Kerajaan Tertua di Indonesia

Kerajaan Tertua di Indonesia – Jauh sebelum Indonesia merdeka, negara kita ini merupakan negara yang mempunyai banyak kerajaan baik itu kerajaan bercorak Hindu, Buddha, Hindu-Buddha, dan Islam yang pernah berjaya pada masanya.

Namun terdapat beberapa hal yang sering kali terabaikan, salah satunya adalah terkait kerajaan tertua yang pernah berdiri di Indonesia.

Untuk dapat mengatakan mengenai berapa usia dari suatu kerajaan, tentu dibutuhkan bukti yang kuat dari berbagai penelitian ilmiah yang didukung dengan penemuan secara arkeologis.

10 Kerajaan Tertua yang Pernah Ada di Indonesia

Dari berbagai penelusuran sejumlah sumber yang kuat dan dapat dipercaya, ternyata terdapat beberapa kerajaan yang usianya tidak dibahas atau bahkan tidak ditampilkan di dalam sejarah Indonesia serta tidak dipelajari di sekolah-sekolah.

Dalam berbagai sumber mengatakan bahwa Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Tapi faktanya masih banyak kerajaan-kerajaan yang berusia lebih tua dari kerajaan tersebut.

Berikut ini adalah pembahasan mengenai 10 kerajaan tertua yang pernah berdiri dan berjaya di Indonesia.

Kerajaan Kandis (sebelum Masehi)

Kerajaan Tertua di Indonesia
www.suratkabar.id

Kerajaan tertua di Nusantara yang pertama adalah Kerajaan Kandis yang diyakini berdiri sebelum Masehi dan mendahului berdirinya Kerajaan Moloyou dan Kerajaan Dharmasraya.

Adapun dua tokoh utama yang sering disebut sebagai raja di kerajaan ini adalah Patih dan juga Tumenggung.

Sementara itu, nenek moyang Lubuk Jambi disinyalir berasal dari keturunan Waliyullah Raja Iskandar Zulkarnain serta tiga orang putra dari raja tersebut, diantaranya adalah Maharaja Alif, Maharaja Depang dan Maharaja Diraja yang mana mereka berpencar untuk mencari daerah baru.

Pada akhirnya, Maharaja Alif ke daerah Banda Ruhum, Maharaja Depang ke daerah Bandar Cina, sedangkan Maharaja Diraja ke Pulau Emas (Sumatra).

Ketika berlabuh di Pulau Emas ini, Maharaja Diraja beserta rombongannya mendirikan sebuah kerajaan yang diberi nama Kerajaan Kandis yang terletak di Bukit Bakar atau Bukit Bakau.

Dijadikannya daerah tersebut untuk mendirikan sebuah kerajaan adalah karena pada waktu itu daerah tersebut merupakan daerah yang subur dan hijau serta dikelilingi oleh aliran sungai yang jernih.

Kerajaan Salakanagara (103-362 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
histori.id

Berdasarkan bukti-bukti sejarah, Kerajaan Salakanagara merupakan kerajaan pertama yang pernah berdiri dan terletak di Jawa Barat.

Salah satu bukti sejarahnya adalah terdapat pada Naskah Wangsakerta Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (disusun sebuah panitia yang diketuai oleh keturunan Pangeran Wangsakerta), diperkirakan bahwa Salakanagara merupakan salah satu kerajaan yang paling awal yang terdapat di Nusantara.

Terkait nama-nama ahli atau sejarawan yang membuktikan tentang tatar Banten pernah memiliki nilai-nilai sejarah yang panjang dan tinggi adalah Tb. H. Achmad, Halwany Michrob, Mu’arif Ambary, Husein Djajadiningrat, dan lainnya.

Banyak temuan-temuan mereka yang disusun menjadi tulisan-tulisan, ulasan maupun di rangkum menjadi buku.

