Jenis Burung Merpati

Jenis Burung Merpati

Siapa yang disini suka memelihara burung dara atau merpati? Ya, berbagai jenis burung merpati memang sangatlah banyak. Meskipun bukan tergolong ke dalam jenis burung kicau, burung merpati juga tidak kalah menarik jika di bandingkan dengan jenis burung parkit.

Burung dara atau merpati memiliki banyak penggemar di berbagai negara, salah satunya ya di negara kita ini, negara Indonesia.

Merpati dikenal sebagai burung yang sangat mudah bersahabat dengan manusia, terlebih lagi pada orang yang merawatnya.

Jenis Burung Merpati (Burung Dara)

Jenis Burung Merpati
Sumber Gambar; putramandai.files.wordpress.com

Jenis burung merpati ini termasuk ke dalam keluarga Columbidae yang terdapat sekitar 310 sub-spesies yang tersebar di seluruh dunia.

Burung merpati sangat mudah di kembang-biakan sehingga bukan hanya orang dewasa saja, namun banyak anak-anak yang juga memelihara burung dara ini.

Kelebihan burung merpati ini ketika sudah jinak yaitu mereka akan tetap berada di rumah pemiliknya meskipun nantinya merpati akan dilepas-liarkan (di umbar), selagi masih terdapat makanan di sekitarnya.

Selain itu, burung merpati juga memiliki daya tarik tersendiri yaitu terdapat pada warna bulunya yang sangat indah dan beragam. Diantaranya yang sering kita jumpai yaitu warna abu-abu, cokelat, hitam, metalik dan beberapa warna lainnya.

Ukuran tubuh jenis burung merpati ini dapat dibilang cukup besar, yaitu memiliki rata-rata panjang sekitar 32 cm. Sedangkan makanan burung merpati yaitu berupa biji-bijian, seperti jagung, beras atau kacang-kacangan.

Uniknya, burung merpati juga sering memakan batu-batu kecil/kerikil, tanah dan beberapa jenis buah atau tanaman lainnya.

Secara umum, jenis burung merpati yang tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia dapat dibedakan menjadi empat kategori besar seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. Simak baik-baik ya!

1. Burung Merpati Flight

Jenis Burung Merpati
Sumber Gambar: mymemeliharahewan.blogspot.com

Burung merpati flight dikembangkan di Amerika dan merupakan salah satu jenis burung merpati yang termasuk ke dalam ras tersendiri.

Dari kelompok merpati flight ini, ditemukan burung merpati dengan nama Domestic Flight.

Sesuai dengan namanya, jenis merpati ini memiliki kelebihan yaitu mampu terbang tinggi. Ciri-cirinya adalah memiliki ukuran tubuh sedang, paruh nampak memanjang, bentuk kepala ramping berjambul, tetapi tidak semuanya memiliki jambul.

Merpati jenis ini memiliki bola mata putih dengan lingkaran tengah dari mata atau selaput matanya bagus dimana matanya ini mampu melihat dengan jangkauan yang jauh/luas pada saat terbang tinggi.

Selain Domestic Flight, ada juga jenis merpati flight yang diberi nama Show Flight. Dimana ciri-cirinya yaitu mempunyai ukuran tubuh yang lebih gempal dan bentuk kepalanya lebih besar daripada jenis Domestic Flight.

Jenis merpati ini banyak di kembang-biakan karena kemampuannya yang dapat terbang tinggi sehingga banyak dijadikan sebagai salah satu burung dara yang diikutsertakan dalam ajang lomba.

Pada umumnya, jenis merpati flight ini memiliki warna putih, hitam, merah, abu-abu, kuning dan cokelat.

2. Burung Merpati Balap (Homer)

Jenis Burung Merpati
Sumber Gambar: hargaburung.id/wp-content

Merpati jenis ini sangat mudah kita jumpai di beberapa kota besar di dunia. Dimana biasanya mereka hidup berkelompok dalam jumlah yang sangat banyak.

Inilah merpati balap. Sebenarnya merpati balap berasal dari jenis burung merpati liar yang dikenal dengan nama Columbian Livia. Namun ketika telah dijinakkan, merpati balap lebih dikenal dengan nama Racing Homer atau beberapa orang menyebutnya Merpati Pos.

Kemudian muncul beberapa jenis merpati yang asal mulanya berasal dari jenis Racing Homer, seperti jenis Homer pameran (Exhibition Homer), dimana jenis ini mulai di kembang-biakan pada tahun 1990.

