Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Sebenarnya terdapat banyak jenis karya seni rupa 3 dimensi yang dapat ditemukan di sekitar kita. Seperti misalnya setiap benda yang dipajang di ruangan terbuka maupun tertutup juga termasuk sebagai karya seni rupa.

Namun kebanyakan orang biasanya hanya mengenal seni sekedar dari jenisnya saja. Seperti misalnya patung, lukisan, seni cetak, grafis, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selebihnya, hanya sebagian orang saja yang dapat memahami kategori dari karya seni, misalnya seni rupa 3 dimensi yang akan kita bahas bersama-sama ini.

Baca Juga: Contoh Tari Kreasi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
www.coretanpemuda.com

Karya seni rupa 3 dimensi juga memiliki jenis yang sama seperti yang terdapat pada seni rupa 2 dimensi. Selain dapat dibagi berdasarkan dimensinya, seni rupa juga dapat dibagi berdasarkan tema dan fungsinya.

Berdasarkan Tema

Dalam hal ini, tema merupakan gagasan pokok dari suatu karya seni. Misalnya adalah karya seni religius, cinta, lingkungan, kehidupan, kematian, dan lainnya. Akan tetapi, tema tidak selalu tampak secara kasat mata (eksplisit) namun malah lebih tampak secara tersirat (implisit).

Berdasarkan Fungsi

Jika berdasarkan fungsinya, terdapat dua jenis seni, yaitu seni rupa terapan (applied art) dan seni rupa murni (fine art). Adapun seni rupa terapan dibuat dengan tujuan yaitu lebih mengutamakan fungsi dan kenyamanan penggunanya.

Sedangkan seni rupa murni merupakan sebuah karya yang dibuat hanya untuk keindahan atau unsur estetis lainnya saja.

Baca Juga: Fungsi Seni Kriya

Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
bataviaexpress.id

Seni rupa 3 dimensi merupakan suatu karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran atau sisi serta memiliki ruang ketiga yaitu berupa kedalaman. Inilah yang membedakan dengan karya 2 dimensi yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar saja.

Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
cf.shopee.co.id

Beberapa contoh yang termasuk ke dalam contoh karya seni rupa 3 dimensi adalah:

Seni Patung

Contoh pertama dari karya seni rupa 3 dimensi adalah patung. Patung dapat dilihat dari segala arah serta dapat diraba bentuknya. Sementara itu, terdapat beraneka macam karya patung yang ada di dunia ini.

Umumnya patung dibuat dengan menggunakan bahan dasar kayu, batu, logam, atau benda-benda keras lainnya yang cenderung memiliki volume dan tekstur yang kuat.

Beberapa contoh karya patung yang cukup terkenal di Indonesia adalah patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, patung Martha Christina Tiaharu di Maluku, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seni Kriya

Seni kriya merupakan sebuah seni yang mana dalam membuatnya adalah menitikberatkan pada keterampilan tangan namun tetap dengan memperhatikan fungsi untuk mengolah bahan baku untuk dijadikan sebagai bahan yang mempunyai nilai guna dan juga nilai estetis.

Selain itu, seni kriya juga diciptakan/dibuat untuk membantu kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah cangkir dan poci untuk alat rumah tangga, produk furnitur seperti meja dan kursi, sampai ke wayang golek untuk seni pertunjukan.

Keramik

Seni keramik pada awalnya terbuat dari tanah liat yang diproses dengan cara dibakar, seperti contohnya adalah genteng dan gerabah.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi, bahan dasar dalam pembuatan keramik saat ini digabung dengan logam kimia tertentu sehingga membentuk bahan dasar baru.

Keramik memiliki motif yang menarik sehingga selain digunakan sebagai pelapis material bangunan, keramik juga dapat dijadikan sebagai hiasan.

Kerajinan keramik ini banyak dan mudah dijumpai pada perabotan rumah tangga seperti vas bunga, gucci dan lain sebagainya.

Anyaman

Selanjutnya adalah anyaman. Seni anyaman merupakan teknik merangkai bambu/rotan dengan pola tertentu yang nantinya dibentuk menjadi beraneka ragam barang yang berguna untuk kebutuhan rumah tangga.

Beberapa contoh dari seni anyaman ini adalah pagar anyaman bambu, kursi anyaman rotan, tempat nasi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Arsitektur

Arsitektur merupakan seni membuat bangunan atau lingkungan sebagai sarana prasarana untuk menunjang kehidupan manusia dari segala aspek baik itu tempat istirahat, berlindung maupun tempat untuk beraktivitas.

Baca Juga: Fungsi Musik Tradisional

Unsur-unsur Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
macropocket.blogspot.com

Seni rupa 3 dimensi memiliki unsur-unsur khusus, seperti garis, bidang, bentuk, dan warna yang mana unsur-unsurnya ini digunakan untuk memperindah pada bentuk.

Contoh yang paling mudah dikenali dari unsur ini adalah patung. Sampai dengan saat ini, patung terus berkembang menjadi lebih baik sehingga nilai seni yang dimilikinya cukup tinggi.

