Fungsi Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya – Negara kita adalah negara yang terkenal karena memiliki kesenian dan keragaman budaya Indonesia yang tidak ada duanya. Nah, salah satu keragaman budaya atau kesenian di Indonesia adalah seni kriya.

Keberadaan seni kriya ini sangat erat dengan aktivitas dan kebutuhan bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Seni kriya sendiri merupakan sebuah karya seni yang dibuat atau dihasilkan menggunakan keterampilan tangan.

Namun seni kriya juga harus memperhatikan kebutuhan fisik dan juga nilai keindahan (estetika).

Fungsi Seni Kriya dalam Kehidupan Manusia

Fungsi Seni Kriya
serambipintar.blogspot.com

Seni kriya sendiri telah ada di Indonesia sejak zaman prasejarah nenek moyang kita. Ini dibuktikan dengan ditemukannya benda-benda sejak zaman neolitikum yang mana pada waktu itu manusia sudah mulai tinggal menetap pada satu tempat.

Lantas, apa saja fungsi seni kriya dalam kehidupan manusia? Berikut penjelasan selengkapnya.

Hiasan (Dekorasi)

Salah satu hasil dari seni kriya ini banyak dijadikan sebagai hiasan atau dekorasi yang mana tujuannya adalah untuk mengelola permukaan benda sehingga terlihat lebih menarik untuk dinikmati.

Gambar dekorasi adalah gambar hiasan yang membuat wujud ruangan menjadi terlihat lebih hidup serta memiliki nilai estetik.

Banyak hasil karya seni kriya yang dijadikan sebagai pajangan karena seni kriya merupakan kelompok seni rupa yang menonjolkan rupa daripada fungsinya seperti halnya cindera mata, ukir, hiasan dinding, dan lain sebagainya.

Benda Terapan

Jenis seni kriya dalam hal ini adalah lebih mengutamakan fungsinya sebagai benda yang siap pakai. Umumnya mempunyai sifat nyaman, enak dipandang namun tetap tidak menghilangkan unsur keindahan seni kriya itu sendiri. Seperti contohnya adalah keramik, furnitur, senjata, dan lain-lain.

Benda Mainan

Tanpa disadari ternyata produk dari seni kriya sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah sebuah terapan ukir yang memiliki fungsi sebagai alat permainan.

Biasanya produk seni kriya ini dikemas secara sederhana, bahan yang digunakan mudah di dapatkan serta harga yang ditawarkan murah namun tidak murahan. Contoh dari seni kriya benda mainan adalah dakon, kipas kertas, boneka, dan lainnya.

Baca Juga: Fungsi Musik Tradisional

Pengertian Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya
info.naminakiky.com

Secara etimologi, kata kriya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “Krya” yang berarti mengerjakan. Seiring berjalannya waktu, kata Krya berkembang menjadi karya, kriya, dan kerja.

Maka dalam arti khusus, kriya adalah mengerjakan suatu hal yang menghasilkan sebuah objek, benda atau karya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata kriya diartikan sebagai jenis pekerjaan kerajinan tangan.

Adapun dalam bahasa Inggris, kriya atau Craft memiliki arti energi atau kekuatan, maksudnya adalah suatu keterampilan dalam membuat sesuatu.

Dengan begitu, pengertian seni kriya dapat diartikan sebagai seni yang sempurna karena tidak hanya pemenuhan yang dibutuhkan saja namun keindahan juga tetap diperhatikan.

Baca Juga: Unsur-unsur Musik

Jenis-Jenis Seni Kriya Nusantara

Fungsi Seni Kriya
www.inacraftnews.com

Wujud atau bentuk dari seni kriya di Indonesia sangatlah beragam, termasuk juga bahan-bahan yang digunakan. Dari beberapa seni kriya khas Nusantara, ternyata ada juga seni kriya yang tetap mempertahankan ciri atau keanekaragaman khas tradisionalnya.

Beberapa jenis seni kriya yang ada di Indonesia adalah:

Seni Kriya Kayu

Seni kriya kayu merupakan suatu jenis seni kriya yang mana dalam proses pengerjaannya selalu mengkombinasikan nilai fungsi dan juga estetika yaitu dengan menggunakan bahan kayu.

Adapun seni kriya kayu ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu tingkatan dasar dan profesional. Contohnya adalah patung, wayang golek, topeng, hiasan ukiran, dan lain sebagainya.

Seni Kriya Tekstil

Jenis seni kriya selanjutnya adalah seni kriya tekstil yang berbahan dasar menggunakan kain. Adapun istilah tekstil di sini mempunyai lingkup yang cukup luas.

Biasanya kain terbuat dari serat kualitas terbaik sehingga menghasilkan benang berkualitas untuk selanjutnya ditenun dan dijadikan sebagai barang yang sesuai dengan keinginan si pembuatnya.

Sama seperti halnya seni kriya kayu, seni kriya tekstil juga dikelompokkan menjadi dua, yaitu karya tenun dan karya batik.

Seni Kriya Keramik

Selanjutnya adalah seni kriya keramik yaitu merupakan benda yang terbuat dari tanah liat. Pembuatannya sendiri menggunakan teknik slab, putar, kemudian dicetak tuang.

Beberapa daerah di Indonesia yang terkenal sebagai penghasil seni kriya keramik adalah Banjarnegara, Bandung, Jepara, Malang, Yogyakarta, dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Seni Kriya Batu

Seni kriya batu merupakan jenis seni kriya yang terbuat dari batu sebagai bahan dasar utamanya yang kemudian batu ini akan dibentuk sedemikian rupa sehingga terlihat indah dan memiliki nilai jual tinggi. Contoh dari seni kriya batu adalah batu permata, fosil, batu akik, dan lainnya.

Seni Kriya Logam

Seni kriya logam adalah seni kriya yang bahan dasar dalam membuat seninya adalah menggunakan logam. Teknik pembuatannya sendiri terdiri dari dua cara, yaitu teknik bivalve dan cetak lilin.

Seni Kriya Kulit

Terakhir adalah seni kriya kulit. Seperti namanya, seni kriya ini berbahan dasar utama adalah kulit binatang. Beberapa jenis kulit yang digunakan untuk membuat seni kriya kulit adalah kulit kerbau, kulit sapi, kulit kambing, dan beberapa jenis binatang lainnya.

Sebelum dibuat kerajinan, kulit tersebut harus melalui beberapa proses pengolahan, mulai dari pemisahan kulit dari daging hewan, pencucian menggunakan cairan tertentu, pembersihan, perendaman hingga ke tahap proses finishing.

Banyak seni kriya kulit yang ada di Indonesia, di antaranya adalah wayang kulit, dompet, ikat pinggang, jaket, dan lain-lain.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai fungsi seni kriya lengkap beserta pengertian, jenis, dan contohnya. Semoga dapat menjadi sumber rujukan bagi kita yang saat ini sedang mencari pengetahuan akan hal tersebut.

Fungsi Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional – Di era seperti sekarang ini mungkin tidak banyak orang yang mengetahui tentang jenis musik tradisional. Hal ini karena di jaman serba modern ini banyak orang yang lebih menyukai musik modern sehingga banyak yang mulai meninggalkan musik tradisional.

Ini tentu merupakan hal yang tidak boleh dibiarkan karena musik tradisional merupakan bagian dari kekayaan nusantara yang wajib kita jaga.

Salah satu hal yang perlu kita lakukan untuk menjaganya agar tetap ada dan tidak tergerus oleh jaman adalah dengan mengenal jenis musik tradisional. Maka pada kesempatan kali ini, kita akan membahas bersama-sama mengenai musik tradisional.

Baca Juga: Unsur-unsur Musik

Fungsi Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional
www.djarumcoklat.com

Sebelum membahas lebih jauh mengenai apa itu musik tradisional, mengetahui fungsi daripada jenis musik ini merupakan hal yang perlu kita ketahui. Jika demikian, lantas musik tradisional berfungsi sebagai apa? Berikut adalah beberapa fungsi dari musik traditional.

Pengiring Tarian

Di beberapa daerah di Indonesia, musik tradisional digunakan sebagai sarana untuk mengiringi tari-tarian daerah. Sehingga kita dapat dengan mudah menjumpai tarian khas daerah yang diiringi oleh musik tradisional.

Bukan hanya itu saja, saat ini musik tradisional juga sering dijadikan sebagai pengiring tarian modern seperti dansa, poco-poco, dan lainnya.

Sebagai Sarana Upacara Adat (Ritual)

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa musik tradisional sering dijadikan sebagai sarana upacara adat, seperti misalnya untuk upacara perkawinan, kelahiran, kematian, keagamaan, dan juga kenegaraan.

Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, bunyi yang dihasilkan dari musik tradisional dipercaya memiliki kekuatan magis. Inilah yang dijadikan sebagai alasan jika musik tradisional dipilih untuk sarana kegiatan adat istiadat dan budaya.

Sebagai Sarana Hiburan

Seni musik merupakan salah satu cara untuk menghilangkan perasaan stres/jenuh akibat dari rutinitas sehari-hari dan juga dijadikan sebagai sarana rekreasi.

Jika di suatu daerah ada yang menyelenggarakan kesenian musik tradisional, maka biasanya masyarakat Indonesia berbondong-bondong untuk menyaksikannya.

Sebagai Sarana Komunikasi

Musik tradisional juga berfungsi sebagai sarana untuk berkomunikasi antar anggota kelompok masyarakat.

Bunyi bunyi yang berasal dari musik tradisional ini memiliki pola ritme tertentu sehingga dapat menjadi tanda untuk anggota masyarakat akan suatu peristiwa atau kegiatan tertentu.

Adapun beberapa alat musik tradisional yang umumnya dipakai untuk berkomunikasi adalah kentongan, bedug, dan lonceng.

Sebagai Sarana Ekonomi

Bagi para pekerja seni atau musisi profesional, musik tentu tidak hanya dijadikan sebagai sarana ekspresi dan aktualisasi diri saja, melainkan musik juga dijadikan sebagai sumber penghasilan.

Mereka biasanya akan merekam hasil karya seninya baik itu dalam bentuk pita kaset maupun cakram padat (Compact Disk/CD) untuk dijual.

Dari hasil penjualan inilah mereka mendapatkan penghasilan sehingga dapat dijadikan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain itu, para pekerja seni musik juga sering kali mengadakan pertunjukan yang dipungut biaya.

