebih dari tiga belas ribu pulau.

Di setiap suku bangsa mempunyai budaya, politik serta identitas sosial yang berbeda-beda. Misalnya bahasa, sistem kepercayaan yang di anut, tradisi, dan lain sebagainya.

Ciri Keragaman Kebudayaan Lokal di Indonesia

Keragaman Budaya Indonesia
Sumber Gambar: s2.akusehat.info

Keragaman kebudayaan lokal di Indonesia memiliki ciri-ciri yang dapat dilihat seperti hal-hal berikut:

  • Keragaman Suku Bangsa

Berdasarkan ilmu antropologi, diketahui bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Yunan, Cina Selatan.

Sekitar tahun 3000-500 SM, Indonesia telah menjadi daerah yang ditempati oleh penduduk migran yang berasal dari Submongoloid Asia. Setelah itu, penduduk tersebut bercampur dengan penduduk pribumi Indonesia yang berasal dari Asia Selatan.

Van Vollenhoven mengklasifikasi suku bangsa yang ada di Indonesia yang kemudian dibagi menjadi 19 kawasan suku bangsa, seperti:

  • Aceh, Bangka Belitung

Nias dan juga Batu

  • Bali serta Lombok, Gorontalo, Melayu, Minangkabau, Mentawai, Kalimantan, dan Minahasa.

Sangir-Talaud

  • Ambon, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Ternate, Sumatra Selatan

Kepulauan Barat Daya

  • Irian, Timor, Gayo-alas dan Batak, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Surakarta dan Yogyakarta, Toraja.
  • Keragaman Religi

Indonesia memiliki berbagai keragaman agama dan kepercayaan. Terdapat 6 agama yang secara resmi diakui oleh negara. Diantaranya adalah: Islam, Kristen Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Di luar daripada 6 agama tersebut, terdapat pula kepercayaan-kepercayaan lain yang ada di masyarakat.

  • Keragaman Bahasa

Indonesia termasuk ke dalam bahasa Austronesia (Australia-Asia). Gorys Keraf membagi rumpun bahasa ini ke dalam dua bagian, diantaranya adalah:

1. Bahasa Austronesia Barat atau dikenal dengan bahasa Indonesia atau Melayu. Bahasa ini meliputi:

Bahasa-bahasa Hesperonesia (Indonesia bagian barat). Bahasa tersebut meliputi bahasa Aceh, Batak, Bali, Bima, Bugis, Gayo, Minahasa, Melayu, Minangkabau, Lampung, Melayu Tengah, Mentawai, Jawa, Sunda, Madura, Dayak, Sasak, Gorontalo, Toraja, Makasar, Manggarai, Nias, Sabu, dan Sumba.

Kemudian Bahasa Indonesia Timur yang terdiri dari Bahasa Timor-Ambon, Sula Bacan, Haimahera Selatan-Irian Barat.

2. Bahasa-bahasa Austronesia bagian timur atau Polinesia. Bahasa ini meliputi:

Bahasa-bahasa Melanesia (Melanesia dan juga pantai bagian timur Irian). Melanesia ini berasal dari bahasa Yunani yaitu merupakan sebuah wilayah yang memanjang di mulai dari kawasan Pasifik Barat sampai ke Laut Arafura, timur dan laut Australia.

Sedangkan bahasa-bahasa Heonesia yaitu bahasa Mokronesia dan Polinesia.

  • Keragaman Seni Budaya

Sedangkan kebudayaan lokal yang terakhir adalah seni dan budaya yang sangat beragam antar kelompok satu dan kelompok lainnya. Beberapa wujud nyata dari keberagaman seni dan budaya ini diantaranya adalah seni tari, seni musik, seni sastra, seni rupa, seni drama, dan lainnya.

Manfaat Keragaman Budaya

Keragaman Budaya Indonesia
Sumber Gambar: masbidin.net

Keragaman budaya di Indonesia ini memberikan banyak manfaat bagi bangsa Indonesia sendiri. Misalnya dalam bidang bahasa, budaya daerah yang berwujud di dalam bahasa daerah masing-masing bisa memperkaya perbedaan istilah jika dalam bahasa Indonesia.

Pada bidang pariwisata, dengan adanya keragaman budaya ini bisa dijadikan objek tujuan pariwisata di dalam negeri dan tentunya dapat menambah devisa negara.