Nilai Estetis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
igedewirasena.blogspot.com

Sementara nilai estetis pada karya seni rupa ini dapat bersifat objektif maupun subjektif. Nilai estetis atau objektif ini memandang keindahan sebuah karya seni rupa agar berada pada karya seni itu sendiri secara kasat mata (eksplisit).

Sedangkan pandangan bersifat objektif akan menilai bagaimana keindahan fisik suatu karya seni jika dinilai berdasarkan efektivitas penerapan unsur dan juga prinsip seni rupa yang digunakan.

Keindahan ini tersusun dari komposisi yang baik yang berasal dari perpaduan warna harmonis, penempatan objek yang seimbang dan juga tampak menyatu. Adapun secara subjektif, keindahannya ditentukan oleh selera penikmatnya.

Seperti misalnya ketika seseorang melihat karya seni abstrak, maka orang biasa tidak dapat menemukan nilai estetis dari penataan unsur rupa pada karya tersebut serta menganggap karya abstraknya jelek dan juga sangat mudah untuk dibuat.

Ia menganggap bahwa anak kecil pun sanggup membuat karya seperti itu. Meski terasa nyata, namun seseorang yang menilai dengan cara tersebut sangatlah tidak tepat.

Sebelum menghakimi suatu karya yang terlihat abstrak, alangkah baiknya nilai terlebih dahulu secara objektif. Jika unsur dan prinsipnya memang ternyata tidak menunjukkan karya yang baik, maka sebaiknya cari sisi lainnya seperti apa konsep dibalik karya tersebut.

Bahkan sebagian orang akan lebih menyukai karya abstrak serta menganggap lukisan realistik justru terlalu biasa atau menjemukan. Pandangan yang berbeda inilah yang disebut dengan pandangan subjektif.

Itulah pembahasan kali ini mengenai Jenis karya seni rupa 3 dimensi lengkap beserta pengertian, contoh, unsur, dan nilai estetisnya. Semoga bermanfaat.

Contoh Tari Kreasi

Contoh Tari Kreasi

Contoh Tari Kreasi – Indonesia adalah negara yang terkenal karena memiliki keberagaman budaya, suku, agama, bahasa, adat, hingga tarian daerahnya.

Hingga seiring berjalannya waktu, tarian daerah pun ikut mengalami perkembangan sehingga menjadi suatu inovasi tersendiri khususnya bagi para pelaku seni, yaitu para penari.

Salah satu bukti seni tari mengalami perkembangan adalah adanya tari kreasi yang mana jenis tari ini merupakan tarian daerah yang dikembangkan mengikuti jaman yang sedang terjadi.

Baca Juga: Fungsi Seni Kriya

Contoh Tari Kreasi yang ada di Indonesia

Contoh Tari Kreasi
www.goodnewsfromindonesia.id

Jenis seni tari yang ada di Indonesia sendiri terbilang sangat banyak, salah satunya adalah tari kreasi. Tari ini merupakan tarian khas daerah yang dikembangkan mengikuti perkembangan jaman.

Adapun tari kreasi di tiap-tiap daerah di Indonesia pun beragam sehingga dapat dibedakan berdasarkan klasifikasinya. Namun secara umum tari kreasi dibedakan menjadi tiga, yaitu tari kreasi baru, tari kreasi tunggal, dan tari kreasi berpasangan.

Agar lebih jelas, berikut adalah pembahasan mengenai contoh tari kreasi di Indonesia.

Tari Kreasi Baru

Tari kreasi baru adalah tarian klasik yang telah mengalami perkembangan dan juga penambahan dari segi aransemennya seiring dengan mengikuti perkembangan jaman. Namun meski telah mengalami perubahan, tari kreasi baru tidak kehilangan nilai-nilai dasar yang dimilikinya.

Di bawah ini adalah beberapa contoh dar tarian kreasi baru.

Tari Merak

Tari Merak merupakan seni tari kreasi baru yang berasal dari provinsi Jawa Barat. Jenis Tari Merak ini merupakan salah satu jenis tari kreasi baru yang sangat indah.

Hal ini karena busana yang dikenakan oleh para penarinya berwarna biru dan emas yang membuatnya terlihat sangat menawan seperti halnya burung merak.

Tari Manuk Rawa

Selanjutnya adalah Tari Manuk Rawa. Tarian ini berasal dari Bali, tepatnya dari Sendratari Mahabharata dengan kisah lakon Bale Sigale-gale yang diciptakan oleh koreografer terkenal, I Wayan Dibia serta dibantu oleh komposer I Wayan Beratha pada tahun 1981.

Tari Nguri

Berasal dari kerajaan Sumbawa dan berfungsi sebagai hiburan. Asal mula Tari Nguri termasuk dalam jenis tarian hiburan adalah karena pada saat itu Raja Sumbawa sedang berduka.

Sehingga sang raja memerintahkan untuk mempertunjukkan tarian ini yang dipentaskan oleh beberapa wanita dengan tujuan untuk menghibur sang raja yang sedang berduka tersebut.