Sementara itu, pertunjukannya pun tidak hanya diselenggarakan di satu tempat saja, melainkan juga diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia dan bahkan luar negeri.

Sebagai Sarana Ekspresi Diri

Khususnya bagi para seniman, musik adalah suatu media untuk mengekspresikan diri. Melalui musik, mereka akan menunjukkan atau mengaktualisasikan potensi yang mereka miliki.

Dengan melalui musik juga mereka mengungkapkan perasaan, pikiran, emosi, gagasan, dan juga cita-cita tentang diri sendiri, masyarakat, dunia, atau bahkan mengekspresikan akan Kebesaran Tuhan.

Baca Juga: Alat Musik Petik Tradisional

Pengertian Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional
www.penaseo.com

Setelah mengetahui fungsi dari musik tradisional, kini saatnya kita membahas mengenai pengertian daripada musik tradisional. Seni musik sendiri dapat didefinisikan sebagai sebuah sarana ekspresi atau pikiran yang dikeluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi.

Sementara kata musik berasal dari bahasa Yunani “mousike” yang mana kata tersebut diambil dari nama dewa dalam mitologi Yunani kuno yaitu Mousa yang memimpin seni dan ilmu. (Ensiklopedia Nasional Indonesia, 1990 : 413).

Sedangkan kata tradisional adalah berasal dari kata Traditio” (Latin) yang berarti kebiasaan masyarakat yang bersifat turun-temurun.

Dalam hal ini, kata tradisional merupakan sifat yang berpegang teguh terhadap kebiasaan yang terjadi secara turun-temurun (Salim dan Salim, 1991 : 1626).

Sedayawati (1992 : 23) berpendapat jika pengertian musik tradisional merupakan jenis musik yang digunakan sebagai perwujudan dan juga nilai-nilai yang sesuai/sejalan dengan tradisi.

Berbeda dengan Sedyawati, Tumbijo (1977 : 13) mengatakan bahwa musik tradisional adalah suatu seni budaya yang telah lama turun temurun dan telah ada serta berkembang di daerah tertentu.

Akan tetapi pengertian musik tradisional secara umum adalah musik masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun dan juga berkelanjutan pada masyarakat di suatu daerah.

Ciri-ciri Musik Tradisional

Fungsi Musik Tradisional
wikimedia.org

Terdapat beberapa ciri atau karakteristik dari musik tradisional. Ciri-cirinya ini dapat dilihat dari segi melodi dan juga aransemen khas. Jenis musik yang satu ini tidak ditulis atau didokumentasikan dan diturunkan dengan cara lisan.

Agar lebih jelas, berikut adalah ciri-ciri musik tradisional yang berhasil dirangkum dari Kemendikbud (2017, hlm. 6).

  • Ide musik baik itu vokal maupun cara memainkan alat musiknya ditularkan serta diwariskan secara langsung dan tidak tertulis untuk kemudian langsung harus dihafalkan
  • Alunan melodi dan iramanya menunjukkan ciri khas yang bersifat kedaerahan
  • Jika menggunakan vokal, syair lagu harus menggunakan bahasa daerah
  • Alat musik yang digunakan adalah alat-alat musik khas daerah.

Jenis Musik Tradisional Indonesia

Fungsi Musik Tradisional
hidupsimpel.com

Seni musik tradisional umumnya dikelompokkan pada saat kedudukan musik tersebut ketika dalam acara atau upacara adat istiadat tertentu.

Setiap daerah memiliki budaya, etnis dan suku bangsa mempunyai corak yang digunakan untuk perayaan adat tradisi ini memiliki ragam musik khasnya masing-masing.

Jenis musik tradisional di Indonesia sendiri dapat dibedakan menjadi:

  • Musik tradisi yang dikhususkan untuk upacara kehidupan dan kematian
  • Musik tradisi untuk acara perawatan sumber daya alam dan juga kelestarian lingkungan hidup
  • Musik tradisi untuk perayaan sosial, kenegaraan, dan lain sebagainya.

Selain musik tradisi, beberapa jenis musik lainnya juga termasuk ke dalam jenis musik tradisional Indonesia. Di antaranya adalah musik perjuangan, musik keroncong, musik pop, dan musik dangdut.

Baca Juga: Pengertian Alat Musik Ritmis

Contoh Musik Tradisional Indonesia

Fungsi Musik Tradisional
annienugraha.com

Beberapa contoh musik tradisional yang ada di negara kita ini adalah:

  • Musik Krumpyung
  • Musik Gong Luang
  • Musik Laras Madya dan Santi Swara
  • Musik Huda
  • Musik Goong Rentang
  • Musik Gambang Kromong
  • Musik Karang Dodou

Nah, demikianlah pembahasan kali ini mengenai fungsi musik tradisional lengkap beserta pengertian, jenis, dan contohnya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Mari kita jaga bersama kekayaan budaya yang tidak ternilai harganya ini agar tetap lestari.

Unsur-unsur Musik

Unsur-unsur Musik

Unsur-unsur Musik – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi musik adalah sebuah ilmu seni menyusun nada atau suara dalam urutan, kombinasi dan juga hubungan temporal guna mendapatkan komposisi suara agar menghasilkan kesatuan dan juga kesinambungan.

Musik sendiri merupakan salah satu jenis seni yang telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Kehadiran musik juga dapat menjadi media ekspresi manusia untuk mengungkapkan segala bentuk perasaan yang dialaminya.

Selain itu, musik juga memiliki banyak manfaat lainnya baik itu dalam hal spiritual, pendidikan, maupun hiburan.

Baca Juga: Alat Musik Petik Tradisional

Unsur-unsur Musik dalam Bernyanyi

Unsur-unsur Musik
www.yuksinau.id

Salah satu dasar dari unsur seni musik adalah kerangka yang mengkombinasikan beberapa hal agar menghasilkan sebuah seni atau unsur seni musik.

Adapun secara umum terdapat 8 unsur utama dalam musik, yaitu melodi, birama, ritme atau irama, harmoni, tangga nada, dinamika, tempo, dan timbre. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Melodi

Unsur-unsur Musik
miro.medium.com

Melodi adalah suatu kesatuan frase yang tersusun dari nada-nada dengan urutan, interval, serta tinggi rendah yang teratur. Singkatnya, pengertian melodi adalah suatu tingkatan tinggi rendah dan panjang pendek nada yang terdapat dalam sebuah musik.

Dengan adanya melodi inilah yang membuat musik menjadi lebih berwarna sehingga enak untuk didengarkan/dinikmati.

Musik melodi juga terdengar seperti nada yang seakan-akan bergerak menuju puncak dan kemudian kembali ke kondisi sebelumnya. Sementara itu, susunan melodi terdiri dari pitch, durasi, dan tone.

Birama

Unsur-unsur Musik
www.yuksinau.id

Selanjutnya adalah birama. Birama ialah ketukan atau ayunan yang terjadi secara berulang-ulang dan teratur pada waktu bersamaan.

Pada umumnya birama ditulis dalam angka pecahan seperti 2/4, 2/3, 3/4 dan lainnya. Sedangkan angka di atas tanda “/” atau penyebut menunjukkan nilai nada dalam satu ketukan.

Jika dilihat dari bilangan penyebutnya, terdapat 2 jenis birama, yaitu birama ganjil dan genap. Adapun birama yang nilainya ganjil disebut dengan birama tenair, sedangkan birama yang nilai penyebutnya genap disebut dengan birama bainar.

Ritme (Irama)

Unsur-unsur Musik
www.dictio.id

Ritme atau disebut juga irama merupakan suatu rangkaian gerak beraturan yang menjadi unsur dasar pada musik. Irama juga dapat diartikan sebagai pengertian dari panjang pendek, tinggi rendah, dan juga keras lembut nada atau bunyi yang terdapat dalam suatu rangkaian musik.

Unsur musik yang satu ini juga turut menentukan ketukan dalam musik. Jika kita mendengarkan musik secara sekilas, maka ritme atau iramanya memang tidak dapat langsung dirasakan. Namun jika kita ingin mengetahuinya, maka kita harus mendengarkan musik secara berulang-ulang.

Harmoni

Unsur-unsur Musik
www.ngelmu.co

Harmoni merupakan sekumpulan nada yang apabila dimainkan secara bersama-sama akan menghasilkan sebuah bunyi yang enak untuk dinikmati. Lebih jelasnya, harmoni adalah suatu bentuk keselarasan paduan bunyi atau nada.

Unsur yang terkandung dalam harmoni sendiri meliputi susunan, peranan, serta hubungan dari sebuah paduan bunyi dengan bentuk keseluruhan.

Akan tetapi harmoni juga dapat diartikan sebagai suatu rangkaian akor-akor yang disusun secara selaras dan dimainkan/dijadikan sebagai iringan musik. Adapun akor-akor ini dijadikan sebagai pengiring melodi.

Tangga Nada

Unsur-unsur Musik
www.guitarsquartz.net

Pengertian tangga nada yaitu urutan dari suatu nada yang disusun untuk membentuk tangga. Tangga nada sendiri dibagi menjadi dua, yaitu tangga nada diatonik dan tangga nada pentatonik.

Tangga nada diatonik merupakan tangga nada yang terdiri dari 7 buah nada serta terdiri dari 2 jenis jarak (1/2 dan 1). Berbeda dengan tangga nada diatonik, tangga nada pentatonik merupakan tangga nada yang hanya terdiri dari 5 nada pokok saja.

Dalam setiap tangga nada pasti memiliki satu nada dasar untuk diikuti oleh nada-nada lainnya baik itu lebih rendah maupun dapat juga lebih tinggi, dengan pola interval tertentu sehingga membentuk sebuah ciri khas tertentu.

Baca Juga: Pengertian Alat Musik Ritmis

Dinamika

Dalam seni musik, dinamika dapat diartikan sebagai tanda untuk memainkan nada baik itu dengan volume nyaring maupun lembut.

Dinamika sendiri memiliki fungsi sangat penting karena dapat menunjukkan nuansa sebuah lagu, baik itu nuansa senang, sedih, agresif, datar, dan lain sebagainya. Bukan hanya itu saja, dinamika juga dapat menunjukkan emosi dan juga perasaan yang terdapat pada sebuah lagu.

