Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Sebenarnya terdapat banyak jenis karya seni rupa 3 dimensi yang dapat ditemukan di sekitar kita. Seperti misalnya setiap benda yang dipajang di ruangan terbuka maupun tertutup juga termasuk sebagai karya seni rupa.

Namun kebanyakan orang biasanya hanya mengenal seni sekedar dari jenisnya saja. Seperti misalnya patung, lukisan, seni cetak, grafis, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selebihnya, hanya sebagian orang saja yang dapat memahami kategori dari karya seni, misalnya seni rupa 3 dimensi yang akan kita bahas bersama-sama ini.

Baca Juga: Contoh Tari Kreasi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
www.coretanpemuda.com

Karya seni rupa 3 dimensi juga memiliki jenis yang sama seperti yang terdapat pada seni rupa 2 dimensi. Selain dapat dibagi berdasarkan dimensinya, seni rupa juga dapat dibagi berdasarkan tema dan fungsinya.

Berdasarkan Tema

Dalam hal ini, tema merupakan gagasan pokok dari suatu karya seni. Misalnya adalah karya seni religius, cinta, lingkungan, kehidupan, kematian, dan lainnya. Akan tetapi, tema tidak selalu tampak secara kasat mata (eksplisit) namun malah lebih tampak secara tersirat (implisit).

Berdasarkan Fungsi

Jika berdasarkan fungsinya, terdapat dua jenis seni, yaitu seni rupa terapan (applied art) dan seni rupa murni (fine art). Adapun seni rupa terapan dibuat dengan tujuan yaitu lebih mengutamakan fungsi dan kenyamanan penggunanya.

Sedangkan seni rupa murni merupakan sebuah karya yang dibuat hanya untuk keindahan atau unsur estetis lainnya saja.

Baca Juga: Fungsi Seni Kriya

Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
bataviaexpress.id

Seni rupa 3 dimensi merupakan suatu karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran atau sisi serta memiliki ruang ketiga yaitu berupa kedalaman. Inilah yang membedakan dengan karya 2 dimensi yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar saja.

Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
cf.shopee.co.id

Beberapa contoh yang termasuk ke dalam contoh karya seni rupa 3 dimensi adalah:

Seni Patung

Contoh pertama dari karya seni rupa 3 dimensi adalah patung. Patung dapat dilihat dari segala arah serta dapat diraba bentuknya. Sementara itu, terdapat beraneka macam karya patung yang ada di dunia ini.

Umumnya patung dibuat dengan menggunakan bahan dasar kayu, batu, logam, atau benda-benda keras lainnya yang cenderung memiliki volume dan tekstur yang kuat.

Beberapa contoh karya patung yang cukup terkenal di Indonesia adalah patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, patung Martha Christina Tiaharu di Maluku, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seni Kriya

Seni kriya merupakan sebuah seni yang mana dalam membuatnya adalah menitikberatkan pada keterampilan tangan namun tetap dengan memperhatikan fungsi untuk mengolah bahan baku untuk dijadikan sebagai bahan yang mempunyai nilai guna dan juga nilai estetis.

Selain itu, seni kriya juga diciptakan/dibuat untuk membantu kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah cangkir dan poci untuk alat rumah tangga, produk furnitur seperti meja dan kursi, sampai ke wayang golek untuk seni pertunjukan.

Keramik

Seni keramik pada awalnya terbuat dari tanah liat yang diproses dengan cara dibakar, seperti contohnya adalah genteng dan gerabah.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi, bahan dasar dalam pembuatan keramik saat ini digabung dengan logam kimia tertentu sehingga membentuk bahan dasar baru.

Keramik memiliki motif yang menarik sehingga selain digunakan sebagai pelapis material bangunan, keramik juga dapat dijadikan sebagai hiasan.

Kerajinan keramik ini banyak dan mudah dijumpai pada perabotan rumah tangga seperti vas bunga, gucci dan lain sebagainya.

Anyaman

Selanjutnya adalah anyaman. Seni anyaman merupakan teknik merangkai bambu/rotan dengan pola tertentu yang nantinya dibentuk menjadi beraneka ragam barang yang berguna untuk kebutuhan rumah tangga.

Beberapa contoh dari seni anyaman ini adalah pagar anyaman bambu, kursi anyaman rotan, tempat nasi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Arsitektur

Arsitektur merupakan seni membuat bangunan atau lingkungan sebagai sarana prasarana untuk menunjang kehidupan manusia dari segala aspek baik itu tempat istirahat, berlindung maupun tempat untuk beraktivitas.