Tari Kuntulan

Tari Kuntulan pertama kali muncul di abad ke-20, sehingga tarian ini termasuk ke dalam jenis tari kreasi baru. Tarian ini berasal dari Pemalang, Jawa Tengah di mana ciri-cirinya memiliki gerakan serupa dengan pencak silat.

Tari Yapong

DKI Jakarta juga memiliki jenis tari kreasi baru yang terkenal dengan nama Tari Yapong. Pencipta dari tarian ini adalah Bagong Kusdiarjo dan diciptakan pada saat pementasan Ulang Tahun Jakarta ke-450 tahun. Jenis tarian ini menggambarkan tentang kehidupan masyarakat Betawi di tahun 1977.

Baca Juga: Fungsi Musik Tradisional

Tari Kreasi Tunggal

Seperti namanya, jenis tari kreasi tunggal hanya dimainkan oleh seorang penari saja sehingga harus dimainkan oleh seorang penari yang benar-benar sudah profesional.

Beberapa contoh dari tarian kreasi tunggal adalah:

Tari Gambir Anom

Tari Gambir Anom berasal dari provinsi Jawa Tengah dan telah ada sejak jaman Kesultanan Mataram Islam. Tarian ini menceritakan tentang anak Arjuna yang sedang dirundung asmara.

Tari Gambyong

Masih berasal dari Jawa Tengah, Tari Gambyong merupakan tarian tunggal khas Surakarta yang diciptakan oleh Maridi.

Pada awal kemunculannya, Tari Gambyong hanya dimainkan oleh seorang penari saja, namun seiring perkembangan jaman, Tari Gambyong dimainkan secara berkelompok.

Tari Jaipong

Tari Jaipong adalah tarian tradisional tunggal yang sangat terkenal yang berasal dari daerah Parahyangan yang dimainkan oleh seorang penari wanita dengan kain kebaya sebagai kostum tari sehingga si penari akan terkesan lembut dan feminim.

Tari Golek Menak

Contoh jenis tarian kreasi tunggal selanjutnya adalah Tari Golek Menak yang mana tarian ini adalah tarian dari Kesultanan Yogyakarta. Adapun Tari Golek Menak ini diciptakan langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada tahun 1940-an.

Beliau menciptakan tarian ini karena terinspirasi oleh pertunjukan wayang golek.

Tari Klasik Gatotkoco

Karena diambil dari salah satu tokoh pewayangan, maka jenis tarian ini diberi nama Tari Klasik Gatotkoco yang mengisahkan tentang kehidupan Gatotkaca.

Seni tari yang berkembang di wilayah Jawa Tengah ini menggambarkan sosok Gatotkaca yang mampu terbang serta sakti mandraguna sebagai seorang keturunan Werkudara atau Bima.

Tari Kreasi Berpasangan

Baca Juga: Unsur-unsur Musik

Contoh tari kreasi yang terakhir adalah tari kreasi berpasangan yang mana dalam pementasannya melibatkan penari laki-laki dan perempuan dalam pertunjukannya.

Jika kita bandingkan dengan tari kreasi tunggal, tari kreasi berpasangan ini lebih sulit dilakukan karena diperlukan harmonisasi dan juga keselarasan gerak.

Berikut ini adalah contoh tari kreasi berpasangan di Indonesia.

Tari Payung

Berasal dari Sumatera Barat, Tari Payung memiliki ciri khas yaitu menggunakan properti payung yang mana tarian ini mengisahkan tentang seorang bujang yang sedang mencari jodohnya.

Tari Bambangan Cakil

Dimainkan oleh dua penari pria, Tari Bambangan Cakil memerankan tokoh ksatria dan raksasa.

Tarian ini menceritakan tentang peperangan antara kebaikan dan juga kejahatan yang mana ksatria tersebut berperan sebagai Arjuna sebagai sosok yang baik, sedangkan raksasa Cakil dicontohkan sebagai sosok yang jahat.

Tari Yosim

Jenis Tari Yosim berkembang di Provinsi Papua yang dimainkan secara berpasangan dan menceritakan seorang bujang dan gadis yang sedang mencari cinta sejati.

Di daerah asalnya, Tari Yosim terbilang cukup populer serta kerap ditampilkan dalam upacara adat setempat.

Tari Serampang Dua Belas

Provinsi Sumatera Utara juga memiliki tari kreasi berpasangan yang terkenal dengan nama Tari Serampang Dua Belas, tepatnya berasal dari Melayu Deli.

Tarian ini menceritakan tentang sepasang bujangan yang sedang menjalin cinta dalam menemukan jodohnya.

Tari Janger

Contoh tarian kreasi berpasangan yang terakhir ini berasal dari pulau Dewata, yaitu Tari Janger. Meskipun dimainkan oleh 10 orang penari, namun para penarinya tetap berpasang-pasangan dalam melakukan gerakan-gerakan tariannya.

Hal inilah yang menjadikan Tari Janger termasuk ke dalam tari kreasi berpasangan.