Kondisi nyaring (keras) atau lembut pada dinamika juga memiliki istilah sendiri-sendiri, seperti misalnya pianissiomo (sangat lembut), piano (lembut), mezzo piano (setengah lembut), forte (keras), mezzo forte (setengah keras), fortissimo (sangat keras), dan lainnya.

Tempo

Definisi daripada tempo adalah ukuran kecepatan birama lagu. Hal ini yang menjadikan semakin cepat sebuah lagu yang dimainkan membuat semakin besar pula nilai tempo yang ada pada sebuah lagu tersebut.

Tempo juga memiliki ukuran, yaitu beat. Beat adalah ketukan yang menunjukkan banyaknya ketukan dalam waktu satu menit. Unsur yang satu ini menjadi hal yang sangat penting dalam musik yaitu untuk memastikan kesesuaian kecepatan lagu dengan iringan musik.

Terdapat 8 kategori tempo, yaitu largo (lambat sekali), lento (lebih lambat), adagio (lambat), andante (sedang), moderato (sedang sedikit cepat), allegro (cepat), vivace (lebih cepat), dan terakhir adalah presto (cepat sekali).

Timbre

Timbre juga termasuk sebagai salah satu unsur-unsur musik yang mana timbre ini merupakan perbedaan sifat antara dua nada yang sama kuat dan juga sama tinggi nadanya dalam konstruksi instrumen.

Selain itu, timbre juga dapat diartikan sebagai kualitas atau warna bunyi yang terdapat dalam seni musik. Bunyi timbre ini akan sangat dipengaruhi oleh sumber bunyinya, yaitu alat musik.

Contohnya adalah timbre yang dihasilkan dari alat musik tiup tentu berbeda dengan timbre yang dihasilkan dari alat musik petik meskipun keduanya dimainkan pada nada yang sama.

Nah, itulah pembahasan mengenai unsur-unsur musik lengkap beserta penjelasannya. Semoga dengan pembahasan tersebut dapat menjadi wawasan tambahan bagi kita akan seni musik.

Alat Musik Petik Tradisional

Alat Musik Petik Tradisional

Alat musik petik tradisional adalah salah satu jenis instrumen yang telah dimodifikasi dan dibentuk sedemikian rupa agar mampu mengeluarkan suatu bunyi sehingga dapat digunakan pada sebuah acara pertunjukan seni musik.

Selain alat musik petik, terdapat juga jenis alat musik lainnya, seperti alat musik gesek, pukul, tiup, dan tekan.

Nah, salah satu negara yang banyak memiliki kekayaan keragaman budaya adalah Indonesia. Ya, negara kita ini memiliki banyak tradisi budaya atau kesenian tradisional, seperti misalnya alat musik.

Baca Juga: Pengertian Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Petik

Alat Musik Petik Tradisional
saintif.com

Dapat dikatakan, alat musik petik adalah salah satu instrumen musik yang paling sering digunakan dalam acara musik yang membuat keberadaannya ini tidak dapat terpisahkan dari seni pertunjukan musik itu sendiri.

Sementara itu, semua jenis alat musik petik memiliki ciri-ciri yaitu menggunakan dawai atau senar untuk menghasilkan suara/bunyi.

Sedangkan perbedaan panjang dan pendek senar yang terdapat pada alat musik petik inilah yang mempengaruhi terhadap tinggi dan rendahnya nada yang dihasilkan.

Adapun pengertian alat musik petik secara umum adalah suatu alat musik yang dapat mengeluarkan suara atau bunyi pada saat alat musik tersebut digetarkan atau dipetik pada bagian dawai atau senarnya.

Contoh Alat Musik Petik Tradisional Indonesia

Alat Musik Petik Tradisional
www.carabermainalatmusik.com

Indonesia memiliki banyak alat musik tradisional yang mana cara memainkannya dengan cara dipetik. Berikut adalah beberapa contohnya:

1. Kecapi

Kecapi merupakan salah satu alat musik petik yang pertama kali ditemukan di tanah Pasundan. Alat musik yang satu ini memiliki jumlah dawai yang bermacam-macam.

Namun pada umumnya terdapat sekitar 15-20 dawai sesuai dengan jenis dan ukuran kecapi. Berdasarkan bentuknya, kecapi memiliki dua jenis, yaitu Parahu dan Siter.

Kedua jenis kecapi ini memiliki ciri yaitu menggunakan dawai yang diikatkan pada bagian kanan kotak yang berfungsi untuk mengontrol nada lagu.

Sementara jika dilihat berdasarkan fungsinya, kecapi memiliki dua jenis, yaitu Rincik dan Indung. Jenis kecapi Indung memiliki ukuran lebih besar daripada kecapi Rincik.

2. Sasando

Sasando merupakan salah satu alat musik petik tradisional asli Indonesia, tepatnya berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan sejarahnya, sasando telah dimainkan oleh masyarakat di pulau tersebut sejak abad ke-7 Masehi.

Alat musik yang unik ini terbuat dari bambu yang dibentuk menjadi sebuah tabung yang panjang. Pada awalnya hanya terdapat dua tipe/jenis sasando, yaitu sasando Engkel dan sasando Dobel. Namun saat ini sudah ada tipe sasando elektrik.

3. Siter

Siter merupakan alat musik petik yang juga asli Indonesia, yaitu dari Jawa Tengah. Sekilas bentuknya mirip seperti kecapi, bedanya terletak pada cara memainkannya.

Biasanya siter digunakan sebagai alat musik pengiring pertunjukan seni musik. Siter memiliki ruang penggema yang berbentuk trapesium dan di bagian atasnya terdapat bentangan senar kawat yang panjang.

4. Jentreng

Jentreng adalah alat musik petik yang mirip seperti kecapi. Bedanya terletak pada ukurannya yang lebih kecil. Di Jawa Barat sendiri masyarakat lebih mengenal jentreng dengan sebutan tawangsa.

Karena memiliki ukuran yang lebih kecil dari kecapi, maka jentreng hanya memiliki 7 buah dawai, sementara kecapi memiliki dawai 15-20 buah.

Bahan untuk membuatnya ini berasal dari kayu nangka atau kenanga yang membuatnya memiliki suara yang khas.

5. Celempung

Provinsi Jawa Barat memang memiliki banyak alat musik tradisional, seperti halnya celempung. Berdasarkan fungsinya, alat musik petik yang satu ini kerap kali digunakan sebagai instrumen pelengkap musik gamelan daerah.

Terdapat keunikan dari alat musik ini, yaitu terletak pada penyetelan senarnya yang menggunakan nada prelog, sementara nada slendro digunakan untuk senar lainnya.

6. Japen

Japen merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Kalimantan Tengah yang memiliki instrumen hampir sama seperti kecapi. Saking miripnya, bahkan bunyi nada dari japen juga mirip seperti bunyi nada kecapi.

7. Sampek

Berasal dari suku Dayak, sampek merupakan salah satu alat musik tradisional yang mana dalam memainkannya adalah dengan cara dipetik. Umumnya sampek terbuat dari kayu ulin dan kapur.

Awalnya senar sampek terbuat dari pohon enau, namun kini senarnya terbuat dari kawat kecil. Ciri khas dari alat musik ini adalah memiliki 3-6 senar.

Suku Dayak biasanya menggunakan sampek untuk mengiringi proses acara adat serta digunakan juga untuk mengiringi tarian tradisional.

Keunikan daripada alat musik ini adalah terletak pada bagian ujungnya yang memiliki semacam hiasan yang dijadikan sebagai ciri khas utama suku Dayak, yaitu kepala burung elang.

Baca Juga: Karakteristik Musik Kontemporer

Contoh Alat Musik Petik Modern

Alat Musik Petik Tradisional
Pinterest

Setelah kita mengetahui alat musik petik tradisional, kini kita akan membahas tentang contoh alat musik modern. Sebenarnya terdapat banyak sekali alat musik petik modern yang ada di dunia. Berikut adalah beberapa contohnya:

1. Gitar

Gitar merupakan alat musik petik modern paling terkenal dan paling sering dimainkan oleh orang-orang di seluruh dunia. Kemunculan alat musik yang satu ini berasal dari Spanyol.

Namun seiring berjalannya waktu, gitar kemudian menyebar hingga ke seluruh negara. Maka tak heran jika sebagian masyarakat di dunia mengenal dan dapat memainkannya.

Karena dimainkan dengan cara dipetik, maka gitar pasti memiliki senar/dawai yang menjadi sumber bunyi. Dibuat menggunakan bahan kayu serta memiliki bentuk leher dan badan yang sebagaimana sering kita lihat.

Bukan hanya dipetik saja, gitar juga dapat dimainkan dengan cara di “genjreng” menggunakan jari. Gitar sendiri memiliki dua tipe yang populer di dunia, yaitu gitar akustik dan yang satunya lagi adalah gitar elektrik.

Meskipun terlihat sederhana, namun gitar memiliki 144 kord yang dapat digunakan sesuai kebutuhan untuk menghasilkan nada/bunyi yang diinginkan.

2. Banjo

Banjo adalah alat musik petik yang berasal dari Amerika. Sejarah munculnya alat musik banjo di Amerika ini berawal dari kehidupan budak Afrika.

Budak-budak inilah yang menciptakan sekaligus mengembangkan instrumen menjadi sebuah alat musik petik yang dapat mengeluarkan suara sangat khas.

Di sana, banjo sering digunakan untuk mengiringi pertunjukan musik seperti folk, country, serta irish tradisional.

3. Ukulele

Sekilas ukulele berbentuk mirip seperti gitar. Akan tetapi ukulele memiliki ukuran badan yang lebih kecil jika dibandingkan dengan gitar, yaitu hanya memiliki panjang sekitar 20 inchi.

Karena berasal dari Hawaii, maka nama ukulele pun diambil dari bahasa Hawaii yang berarti “kutu loncat”. Tepatnya pada tahun 1880, ukulele mulai menyebar ke beberapa negara termasuk Indonesia.

Ukulele sering kali dijadikan instrumen utama dalam seni musik keroncong, hal ini karena bunyi yang dihasilkannya terdengar sangat unik.

Karena keunikannya ini menjadikan banyak para pemusik Indonesia yang memainkannya. Secara umum, terdapat 4 jenis ukulele, yaitu Concert (38 cm), Soprana (33 cm), Baritone (48 cm), dan Tenor (43 cm).