Selain itu, terdapat juga nama-nama lainnya, di antaranya adalah Ayatrohaedi, Saleh Danasasmita, Atja, Claude Guillot, John Miksic, Wishnu Handoko, Yoseph Iskandar, Takashi dan lainnya yang menambah pengetahuan seputar Banten.

Berkat mereka, sehingga menjadi semakin luas dan juga terbuka dengan karya-karya yang mereka buat baik itu dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Adapun pendiri dari Kerajaan Salakanagara adalah Dewawarman yang mana ia juga merupakan duta keliling, pedagang sekaligus pendatang dari Pallawa, Bharata (India) yang pada akhirnya menetap karena ia menikah dengan seorang putri dari penghulu setempat.

Kerajaan Melayu Tua Jambi (Abad ke-2 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
2.bp.blogspot.com

Dharmasraya adalah nama dari ibukota Kerajaan Melayu yang terletak di Sumatra. Nama tersebut muncul seiring dengan melemahnya Kerajaan Sriwijaya pasca penyerangan yang dilancarkan oleh Rajendra Coladewa raja Chola dari Koromandel, India di tahun 1025 Masehi.

Didalam naskah yang berjudul Chu-fan-chi karya Chau Ju-kua tahun 1225 Masehi disebutkan, bahwasanya negeri San-fo-tsi memiliki 15 daerah bawahan.

Daerah bawahan yang dimaksud adalah Che-lan (Kamboja), Tan-ma-ling (Tambralingga, selatan Thailand), Kia-lo-hi (Grahi, Ch’ai-ya atau Chaiya sekarang menjadi selatan Thailand), Ling-ya-si-kia (Langkasuka, selatan Thailand), Ji-lo-t’ing (Cherating, daerah di pantai timur semenanjung Malaya),  Ki-lan-tan atau Kelantan.

Fo-lo-an (muara Sungai Dungun, daerah Terengganu sekarang), Tong-ya-nong (Terengganu), Pa-t’a (Sungai Paka, pantai timur di semenanjung Malaya), Tsien-mai (Semawe, pantai timur semenanjung Malaya), Pong-fong (Pahang),  Sin-to (Sunda), Pa-lin-fong (Palembang), Kien-pi (Jambi), Lan-mu-li (Lamuri, daerah Aceh sekarang).

Kerajaan Sekala Brak (Abad ke-3 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
4.bp.blogspot.com

Sekala Brak atau dibaca Sekala Bekhak merupakan kerajaan yang bercorak Hindu yang dikenal dengan nama Kerajaan Sekala Brak Hindu.

Meskipun pada awal berdirinya Kerajaan Sekala Brak ini bercorak Hindu, namun setelah kedatangan Empat Umpu dari Pagaruyung yang menyebarkan agama Islam, maka kerajaan ini pada akhirnya berubah nama menjadi Kepaksian Sekala Brak.

Terletak di kaki Gunung Pesagi yang merupakan gunung tertinggi provinsi Lampung. Kerajaan ini merupakan sebuah kerajaan yang menjadi cikal-bakal suku bangsa etnis Lampung yang bertahan hingga saat ini.

Kerajaan Kutai Martadipura/Martapura (350-400 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
blue.kumparan.com

Kutai Martadipura atau dikenal juga dengan nama Kerajaan Kutai Martapura merupakan sebuah kerajaan bercorak Hindu yang memiliki sejarah tertua di Nusantara. Letaknya berada di Muara Kaman, Kalimantan Timur.

Menurut para ahli, nama Kutai didapat dari ditemukannya prasasti yang tertuju pada eksistensi kerajaan tersebut. Meskipun tidak terdapat prasasti yang secara detail menyebutkan nama kerajaan ini.

Hal ini karena memang sangat sedikit informasi yang diperoleh dari peninggalan-peninggalan kerajaan tersebut.