Manfaat keragaman budaya yang lainnya adalah adanya berbagai pemikiran beragam yang asalnya dari satu daerah dan daerah lainnya dan ini dapat dijadikan sebagai acuan guna kepentingan pembangunan nasional.

Masalah Akibat Adanya Keragaman Budaya

Keragaman Budaya Indonesia
Sumber Gambar: balkancsd.net

Mengatur masyarakat yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda tentu saja menjadi hal yang sulit jika dibandingkan dengan mengatur masyarakat yang memiliki latar belakang yang sama.

Ide-ide menarik untuk mengatasi kesalahpahaman serta membangun benteng agar saling mengerti satu sama lain adalah dengan multikuturalisme serta sikap simpati dan empati antar budaya.

  • Multikulturalisme

Multikulturalisme merupakan istilah yang biasa digunakan guna menjelaskan pandangan orang-orang terhadap ragam kehidupan di dunia.

Kebijakan kebudayaan yang menekankan penerimaan terhadap realitas keragaman, dan bermacam-macam budaya (multikultural) yang terdapat di dalam kehidupan masyarakat yang menyangkut sistem, nilai-nilai, kebiasaan, budaya, serta politik yang di anut.

Didalam multikulturalisme, masyarakat diharuskan untuk bisa melihat dan menyikapi perbedaan. Multikulturalisme ini juga berperan mengajak seluruh masyarakat agar melihat adanya keberagaman pada kacamata setara.

Agar tidak ada satu pun budaya yang merasa lebih baik, lebih tinggi dari budaya lainnya.

Sedangkan di dalam keragaman juga dilarang untuk melakukan tindakan yang diskriminatif. Karena dapat memicu konflik antar golongan atau budaya.

Maka dari itu ,seluruh suku bangsa dan budaya di Indonesia sejatinya harus dilakukan secara adil baik secara sosial, politik, hukum, pertahanan, keamanan, atau lainnya.

Dengan cara tersebutlah maka seluruh potensi suku bangsa akan dapat bahu membahu untuk membangun peradaban bangsa yang lebih baik.

  • Toleransi dan Empati

Toleransi adalah sikap menghargai dan menerima perbedaan terhadap kelompok lain. Sedangkan empati adalah sebuah kondisi dimana mental seseorang merasa dirinya berada di dalam suatu kondisi atau perasaan yang sama terhadap orang atau kelompok lain.

Dua sikap ini sangat penting untuk ditumbuhkan dan dikembangkan di kehidupan masyarakat majemuk seperti di negara kita ini. Cara berfikir seperti ini dapat membawa seseorang pada sikap dan tindakan untuk menghargai satu sama lain.

Faktor-Faktor Penyebab Keragaman Budaya

Keragaman Budaya Indonesia
Sumber Gambar: indonesia.go.id

Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan munculnya keragaman budaya, di antaranya adalah:

  • Faktor Manusia

Terjadinya keragaman budaya yang ada saat ini adalah disebabkan karena faktor manusia. Manusia merupakan makhluk yang menyukai berbagai jenis seni, misalnya seni musik, seni tari, dan lainnya.

Selain itu, masih terdapat beberapa bidang yang lainnya yang sangat disukai oleh manusia. Hal ini yang menjadi salah satu faktor keragaman budaya di Indonesia sangat banyak.

  • Faktor Perubahan Nilai dan Sikap

Tiap-tiap individu selalu berpegang teguh kepada norma dan nilai-nilai yang ada di dalam lingkungan hidup masyarakat. Nilai ini tentu sangat berpengaruh pada perilaku manusia itu sendiri baik secara individu atau golongan/kelompok.

Nilai ini sangat mempengaruhi sikap. Ketika nilai berubah, maka kebudayaan manusia juga tentunya dapat berubah yang pada akhirnya dapat menyebabkan keberagaman budaya di tengah-tengah masyarakat.

  • Faktor Lingkungan Alam

Faktor terakhir yang menyebabkan keragaman budaya adalah faktor lingkungan alam. Seperti terjadinya bencana banjir, gempa bumi, gunung meletus, tanah longsor dan lain sebagainya yang bisa menyebabkan paceklik.

Sehingga masyarakat lebih memilih berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal inilah yang menjadi penyebab ketika mereka memasuki daerah yang baru, mereka beradaptasi, dan setelah itu akan muncul kebudayaan yang baru pula.

Demikian pembahasan kali ini mengenai keragaman budaya Indonesia. Dengan mengetahui keragaman budaya yang ada di negara kita ini, maka akan dapat tercapai pula ketentraman dan kedamaian di Indonesia hingga akhir masa.