4. Gambus

Berasal dari wilayah Timur Tengah, alat musik petik modern yang diberi nama gambus dikenal oleh masyarakat melayu yang pada awalnya dibawa oleh bangsa Timur Tengah yang datang ke melayu.

Bentuknya mirip seperti gitar, namun gambus memilik bentuk yang menyerupai labu dibagi dua. Gambus sering digunakan sebagai alat musik untuk mengiringi tarian zapin dan juga musik islami.

5. Sitar

Meski di Indonesia alat musik yang diberi nama sitar kurang terkenal, namun saat ini sudah banyak yang memainkannya. Sitar sendiri berasal dari Asia Selatan. Alat musik ini sering digunakan untuk mengiringi tarian India yang dikolaborasikan dengan instrumen musik klasik Hindustan.

Sitar sendiri menggunakan dawai yang berjumlah 7 buah serta memiliki dua jenis, yaitu dawai biasa dan dawai simpatetik. Sementara untuk mendapatkan nada yang unik, maka dawai memiliki ruang yang disebut resonasi ground.

6. Harpa

Harpa adalah salah satu alat musik petik tertua di dunia yang mana di dalamnya memiliki beberapa bagian, seperti sound board, neck, dan string. Sementara jumlah dawai pada harpa pun bervariasi, yaitu sekitar 22-47 buah.

Sementara itu, pada tahun 1500 SM, dawai harpa dibuat menggunakan rambut atau serat tanaman yang dikaitkan di antara kedua sisinya.

7. Pipa

Pipa adalah salah satu alat musik yang tergolong dalam alat musik petik murni yang berasal dari China. Alat musik ini telah ada sejak jaman dinasti Qing atau tepatnya antara tahun 221-206 SM.

Keunikan dari alat musik pipa terletak pada bentuknya yang mirip seperti buah pir dengan dawai berjumlah 4-5. Sejak ada dinasti Tang, pipa mulai dimainkan dan bahkan digunakan sebagai pengiring acara kerajaan.

Seiring berjalannya waktu, alat musik petik ini terus dimodifikasi dan dikembangkan mulai dari bentuk, jumlah fret, hingga cara memainkannya.

Demikianlah pembahasan mengenai alat musik petik tradisional dan modern. Dengan keberagaman alat musik petik yang ada hingga saat ini menandakan jika dunia memiliki beragam seni dan budaya yang unik, tanpa terkecuali Indonesia.

Pengertian Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis – Musik adalah salah satu seni yang dapat membantu untuk mengurangi atau menghilangkan stres. Hal ini karena musik sangat nyaman untuk didengarkan.

Perpaduan nada-nada yang dihasilkan dari alat musik yang dimainkan dengan benar dan sempurna ini adalah sumber dari alat musik instrumen yang dibuat khusus untuk menghasilkan suara musik.

Adapun berdasarkan fungsinya, alat musik sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu alat musik ritmis, melodis, dan harmonis.

Baca Juga: Karakteristik Musik Kontemporer

Pengertian Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis
beranihijrah.com

Alat musik yang tergolong ke dalam jenis ini adalah alat musik yang hanya dapat menghasilkan beberapa nada unik atau hanya untuk mengiringi alat musik lainnya dalam lagu serta tidak bisa membuat sebuah irama pada lagu.

Sementara itu, alat musik ritmis hanya berperan sebagai pengatur tempo lagu. Biasanya alat musik ritmis mengeluarkan bunyi jika alat musik tersebut dipukul, digesek, atau digoyang.

Adapun secara umum, pengertian alat musik ritmis adalah sebuah alat musik yang berfungsi untuk melengkapi keharmonisan sebuah lagu.

Seperti yang telah dijelaskan diatas, alat musik ritmis memiliki peran yang cukup penting dalam membantu mengatur tempo dalam sebuah lagu meskipun pada dasarnya alat musik ritmis tidak mempunyai banyak nada.

Contoh Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis
www.artisanalbistro.com

Pada umumnya, jenis alat musik ritmis dimainkan dengan cara dipukul atau digesek. Beberapa contoh alat musik ritmis adalah:

Kendang

Kendang merupakan salah satu jenis alat musik ritmis yang mana cara memainkannya yaitu dengan cara dipukul. Biasanya kendang digunakan sebagai alat musik pelengkap alat musik lain, misalnya gamelan.

Beberapa pementasan seni yang paling sering menggunakan jenis alat musik berupa kendang adalah pertunjukan wayang, tari-tarian daerah, seni kuda kepang, dan lain sebagainya.

Rebana

Rebana juga termasuk ke dalam jenis alat musik ritmis dimana bahan dalam membuat alat musik ini adalah menggunakan kulit dan kayu yang dibuat berbentuk tabung bulat pipih.

Sama seperti kendang, rebana juga dimainkan dengan cara dipukul serta digunakan untuk kegiatan islami yang berpadu dengan musik modern.

Drum

Alat musik selanjutnya yang termasuk ke dalam jenis alat musik ritmis adalah drum. Drum merupakan jenis alat musik yang sangat populer di kalangan para pemuda.

Pada umumnya, drum dibuat dari plastik khusus serta dimainkan dengan cara dipukul menggunakan stik yang terbuat dari kayu.

Tamborin

Tamborin adalah jenis alat musik yang jika dimainkan akan mengeluarkan dua suara sekaligus. Ciri-cirinya adalah memiliki suara gemerincing yang berasal dari tumbukan logam pada bagian sis-sisinya. Sementara bunyi kedua adalah suara tabuhan yang berasal dari membrannya.

Kastanyet

Kastanyet merupakan alat musik ritmis yang berbentuk seperti kerang. Cara memainkannya adalah dengan menggunakan dua atau tiga jari saja yang membuatnya sangat mudah untuk dimainkan bahkan oleh seorang pemula sekalipun.

Simbal

Simbal adalah alat musik yang memiliki banyak ukuran, mulai dari yang kecil sampai dengan ukuran yang besar. Bahan dasar dalam membuatnya adalah berasal dari logam.

Untuk ciri dari alat musik ini adalah berbentuk bulat mirip seperti cakram dan pada umumnya diletakkan di drum. Namun ada juga jenis simbal tangan yang dapat dimainkan dengan cara memadukan dua simbal.

Marakas

Sekilas, marakas memiliki bentuk mirip seperti lollipop besar. Sedangkan ciri dari alat musik yang satu ini adalah memiliki pegangan serta terdapat bola besar di atasnya yang mana bola besar tersebut akan mengeluarkan bunyi ketika digoyang-goyang.

Tifa

Tifa adalah jenis alat musik yang terbuat dari kayu yang diberi rongga pada bagian tengah serta ditutup menggunakan kulit pada salah satu sininya.

Ciri-ciri dari alat musik ini adalah berbentuk panjang dan ramping dan biasanya dimainkan pada saat upacara tradisional masyarakat Indonesia Timur, seperti di Maluku dan Papua.

Conga

Conga merupakan jenis alat musik ritmis yang berasal dari Afrika yang disebut juga dengan nama tumbora. Bentuknya sendiri mirip seperti kendang serta digunakan untuk mengiringi musik pop modern. Bahan dalam membuat alat musik ini adalah berasal dari serpihan kayu dan fiberglass.

Triangle

Alat musik triangle terbuat dari logam yang berbentuk panjang yang kemudian dibengkokkan sampai menjadi bentuk segitiga namun di setiap ujungnya tidak saling menyatu.

Ciri lainnya dari alat musik ini adalah terdapat semacam tali di salah satu sudutnya yang berfungsi untuk memegang alat musik ini.

Baca Juga: Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Fungsi Alat Musik Ritmis

Pengertian Alat Musik Ritmis
satrianesia.com

Sama seperti jenis alat musik lainnya, alat musik ritmis juga memiliki banyak fungsi, seperti misalnya untuk menyempurnakan instrumen alat musik lainnya sehingga mampu menciptakan harmoni baik itu saat dipadukan dengan alat musik lain maupun pada saat dimainkan sendirian.

Beberapa fungsi lainnya dari alat musik ritmis adalah:

Harmonisasi

Dalam sebuah pertunjukan seni musik orkestra biasanya membutuhkan alat musik ritmis guna memadukan beragam unsur alat musik lainnya. Maka dalam hal ini, alat musik ritmis berfungsi dan berperan penting dalam pertunjukan musik.

Mengatur Tempo

Fungsi selanjutnya dari alat musik ritmis adalah untuk mengatur tempo, baik itu tempo dalam lagu atau tarian. Mengatur tempo merupakan hal yang sangat penting pada saat proses mencipta lagu maupun pada saat memainkannya.

Koreografi

Jenis alat musik ritmis juga berfungsi untuk membantu mengayur tempo. Sebab inilah mengapa biasanya sebelum masuk ke koreografi, maka akan diiringi oleh alat musik ritmis.

Tujuannya agar dapat masuk sesuai dengan tempo yang tepat dan juga sebagai penanda dari satu gerakan terhadap gerakan yang lainnya.

Pengiring Lagu

Selain sebagai koreografi, alat musik ritmis juga dapat membuat lagu lebih hidup, yaitu pada saat lagu dimainkan.

Penyempurna Instrumen

Terakhir adalah alat musik ritmis berfungsi sebagai penyempurna instrumen dari instrumen musik lainnya. Misalnya di dalam pertunjukan orkestra.

Itulah pembahasan mengenai pengertian alat musik ritmis lengkap beserta contoh dan fungsinya yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.

Karakteristik Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer – Musik adalah salah satu seni yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Hadirnya musik ternyata tidak hanya dijadikan sebagai sarana hiburan saja, namun juga dapat dijadikan sebagai penenang pikiran di kala jenuh.

Seperti halnya seni yang lainnya, seni musik juga memiliki berbagai aliran, seperti misalnya aliran musik tradisional, jenis musik kontemporer hingga musik modern. Ya, dari sekian banyak jenis atau aliran musik, terdapat salah satu aliran musik, yaitu musik kontemporer.

Namun apakah kita mengetahui, apa itu musik kontemporer? Jika belum mengetahuinya, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas bersama-sama mengenai karakteristik musik kontemporer lengkap beserta pengertian dan hal lainnya yang masih berhubungan dengan musik kontemporer.