Baca Juga: Fungsi Musik Tradisional

Unsur-unsur Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
macropocket.blogspot.com

Seni rupa 3 dimensi memiliki unsur-unsur khusus, seperti garis, bidang, bentuk, dan warna yang mana unsur-unsurnya ini digunakan untuk memperindah pada bentuk.

Contoh yang paling mudah dikenali dari unsur ini adalah patung. Sampai dengan saat ini, patung terus berkembang menjadi lebih baik sehingga nilai seni yang dimilikinya cukup tinggi.

Nilai Estetis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
igedewirasena.blogspot.com

Sementara nilai estetis pada karya seni rupa ini dapat bersifat objektif maupun subjektif. Nilai estetis atau objektif ini memandang keindahan sebuah karya seni rupa agar berada pada karya seni itu sendiri secara kasat mata (eksplisit).

Sedangkan pandangan bersifat objektif akan menilai bagaimana keindahan fisik suatu karya seni jika dinilai berdasarkan efektivitas penerapan unsur dan juga prinsip seni rupa yang digunakan.

Keindahan ini tersusun dari komposisi yang baik yang berasal dari perpaduan warna harmonis, penempatan objek yang seimbang dan juga tampak menyatu. Adapun secara subjektif, keindahannya ditentukan oleh selera penikmatnya.

Seperti misalnya ketika seseorang melihat karya seni abstrak, maka orang biasa tidak dapat menemukan nilai estetis dari penataan unsur rupa pada karya tersebut serta menganggap karya abstraknya jelek dan juga sangat mudah untuk dibuat.

Ia menganggap bahwa anak kecil pun sanggup membuat karya seperti itu. Meski terasa nyata, namun seseorang yang menilai dengan cara tersebut sangatlah tidak tepat.

Sebelum menghakimi suatu karya yang terlihat abstrak, alangkah baiknya nilai terlebih dahulu secara objektif. Jika unsur dan prinsipnya memang ternyata tidak menunjukkan karya yang baik, maka sebaiknya cari sisi lainnya seperti apa konsep dibalik karya tersebut.

Bahkan sebagian orang akan lebih menyukai karya abstrak serta menganggap lukisan realistik justru terlalu biasa atau menjemukan. Pandangan yang berbeda inilah yang disebut dengan pandangan subjektif.

Itulah pembahasan kali ini mengenai Jenis karya seni rupa 3 dimensi lengkap beserta pengertian, contoh, unsur, dan nilai estetisnya. Semoga bermanfaat.

Fungsi Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya – Negara kita adalah negara yang terkenal karena memiliki kesenian dan keragaman budaya Indonesia yang tidak ada duanya. Nah, salah satu keragaman budaya atau kesenian di Indonesia adalah seni kriya.

Keberadaan seni kriya ini sangat erat dengan aktivitas dan kebutuhan bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Seni kriya sendiri merupakan sebuah karya seni yang dibuat atau dihasilkan menggunakan keterampilan tangan.

Namun seni kriya juga harus memperhatikan kebutuhan fisik dan juga nilai keindahan (estetika).

Fungsi Seni Kriya dalam Kehidupan Manusia

Fungsi Seni Kriya
serambipintar.blogspot.com

Seni kriya sendiri telah ada di Indonesia sejak zaman prasejarah nenek moyang kita. Ini dibuktikan dengan ditemukannya benda-benda sejak zaman neolitikum yang mana pada waktu itu manusia sudah mulai tinggal menetap pada satu tempat.

Lantas, apa saja fungsi seni kriya dalam kehidupan manusia? Berikut penjelasan selengkapnya.

Hiasan (Dekorasi)

Salah satu hasil dari seni kriya ini banyak dijadikan sebagai hiasan atau dekorasi yang mana tujuannya adalah untuk mengelola permukaan benda sehingga terlihat lebih menarik untuk dinikmati.

Gambar dekorasi adalah gambar hiasan yang membuat wujud ruangan menjadi terlihat lebih hidup serta memiliki nilai estetik.

Banyak hasil karya seni kriya yang dijadikan sebagai pajangan karena seni kriya merupakan kelompok seni rupa yang menonjolkan rupa daripada fungsinya seperti halnya cindera mata, ukir, hiasan dinding, dan lain sebagainya.

Benda Terapan

Jenis seni kriya dalam hal ini adalah lebih mengutamakan fungsinya sebagai benda yang siap pakai. Umumnya mempunyai sifat nyaman, enak dipandang namun tetap tidak menghilangkan unsur keindahan seni kriya itu sendiri. Seperti contohnya adalah keramik, furnitur, senjata, dan lain-lain.

Benda Mainan

Tanpa disadari ternyata produk dari seni kriya sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah sebuah terapan ukir yang memiliki fungsi sebagai alat permainan.