Baca Juga: Alat Musik Petik Tradisional

Pengertian Tari Kreasi

Contoh Tari Kreasi
www.selasar.com

Tari kreasi merupakan salah satu jenis tarian yang mempunyai gerakan berirama serta senada dengan alunan musiknya.

Biasanya tarian ini ditampilkan dalam waktu dan tempat khusus guna menceritakan maksud, pikiran, serta perasaan kepada penonton baik itu secara tunggal maupun berpasangan.

Sementara itu, bunyi-bunyian yang berasal dari iringan musik tari ini berfungsi sebagai pengatur gerak si penari serta untuk menguatkan tujuan yang ingin dicapai.

Tari kreasi sendiri dapat dijelaskan dalam kosakata yaitu sebagai bentuk pengungkapan ekspresi manusia melalui media gerakan dan irama.

Selain itu, tarian ini bersifat non etnik. Maksudnya adalah bukan dari jenis tari tradisi yang berkaitan erat dengan adat istiadat masyarakat. Sehingga dapat dikatakan bahwa tarian ini bukan jenis tari yang berfungsi untuk melengkapi acara adat/ritual kebudayaan.

Tari kreasi juga dikenal sebagai tari non etnik, tari non tradisi, tari modern dance, kontemporer, tari komposisi, serta tari latar. Istilah-istilah inilah yang menunjukkan karya seni yang baru berkembang untuk menyesuaikan jaman.

Ciri-ciri Tari Kreasi

Contoh Tari Kreasi
materitertulis.blogspot.com

Untuk mengetahui tari kreasi, kita dapat melihat ciri-cirinya, yaitu:

  • Pesan atau makna yang timbul dari tari kreasi merupakan ungkapan ekspresi pribadi.
  • Lebih memprioritaskan repertoar pra gerakan sebagai hasil dari eksplorasi.
  • Tidak memperlihatkan identitas kultural.
  • Menunjukkan kebebasan dalam berinteraksi, yaitu secara koreografi.

Jenis-jenis Tari Kreasi

Contoh Tari Kreasi
www.goodnewsfromindonesia.id

Tari kreasi sendiri dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Tari Kreasi Berpola Tradisi

Jenis tari kreasi berpola tradisi ini merupakan tari kreasi yang dilakukan/digarap berdasarkan kaidah tradisi, baik itu dari koreografi, iringan musik, tata rias, busana, dan teknik pementasannya. Meski dilakukan pengembangan, tarian dasar ini tetap tidak dihilangkan esensi tradisinya.

2. Tari Kreasi tidak Berpola Tradisi (Non Tradisi)

Kedua adalah tari kreasi tidak berpola tradisi, yaitu jenis tari kreasi yang digarap dengan lepas, tanpa masuk pola-pola tradisi yang mengikat, baik itu unsur koreografi, iringan musik, tata rias, tata busana, dan teknik pertunjukannya.

Walaupun jenis tarian ini tidak menggunakan pola tradisi, bukan berarti meninggalkan unsur tradisi sama sekali, melainkan bisa saja memakai gagasannya saja.

Baca Juga: Pengertian Alat Musik Ritmis

Fungsi Tari Kreasi

Contoh Tari Kreasi
ringgoabrio.blogspot.com

Fungsi utama dari tari kreasi adalah untuk menunjukkan dan juga menyajikan hiburan yang estetis. Karena bertujuan untuk pementasan, maka penampilan sebuah tari harus memerlukan latihan yang berulang-ulang serta mengandung kaidah-kaidah khusus yang harus dipertimbangkan.

Selain harus memenuhi kaidah-kaidah umum seperti wiraga, wirasa, dan wirama, setiap etnisnya juga harus memiliki keindahan yang berbeda-beda.

Seperti contohnya yaitu tari Sunda klasik yang mana tarian ini mempertimbangkan wiraga (postur tubuh penari), wirasa (ekspresi pada saat menari), wirama (kemampuan si penari dalam menyesuaikan iringan), alus (harmonisasi), dan sari (penghayatan).

Itulah pembahasan mengenai contoh tari kreasi di Indonesia lengkap beserta pengertian, ciri, jenis, dan fungsinya. Dengan pembahasan tersebut, semoga dapat menjadi referensi bagi kita semua.

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli – Sebagai bangsa yang memiliki keragaman budaya Indonesia, negara kita ini mempunyai banyak kesenian yang tersebar di berbagai daerah di Nusantara.

Nah, salah satu kesenian di Indonesia yang cukup terkenal adalah seni tari. Seni tari sendiri merupakan salah satu cabang seni yang sangat melekat dengan budaya di Indonesia.

Hal ini terlihat dari perkembangannya yang cukup pesat yaitu dapat dilihat dari munculnya seni tari modern yang semakin eksis di zaman yang juga modern seperti sekarang ini.

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
infotenmem.blogspot.com

Meskipun kita sering menyaksikan seni tari baik itu secara langsung maupun melalui internet, namun apakah kita mengetahui mengenai definisi tari menurut para ahli?