Karakteristik Musik KontemporerKarakteristik Musik Kontemporer

www.yuksinau.id

Untuk membedakan antara musik kontemporer dan dengan musik yang lainnya, maka sebelumnya kita wajib mengetahui karakteristiknya. Di bawah ini adalah karakteristik dari musik kontemporer:

  • Musik kontemporer memiliki melodi lirik yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan musik yang telah ada pada periode sebelumnya
  • Ritmenya kompleks
  • Memiliki banyak suara perkusi
  • Terdapat beberapa harmoni yang sengaja dibuat tidak selaras
  • Khusus frekuensi alat musik tiup wood wind, brass dan bunyi perkusi lainnya cenderung lebih sering terdengar jika dibandingkan dengan musik pada periode sebelumnya.
  • Musik kontemporer menggunakan suara sintetis dan elektronik

Pengertian Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
www.ngelmu.co

Jenis musik kontemporer sendiri jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah suatu hal yang mengedepankan aktivitas dan juga kreativitas.

Adapun dalam bahasa Inggris, musik kontemporer disebut juga dengan musik yang telah ada mulai dari zaman dahulu hingga sampai dengan saat ini.

Namun secara umum, pengertian musik kontemporer adalah sebuah cabang seni musik yang muncul sekitar abad ke-19 dan sampai dengan saat ini.

Baca Juga: Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Sejarah Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
www.whiteboardjournal.com

Membahas sedikit mengenai sejarah musik kontemporer yang mana musik ini pertama kali muncul sekitar abad ke 19, tepatnya berawal dari suatu gerakan seni lukis yang impresionis. Nah, kelompok yang membentuk ini yaitu kelompok pelukis yang berasal dari Prancis.

Sementara itu, pembentukan seni musik kontemporer ini didasarkan ketidaksetujuan terhadap pandangan romantisme yang diterima oleh masyarakat dengan aliran seni baru yaitu impersionalisme.

Aliran baru yang lebih mengedepankan kesan impresi ini dibuat dari karya seni, sehingga dalam musik kontemporer banyak menggunakan elemen baru yang menciptakan dan juga menonjolkan impresi.

Tepatnya 3 bulan terakhir di abad ke-19, mulailah muncul musik orkestrasi dan piano yang menghasilkan suara yang sangat bagus.

Bahannya sendiri berasal dari seni sastra kemudian dibarengi dengan munculnya tangga nada, chord, dan ritme yang masih dipakai hingga sampai dengan saat ini.

Hingga kemudian masuk pada abad ke-20, mulailah menunjukkan sastra dan seni di dalam mekanisme musik yang kemudian musik kini sudah memiliki variasi dan warna yang beragam dari modernisasi ke impresionisme.

Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis musik kontemporer dan variasi yang juga beragam dan telah di akui dan di tetapkan sebagai gerakan besar yang di tiap tahunnya di adakan pekan komponis dan wadah bagi para komposer di seluruh Nusantara.

Ciri-ciri Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
berita.upi.edu

Terdapat beberapa ciri-ciri dari musik kontemporer yang membedakan dengan aliran seni musik lainnya. Inilah ciri-ciri dari musik kontemporer:

  • Memiliki notasi musik yang hanya dapat dimengerti oleh pemusik saja. Hal ini karena notasinya ditulis menggunakan simbol atau tanda
  • Warna bunyi dapat saja sejenis namun dapat pula terdiri dari berbagai jenis
  • Bunyi atau suara yang tercipta didapat dari sumber yang beragam (elektronik) dan tidak hanya dari instrumen musik saja
  • Improvisasi dari musik kontemporer sangat bervariasi serta mengikuti keinginan dari si penciptanya
  • Biramanya tidak terpaku pada satu birama saja
  • Menggunakan tangga nada yang bervariasi
  • Musik kontemporer juga memiliki tempo dan dinamik yang lebih bervariasi

Unsur-unsur Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
theinsidemag.com

Pada umumnya, seni musik memiliki unsur seperti nada, ritme, melodi dan harmoni. Begitu pula dengan musik kontemporer yang juga memiliki unsur-unsur tersebut.

Berikut adalah penjelasan mengenai unsur-unsur yang terdapat pada musik kontemporer:

Warna Nada (Tone Color)

Musik kontemporer memiliki sedikit penekanan pada campuran suara, namun disini perkusi memainkan peran utama, sedangkan warna nada yang dimainkan secara individu akan terdengar lebih jelas.

Harmoni

Pada aliran musik ini dikenal istilah polychord, yang mana 2 kunci nadanya terdengar pada waktu yang bersamaan. Namun dalam harmoni musik kontemporer juga menggunakan 4 kunci nada.

Ritme

Dapat dibilang, ritme merupakan salah satu unsur musik kontemporer yang paling menonjol/mencolok.

Disini, kebanyakan ritme yang digunakan adalah ritme yang membangkitkan semangat, dorongan, dan juga kegembiraan serta terdapat kelompok ketukan yang tidak beraturan.

Dalam ritme musik kontemporer, dikenal istilah polyrhrthm yang merupakan penggunaan dua ritme yang kontras dalam waktu bersamaan.

Melodi

Melodi adalah tingkatan tinggi-rendah dan juga panjang-pendek nada yang terdapat dalam musik. Adapun melodi dalam musik kontemporer ini dikenal memiliki range yang sangat besar atau lebar serta menggunakan 12 nada kromatik tanpa tonel center.

Baca Juga: Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Jenis Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
www.law-justice.co

Ada beberapa jenis musik kontemporer, seperti:

  • Musik Klasik
  • Musik Pop
  • Musik Rock
  • Musik Jazz
  • Musik Blues
  • Musik R&B

Alat Musik Kontemporer

Karakteristik Musik Kontemporer
s2.bukalapak.com

Beberapa jenis alat musik yang tergolong ke dalam musik kontemporer adalah:

  • Talempong
  • Sasando
  • Biola
  • Piano
  • Kecapi
  • Angklung
  • Suling
  • Gitar
  • Kolintang
  • Gamelan
  • Gelas Plastik
  • Perkusi

Fungsi Musik Kontemporer

Selain berfungsi sebagai kesenian, musik kontemporer juga memiliki beberapa fungsi lainnya, seperti:

Fungsi Keagamaan

Musik kontemporer dapat digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan agama, yaitu dengan mengajarkan nilai kebaikan. Hal ini karena musik adalah salah satu media pembelajaran yang bagus dan dapat dengan mudah dipahami oleh masyarakat.

Fungsi Pendidikan

Fungsi pendidikan dalam konteks musik kontemporer adalah pada saat kerja sama dalam tim atau kelompok ketika sedang memainkan alat musik sehingga terbentuk musik yang harmonis.

Fungsi Hiburan

Sementara itu, fungsi paling umum dari sebuah musik adalah sebagai hiburan. Beberapa orang percaya, bahwa dengan mendengarkan musik ternyata dapat dijadikan sebagai hiburan tersendiri serta dapat menjadikan lebih relax dan santai serta bersemangat saat mendengarkan musik.

Fungsi Komunikasi

Musik juga dapat dijadikan sebagai media berkomunikasi untuk para pendengarnya. Seperti misalnya untuk menyampaikan ide, kritik sosial, motivasi, dan lainnya.

Fungsi Artistik

Maksud dari fungsi artistik pada musik kontemporer adalah sebagai media ekspresi seorang seniman guna untuk menyajikan sebuah karya yang ia ciptakan.

Fungsi Umum

  • Sebagai bentuk penemuan dan juga perkembangan gramatika musik
  • Aktualisasi gaya bermusik pada musik kontemporer dari komposer
  • Mengembangkan jenis dan juga variasi seni musik baik itu yang bersumber dari tradisi maupun bukan

Demikianlah pembahasan mengenai karakteristik musik kontemporer lengkap dari pengertian hingga fungsinya. Dengan pembahasan kali ini, semoga kita dapat lebih memahami seni musik kontemporer.

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli – Sebagai bangsa yang memiliki keragaman budaya Indonesia, negara kita ini mempunyai banyak kesenian yang tersebar di berbagai daerah di Nusantara.

Nah, salah satu kesenian di Indonesia yang cukup terkenal adalah seni tari. Seni tari sendiri merupakan salah satu cabang seni yang sangat melekat dengan budaya di Indonesia.

Hal ini terlihat dari perkembangannya yang cukup pesat yaitu dapat dilihat dari munculnya seni tari modern yang semakin eksis di zaman yang juga modern seperti sekarang ini.

Pengertian Tari Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
infotenmem.blogspot.com

Meskipun kita sering menyaksikan seni tari baik itu secara langsung maupun melalui internet, namun apakah kita mengetahui mengenai definisi tari menurut para ahli?

Jika belum mengetahuinya, berikut adalah penjelasan mengenai definisi tari berdasarkan pendapat para ahli.

Aristoteles

Seni tari menurut Aristoteles adalah sebuah gerakan ritmis yang mana gerakannya ini memiliki tujuan tertentu. Tujuannya adalah untuk menghadirkan sebuah karakter yang dimiliki oleh manusia, tepatnya yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita.

Hawkins

Sedangkan menurut Hawkins, seni tari adalah suatu ekspresi perasaan manusia yang diubah dalam sebuah imajinasi menjadi bentuk media gerak sehingga gerakan yang simbolis ini menggambarkan sebuah ungkapan bagi si penciptanya.

Jazuli

Jazuli mendefinisikan seni tari merupakan irama musik yang sebagai pengiring juga dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud atau suatu tujuan yang sejatinya hendak disampaikan oleh si pencipta tari melalui si penari.

Suadarsa Prionggo Broto

Suadarsa Prionggo Broto mendefinisikan bahwa seni tari merupakan suatu ketentuan dari bentuk-bentuk gerakan tubuh manusia dan juga ruang.

Soedarsono

Tari menurut Soedarsono adalah menggambarkan sebuah ekspresi jiwa manusia yaitu melalui gerak-gerak ritmis dan indah.

Baca Juga: Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Tari Secara Umum

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
ringgoabrio.blogspot.com

Adapun pengertian seni tari secara umum yaitu tari merupakan salah satu cabang seni yang mengungkapkan ekspresi, keindahan, hingga makna tertentu dengan melalui media gerak tubuh.

Gerak tubuh ini disusun serta diperagakan sedemikian rupa dengan tujuan untuk memberikan penampilan dan pengalaman yang menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan horison yang baru bagi seseorang yang menontonnya.