Kerajaan Tarumanegara (358-669 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
www.goodnewsfromindonesia.id

Kerajaan Taruma atau Tarumanegara merupakan sebuah kerajaan yang pernah berdiri dan berkuasa di wilayah barat pulau Jawa. Berdiri pada abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi.

Seperti halnya Kerajaan Kutai, kerajaan ini juga menjadi salah satu kerajaan tertua di Indonesia yang meninggalkan bukti catatan sejarah.

Beberapa catatan sejarah dan bukti-bukti peninggalannya ini berupa artefak di sekitar lokasi kerajaan, terlihat juga bahwa Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan bercorak Hindu beraliran Wisnu.

Bila melihat dari catatan sejarah atau prasasti yang ditemukan, tidak ada penjelasan mengenai siapakah yang pertama kali mendirikan kerajaan ini. Namun terdapat bukti yang menjelaskan bahwa salah satu raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal adalah Purnawarman.

Sekitar tahun 417 Masehi, Purnawarman memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabhaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak atau sekitar 11 Km.

Setelah penggalian selesai, sang prabu mengadakan selamatan yang dilakukan dengan cara menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada para brahmana.

Mengenai bukti dari keberadaan kerajaan ini dapat diketahui dari prasasti-prasasti yang ditemukan, seperti Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Munjul, Prasasti Tugu dan lain sebagainya.

Kerajaan Barus (Abad ke-6 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
pwmu.co

Kesultanan Barus adalah lanjutan dari kerajaan yang terletak di Barus setelah masuknya Islam ke daerah ini. Agama Islam masuk ke Barus bertepatan pada masa awal munculnya agama Islam di semenanjung Arab.

Dari sebuah peninggalan arkeologi, ditemukan Makam Mahligai atau sebuah pemakanan bersejarah yaitu Syeh Usuluddin dan Syeh Rukunuddin yang menjadi tanda masuknya Islam pertama ke Nusantara adalah pada abad ke-7 Masehi di Kecamatan Barus.

Makam ini memiliki panjang sekitar 7 meter yang dihiasi oleh beberapa batu nisan yang khas dan juga unik dengan bertuliskan bahasa Arab, Tarikh 48 Hijriyah.

Saat ini, makam Mahligai dijadikan sebagai Obyek Wisata Religius bagi para umat Islam di seluruh dunia yang mana makam ini berjarak sekitar 75 Km dari Sibolga dan 359 Km dari Kota Medan.

Sementara itu, raja pertama yang memeluk Islam adalah Raja Kadir yang dilanjutkan kepada para putra-putranya yang pada akhirnya bergelar Sultan.

Raja Kadir merupakan penerus dari kerajaan yang telah turun-temurun memerintah di Barus serta merupakan keturunan dari Raja Alang Pardosi yang pertama sekali mendirikan pusat kerajaan di Toddang (Tundang), Pakkat (dikenal sebagai negeri Rambe), dan Tukka yang kemudian bermigrasi dari Balige yang berasal dari marga Pohan.

Di abad ke-6 Masehi,  berdiri sebuah otoritas baru yang terletak di Barus. Adapun pendirinya adalah Sultan Ibrahimsyah yang datang dari Tarusan, Minang, seorang keturunan Batak dari kumpulan marga Pasaribu hingga akhirnya membentuk Dualisme kepemimpinan di daerah tersebut.

Kerajaan Kalingga (Abad ke-6 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
www.artisanalbistro.com

Kerajaan Kalingga merupakan sebuah kerajaan bercorak Hindu yang terletak di Jawa Tengah. Para ahli menyebut bahwa kerajaan ini berpusat di daerah Kabupaten Jepara.

Telah ada sejak abad ke-6 Masehi yang mana dapat diketahui dari sumber-sumber Tiongkok menjadikan kerajaan ini sebagai salah satu kerajaan tertua di Indonesia.

Masa kejayaan dari Kerajaan Kalingga adalah terjadi pada masa pemerintahan Ratu Shima yang terkenal memiliki peraturan cukup tegas namun adil.