Selain itu, terdapat juga jenis merpati Giant Homer yang dikembangkan di Amerika Serikat. Merpati jenis ini dikembangkan untuk mendapatkan burung merpati yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dari jenis lainnya untuk keperluan konsumsi.

Lain halnya dengan Racing Homer yang dikembangkan di Inggris dan Belgia. Di negara tersebut, burung merpati ini, dahulunya dimanfaatkan untuk keperluan mengirim kabar berita (surat).

Namun pada masa sekarang, jenis merpati ini dikembangkan dengan cara mengawinkan silang dengan jenis merpati yang memiliki kecepatan tinggi untuk mendapatkan kemampuan terbang yang cepat sehingga warna, bentuk dan ukuran besarnya bukan menjadi prioritas utamanya.

3. Burung Merpati Hias (Tumbler)

Jenis Burung Merpati
Sumber Gambar: cdn.pixabay.com

Merpati hias, atau kebanyakan orang Belanda menyebutnya Tuimelaar, merupakan jenis merpati yang memiliki keistimewaan terbang dari ketinggian tertentu ketika akan turun ke bawah akan melakukan atraksi salto atau jungkir balik di udara.

Pada awal kemunculanya, burung merpati hias merupakan jenis burung olahraga namun kemudian diubah menjadi burung merpati pameran. Jenis merpati yang tergolong ke dalam jenis Tumbler adalah English Shortfaced Tumble.

Ciri-cirinya adalah memiliki ukuran tubuh yang kecil, padat serta memiliki leher jenjang mungil namun dadanya kokoh.

Ketika dalam keadaan berdiri normal, ujung sayapnya akan menggantung lebih rendah dari ekornya.

Pada bagian muka agak sedikit menonjol ke depan dan paruhnya lebih pendek daripada jenis merpati lainnya.

Jenis merpati hias lainnya adalah jenis burung merpati Birmingham Rollerm, yang merupakan jenis merpati yang di kembangkan di kota Birmingham (Inggris).

Burung ini memiliki keistimewaan pada saat terbang yaitu kemampuannya yang dapat berputar-putar dan juga bisa jungkir balik di udara.

Kemampuan uniknya ini yaitu dapat melakukan jungkir balik “trumble” dan juga salto ke belakang atau berputar-putar “spin” dengan kecepatan yang sangat tinggi dan itu dilakukan pada saat terbang tinggi atau pada saat terbang rendah.

Itulah yang menjadi kelebihan jenis merpati ini untuk dijadikan sebagai pertandingan di perlombaan burung merpati.

Jenis Birmingham Roller menjadi burung yang dipamerkan dimana caranya mereka terbang bahkan telah dibakukan penilaiannya.

Selanjutnya adalah jenis merpati Flying Tipller yang merupakan jenis merpati yang dikembangkan dari jenis Flying Tumbler. Dimana burung ini banyak dipelihara karena kemampuan terbangnya yang sangat lama yaitu mampu terbang tanpa henti selama 20 jam.

Jenis merpati lain yang tergolong ke dalam jenis merpati hias adalah Lantas Parlour Tumbler atau yang biasa disebut dengan Ground Tumbler atau House Tumbler.

Merpati jenis ini banyak di kembang-biakan karena keunikanya yang dapat lompat di udara atau melakukan salto satu atau dua kali ke belakang dimana kedua kakinya dapat kembali hinggap ke tempat semula.

4. Burung Merpati Cumulet

Jenis Burung Merpati
Sumber Gambar: i.pinimg.com

Jenis merpati ini sebenarnya merupakan jenis Tumbler namun asalnya dari negara Perancis yang memiliki kemampuan dapat terbang sangat tinggi dan merupakan salah satu nenek moyang dari jenis merpati Racing Homer.

Ciri fisiknya yaitu memiliki ukuran tubuh sedang namun serasi, dadanya bidang, kedua sayapnya panjang dan juga kokoh serta memiliki kaki yang sedikit pendek. Kebanyakan memiliki bulu berwarna putih serta memiliki bintik-bintik merah di sekitar kepala atau leher.

Dari keempat jenis merpati tersebut, sub-spesies yang paling banyak adalah yang berasal dari jenis merpati hias.

Itulah pembahasan mengenai jenis burung merpati yang tergolong ke dalam empat kategori terbesar di dunia, dimana pada setiap kategorinya memiliki banyak jenis-jenis merpati lainnya yang tergolong di dalamnya.