Jika belum mengetahuinya, berikut adalah penjelasan mengenai definisi tari berdasarkan pendapat para ahli.

Aristoteles

Seni tari menurut Aristoteles adalah sebuah gerakan ritmis yang mana gerakannya ini memiliki tujuan tertentu. Tujuannya adalah untuk menghadirkan sebuah karakter yang dimiliki oleh manusia, tepatnya yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita.

Hawkins

Sedangkan menurut Hawkins, seni tari adalah suatu ekspresi perasaan manusia yang diubah dalam sebuah imajinasi menjadi bentuk media gerak sehingga gerakan yang simbolis ini menggambarkan sebuah ungkapan bagi si penciptanya.

Jazuli

Jazuli mendefinisikan seni tari merupakan irama musik yang sebagai pengiring juga dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud atau suatu tujuan yang sejatinya hendak disampaikan oleh si pencipta tari melalui si penari.

Suadarsa Prionggo Broto

Suadarsa Prionggo Broto mendefinisikan bahwa seni tari merupakan suatu ketentuan dari bentuk-bentuk gerakan tubuh manusia dan juga ruang.

Soedarsono

Tari menurut Soedarsono adalah menggambarkan sebuah ekspresi jiwa manusia yaitu melalui gerak-gerak ritmis dan indah.

Baca Juga: Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Secara Umum

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
ringgoabrio.blogspot.com

Adapun pengertian seni tari secara umum yaitu tari merupakan salah satu cabang seni yang mengungkapkan ekspresi, keindahan, hingga makna tertentu dengan melalui media gerak tubuh.

Gerak tubuh ini disusun serta diperagakan sedemikian rupa dengan tujuan untuk memberikan penampilan dan pengalaman yang menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan horison yang baru bagi seseorang yang menontonnya.

Jenis-jenis Seni Tari

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
wikimedia.org

Secara umum, seni tari terbagi dalam tiga kelompok, yaitu seni tari tradisional, modern, dan kontemporer. Berikut penjelasan selengkapnya.

Seni Tari Tradisional

Jenis tari tradisional ialah cabang seni tari yang telah melalui perjalanan yang cukup panjang dan memiliki nilai-nilai masa lalu yang tetap dipertahankan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Bukan hanya itu saja, seni tari tradisional juga memiliki hubungan dengan ritual adat istiadat. (Sekarningsih dan Rohayani, 2006, hal. 5).

Sementara menurut Hidayat (205, hal. 14) berpendapat bahwa seni tari tradisional juga dapat dipahami sebagai tata cara yang berlaku di suatu wilayah/lingkungan etnik adat tertentu dimana sifatnya ini turun-temurun.

Maka dapat disimpulkan bahwa tari tradisional merupakan seni tari yang sebelumnya telah berkembang dari masa ke masa serta telah terjadi dalam waktu yang cukup lama di suatu daerah etnik tertentu sehingga memiliki nilai-nilai masa lalu yang dijaga secara turun-temurun.

Seni Tari Modern

Tari modern merupakan jenis seni tari yang sudah tidak terikat oleh aturan adat-istiadat di suatu daerah. Tari modern ini cenderung lebih bebas serta meninggalkan berbagai tradisi menari untuk mengembangkan seni tari ke tahap yang lebih lanjut dan tidak melulu turun-temurun.

Namun bukan hanya itu, tari modern juga sarat akan budaya yang cenderung populer.

Seperti contohnya bagaimana tari modern digunakan untuk menjadi tarian latar pada saat konser penyanyi tunggal atau pada saat sebuah band sedang tampil sehingga penari modern akan menari di atas panggung untuk mengirinya.

Seni Tari Kontemporer

Dapat dikatakan bahwa seni tari kontemporer merupakan puncak dari pengembangan seni tari pada masa kini. Akan tetapi karena merupakan puncak tari pada konteks masa sekarang, maka bentuknya pun terbilang masih radikal.

Sehingga banyak gerakan yang terlihat eksperimental dan masih belum bisa dipahami dengan jelas oleh masyarakat secara umum.

Nah, untuk mendalami seni tari kontemporer, ada baiknya kita terlebih dahulu memahami seni tari kontemporer secara umum sehingga kita mengetahui maksud yang terkandung dalam seni tari kontemporer.

Fungsi Seni Tari

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
miro.medium.com

Menurut Soedarsono (Sekarningsih & Rohayani, 2006, hal. 9-11), setidaknya terdapat lima fungsi seni tari, yaitu tari sebagai sarana upacara ritual, hiburan, tontonan, pendidikan, dan sebagai wujud rasa syukur.

  • Tari Berfungsi Sebagai Sarana Upacara Ritual dan Adat

Dalam hal ini, seni tari yang akan digunakan untuk upacara ritual adat adalah seni tari yang wajib mengikuti dan juga memenuhi kaidah-kaidah secara turun-temurun serta telah menjadi tradisi di suatu daerah tertentu.

Untuk pelaksanaannya pun biasanya diselenggarakan hanya pada waktu tertentu saja dan juga di pimpin oleh orang-orang tertentu saja.

