Fungsi Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional – Di era seperti sekarang ini mungkin tidak banyak orang yang mengetahui tentang jenis musik tradisional. Hal ini karena di jaman serba modern ini banyak orang yang lebih menyukai musik modern sehingga banyak yang mulai meninggalkan musik tradisional.

Ini tentu merupakan hal yang tidak boleh dibiarkan karena musik tradisional merupakan bagian dari kekayaan nusantara yang wajib kita jaga.

Salah satu hal yang perlu kita lakukan untuk menjaganya agar tetap ada dan tidak tergerus oleh jaman adalah dengan mengenal jenis musik tradisional. Maka pada kesempatan kali ini, kita akan membahas bersama-sama mengenai musik tradisional.

Baca Juga: Unsur-unsur Musik

Fungsi Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional
www.djarumcoklat.com

Sebelum membahas lebih jauh mengenai apa itu musik tradisional, mengetahui fungsi daripada jenis musik ini merupakan hal yang perlu kita ketahui. Jika demikian, lantas musik tradisional berfungsi sebagai apa? Berikut adalah beberapa fungsi dari musik traditional.

Pengiring Tarian

Di beberapa daerah di Indonesia, musik tradisional digunakan sebagai sarana untuk mengiringi tari-tarian daerah. Sehingga kita dapat dengan mudah menjumpai tarian khas daerah yang diiringi oleh musik tradisional.

Bukan hanya itu saja, saat ini musik tradisional juga sering dijadikan sebagai pengiring tarian modern seperti dansa, poco-poco, dan lainnya.

Sebagai Sarana Upacara Adat (Ritual)

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa musik tradisional sering dijadikan sebagai sarana upacara adat, seperti misalnya untuk upacara perkawinan, kelahiran, kematian, keagamaan, dan juga kenegaraan.

Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, bunyi yang dihasilkan dari musik tradisional dipercaya memiliki kekuatan magis. Inilah yang dijadikan sebagai alasan jika musik tradisional dipilih untuk sarana kegiatan adat istiadat dan budaya.

Sebagai Sarana Hiburan

Seni musik merupakan salah satu cara untuk menghilangkan perasaan stres/jenuh akibat dari rutinitas sehari-hari dan juga dijadikan sebagai sarana rekreasi.

Jika di suatu daerah ada yang menyelenggarakan kesenian musik tradisional, maka biasanya masyarakat Indonesia berbondong-bondong untuk menyaksikannya.

Sebagai Sarana Komunikasi

Musik tradisional juga berfungsi sebagai sarana untuk berkomunikasi antar anggota kelompok masyarakat.

Bunyi bunyi yang berasal dari musik tradisional ini memiliki pola ritme tertentu sehingga dapat menjadi tanda untuk anggota masyarakat akan suatu peristiwa atau kegiatan tertentu.

Adapun beberapa alat musik tradisional yang umumnya dipakai untuk berkomunikasi adalah kentongan, bedug, dan lonceng.

Sebagai Sarana Ekonomi

Bagi para pekerja seni atau musisi profesional, musik tentu tidak hanya dijadikan sebagai sarana ekspresi dan aktualisasi diri saja, melainkan musik juga dijadikan sebagai sumber penghasilan.

Mereka biasanya akan merekam hasil karya seninya baik itu dalam bentuk pita kaset maupun cakram padat (Compact Disk/CD) untuk dijual.

Dari hasil penjualan inilah mereka mendapatkan penghasilan sehingga dapat dijadikan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain itu, para pekerja seni musik juga sering kali mengadakan pertunjukan yang dipungut biaya.

Sementara itu, pertunjukannya pun tidak hanya diselenggarakan di satu tempat saja, melainkan juga diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia dan bahkan luar negeri.

Sebagai Sarana Ekspresi Diri

Khususnya bagi para seniman, musik adalah suatu media untuk mengekspresikan diri. Melalui musik, mereka akan menunjukkan atau mengaktualisasikan potensi yang mereka miliki.

Dengan melalui musik juga mereka mengungkapkan perasaan, pikiran, emosi, gagasan, dan juga cita-cita tentang diri sendiri, masyarakat, dunia, atau bahkan mengekspresikan akan Kebesaran Tuhan.