Jenis-jenis Seni Tari

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
wikimedia.org

Secara umum, seni tari terbagi dalam tiga kelompok, yaitu seni tari tradisional, modern, dan kontemporer. Berikut penjelasan selengkapnya.

Seni Tari Tradisional

Jenis tari tradisional ialah cabang seni tari yang telah melalui perjalanan yang cukup panjang dan memiliki nilai-nilai masa lalu yang tetap dipertahankan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Bukan hanya itu saja, seni tari tradisional juga memiliki hubungan dengan ritual adat istiadat. (Sekarningsih dan Rohayani, 2006, hal. 5).

Sementara menurut Hidayat (205, hal. 14) berpendapat bahwa seni tari tradisional juga dapat dipahami sebagai tata cara yang berlaku di suatu wilayah/lingkungan etnik adat tertentu dimana sifatnya ini turun-temurun.

Maka dapat disimpulkan bahwa tari tradisional merupakan seni tari yang sebelumnya telah berkembang dari masa ke masa serta telah terjadi dalam waktu yang cukup lama di suatu daerah etnik tertentu sehingga memiliki nilai-nilai masa lalu yang dijaga secara turun-temurun.

Seni Tari Modern

Tari modern merupakan jenis seni tari yang sudah tidak terikat oleh aturan adat-istiadat di suatu daerah. Tari modern ini cenderung lebih bebas serta meninggalkan berbagai tradisi menari untuk mengembangkan seni tari ke tahap yang lebih lanjut dan tidak melulu turun-temurun.

Namun bukan hanya itu, tari modern juga sarat akan budaya yang cenderung populer.

Seperti contohnya bagaimana tari modern digunakan untuk menjadi tarian latar pada saat konser penyanyi tunggal atau pada saat sebuah band sedang tampil sehingga penari modern akan menari di atas panggung untuk mengirinya.

Seni Tari Kontemporer

Dapat dikatakan bahwa seni tari kontemporer merupakan puncak dari pengembangan seni tari pada masa kini. Akan tetapi karena merupakan puncak tari pada konteks masa sekarang, maka bentuknya pun terbilang masih radikal.

Sehingga banyak gerakan yang terlihat eksperimental dan masih belum bisa dipahami dengan jelas oleh masyarakat secara umum.

Nah, untuk mendalami seni tari kontemporer, ada baiknya kita terlebih dahulu memahami seni tari kontemporer secara umum sehingga kita mengetahui maksud yang terkandung dalam seni tari kontemporer.

Fungsi Seni Tari

Pengertian Tari Menurut Para Ahli
miro.medium.com

Menurut Soedarsono (Sekarningsih & Rohayani, 2006, hal. 9-11), setidaknya terdapat lima fungsi seni tari, yaitu tari sebagai sarana upacara ritual, hiburan, tontonan, pendidikan, dan sebagai wujud rasa syukur.

  • Tari Berfungsi Sebagai Sarana Upacara Ritual dan Adat

Dalam hal ini, seni tari yang akan digunakan untuk upacara ritual adat adalah seni tari yang wajib mengikuti dan juga memenuhi kaidah-kaidah secara turun-temurun serta telah menjadi tradisi di suatu daerah tertentu.

Untuk pelaksanaannya pun biasanya diselenggarakan hanya pada waktu tertentu saja dan juga di pimpin oleh orang-orang tertentu saja.

  • Tari Berfungsi Sebagai Hiburan

Fungsi tari sebagai sarana hiburan adalah digunakan untuk memeriahkan suatu acara. Misalnya acara pernikahan, pesta budaya, dan lain sebagainya.

  • Tari Berfungsi Sebagai Tontonan

Maksudnya adalah tari yang memang khusus dipertunjukkan dan pelaksanaannya dipersiapkan hanya untuk dinikmati.

Contohnya adalah suatu lembaga sengaja menggelar seni tari untuk menunjukkan kebolehan para peserta didiknya yang membuat satu grup tari memiliki tujuan untuk meraih dan memanjakan para penggemarnya.

  • Tari Berfungsi Sebagai Sarana Pendidikan

Seni tari sebagai sarana pendidikan adalah untuk mendidik anak agar bersikap dewasa dan juga menghindari tingkah laku yang buruk/menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran yang terdapat pada seni tari juga secara tidak langsung dapat mengasah perasaan seseorang.

  • Tari Berfungsi Sebagai Wujud Rasa Syukur

Tari juga dapat dijadikan sebagai wujud rasa syukur baik itu dalam ranah syukuran, peringatan hari besar nasional, hingga peresmian gedung atau instansi yang baru dibangun/berdiri. Biasanya mereka sengaja menggunakan seni tari untuk rasa syukur atas tercapainya suatu target.

Itulah pembahasan mengenai pengertian tari menurut para ahli dan secara umum lengkap beserta jenis dan fungsinya. Semoga artikel yang telah kita bahas bersama-sama ini bermanfaat bagi kita semua!

Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Seni Menurut Para Ahli – Istilah seni tentu bukanlah suatu hal yang aneh, bahkan sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari.

Seni dapat diartikan sebagai sebuah karya yang dibuat/diciptakan secara artistik baik itu dalam bentuk audio, media visual, atau bahkan hasil dari kombinasi keduanya.

Adapun pengertian seni sendiri dapat mewakili perasaan manusia yang di dalamnya mengandung unsur estetik atau keindahan yang diungkapkan melalui suatu media yang bersifat nyata dan dapat dirasakan oleh panca indera manusia.

Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Sumber Gambar: www.portaljawa.com

Banyak para ahli yang mendefinisikan pengertian seni. Berikut adalah pendapat para ahli mengenai apa itu seni.

Ki Hajar Dewantara

Salah satu pejuang Indonesia atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Bapak Pendidikan Nasional”, yaitu Ki Hajar Dewantara mengemukakan pengertian daripada seni.

Menurutnya, seni adalah hasil keindahan yang dapat menggerakkan perasaan indah siapa pun yang melihatnya. Maka apa pun perbuatan manusia yang mampu mempengaruhi dan menciptakan perasaan indah itu juga dapat disebut sebagai seni.

Aristoteles

Sementara itu, Aristoteles menyatakan bahwa seni merupakan suatu aktivitas meniru alam melalui bentuk atau cara pengungkapan dan penampilannya yang tidak menyimpang dari realitas atau fakta yang ada.

Alexander Baum Garton

Alexander Baum Garton berpendapat bahwa seni adalah suatu hal yang berkaitan dengan keindahan serta memiliki tujuan positif, sehingga mampu menciptakan perasaan senang dan bahagia bagi mereka yang menikmatinya.

James Murko

Seni menurut James Murko adalah penjelasan dari ungkapan perasaan indah yang ada dan terkandung pada setiap jiwa manusia.

Ia juga menyatakan bahwa seni dilahirkan atau diciptakan melalui perantara, baik itu berupa media atau alat komunikasi yang bisa ditangkap oleh panca indera manusia, baik itu pendengaran, penglihatan, atau perantara gerak.

Immanuel Kant

Berbeda dengan James Murko, Imamanuel Kant berpendapat bahwa seni merupakan sebuah impian yang dituangkan menjadi suatu karya. Hal ini karena rumus-rumus tertentu yang tidak dapat mewujudkan realitas atau kenyataan.

Hillary Bel

Hillary Bel mengemukakan bahwa seni adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sebuah karya yang dapat menyentuh hati serta dapat menimbulkan rasa penasaran bagi para penikmatnya sehingga mereka berusaha mencari tahu siapa penciptanya.

Leo Tolstoy

Sedangkan menurut Leo Tolstoy, seni adalah suatu ungkapan perasaan dari si pencipta seni untuk menyampaikan apa yang dirasakannya terhadap orang lain yaitu mereka sebagai penikmat karyanya.

Eric Ariyanto

Menurut Eric Ariyanto, seni adalah suatu kegiatan atau aktivitas rohani (batin) yang direfleksikan ke dalam bentuk karya yang mana karyanya ini mampu menciptakan timbulnya rasa penasaran dan juga ketertarikan orang lain untuk melihat dan mendengarnya.

Plato

Plato menyebut bahwa seni adalah sebuah hasil tiruan alam berikut dengan segala isinya (ars imitator naturam).

Ensiklopedi Indonesia

Sementara itu, ensiklopedi Indonesia menyatakan bahwa seni adalah sebuah karya cipta dari segala hal yang mengandung unsur keindahan yang membuat orang yang melihat atau mendengarnya menjadi senang dan bahagia.

Baca Juga: Identitas Nasional Indonesia

Pengertian Seni Secara Umum

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Sumber Gambar: www.yuksinau.id

Istilah seni sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu kata “Sani” yang memiliki arti persembahan atau pemujaan.

Ini dapat dilihat dalam kehidupan masyarakat secara umum bahwa seni sangat berkaitan erat dengan upacara adat atau keagamaan atau lebih tepatnya kesenian daerah. Sementara seni dalam bahasa Inggris adalah “Art” yang memiliki arti art visual atau seni rupa.

Maka dapat disimpulkan bahwa pengertian seni secara umum adalah suatu produk yang mengandung unsur kesenian yang diciptakan oleh manusia yang bertujuan untuk membawa kesenangan.

Seni sendiri sengaja diciptakan oleh manusia dengan membawa unsur keindahan yang terkandung di dalamnya sehingga dapat mempengaruhi perasaan orang lain, khususnya yang melihat atau mendengarkannya.

Macam-macam Seni

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Sumber Gambar: asarpua.com

Setelah mengetahui pengertian seni menurut para ahli dan juga secara umum, maka kita juga perlu mengetahui mengenai macam-macam seni.

Hasil dari seni sendiri dapat kita nikmati melalui media penglihatan atau visual, pendengaran atau audio, dan juga kombinasi di antara keduanya.

Di bawah ini adalah penjelasan mengenai macam-macam seni.

Seni Rupa

Macam-macam seni yang pertama adalah seni rupa yang mana definisinya adalah sebuah hasil karya visual berupa lukisan, gambar, patung, kerajinan tangan, multimedia, dan lain sebagainya yang mana wujudnya dapat dinikmati dengan indera penglihatan.