  • Tari Berfungsi Sebagai Hiburan

Fungsi tari sebagai sarana hiburan adalah digunakan untuk memeriahkan suatu acara. Misalnya acara pernikahan, pesta budaya, dan lain sebagainya.

  • Tari Berfungsi Sebagai Tontonan

Maksudnya adalah tari yang memang khusus dipertunjukkan dan pelaksanaannya dipersiapkan hanya untuk dinikmati.

Contohnya adalah suatu lembaga sengaja menggelar seni tari untuk menunjukkan kebolehan para peserta didiknya yang membuat satu grup tari memiliki tujuan untuk meraih dan memanjakan para penggemarnya.

  • Tari Berfungsi Sebagai Sarana Pendidikan

Seni tari sebagai sarana pendidikan adalah untuk mendidik anak agar bersikap dewasa dan juga menghindari tingkah laku yang buruk/menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran yang terdapat pada seni tari juga secara tidak langsung dapat mengasah perasaan seseorang.

  • Tari Berfungsi Sebagai Wujud Rasa Syukur

Tari juga dapat dijadikan sebagai wujud rasa syukur baik itu dalam ranah syukuran, peringatan hari besar nasional, hingga peresmian gedung atau instansi yang baru dibangun/berdiri. Biasanya mereka sengaja menggunakan seni tari untuk rasa syukur atas tercapainya suatu target.

Itulah pembahasan mengenai pengertian tari menurut para ahli dan secara umum lengkap beserta jenis dan fungsinya. Semoga artikel yang telah kita bahas bersama-sama ini bermanfaat bagi kita semua!

Contoh Budaya Nasional

Contoh Budaya Nasional

Contoh budaya nasional merupakan suatu kebudayaan yang dapat mewakili dan juga bisa untuk menjadi identitas khas pada suatu bangsa.

Kebudayaan nasional merupakan perwujudan cipta, karya dan juga karsa bangsa Indonesia serta merupakan keseluruhan daya upaya manusia atau masyarakat Indonesia guna untuk mengembangkan harkat dan juga martabat bangsa serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap kehidupan bangsa. Hal tersebut tertuang didalam TAP MPR No. 11 tahun 1998.

Berbeda dengan contoh budaya daerah, budaya nasional adalah hasil dari asimilasi dan juga akulturasi dari beberapa kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia, misalnya saja kebudayaan suku dayak, kebudayaan suku banjar, kebudayaan lampung atau kebudayaan-kebudayaan lainnya.

Contoh Budaya Nasional Indonesia

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: sumber: moondoggiesmusic.com

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki berbagai budaya baik itu budaya daerah atau pun budaya nasional. Dibawah ini adalah beberapa contoh budaya nasional yang ada di Indonesia.

1. Pakaian Nasional

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: sumber: pbs.twimg.com

Pakaian adat di Indonesia memiliki jumlah yang sangat banyak. Hampir di setiap daerah memiliki pakaian adat masing-masing. Misalnya saja di Jawa terdapat batik, kebaya dan juga beskap. Pakaian adat dari Bali yang bernama kamben, Nusa tenggara juga memiliki kain tenun yang tidak dapat dipisahkan.

Dari sekian banyak pakaian adat yang ada di Indonesia, maka dipilihlah beberapa pakaian adat yang bisa mewakili Indonesia secara umum, yaitu batik dan kebaya sebagai pakaian nasional.

1. Batik 

Batik telah menjadi bagian dari budaya nasional. Bahkan dunia telah mengetahui dan mengakui bahwa seni budaya melukis ini hanya ada di Indonesia.

Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan  batik sebagai salah satu Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi  (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Sumber: id.wikipedia.org.

2. Kebaya

Pakaian nasional selain batik adalah kebaya. Kebaya merupakan pakaian tradisional atau blus tradisional yang biasanya dipakai oleh wanita Indonesia.

Kebaya terbuat dari bahan yang tipis dan umumnya dikenakan dengan batik, sarung, atau pakaian rajutan tradisional lainnya misalnya songket yang bermotif warna-warni.

2. Rumah Adat Nasional

Contoh budaya Indonesia yang kedua adalah rumah adat nasional. Diantara sekian banyak rumah adat yang ada di Indonesia, rumah joglo dan rumah gadang merupakan rumah adat yang paling sering dianggap sebagai rumah adat nasional di Indonesia.

1. Rumah Joglo

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: blog.elevenia.co.id

Joglo merupakan rumah tradisional masyarakat Jawa yang umumnya terdiri atas 4 tiang utama. Terdapat 17 jenis rumah joglo yang tersebar di Pulau Jawa atau sekitarnya.

17 jenis rumah joglo yang dimaksud adalah:

  1. Joglo ceblokan
  2. Joglo kepuhan limolasan
  3. Joglo lambangsari
  4. Joglo kepuhan lawakan
  5. Joglo kepuhan awitan
  6. Joglo wantah apitan
  7. Joglo Limasan Lawakan (atau “Joglo Lawakan”)
  8. Joglo Sinom ( Sinom Apitan)
  9. Joglo Jompongan (Jompongan Pokok)
  10. Joglo Pangrawit
  11. Joglo Mangkurat
  12. Joglo Hageng
  13. Joglo Semar Tinandhu
  14. Joglo Jepara
  15. Joglo Kudus
  16. Joglo Pati
  17. Joglo Rembang

Sumber: id.wikipedia.org.