Budaya Indonesia yang Mendunia

Budaya Indonesia yang Mendunia

Indonesia adalah negara yang kaya akan budayanya. Negara yang termasuk ke dalam kawasan Asia Tenggara ini memiliki pesona alam yang begitu indah dan sudah terkenal di berbagai penjuru dunia. Namun bukan hanya pesona alamnya saja yang terkenal, melainkan terdapat pula budaya Indonesia yang mendunia.

Terdapat beberapa budaya Indonesia yang terkenal di mata dunia bahkan tercatat oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri, hingga banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia untuk lebih tahu dan belajar mengenai budaya Indonesia.

Kita sebagai warga negara Indonesia seharusnya bangga dengan kebudayaan yang ada di negara kita ini, dan sudah sepantasnya mempelajari agar budaya ini tidak jatuh dan di klaim oleh negara lain.

Baca juga tradisi budaya Jawa Tengah.

13 Budaya Indonesia yang Mendunia

Sebenarnya terdapat begitu banyak budaya Indonesia yang mendunia, namun tidak semua budaya yang ada di Indonesia telah di akui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia.

Apa saja budaya Indonesia yang mendunia dan sudah di akui oleh UNESCO? Berikut penjelasannya.

1. Wayang Kulit

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Gambar: id.wikipedia.org

Budaya Indonesia yang pertama dan juga sudah di akui oleh UNESCO adalah wayang kulit. Di Indonesia, wayang kulit berasal dari pulau jawa yaitu jawa tengah.

Wayang kulit merupakan seni pertunjukan yang dimainkan oleh dalang, sinden, dan nayaga sebagai penabuh/pemain alat musik gamelan.

Sejarah awal wayang kulit adalah dijadikan sebagai media untuk menyebarkan agama Islam di Nusantara yang dilakukan oleh salah satu Wali Songo, yaitu Sunan Kalijaga.

Pertunjukan wayang kulit biasanya menceritakan tentang para kesatria di cerita pewayangan, misalnya Mahabarata, Punakawan, atau Ramayana.

2. Batik

Budaya Indonesia Yang Mendunia
Sumber Gambar: phinemo.com

Batik merupakan hasil karya asli Indonesia yang sejak dahulu sampai sekarang sudah di kenal dimana-mana bahkan di mancanegara.

Terdapat beberapa daerah yang terkenal akan motif dan kualitas batik nya yang sangat baik. Seperti contohnya batik Pekalongan, batik Bali, batik Jogja, batik Solo, dan daerah lain yang tidak kalah kualitasnya dengan daerah tersebut.

Setiap daerah memiliki ciri khas dan motif yang berbeda-beda. Dahulu, batik hanya di produksi dengan tangan secara langsung atau biasa disebut dengan jenis batik tulis. Namun, seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi, batik dapat diproduksi dengan cara di cetak atau biasa dikenal dengan jenis batik cetak.

Dua jenis batik ini memiliki keunggulan masing-masing, misalnya batik tulis.

Meskipun memerlukan proses yang lama untuk memproduksi batik tulis hingga siap untuk di pasarkan, namun harga batik tulis terbilang cukup tinggi. Hal ini karena proses pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama dan butuh keahlian khusus.

Sedangkan batik cetak memiliki keunggulan dapat di produksi dengan waktu yang cepat dan jumlah yang banyak. Akan tetapi harganya tidak jauh lebih tinggi dari batik tulis.

Kita sebagai bangsa Indonesia, tentunya jangan pernah malu untuk mengenakan kain batik ini agar dapat membantu melestarikan salah satu warisan budaya Indonesia ini. Jangan sampai malah di klaim oleh negara tetangga.

Batik secara resmi telah di akui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. Ini tentunya kabar yang sangat baik, agar tidak ada negara lain yang berani mencuri dan mengklaim bahwa batik adalah warisan dari negara mereka.

3. Gamelan

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Gambar: about-amazing-indonesia.blogspot.com

Gamelan merupakan sekumpulan dari beberapa alat musik tradisional Indonesia yang biasanya digunakan untuk mengiringi pertunjukan seni tradisional. Seperti contohnya pertunjukan wayang kulit atau wayang golek, tari tradisional, seni kuda kepang dan lain sebagainya.

Alat musik yang tergolong dalam gamelan ini misalnya, saron, gong, gambang, kendang, dan lain sebagainya.