Seni Musik

Kedua adalah seni musik. Seperti namanya, seni musik adalah hasil karya cipta manusia yang menekankan pada unsur bunyi namun juga tetap memperhatikan unsur lainnya, baik itu unsur melodi, notasi musik, serta harmoni yang indah sehingga enak didengar.

Seni Tari

Seni tari adalah hasil karya cipta manusia yang terwujud dalam bentuk gerakan tubuh yang mampu menciptakan sebuah keindahan.

Macam seni tari juga menggunakan unsur bunyi yang berasal dari seni musik yang berfungsi sebagai sarana untuk mengomunikasikan atau menyampaikan maksud dan juga tujuan tertentu, yaitu dari seorang koreografer kepada penonton yang melihatnya.

Seni Teater

Selanjutnya adalah seni teater yang merupakan suatu karya seni yang mencoba untuk memvisualisasikan imajinasi seseorang yang berhubungan dengan perilaku makhluk hidup.

Adapun seni ini diperagakan dalam bentuk adegan-adegan yang diperankan oleh para pemain teater itu sendiri baik secara individu maupun kelompok.

Seni Sastra

Terakhir adalah seni sastra, yaitu sebuah bentuk atau wujud seni berupa kata-kata, seperti misalnya kaligrafi atau puisi yang dapat dinikmati dengan indera penglihatan dan indera pendengaran.

Sementara itu, seni sastra bertujuan untuk menyampaikan pesan dan kesan terhadap para penikmatnya dengan cara yang indah.

Fungsi Seni

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Sumber Gambar: www.haipedia.com

Secara umum, terdapat dua fungsi daripada seni, yaitu fungsi individu dan fungsi sosial.

Fungsi Individu

  • Sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan emosional, sehingga seseorang yang menikmati seni dapat merasakan senang, cinta, benci, marah, sedih, haru, dan perasaan lainnya guna meluapkan perasaannya.
  • Sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan fisik. Misalnya terdapat seorang seniman yang membuat guci unik dan bernilai seni sebagai pajangan rumah yang mana tujuannya untuk memuaskan kebutuhan fisik dan juga memberikan kenyamanan kepada para penikmat dari hasil karya seni tersebut.

Fungsi Sosial

  • Dalam fungsi sosial, seni dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan keagamaan yang dapat dilihat dari busana pakaian, prosesi upacara, lagu rohani, kaligrafi, dan lainnya.
  • Seni juga berfungsi dalam dunia pendidikan. Maksudnya adalah seni dapat dipelajari baik itu nilai dan ilmunya sebagai bentuk mengekspresikan diri dengan cara yang menyenangkan.
  • Sebagai sarana untuk mengekspresikan diri yang bertujuan untuk menghibur diri sendiri maupun orang lain yang melihatnya.
  • Untuk memudahkan dalam menjelaskan suatu hal kepada orang lain. Contohnya penggunaan poster untuk menyampaikan suatu informasi yang menggunakan gambar menarik makan akan lebih mudah dimengerti oleh para pembacanya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, kini kita telah lebih memahami mengenai pengertian seni secara umum dan menurut para ahli lengkap beserta macam dan fungsinya. Bahkan fungsi seni ternyata bermanfaat baik bagi kehidupan secara individu maupun sosial.

Identitas Nasional Indonesia

Identitas Nasional Indonesia

Pada dasarnya identitas nasional Indonesia merupakan bentuk manifestasi dari nilai-nilai budaya yang tumbuh berkembang dalam suatu negara, khususnya Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, nilai-nilai tersebut berubah menjadi ciri khas suatu bangsa atau negara.

Identitas sendiri berasal dari kata “identity” yang berarti ciri khas, ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri perorangan atau kelompok tertentu yang membedakannya dengan orang atau kelompok lainnya.

Sementara kata “nasional” adalah sebuah gambaran akan identitas yang melekat pada diri seseorang, kelompok tertentu, atau organisasi yang lebih besar berdasarkan kesamaan fisik, ragam, bahasa, budaya, cita-cita atau tujuan.

Pengertian Identitas Nasional Indonesia

Identitas Nasional Indonesia
jalankuliah.blogspot.com

Identitas nasional sendiri memiliki banyak pengertian, namun secara umum, Identitas nasional Indonesia adalah sebuah jati diri, ciri, atau sifat yang tumbuh dan berkembang di negara Indonesia sehingga dapat menjadi pembeda dengan negara lainnya.

Meskipun negara kita ini memiliki keragaman budaya Indonesia yang berbeda-beda, namun kita telah sepakat untuk menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan berbagai identitas, baik itu bahasa, budaya, agama, ras atau lainnya.

Sehingga dapat dikatakan bahwa identitas nasional merupakan kristalisasi dari kumpulan identitas-identitas yang heterogen.

Faktor Pembentuk Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
kresna2202.blogspot.com

Terdapat 5 faktor utama yang mempengaruhi pembentuk identitas nasional yang terdapat di suatu bangsa/negara. 5 faktor yang dimaksud adalah:

Primordialisme

Primordialisme sendiri merupakan kecintaan atau fanatisme pada suatu golongan, etnis atau suku yang sama. Dalam hal ini, kecintaan atau fanatismenya didasarkan oleh sistem kekerabatan dan kekeluargaan yang identik karena adanya hubungan darah antar anggota.

Faktor primordialisme ini menyebabkan seseorang cenderung lebih mudah berteman dan juga menyukai sesama golongan.

Seperti misalnya orang Jawa dengan orang Jawa, golongan menengah ke atas dengan golongan menengah ke atas, dan lain sebagainya.

Bukan hanya itu, primordialisme yang kuat juga menyebabkan pengelompokan individu-individu dengan karakteristik sama yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu kelompok komunitas yang memiliki karakteristik/identitas tertentu.

Pemimpin Bangsa

Pemimpin suatu bangsa merupakan figur atau tokoh pemimpin karismatik yang menjadi kebanggaan rakyatnya. Seorang pemimpin bangsa/negara yang karismatik adalah yang berprinsip sebagai pelayan masyarakat, bukan pelayan diri sendiri.

Maksudnya adalah pemimpin yang mampu membuat rakyat merasa bangga, merasa diayomi dan dilindungi oleh pemimpinnya. Seorang pemimpin yang berprinsip seperti ini nantinya akan dapat menciptakan kelompok/komunitas yang juga ingin seperti dia.

Bukan hanya itu, pemikiran dari seorang pemimpin yang baik juga dapat mempengaruhi pemikiran bangsa yang ia pimpin. Banyak negara di dunia yang memiliki seorang pemimpin yang berprinsip seperti ini.

Seperti contohnya negara kita ini, yaitu Ir. Soekarno. Beliau adalah seorang pemimpin bangsa Indonesia pertama serta seseorang yang mencetuskan dasar negara Pancasila dan kemerdekaan.

Hal-hal seperti itu yang turut berkontribusi besar dalam membentuk identitas suatu negara/bangsa.

Sejarah Bangsa

Sejarah bangsa adalah masa lalu suatu bangsa yang juga turut mempengaruhi terbentuknya memori kolektif masyarakat yang hidup di era sekarang.

Apa yang telah dialami oleh suatu bangsa akan mempengaruhi identitas dan juga pola pikir masyarakat dari bangsa tersebut.

Seperti misalnya sebuah bangsa yang sering dijajah oleh bangsa lain akan cenderung memiliki sifat menolak intervensi asing, isolasionis, dan protektif.

Namun penjajahan yang dilakukan oleh bangsa asing juga dapat memunculkan sifat lunak terhadap asing karena dianggap lebih superior dan juga hebat. Hal inilah yang dikenal dengan mental inlander dari bangsa terjajah.

Sementara bagi bangsa yang pernah menjadi superpower dunia seperti misalnya Inggris atau Amerika tentu saja secara otomatis akan memiliki pride nasionalisme yang sangat tinggi.

Bahkan terkadang mereka menganggap dirinya sendiri sebagai polisi dunia dan lebih superior dibandingkan dengan negara lain.

Praktik Keagamaan

Praktik keagamaan merupakan suatu ritual yang didasarkan pada keyakinan tiap individu yang dipraktikkan baik itu secara individu maupun kolektif.

Unsur ini berperan sangat penting guna menciptakan identitas suatu komunitas karena nilai keagamaan memiliki identitas tersendiri.

Namun aspek keagamaan juga sering kali bercampur dengan aspek kebudayaan lokal yang terdapat pada suatu komunitas. Inilah yang menyebabkan akulturasi dan asimilasi yang pada akhirnya menciptakan budaya baru.

Negara kita ini menjadi salah satu negara yang memiliki banyak keragaman budaya, salah satunya dalam hal agama. Contohnya adalah Islam kejawen yang berasal dari gabungan antara agama Islam dengan budaya lokal di Jawa.

Solidaritas Organik

Solidaritas organik merupakan suatu bentuk integrasi sosial yang terbentuk karena adanya kondisi saling ketergantungan yang dihasilkan oleh pembagian kerja.

Faktor ini muncul seiring dengan banyaknya spesialisasi yang merupakan hasil/produk dari revolusi industri dan industrialisasi massal yang terjadi di seluruh dunia. Adapun identitas yang terbentuk dari solidaritas organik adalah identitas profesional, modern, serta cenderung urban.

Unsur-Unsur Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.nesabamedia.com

Terdapat beberapa unsur yang menjadi bagian dari identitas nasional, di antaranya adalah:

Agama

Unsur yang pertama adalah agama. Agama adalah suatu golongan sosial yang diklasifikasikan berdasarkan aliran kepercayaan yang dianut oleh tiap-tiap individu.

Pada umumnya, seseorang yang baru lahir telah memiliki afiliasi terhadap salah satu agama di Nusantara.

Adapun afiliasi ini biasanya ditentukan oleh agama yang dianut oleh kedua orang tuanya atau keluarga besar dari seorang anak yang baru dilahirkan.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, lingkungan sekitar turut pula berperan dalam mempengaruhi kepercayaan yang dianut oleh seseorang.

Hingga banyak dijumpai seseorang yang merasakan krisis keagamaan atau bahkan kehilangan kepercayaan atas agamanya. Akibatnya orang-orang seperti ini berpotensi untuk berpindah agama.

Budaya

Budaya memiliki cakupan yang sangat luas. Saking luasnya, bahkan setiap tindakan kita di dalam kehidupan sehari-hari pasti dipengaruhi oleh keterpaparan kita terhadap suatu budaya.