2. Rumah Gadang

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: rumahkecilminimalis.com

Rumah adat nasional yang kedua adalah rumah gadang. Rumah gadang merupakan rumah adat yang berasal dari Minangkabau yang banyak dijumpai di provinsi Sumatra Barat.

Masyarakat setempat menyebut rumah ini dengan nama Rumah Bagonjong atau ada pula yang menyebutnya dengan nama Rumah Baanjuang.

Kedua rumah adat ini memiliki arsitektur yang unik serta sangat menggambarkan karakter dan ciri khas bangsa Indonesia. Pemilihan rumah adat nasional ini diputuskan berdasarkan kecocokan dengan ciri khas bangsa Indonesia.

3. Alat Musik Nasional

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: upload.wikimedia.org

Selanjutnya yang menjadi contoh budaya nasional Indonesia adalah alat musik nasional. Dari sekian banyak alat musik tradisional yang ada di Indonesia, gamelan merupakan alat musik adat yang dijadikan sebagai alat musik nasional.

Alat musik gamelan banyak digunakan di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di Jawa dan Bali.

Dipilihnya gamelan sebagai alat musik nasional karena gamelan dianggap dapat memberikan ciri khas bagi bangsa Indonesia serta memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan alat musik lainnya.

Oleh sebab itu, gamelan sangat cocok untuk menggambarkan adat masyarakat Indonesia yang suka bekerja sama dan gotong-royong didalam kehidupan sehari-hari.

4. Kesenian Nasional

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: bisniswisata.co.id

Kesenian wayang kulit merupakan salah satu kesenian yang ada di Indonesia yang mewakili sebagai kesenian nasional. Namun sebenarnya, terdapat banyak sekali jenis kesenian adat yang dapat dipilih, tetapi seni wayang kulit merupakan yang paling sering digunakan untuk menggambarkan kesenian nasional Indonesia.

Kita sebagai bangsa Indonesia seharusnya selalu melestarikan kesenian nasional ini karena jika kita tidak melestarikannya maka bisa saja negara lain dapat mencuri kesenian yang ada di Indonesia dan juga mematenkannya sebagai kesenian nasional mereka.

Seperti contohnya reog Ponorogo yang pernah diakui oleh Malaysia sebagai kesenian nasional negaranya. Sama halnya dengan reog Ponorogo, seni wayang kulit pun pernah dicuri dan hampir dipatenkan oleh negara lain sebagai kesenian nasionalnya.

Hal ini karena Indonesia dan Malaysia merupakan negara serumpun yang mengakibatkan terdapat banyak kesamaan dalam kebudayaan dan keseniannya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka kita sebagai bangsa Indonesia wajib untuk menjaga, menghargai dan melestarikan kesenian nasional yang ada di Indonesia agar hal-hal tersebut tidak terulang kembali.

5. Masakan Nasional

Contoh Budaya Daerah
Sumber Gambar: i2.wp.com

Berbicara mengenai masakan nasional di Indonesia memang tidak akan ada habisnya. Terdapat begitu banyak makanan tradisional yang dapat dijadikan sebagai masakan nasional.

Diantara sekian banyaknya masakan khas Indonesia, masakan rendang Padang merupakan yang paling lazim untuk dijadikan sebagai ikon masakan nasional Indonesia.

Ini dikarenakan rendang Padang telah memiliki pamor yang sangat baik didalam atau bahkan diluar negeri. Rendang pernah dinobatkan sebagai salah satu makanan khas paling nikmat dan lezat di dunia sehingga tidak mengherankan jika rendang dijadikan sebagai masakan nasional Indonesia.

6. Peninggalan Bersejarah

Contoh Budaya Nasional
Sumber Gambar: hoteltentrem.com

Contoh budaya nasional Indonesia yang terakhir adalah peninggalan-peninggalan bersejarah. Peninggalan sejarah yang menggambarkan tentang kebudayaan nasional Indonesia memang sangat banyak.

Akan tetapi candi Borobudur merupakan salah satu yang paling sering dijadikan sebagai peninggalan bersejarah di Indonesia. Selain itu, candi Borobudur juga dinobatkan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang sering dikunjungi dan paling disukai oleh wisatawan mancanegara.

Selain candi Borobudur, terdapat juga candi Prambanan yang juga dijadikan sebagai ikon warisan budaya. candi Prambanan memiliki keindahan yang berbeda dengan candi-candi lainnya hingga sebagian orang menobatkan candi Prambanan sebagai ikon kebudayaan bersejarah di Indonesia.