Biasanya produk seni kriya ini dikemas secara sederhana, bahan yang digunakan mudah di dapatkan serta harga yang ditawarkan murah namun tidak murahan. Contoh dari seni kriya benda mainan adalah dakon, kipas kertas, boneka, dan lainnya.

Baca Juga: Fungsi Musik Tradisional

Pengertian Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya
info.naminakiky.com

Secara etimologi, kata kriya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “Krya” yang berarti mengerjakan. Seiring berjalannya waktu, kata Krya berkembang menjadi karya, kriya, dan kerja.

Maka dalam arti khusus, kriya adalah mengerjakan suatu hal yang menghasilkan sebuah objek, benda atau karya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata kriya diartikan sebagai jenis pekerjaan kerajinan tangan.

Adapun dalam bahasa Inggris, kriya atau Craft memiliki arti energi atau kekuatan, maksudnya adalah suatu keterampilan dalam membuat sesuatu.

Dengan begitu, pengertian seni kriya dapat diartikan sebagai seni yang sempurna karena tidak hanya pemenuhan yang dibutuhkan saja namun keindahan juga tetap diperhatikan.

Baca Juga: Unsur-unsur Musik

Jenis-Jenis Seni Kriya Nusantara

Fungsi Seni Kriya
www.inacraftnews.com

Wujud atau bentuk dari seni kriya di Indonesia sangatlah beragam, termasuk juga bahan-bahan yang digunakan. Dari beberapa seni kriya khas Nusantara, ternyata ada juga seni kriya yang tetap mempertahankan ciri atau keanekaragaman khas tradisionalnya.

Beberapa jenis seni kriya yang ada di Indonesia adalah:

Seni Kriya Kayu

Seni kriya kayu merupakan suatu jenis seni kriya yang mana dalam proses pengerjaannya selalu mengkombinasikan nilai fungsi dan juga estetika yaitu dengan menggunakan bahan kayu.

Adapun seni kriya kayu ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu tingkatan dasar dan profesional. Contohnya adalah patung, wayang golek, topeng, hiasan ukiran, dan lain sebagainya.

Seni Kriya Tekstil

Jenis seni kriya selanjutnya adalah seni kriya tekstil yang berbahan dasar menggunakan kain. Adapun istilah tekstil di sini mempunyai lingkup yang cukup luas.

Biasanya kain terbuat dari serat kualitas terbaik sehingga menghasilkan benang berkualitas untuk selanjutnya ditenun dan dijadikan sebagai barang yang sesuai dengan keinginan si pembuatnya.

Sama seperti halnya seni kriya kayu, seni kriya tekstil juga dikelompokkan menjadi dua, yaitu karya tenun dan karya batik.

Seni Kriya Keramik

Selanjutnya adalah seni kriya keramik yaitu merupakan benda yang terbuat dari tanah liat. Pembuatannya sendiri menggunakan teknik slab, putar, kemudian dicetak tuang.

Beberapa daerah di Indonesia yang terkenal sebagai penghasil seni kriya keramik adalah Banjarnegara, Bandung, Jepara, Malang, Yogyakarta, dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Seni Kriya Batu

Seni kriya batu merupakan jenis seni kriya yang terbuat dari batu sebagai bahan dasar utamanya yang kemudian batu ini akan dibentuk sedemikian rupa sehingga terlihat indah dan memiliki nilai jual tinggi. Contoh dari seni kriya batu adalah batu permata, fosil, batu akik, dan lainnya.

Seni Kriya Logam

Seni kriya logam adalah seni kriya yang bahan dasar dalam membuat seninya adalah menggunakan logam. Teknik pembuatannya sendiri terdiri dari dua cara, yaitu teknik bivalve dan cetak lilin.

Seni Kriya Kulit

Terakhir adalah seni kriya kulit. Seperti namanya, seni kriya ini berbahan dasar utama adalah kulit binatang. Beberapa jenis kulit yang digunakan untuk membuat seni kriya kulit adalah kulit kerbau, kulit sapi, kulit kambing, dan beberapa jenis binatang lainnya.

Sebelum dibuat kerajinan, kulit tersebut harus melalui beberapa proses pengolahan, mulai dari pemisahan kulit dari daging hewan, pencucian menggunakan cairan tertentu, pembersihan, perendaman hingga ke tahap proses finishing.

Banyak seni kriya kulit yang ada di Indonesia, di antaranya adalah wayang kulit, dompet, ikat pinggang, jaket, dan lain-lain.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai fungsi seni kriya lengkap beserta pengertian, jenis, dan contohnya. Semoga dapat menjadi sumber rujukan bagi kita yang saat ini sedang mencari pengetahuan akan hal tersebut.