Setiap alat musik gamelan dapat mengeluarkan suara yang sangat khas dan berbeda-beda. Ini salah satu alasan banyak turis asing yang ingin belajar untuk memainkan gamelan.

Kita sebagai warga negara Indonesia harus memiliki semangat lebih untuk belajar memainkan alat musik gamelan. Jangan sampai budaya ini malah hilang dan malah wisatawan asing lebih menguasainya dari pada warga asli Indonesia.

4. Angklung

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Gambar: img.sukawu.com

Angklung adalah salah satu alat musik yang berasal dari jawa barat. Alat musik ini terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara di goyangkan. Suara alat musik ini sangat merdu dan sangat khas serta pada tiap-tiap ukuran bambu mempunyai suara yang berbeda-beda.

Sama seperti alat musik tradisional lainnya, banyak wisatawan asing yang belajar memainkan alat musik ini. Dengan beberapa keunggulan yang dimiliki oleh angklung ini, beberapa tahun kebelakang, angklung pernah di curi dan di klaim oleh negara tetangga.

Namun pada akhirnya UNESCO memutuskan alat musik ini sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari jawa barat, Indonesia.

5. Tari Saman

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Gambar: inspiratorfreak.com

Budaya Indonesia yang mendunia selanjutnya adalah tari saman. Tari yang berasal dari daerah Aceh Suku Gayo ini memperlihatkan gerakan para penarinya yang sangat cepat serta diiringi oleh Syair khas Aceh.

Biasanya, tari saman digunakan pada saat acara penting. UNESCO mengakui tarian ini sebagai warisan dunia dari Indonesia yang berasal dari Aceh.

Setiap pergerakan pada tari saman memiliki nama sendiri-sendiri, misalnya guncang, kirep, surang-saring-linggang. Nama gerakan tarian ini berasal dari bahasa Suku Gayo. Sedangkan syair yang dinyanyikan untuk mengiringi tari ini berasal dari campuran bahasa Gayo dan Arab.

Syekh Saman dari Suku Gayo adalah seorang ulama yang pertama kali mendirikan atau mengembangkan tari saman. Inilah yang menyebabkan tari ini di beri nama tari saman karena mengambil dari nama pendirinya.

6. Tari Kecak

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Gambar: media.travelingyuk.com

Tari kecak merupakan tari tradisional dari Pulau Dewata Bali. Beberapa masyarakat menyebutnya sebagai tari api atau tari ”cak”. Tarian ini biasanya dibawakan sebagai sendratari dan dipertunjukkan massal serta tari hiburan.

Di dalam tarian ini terdapat unsur drama dan tarian di golongkan sebagai sendratari karena pada pertunjukan tari kecak menggambarkan seni peran cerita pewayangan, misalnya peran tokoh Rama dan Sinta.

Masyarakat Hindu Bali mengkhususkan tarian ini sebagai tarian untuk ritual keagamaan seperti pemujaan dan upacara keagamaan. Selain itu, tari kecak juga mempertontonkan kekebalan fisik para penarinya yang kebal terhadap kobaran api.

7. Tari Barong

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Gambar: assets-a1.kompasiana.com

Tarian yang terkenal lainnya dan menjadi salah satu budaya Indonesia yang mendunia adalah tari barong yang berasal dari Bali. Barong merupakan tarian khas bali yang telah ada sejak jaman peradaban kebudayaan pra hindu. Tari barong menceritakan pertarungan antara kebaikan melawan keburukan.

Barong melambangkan kebaikan sedangkan rangda melambangkan simbol kejahatan.

8. Tari Pendet

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Foto: i.pinimg.com

Tari pendet awalnya merupakan sebuah tarian yang dibawakan oleh seorang perempuan yang sedang melakukan pemujaan di pura. Sampai akhirnya tarian ini terus berkembang dan dijadikan sebagai tarian untuk melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke dunia.

Namun, seiring perkembangan jaman, tari pendet berkembang sebagai tarian untuk penyambutan tamu.

9. Sendra Tari Ramayana

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Foto: blogkulo.com

Sendratari Ramayana sebenarnya merupakan gabungan antara pementasan tari dan pementasan drama namun tanpa dialog. Seperti namanya, tarian ini mengambil cerita dari kisah Ramayana.

Pada tahun 1961, sendratari Ramayana pertama kali dipentaskan di Candi Prambanan. Pementasan dilaksanakan pada hari selasa, kamis, dan sabtu.