Pengertian Budaya Nasional

Budaya nasional merupakan serangkaian himpunan norma, perilaku, kepercayaan, adat istiadat, dan juga nilai-nilai yang dimiliki oleh populasi negara yang berdaulat. Seperangkat keyakinan, makna nilai, dan asumsi yang khas umumnya dipegang oleh anggota kelompok nasional.

Dengan perbedaan budaya nasional dapat dinyatakan sebagai nilai-nilai di sejumlah dimensi, jarak kekuasaan, individualisme-kolektivisme, maskulinitas-feminitas, dan juga penghindaran dari ketidakpastian.

Pengertian Kebudayaan Nasional Menurut Para Ahli

1. Sutan Takdir Alisyahbana

Sutan Takdir Alisyahbana memberikan pengertian tentang kebudayaan nasional Indonesia sebagai suatu kebudayaan yang universal.

Unsur-unsur yang dikreasikan terutama adalah yang terbilang cukup langka dan dimiliki oleh masyarakat Indonesia pada masa itu yaitu teknologi, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan keterampilan berorganisasi.

Agar dapat berkreasi untuk mencapai upaya tersebut yaitu dapat melalui usaha mempertajam rasio atau akal masyarakat Indonesia dengan cara mengambil alih dinamisme Barat.

2. Sanusi Pane

Sedangkan menurut Sanusi Pane, kebudayaan nasional Indonesia adalah sebagai kebudayaan timur yang harus mementingkan unsur-unsur kerohanian, perasaan, dan juga gotong-royong.

3. Poerbatjaraka

Poerbatjaraka juga memberikan penjelasan mengenai pengertian kebudayaan nasional Indonesia yaitu harus berakar pada kebudayaan Indonesia sendiri. Artinya adalah harus berakar pada kebudayaan suku-suku bangsa yang terdapat di Nusantara.

Serta dianjurkan juga agar manusia atau masyarakat Indonesia banyak mempelajari sejarah kebudayaannya sendiri.

4. Ki Hajar Dewantara

Menurut Ki Hajar Dewantara, kebudayaan nasional Indonesia merupakan puncak kebudayaan daerah. Didalam hal ini, Ki Hajar Dewantara telah memasukkan aspek mutu sebab ungkapan puncak yang berarti unsur-unsur kebudayaan daerah merupakan yang paling tinggi mutunya.

5. Koentjaraningrat

Pengertian budaya nasional menurut para ahli yang terakhir adalah dari Koentjaraningrat. Menurut Koentjaraningrat, terdapat beberapa konsep kebudayaan nasional, diantaranya adalah:

  1. Kebudayaan nasional adalah karya warga negara Indonesia. Termasuk didalamnya yaitu karya-karya zaman dahulu di berbagai wilayah di tanah air.
  2. Kebudayaan nasional adalah hasil karya warga negara Indonesia dimana tema pikiran dan wujudnya mengandung ciri-ciri khas Indonesia.
  3. Kebudayaan nasional adalah hasil karya warga negara Indonesia yang pada umumnya dapat dirasakan dan mempunyai nilai yang tinggi sehingga dapat menjadi kebanggaan orang Indonesia.

Ciri atau Karakteristik Kebudayaan Nasional

Kebudayaan nasional memiliki ciri-ciri atau karakteristik, seperti:

  1. Hasil budidaya masyarakat bangsa.
  2. Hasil budidaya masyarakat sejak zaman dahulu hingga kini.
  3. Hasil budidaya yang dibanggakan.
  4. Hasil budidaya yang memberikan identitas bangsa.
  5. Hasil budidaya yang memiliki kekhasan bangsa.
  6. Hasil budidaya yang menciptakan jati diri bangsa.

Fungsi Kebudayaan Nasional

Menurut Usman Pelly, kebudayaan nasional berfungsi sebagai pedoman untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa bagi masyarakat majemuk di Indonesia. Misalnya saja seperti Indonesia bermanfaat untuk mencari pedoman dalam pengambilalihan ilmu dan teknologi modern.

Tujuan Kebudayaan Nasional Indonesia

Terdapat 4 tujuan pengembangan kebudayaan nasional Indonesia, yaitu:

  1. Kebudayaan nasional adalah perwujudan hasil upaya dan juga tanggapan aktif masyarakat Indonesia untuk proses adaptasi terhadap lingkungannya dalam arti luas.
  2. Pengembangan kebudayaan nasional harus menuju ke arah kemajuan adab yang bisa memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
  3. Kebudayaan nasional merupakan perpaduan antara puncak-puncak kebudayaan daerah, sehingga dapat mewujudkan konfigurasi budaya bangsa.
  4. Tidak menutup kemungkinan untuk menyerap unsur-unsur kebudayaan asing yang bisa memperkaya dan mengembangkan kebudayaan nasional serta untuk mempertinggi kemanusiaan bangsa Indonesia.

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai contoh budaya nasional, pengertian budaya nasional, ciri-ciri atau karakteristik kebudayaan nasional, fungsi kebudayaan nasional dan tujuan kebudayaan nasional Indonesia. Semoga dapat menambah wawasan kita akan kebudayaan nasional Indonesia.