Seperti misalnya bagi siapa saja yang mencuri baik itu dari kalangan rakyat atau keluarga kerajaan, maka ia akan dipotong tangannya.

Putri Maharani Shima, Parwati, kemudian menikah dengan salah satu putra mahkota dari Kerajaan Galuh yang bernama Mandiminyak yang dikemudian hari ia menjadi raja kedua di Kerajaan Galuh.

Maharani Shima mempunyai cucu yang bernama Sanaha yang setelah dewasa menikah dengan raja ketiga dari Kerajaan Galuh yang bernama Brantasenawa.

Kemudian Sanaha dan Brantasenawa mempunyai anak yang diberi nama Sanjaya, kelak Sanjaya akan menjadi raja Kerajaan Sunda sekaligus menjadi raja di Kerajaan Galuh (723-732 M).

Sepeninggal Maharani Shima di tahun 732 Masehi, Sanjaya kemudian menggantikan buyutnya sehingga ia menjadi raja di Kerajaan Kalingga Utara atau yang disebut dengan Bhumi Mataram. Selanjutnya ia mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno.

Setelah menjadi raja di Kalingga Utara, kekuasaan di Jawa Barat akhirnya diserahkan kepada putranya dari Tejakencana yang bernama Tamperan Barmawijaya atau Rakeyan Panaraban.

Raja Sanjaya menikah dengan Sudiwara, putri dari Dewasinga, Raja dari Kalingga Selatan atau Bhumi Sambara. Pernikahannya dikaruniai putra yang diberi nama Rakai Panangkaran.

Kerajaan Kanjuruhan (Abad ke-6 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
upload.wikimedia.org

Kanjuruhan merupakan sebuah kerajaan yang bercorak Hindu di Jawa Timur yang mana pusat dari kerajaan ini sekarang terletak di dekat Kota Malang.

Kerajaan ini diduga telah berdiri pada abad ke-6 Masehi atau semasa dengan Kerajaan Tarumanegara yang terletak di sekitar Bogor dan Bekasi.

Adapun bukti tertulis dari kerajaan ini adalah ditemukannya Prasasti Dinoyo. Sementara itu, raja yang terkenal di kerajaan ini adalah Gajayana. Beberapa peninggalan-peninggalan lainnya dari kerajaan ini adalah Candi Wurun dan juga Candi Badut.

Kerajaan Sunda (669-1579 M)

Kerajaan Tertua di Indonesia
www.pasundan.id

Menurut Wangsakerta, berdirinya Kerajaan Sunda adalah untuk melanjutkan atau menggantikan Kerajaan Tarumanegara. Pendiri dari Kerajaan Sunda adalah Tarusbawa, didirikan pada tahun 591 Caka Sunda atau 669 Masehi.

Berdasarkan sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16, Kerajaan Sunda adalah suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta serta sebagian barat Provinsi Jawa Tengah.

Ada pula naskah kuno primer Bujangga Manik, naskah ini menceritakan perjalanan Bujangga Manik yang merupakan seorang pendeta Hindu Sunda. Ia mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu yang terletak di Pulau Jawa dan Bali di awal abad ke-16.

Saat ini naskah tersebut disimpan di Perpustakaan Boedlian, Oxford University, Inggris sejak tahun 1627 Masehi.

Mengenai batas dari Kerajaan Sunda di sebelah timur adalah Ci Pamali atau Sungai Pamali (sekarang disebut Kali Brebes) dan Ci Serayu atau Kali Serayu yang terletak di Provinsi Jawa Tengah.

Itulah pembahasan mengenai kerajaan tertua yang pernah berdiri di Indonesia. Meski beberapa diantarnya tidak memiliki bukti yang cukup kuat terkait keberadaannya, namun para ahli berhasil mengungkap terkait bukti keberadaannya dari benda semisal prasasti yang ditinggalkannya.

Tinggalkan komentar