Hal ini senada dengan negara kita yang banyak memiliki contoh budaya daerah yang tersebar di berbagai wilayah.

Suku Bangsa

Dapat dikatakan bahwa suku bangsa merupakan golongan sosial yang khusus dan bersifat askriptif. Maksudnya adalah seorang individu telah memilikinya sedari lahir serta tidak dapat memilih ingin berada di suku apa.

Mereka hanya dapat melakukan atau bertindak setelah menjadi bagian dari suku bangsa tersebut. Suku bangsa juga menjadi salah satu identitas yang dapat dilihat dengan cukup jelas meskipun yang terlihat bukanlah sukunya, melainkan budaya yang melekat pada suku tersebut.

Indonesia sendiri memiliki banyak contoh budaya nasional yang tersebar di berbagai wilayah dari ujung barat hingga ujung timur.

Bahasa

Dalam konteks ini, bahasa merupakan penggolongan sosial yang didasarkan pada aspek simbolik yang jika dilihat secara arbiter dibentuk untuk sarana interaksi atau berkomunikasi antar individu baik itu di dalam maupun di luar komunitas.

Semua orang pasti mempelajari simbol-simbol yang membentuk bahasa sejak ia lahir hingga meninggal dunia. Bahasa juga sangat dipengaruhi oleh budaya yang terdapat di suatu tempat/wilayah.

Sama seperti halnya budaya dan suku bangsa, Indonesia juga memiliki ratusan bahkan ribuan bahasa daerah dan juga bahasa suku yang tersebar di berbagai wilayah.

Karakteristik Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.suarakita.org

Dapat dikatakan, karakteristik identitas nasional adalah ciri khusus, kebiasaan atau pola hidup masyarakat yang menempati suatu wilayah. Secara umum, terdapat tiga karakteristik identitas nasional yang dimiliki oleh negara kita, yaitu:

Kesatuan Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan terluas di dunia. Setiap pulau yang terdapat di Indonesia memiliki adat istiadat, budaya, dan bahasa yang berbeda-beda.

Kesatuan Indonesia ini adalah karakteristik identitas nasional yang sangat berharga dan bahkan menjadi ciri khas tersendiri bagi bangsa.

Persamaan Nasib

Bukti dari persamaan nasib ini adalah bahwa bangsa Indonesia pernah dijajah oleh bangsa asing dalam waktu yang lama. Kondisi ini tentu dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia di masa itu yang kemudian tercermin dalam identitas nasional serta tercetus pada pembukaan UUD 1945.

Keinginan untuk Merdeka

Seluruh rakyat Indonesia memiliki keinginan untuk terbebas dari belenggu penjajahan baik itu penjajahan fisik maupun mental. Hal itu juga tercantum di dalam UUD 1945 yang berbunyi segala bentuk penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.

Fungsi Identitas Nasional

Identitas Nasional Indonesia
www.smamoneblitar.sch.id

Di era globalisasi seperti sekarang ini menjadikan tantangan tersendiri untuk identitas nasional, sehingga sebagai bangsa yang baik, kita harus tetap menjaga identitas nasional. Identitas nasional sendiri memiliki beberapa fungsi, seperti:

Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Seperti yang telah dijelaskan di atas, negara kita ini memiliki berbagai macam kebudayaan, agama, suku, bahasa, dan ras. Nah, identitas nasional digunakan sebagai wadah untuk mempersatukan keberagaman tersebut.

Selain itu, identitas nasional juga dapat difungsikan sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan kebudayaan Nusantara terhadap bangsa lainnya. Salah satu buktinya adalah terdapat beberapa budaya Indonesia yang berhasil mendunia.

Sebagai Identitas Negara

Fungsi terpenting dari identitas nasional adalah dijadikan sebagai jati diri suatu negara. Dengan adanya identitas nasional ini dapat membuat suatu negara terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan negara lainnya.

Merupakan Landasan Negara

Dengan identitas nasional juga dapat dijadikan sebagai landasan suatu negara. Artinya adalah identitas nasional dijadikan sebagai panduan dan pemersatu agar dapat mewujudkan cita-cita dari suatu negara.

Bukan hanya itu, identitas nasional juga dapat dijadikan sebagai gambaran akan potensi dan juga kemampuan yang dimiliki oleh suatu negara, sebab tiap-tiap negara berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: 1 Hektar Berapa Meter?

Sebagai Pembeda dengan Bangsa Lain

Terakhir adalah identitas negara berfungsi untuk membedakan dengan bangsa lainnya sehingga terlihat lebih khusus dan spesifik.

Nilai-nilai budaya nasional di Indonesia ini tidak boleh luntur dalam keadaan apa pun. Maka sebagai bangsa Indonesia, kita tetap harus berpegang teguh terhadap identitas dan nilai-nilai yang mendasari bumi pertiwi baik itu sebagai negara maupun bangsa.

Demikianlah penjelasan mengenai identitas nasional Indonesia lengkap beserta pengertian, faktor pembentuk, unsur, karakteristik, dan fungsinya. Semoga bermanfaat.

1 Hektar Berapa Meter

1 Hektar Berapa Meter

1 Hektar Berapa Meter – Pada kesempatan sebelumnya kita telah membahas mengenai besaran pokok dan besaran turunan. Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas bersama mengenai satuan ukuran, tepatnya konversi hektar ke meter.

Seperti yang diketahui, satuan ukuran dalam ilmu matematika ini bermacam-macam, mulai dari meter, hektar, ons, dan lain sebagainya dimana dari ukuran-ukuran tersebut memiliki besaran ukuran yang berbeda-beda.

Lantas, apakah kita mengetahui jika dalam satu hektar itu terdapat berapa meter? Berikut penjelasan selengkapnya.

1 Hektar Berapa Meter

1 Hektar Berapa Meter

 

Satuan hektar biasanya digunakan untuk mengukur luas suatu lahan atau tanah yang mana pada satu hektar itu sama dengan 10.000 meter persegi (m²).

1 Hektar = 10.000 meter persegi (m²)

Sementara itu, satuan dasar dari hektar adalah are, kemudian satu are bernilai 100 m². Sedangkan kata hekto bermakna 100 kali, sehingga balasan untuk satu hektar berapa meter adalah seperti pada penjabaran tersebut diatas.

Namun selain klarifikasi mengenai satu hektar berapa meter, disini kita juga akan membahas mengenai satuan are serta konversi satuannya.

Satuan Are

Satuan are dapat dikonversikan menjadi meter persegi. Lalu berapakah nilai dari 1 are berapa meter persegi? Jawabannya adalah 1 are bernilai 100 meter persegi. Sedangkan dalam satuan are ditulis menggunakan huruf “a”.

Maka jika terdapat nilai 50 are lebih pantas ditulis 50a. Penggunaan satuan are ini bertujuan untuk memperlihatkan besarnya ukuran luas tanah atau lahan.

Satuan Hektar

Sama seperti halnya satuan are, satuan hektar juga dapat dikonversikan menjadi meter persegi. Jika dikonversikan ke meter persegi, maka nilai satu hektar adalah 10.000 meter persegi. Sedangkan satuan hektar dapat ditulis menjadi “ha”.

Berdasarkan hal tersebut, maka jika terdapat nilai 100 hektar dapat ditulis menjadi 100ha. Nah, untuk satu hektar juga dapat dikonversikan menjadi are, yaitu dengan nilai 1 hektar = 100 are.

Satuan Luas Berbasis Are

Dalam satuan luas berbasis are ini tidak hanya bernilai satu hektar berapa meter persegi saja, namun juga terdapat satuan luas lainnya yang berbasis are ,seperti:

  • kiloare (ka)
  • ektaare (ha)
  • dekaare (daa)
  • are (a)
  • desiare (da)
  • centiare (ca)
  • miliare (ma)

Baca Juga : Cara Membaca Jangka Sorong

Diagram Konversi Hektar ke Meter Persegi

Agar kita lebih memahaminya, berikut adalah tabel atau diagram konversi dari hektar ke meter persegi.

Contoh Soal Hektar dan Meter Persegi

Contoh soal 1

Yoto memiliki lahan pertanian dengan luas total mencapai 9,5 are. Berapakah luas lahan Yoto jika dikonversikan ke dalam bentuk meter persegi?

Jawaban:

Diketahui nilai 1 are adalah 100 meter persegi.

9,5 are = 9,5 x 100 meter persegi = 950 meter persegi.

Sehingga luas lahan Yoto jika dikonversikan ke dalam satuan meter adalah 950 meter persegi.

Contoh soal 2

Terdapat sebuah ladang jagung berbentuk persegi panjang yang mana panjangnya adalah 600 meter dan lebar 300 meter. Berapa are luas lahan jagung tersebut?

Jawaban:

Nilai 1 are adalah 100 meter persegi

Luas ladang jagung 600 m x 300 m= 180.000 meter persegi

Konversikan ke are: 180.000:100 = 1.800 are.

Maka jawabannya adalah 1.800 are.

Contoh soal 3

Miftah memiliki lahan persawahan dengan luas mencapai 5 hektar. Jika dikonversikan ke meter persegi, berapa luas lahan persawahan yang dimiliki oleh Miftah?

Jawaban:

Diketahui, nilai 1 hektar adalah 10.000 meter persegi.

Luas lahan persawahan adalah 5 x 10.000 = 50.000 meter persegi.

Setelah dihitung, maka luas lahan persawahan Miftah adalah 50.000 meter persegi.

Contoh soal 4

Desa Sawangan Wetan mempunyai lapangan dengan ukuran 100 m x 50 m. Jika diubah menjadi hektar, berapakah luas lapangan tersebut?

Jawaban:

Nilai dalam 1 hektar jika dikonversi ke meter persegi adalah 10.000 meter persegi.

Luas lapangan adalah 100 m x 50 m = 5.000 meter persegi.

Konversi meter persegi ke hektar = 5.000:10.000 = 0,5 hektar.

Sehingga luas lapangan di desa Sawangan Wetan dalam satuan hektar adalah 0,5 hektar.

Itulah pembahasan mengenai 1 hektar berapa meter lengkap beserta rumus, diagram, hingga contoh soalnya. Semoga dapat menambah wawasan kita akan satuan ukuran dan semoga bermanfaat!