Baca Juga: Alat Musik Petik Tradisional

Pengertian Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional
www.penaseo.com

Setelah mengetahui fungsi dari musik tradisional, kini saatnya kita membahas mengenai pengertian daripada musik tradisional. Seni musik sendiri dapat didefinisikan sebagai sebuah sarana ekspresi atau pikiran yang dikeluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi.

Sementara kata musik berasal dari bahasa Yunani “mousike” yang mana kata tersebut diambil dari nama dewa dalam mitologi Yunani kuno yaitu Mousa yang memimpin seni dan ilmu. (Ensiklopedia Nasional Indonesia, 1990 : 413).

Sedangkan kata tradisional adalah berasal dari kata Traditio” (Latin) yang berarti kebiasaan masyarakat yang bersifat turun-temurun.

Dalam hal ini, kata tradisional merupakan sifat yang berpegang teguh terhadap kebiasaan yang terjadi secara turun-temurun (Salim dan Salim, 1991 : 1626).

Sedayawati (1992 : 23) berpendapat jika pengertian musik tradisional merupakan jenis musik yang digunakan sebagai perwujudan dan juga nilai-nilai yang sesuai/sejalan dengan tradisi.

Berbeda dengan Sedyawati, Tumbijo (1977 : 13) mengatakan bahwa musik tradisional adalah suatu seni budaya yang telah lama turun temurun dan telah ada serta berkembang di daerah tertentu.

Akan tetapi pengertian musik tradisional secara umum adalah musik masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun dan juga berkelanjutan pada masyarakat di suatu daerah.

Ciri-ciri Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional
wikimedia.org

Terdapat beberapa ciri atau karakteristik dari musik tradisional. Ciri-cirinya ini dapat dilihat dari segi melodi dan juga aransemen khas. Jenis musik yang satu ini tidak ditulis atau didokumentasikan dan diturunkan dengan cara lisan.

Agar lebih jelas, berikut adalah ciri-ciri musik tradisional yang berhasil dirangkum dari Kemendikbud (2017, hlm. 6).

  • Ide musik baik itu vokal maupun cara memainkan alat musiknya ditularkan serta diwariskan secara langsung dan tidak tertulis untuk kemudian langsung harus dihafalkan
  • Alunan melodi dan iramanya menunjukkan ciri khas yang bersifat kedaerahan
  • Jika menggunakan vokal, syair lagu harus menggunakan bahasa daerah
  • Alat musik yang digunakan adalah alat-alat musik khas daerah.

Jenis Musik Tradisional Indonesia

Fungsi Musik Tradisional
hidupsimpel.com

Seni musik tradisional umumnya dikelompokkan pada saat kedudukan musik tersebut ketika dalam acara atau upacara adat istiadat tertentu.

Setiap daerah memiliki budaya, etnis dan suku bangsa mempunyai corak yang digunakan untuk perayaan adat tradisi ini memiliki ragam musik khasnya masing-masing.

Jenis musik tradisional di Indonesia sendiri dapat dibedakan menjadi:

  • Musik tradisi yang dikhususkan untuk upacara kehidupan dan kematian
  • Musik tradisi untuk acara perawatan sumber daya alam dan juga kelestarian lingkungan hidup
  • Musik tradisi untuk perayaan sosial, kenegaraan, dan lain sebagainya.

Selain musik tradisi, beberapa jenis musik lainnya juga termasuk ke dalam jenis musik tradisional Indonesia. Di antaranya adalah musik perjuangan, musik keroncong, musik pop, dan musik dangdut.

Baca Juga: Pengertian Alat Musik Ritmis

Contoh Musik Tradisional Indonesia

Fungsi Musik Tradisional
annienugraha.com

Beberapa contoh musik tradisional yang ada di negara kita ini adalah:

  • Musik Krumpyung
  • Musik Gong Luang
  • Musik Laras Madya dan Santi Swara
  • Musik Huda
  • Musik Goong Rentang
  • Musik Gambang Kromong
  • Musik Karang Dodou

Nah, demikianlah pembahasan kali ini mengenai fungsi musik tradisional lengkap beserta pengertian, jenis, dan contohnya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Mari kita jaga bersama kekayaan budaya yang tidak ternilai harganya ini agar tetap lestari.

Tinggalkan komentar