10. Reog Ponorogo

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Foto: steemitimages.com

Budaya Indonesia yang mendunia selanjutnya adalah Reog Ponorogo. Reog Ponorogo merupakan kesenian tradisional yang berasal dari provinsi Jawa Timur yang sampai saat ini masih terus di jaga kelestariannya karena kesenian ini sempat di klaim oleh negara tetangga!

Kabupaten Ponorogo adalah daerah asal Reog Ponorogo. Ini sesuai dengan namanya dan pada gapura gerbang kabupaten/kota ini dihiasi oleh dua sosok yang biasanya ditampilkan pada pertunjukan reog, yaitu Warok dan Gemblak.

Pada pementasan Reog Ponorogo biasanya tidak ada alur tarian yang pasti. Seniman reog biasanya mementaskan berdasarkan adegan yang telah dipelajari sebelumnya.

Hal yang paling sering dilakukan oleh seniman reog adalah mengayun-ayunkan bagian kepala reog. Pada saat pementasan reog, biasanya akan mengikutsertakan para penonton tetap namun dengan interuksi dari dalang.

Salah satu hal yang wajib pada pementasan reog adalah kepuasan para penonton. Diantara semua adegan pada kesenian ini yang paling disukai oleh penonton adalah adegan singa barong Reog Ponorogo.

Adegan ini berupa pemain reog yang memakai topeng yang sangat besar berbentuk kepala singa yang terdapat mahkota di atasnya. Mahkota ini terbuat dari bulu burung merak.

Berat singa barong Reog Ponorogo ini mencapai 50-60 kilogram. Cara memainkannya adalah dengan menggigit bagian belakang dari singa barong ini. Tidak semua orang bisa memainkan singa barong ini karena harus mempunyai fisik yang kuat dan juga latihan khusus.

Demi mendapatkan kekuatan untuk memainkan singa barong ini, biasanya penari reog melakukan latihan spiritual seperti puasa dan bertapa.

11. Keris

Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Foto: alif.id

Keris merupakan salah satu senjata tradisional Indonesia. Sebagian orang meyakini bahwa keris mengandung kekuatan supranatural. Senjata ini digunakan oleh para raja dan anggota kerajaan sebagai salah satu benda pusaka yang dituakan dan dijadikan sebagai senjata untuk perang/duel.

Keris telah digunakan di Indonesia sejak abad ke-9. Biasanya, bahan untuk membuat keris adalah menggunakan logam yang berkualitas. Namun terdapat juga keris kuno yang dibuat dari bahan dasar meteor yang jatuh ke bumi.

Sedangkan gagang keris biasanya terbuat dari kayu, tulang dan tanduk binatang. Pada tanggal 25 November 2005, UNESCO mengakui keris sebagai ”Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity.”

12. Lagu Rasa Sayange-Sayange

Keragaman budaya Indonesia memang sangat banyak. Diantaranya seperti alat musik, tari-tarian, senjata tradisional yang secara resmi telah diakui sebagai warisan dunia.

Namun, terdapat pula lagu daerah yang juga diakui oleh UNESCO, yaitu lagu rasa sayang-sayange

Lagu rasa sayang-sayange berasal dari Maluku dan merupakan ungkapan rasa kasih sayang terhadap persaudaraan masyarakat Maluku.

Negara tetangga pernah mengklaim lagu ini sebagai lagu daerah dari negaranya, akan tetapi Indonesia berhasil mengambil alih kembali dan mempertahankannya sampai sekarang.

13. Lagu Jali-Jali

Selain lagu rasa sayang-sayange, terdapat lagu daerah lainnya yang juga sudah di akui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia, yaitu lagu jali-jali.

Lagu jali-jali merupakan lagu daerah yang berasal dari Betawi. Beberapa kelompok meyakini lagu ini lahir dan dikembangkan oleh suku keturunan Cina yang bermukim di Jakarta.

Sebenarnya jali-jali merupakan sejenis tanaman perdu yang pada jaman dahulu selalu ada di pekarangan rumah orang Betawi. Kita sebagai bangsa Indonesia terlebih lagi orang Betawi wajib melestarikan lagu ini.

Jangan sampai negara tetangga dengan seenaknya mengklaim lagu jali-jali ini seperti mereka mengklaim lagu rasa sayange.

Nah demikian adalah pembahasan mengenai budaya Indonesia yang mendunia serta beberapa di antaranya sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia.